Dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris
Kesalahan paling umum orang Indonesia dalam bahasa Inggris
Sebagian besar kesalahan muncul karena kita membawa struktur bahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris. Inilah yang paling umum, lengkap dengan versi yang benar, penjelasan singkat, dan pelajaran yang membahas topiknya lebih dalam.
Tenses dan penanda waktu
Yesterday I go to the market with my mother.
Yesterday I went to the market with my mother.
Kata kerja bahasa Indonesia tidak berubah: “kemarin saya pergi”, “besok saya pergi”. Dalam bahasa Inggris waktu lampau harus terlihat pada kata kerjanya – kata “yesterday” saja tidak cukup.
Buka pelajarannya: Past simpleLast week I was go to Bandung.
Last week I went to Bandung.
Banyak pelajar memakai “was” sebagai penanda masa lampau, seperti kata “sudah”. Dalam past simple cukup bentuk kedua kata kerja: “went”, “bought”, “visited”.
Buka pelajarannya: Past simpleI already eat, thank you.
I've already eaten, thank you.
“Saya sudah makan” tidak mengubah kata kerja. Dalam bahasa Inggris “sudah” biasanya diungkapkan dengan present perfect: “have” + past participle.
Buka pelajarannya: Present perfectI not yet finish my homework.
I haven't finished my homework yet.
“Belum” bukan sekadar “not yet” di depan kata kerja. Bahasa Inggris memakai present perfect negatif, dan “yet” diletakkan di akhir kalimat.
Buka pelajarannya: Present perfectI am study English now.
I am studying English now.
“Saya sedang belajar” → “am” saja tidak cukup; kata kerjanya juga harus memakai akhiran -ing.
Buka pelajarannya: Present continuousI will to go to Bali next month.
I will go to Bali next month.
“Akan pergi” diterjemahkan kata per kata menjadi “will to go”. Setelah “will” langsung kata kerja dasar tanpa “to”.
Buka pelajarannya: Masa depan dengan willI live here since 2015.
I have lived here since 2015.
“Saya tinggal di sini sejak 2015” memakai bentuk sekarang. Bahasa Inggris memakai present perfect untuk sesuatu yang dimulai di masa lalu dan berlanjut sampai sekarang.
Buka pelajarannya: Since atau forI am waiting for you since this morning!
I have been waiting for you since this morning!
“Saya menunggu kamu dari tadi pagi” – tindakan yang dimulai di masa lalu dan masih berlangsung memakai present perfect continuous.
Buka pelajarannya: Present perfect continuousWhen I was a child, I usually swim in the river.
When I was a child, I used to swim in the river.
“Dulu saya biasa berenang” – kebiasaan di masa lalu diungkapkan dengan “used to” + kata kerja dasar, bukan “usually” + bentuk sekarang.
Buka pelajarannya: Used to untuk kebiasaan di masa laluIf I am you, I will take the job.
If I were you, I would take the job.
“Kalau saya jadi kamu” jelas khayalan, karena kamu tidak mungkin menjadi orang lain. Untuk situasi khayalan bahasa Inggris memakai second conditional: “If I were you, I would…”.
Buka pelajarannya: Second conditional (pengandaian yang tidak nyata)
Kata kerja to be
Your sister very beautiful.
Your sister is very beautiful.
“Kakakmu cantik sekali” tidak memerlukan kata kerja. Dalam bahasa Inggris setiap kalimat butuh kata kerja, jadi sebelum kata sifat harus ada “am/is/are”.
Buka pelajarannya: Kata kerja “to be”He teacher at my school.
He is a teacher at my school.
“Dia guru di sekolah saya” tidak memakai “adalah”, tapi bahasa Inggris membutuhkan “is”, ditambah artikel “a” sebelum nama pekerjaan.
Buka pelajarannya: Kata kerja “to be”I am agree with you.
I agree with you.
Karena “be” sering ditambahkan, ia juga muncul di tempat yang salah. “Agree” adalah kata kerja, jadi tidak perlu “am”.
Buka pelajarannya: Kesalahan umum dengan kata kerjaShe is go to school every day.
She goes to school every day.
Jangan gabungkan “is” dengan kata kerja dasar. Pilih: present simple (“She goes”) atau present continuous (“She is going”).
Buka pelajarannya: Present simpleI am 25 years.
I am 25 years old.
“Umur saya 25 tahun” → “I'm 25” atau “I'm 25 years old”. Kalimat “I am 25 years” atau “My age is 25 years” terdengar janggal.
Buka pelajarannya: Kata kerja “to be”I born in Medan in 1998.
I was born in Medan in 1998.
“Saya lahir” adalah kata kerja aktif, tetapi “born” dalam bahasa Inggris selalu pasif: “I was born”.
Buka pelajarannya: Kalimat pasif: dasar-dasarnya
Kesesuaian subjek dan kata kerja
He go to work by motorbike.
He goes to work by motorbike.
Kata kerja bahasa Indonesia sama untuk semua orang: saya pergi, dia pergi. Dalam present simple, setelah he, she, it kata kerja mendapat akhiran -s.
Buka pelajarannya: Kesesuaian subjek dan kata kerjaShe have two children.
She has two children.
Setelah he, she, it, “have” berubah menjadi “has”.
Buka pelajarannya: Have dan hasMy father work in a bank.
My father works in a bank.
“Ayah saya” adalah orang ketiga tunggal, sama seperti “he”, jadi kata kerjanya harus memakai -s.
Buka pelajarannya: Kesalahan kesesuaian subjek dan kata kerjaDoes he likes spicy food?
Does he like spicy food?
Kalau sudah ada “does”, kata kerja utama kembali ke bentuk dasar. Penanda -s cukup satu kali.
Buka pelajarannya: Do, does, dan did sebagai kata kerja bantuEveryone are happy with the result.
Everyone is happy with the result.
“Semua orang” terasa jamak, tetapi “everyone” dan “everybody” dalam bahasa Inggris memakai kata kerja tunggal.
Buka pelajarannya: Kata ganti tak tentu (indefinite pronouns)
“Ada”: there is, there are, dan have
In my house have three bedrooms.
There are three bedrooms in my house.
“Di rumah saya ada tiga kamar” – “ada” sering diterjemahkan menjadi “have”. Untuk menyatakan keberadaan sesuatu pakai “there is/there are”, atau ubah subjeknya: “My house has three bedrooms.”
Buka pelajarannya: There is / there areThere is have a problem with my laptop.
There is a problem with my laptop.
“There is” sudah berarti “ada”, jadi “have” tidak perlu ditambahkan.
Buka pelajarannya: There is / there areThere is many people at the station.
There are many people at the station.
“Ada” tidak berubah, tetapi “there is” untuk tunggal dan “there are” untuk jamak.
Buka pelajarannya: There is / there are
Artikel, jamak, dan kata benda yang tidak dapat dihitung
I am teacher.
I am a teacher.
Bahasa Indonesia tidak punya artikel: “Saya guru”. Dalam bahasa Inggris kata benda tunggal yang dapat dihitung butuh “a/an” atau “the”.
Buka pelajarannya: Artikel: a, an, dan theSun is very hot today.
The sun is very hot today.
Benda yang hanya ada satu (matahari, bulan, langit) memakai “the”: the sun, the moon, the sky.
Buka pelajarannya: Kesalahan umum dengan artikelI have two cat and one dog.
I have two cats and one dog.
“Dua kucing” tidak perlu penanda jamak karena angkanya sudah jelas. Dalam bahasa Inggris kata benda tetap harus jamak setelah angka lebih dari satu.
Buka pelajarannya: Kata benda tunggal dan jamakThere are many book on the table.
There are many books on the table.
“Banyak buku” – kata “banyak” sudah cukup dalam bahasa Indonesia, tapi dalam bahasa Inggris “many” selalu diikuti bentuk jamak.
Buka pelajarannya: Kata benda tunggal dan jamakShe is one of my friend.
She is one of my friends.
“Salah satu teman saya” – setelah “one of” bahasa Inggris memakai bentuk jamak, karena dia salah satu dari beberapa teman.
Buka pelajarannya: Kata benda tunggal dan jamakMany peoples came to the concert.
Many people came to the concert.
“Orang-orang” bukan “peoples”. “People” sudah jamak; “peoples” hanya berarti bangsa-bangsa.
Buka pelajarannya: Kata benda tunggal dan jamakCan you give me some informations about the course?
Can you give me some information about the course?
“Information” tidak dapat dihitung, jadi tidak memakai -s dan tidak memakai “an”. Satu informasi: “a piece of information”.
Buka pelajarannya: Kata benda yang dapat dihitung dan tidak dapat dihitungI have many homeworks today.
I have a lot of homework today.
“Homework” tidak dapat dihitung. Pakai “a lot of homework” atau “much homework”, bukan “many homeworks”.
Buka pelajarannya: Kesalahan dengan kata benda yang dapat dan tidak dapat dihitungThere were so much people at the mall.
There were so many people at the mall.
“Banyak” dipakai untuk semuanya. Bahasa Inggris membedakan “many” (dapat dihitung: people, cars) dan “much” (tidak dapat dihitung: money, time).
Buka pelajarannya: Much dan many
Kata ganti dan kepemilikan
My brother is a doctor. She works in Surabaya.
My brother is a doctor. He works in Surabaya.
Bahasa Indonesia hanya punya “dia” untuk laki-laki dan perempuan. Dalam bahasa Inggris pilih “he” untuk laki-laki dan “she” untuk perempuan.
Buka pelajarannya: Kata ganti orang (personal pronouns)My sister lives in Bogor with his husband.
My sister lives in Bogor with her husband.
“-nya” juga tidak membedakan jenis kelamin. Kepemilikan perempuan: “her”; laki-laki: “his”.
Buka pelajarannya: Kesalahan umum dengan kata gantiWe stayed at my mother house.
We stayed at my mother's house.
“Rumah ibu saya” menunjukkan kepemilikan hanya dengan urutan kata. Bahasa Inggris memakai -'s: “my mother's house”.
Buka pelajarannya: Kepemilikan dengan 's (possessive nouns)This is book my.
This is my book.
“Buku saya” – pemilik diletakkan di belakang. Dalam bahasa Inggris kata ganti kepemilikan berada di depan kata benda: “my book”, “your car”.
Buka pelajarannya: My atau mine: possessive adjectives dan possessive pronounsA: I love durian. B: Me also.
A: I love durian. B: Me too.
“Saya juga” → “Me too” atau “So do I”. Kata “also” biasanya berada di tengah kalimat: “I also love durian.”
Buka pelajarannya: Reaksi dan jawaban singkat dalam percakapanI have a friend which lives in Bogor.
I have a friend who lives in Bogor.
“Yang” dipakai untuk orang dan benda. Dalam bahasa Inggris, untuk orang pakai “who”, untuk benda “which” atau “that”.
Buka pelajarannya: Kata ganti relatif (relative pronouns)
Kalimat tanya, negatif, dan jawaban
Are you like coffee?
Do you like coffee?
“Apakah kamu suka kopi?” – kata “apakah” sering diterjemahkan menjadi “are”. Untuk kata kerja biasa seperti “like”, pertanyaan dibuka dengan “do/does”; “are” hanya dipakai dengan kata sifat, kata benda, atau bentuk -ing: “Are you hungry?”
Buka pelajarannya: Pertanyaan ya/tidakWhere you live?
Where do you live?
“Kamu tinggal di mana?” tidak memakai kata kerja bantu. Setelah kata tanya bahasa Inggris memerlukan “do/does/did” atau “be”.
Buka pelajarannya: Wh-questionsWhat means this word?
What does this word mean?
“Apa arti kata ini?” Pertanyaan tentang objek memerlukan “does”, lalu kata kerjanya kembali ke bentuk dasar “mean”.
Buka pelajarannya: Pertanyaan subjek dan objekHow to say “kangen” in English?
How do you say “kangen” in English?
“Bagaimana cara mengatakan…?” sering diterjemahkan menjadi “How to say…?”. Itu hanya cocok untuk judul. Pertanyaan lengkap: “How do you say…?”
Buka pelajarannya: Wh-questionsCan you tell me where is the station?
Can you tell me where the station is?
Dalam pertanyaan tidak langsung (setelah “Can you tell me…”, “Do you know…”), urutan kata kembali seperti kalimat biasa: subjek dulu, baru kata kerja.
Buka pelajarannya: Pertanyaan tidak langsungYou're coming tomorrow, isn't it?
You're coming tomorrow, aren't you?
“…, kan?” selalu sama dalam bahasa Indonesia. Dalam bahasa Inggris tag mengikuti kata kerja bantu dan subjek kalimat: “You are… aren't you?”, “He can… can't he?”
Buka pelajarannya: Question tagsI not like spicy food.
I don't like spicy food.
“Saya tidak suka” – “tidak” tidak bisa langsung diganti dengan “not”. Untuk kata kerja biasa pakai “don't/doesn't”.
Buka pelajarannya: Kalimat negatif dengan notI am not like durian.
I don't like durian.
Kalimat “I am not like durian” berarti “saya tidak mirip durian”. Untuk menyangkal kata kerja “like” pakai “don't”.
Buka pelajarannya: Kalimat negatif dengan notA: Aren't you hungry? B: Yes, I'm not.
A: Aren't you hungry? B: No, I'm not.
Dalam bahasa Indonesia “Iya” bisa berarti “benar, saya tidak lapar”. Dalam bahasa Inggris “yes” dan “no” mengikuti kenyataan: kalau kamu tidak lapar, jawabannya “No”.
Buka pelajarannya: Kalimat tanya negatifA: Do you like it? B: Yes, I like.
A: Do you like it? B: Yes, I do.
“Iya, suka” tidak bisa diterjemahkan kata per kata. Jawaban singkat bahasa Inggris memakai kata kerja bantu: “Yes, I do.” / “No, I don't.”
Buka pelajarannya: Jawaban singkat
Preposisi
See you in Monday!
See you on Monday!
“Di hari Senin” → “di” sering diterjemahkan menjadi “in”. Untuk hari dan tanggal pakai “on”.
Buka pelajarannya: Preposisi waktuI wake up at 5 morning.
I wake up at 5 in the morning.
“Jam 5 pagi” → “at 5 in the morning” atau “at 5 a.m.”. Kata “morning” butuh “in the”.
Buka pelajarannya: Preposisi waktuMy parents got married on 1995.
My parents got married in 1995.
“Pada tahun 1995” – “pada” bukan selalu “on”. Untuk tahun, bulan, dan musim pakai “in”.
Buka pelajarannya: Preposisi waktuI want to go to home now.
I want to go home now.
“Pulang ke rumah” → “go home”, tanpa “to”. Begitu juga “come home”, “get home”.
Buka pelajarannya: Preposisi gerakanI'm in the bus now, I'll be there soon.
I'm on the bus now, I'll be there soon.
“Di bus” → kendaraan umum yang besar (bus, kereta, pesawat) memakai “on”. “In” untuk mobil dan taksi: “in a taxi”.
Buka pelajarannya: Preposisi tempatShe is married with a doctor.
She is married to a doctor.
“Menikah dengan” → “married to”. “Dengan” tidak selalu “with”.
Buka pelajarannya: Kata sifat + preposisiWe discussed about the problem yesterday.
We discussed the problem yesterday.
“Membahas tentang” → “discuss” langsung diikuti objek, tanpa “about”. Kata benda “discussion” memang memakai “about”.
Buka pelajarannya: Kesalahan umum dengan preposisiI like to listen music before I sleep.
I like to listen to music before I sleep.
“Mendengarkan musik” tidak memakai preposisi, tetapi “listen” dalam bahasa Inggris selalu butuh “to” sebelum objek.
Buka pelajarannya: Kata kerja + preposisiI'll wait you in front of the mall.
I'll wait for you in front of the mall.
“Menunggu kamu” → “wait for you”. Tanpa “for”, kalimatnya salah.
Buka pelajarannya: Kata kerja + preposisiI'm not good in math.
I'm not good at math.
“Pintar dalam” atau “jago di” sering menjadi “good in”. Bahasa Inggris memakai “good at”, “bad at”.
Buka pelajarannya: Kata sifat + preposisiMy opinion is different with yours.
My opinion is different from yours.
“Berbeda dengan” → “different from” (dalam bahasa Inggris Amerika juga “different than”), bukan “different with”.
Buka pelajarannya: Kata sifat + preposisiMy phone is same with yours.
My phone is the same as yours.
“Sama dengan” → “the same as”. Jangan lupa artikel “the”.
Buka pelajarannya: Perbandingan dengan as … as
Urutan kata
They live in a house big near the beach.
They live in a big house near the beach.
Dalam bahasa Indonesia kata sifat ada di belakang: “rumah besar”. Dalam bahasa Inggris kata sifat di depan kata benda: “a big house”.
Buka pelajarannya: Dasar-dasar kata sifatShe is my teacher English.
She is my English teacher.
“Guru bahasa Inggris” – dalam bahasa Inggris kata yang menerangkan berada di depan: “English teacher”, “bus station”, “coffee shop”.
Buka pelajarannya: Kata benda majemuk (compound nouns)I very like this song.
I really like this song.
“Saya sangat suka” tidak bisa diterjemahkan kata per kata. Pakai “I really like” atau “I like it very much”; “very” tidak bisa berada di depan kata kerja.
Buka pelajarannya: Posisi kata keterangan
Pola kata kerja dan pilihan kata
I like swim in the sea.
I like swimming in the sea.
“Saya suka berenang” – setelah “like”, kata kerja kedua memakai -ing atau “to”: “I like swimming” / “I like to swim”.
Buka pelajarannya: Gerund atau infinitiveI want go home now.
I want to go home now.
“Saya mau pulang” tidak memerlukan kata penghubung. Setelah “want” bahasa Inggris memakai “to” + kata kerja dasar.
Buka pelajarannya: To-infinitive (to + kata kerja)I enjoy to read novels.
I enjoy reading novels.
Kata kerja seperti “enjoy”, “finish”, dan “mind” selalu diikuti bentuk -ing, bukan “to”.
Buka pelajarannya: Kesalahan umum dengan gerund dan to-infinitiveThat movie made me to cry.
That movie made me cry.
“Membuat saya menangis” – setelah “make someone” dan “let someone” kata kerja muncul tanpa “to”.
Buka pelajarannya: Bare infinitive (kata kerja tanpa to)Can I lend your pen for a moment?
Can I borrow your pen for a moment?
“Pinjam” bisa berarti meminjam atau meminjamkan. “Borrow” = meminjam dari orang lain, “lend” = meminjamkan kepada orang lain: “Can you lend me your pen?”
Buka pelajarannya: Kesalahan umum dengan kata kerjaI have to make my homework first.
I have to do my homework first.
“Membuat PR” atau “bikin PR” → “do homework”. Dengan pekerjaan dan tugas biasanya dipakai “do”.
Buka pelajarannya: Kesalahan umum dengan kata kerjaI did a big mistake in the test.
I made a big mistake in the test.
“Melakukan kesalahan” → “make a mistake”. “Melakukan” tidak selalu “do”.
Buka pelajarannya: Kesalahan umum dengan kata kerjaI see TV every evening with my family.
I watch TV every evening with my family.
“Lihat” dan “nonton” sering tertukar. Untuk TV, film, dan pertandingan yang kamu tonton dengan sengaja pakai “watch”.
Buka pelajarannya: Kesalahan umum dengan kata kerjaHe said me that the class was cancelled.
He told me that the class was cancelled.
“Dia bilang ke saya” → “he told me”. Kata “say” tidak langsung diikuti orang: “He said that…” atau “He said to me…”.
Buka pelajarannya: Reporting verbs (kata kerja pelapor)The package sent yesterday.
The package was sent yesterday.
“Paketnya dikirim kemarin” – awalan di- sudah cukup dalam bahasa Indonesia. Kalimat pasif bahasa Inggris membutuhkan “be” + past participle.
Buka pelajarannya: Kalimat pasif: dasar-dasarnyaThat mall is build in 2010.
That mall was built in 2010.
“Mal itu dibangun tahun 2010” – bentuk di- tidak menunjukkan waktu. Dalam bahasa Inggris waktu terlihat pada “be” (“was”), dan kata kerjanya harus berbentuk past participle (“built”).
Buka pelajarannya: Kalimat pasif: dasar-dasarnyaThe lesson was long and I was boring.
The lesson was long and I was bored.
“Saya bosan” = “I was bored”. “I was boring” berarti kamulah yang membosankan orang lain.
Buka pelajarannya: Kata sifat -ed dan -ing
Perbandingan dan kata hubung
My house is more big than yours.
My house is bigger than yours.
“Lebih besar” → kata sifat pendek memakai akhiran -er, bukan “more”: bigger, cheaper, hotter.
Buka pelajarannya: Comparative dan superlativeYour nasi goreng is too delicious!
Your nasi goreng is really delicious!
“Terlalu enak” dalam percakapan bisa berarti pujian. Dalam bahasa Inggris “too” berarti berlebihan, jadi biasanya terdengar negatif: “too spicy” = terlalu pedas sampai sulit dimakan.
Buka pelajarannya: Too dan enoughBecause it was raining, so we stayed at home.
Because it was raining, we stayed at home.
“Karena hujan, jadi kami di rumah” – bahasa Indonesia lisan sering memakai dua kata hubung. Dalam bahasa Inggris pilih salah satu: “because” atau “so”.
Buka pelajarannya: Menyatakan sebab dan alasanAlthough he was tired, but he kept working.
Although he was tired, he kept working.
“Walaupun capek, tetapi dia tetap bekerja” – dalam bahasa Inggris “although” dan “but” tidak dipakai bersama dalam satu kalimat.
Buka pelajarannya: Pertentangan dan konsesi
False friends
Kata seperti “actual”, “sympathetic”, atau “expedition” terdengar akrab, tetapi artinya tidak seperti yang kamu kira.
Lihat daftar false friends →