Too dan enough

A2 · DasarKata keterangan

Too dan enough membicarakan jumlah atau derajat, tetapi ke arah yang berlawanan. Dan enough punya aturan urutan yang berbeda dengan “cukup” dalam bahasa Indonesia.

Yang akan kamu pelajari

  • Too + kata sifat/keterangan: lebih dari yang perlu atau mungkin, sebuah masalah (too hot, too fast), seperti “terlalu panas”
  • Kata sifat/keterangan + enough: cukup (old enough, fast enough), dengan enough SETELAH kata sifat
  • Enough + kata benda: enough diletakkan DI DEPAN kata benda (enough time, enough money)
  • Keduanya sering diikuti to + infinitive: too tired to walk, strong enough to lift it (tanpa for, walaupun dalam bahasa Indonesia ada “untuk”)

too dan enough: arah yang berlawanan

Too berarti “lebih dari yang diinginkan, diperlukan, atau mungkin”, seperti “terlalu” dalam “terlalu panas”. Kata ini menandakan masalah. Enough berarti “sebanyak yang diperlukan”, seperti “cukup”. Keduanya muncul dalam kalimat yang mirip, tetapi menyatakan hal yang berlawanan tentang situasinya.

Perhatikan ejaannya: too (dengan dua o) berarti “terlalu”; to (dengan satu o) adalah partikel infinitive: “too hot to drink”. Bunyinya sama, tetapi tulisannya berbeda. Dengan kata benda, “terlalu banyak” bukan too saja: “terlalu banyak waktu” adalah too much time dan “terlalu banyak orang” adalah too many people (bukan “too time” atau “too people”).

"This coffee is too hot to drink."
"This coffee isn't hot enough."

Urutannya: enough setelah kata sifat, di depan kata benda

Dengan kata sifat atau kata keterangan, enough diletakkan DI BELAKANG: old enough, fast enough, well enough. Dalam bahasa Indonesia urutannya terbalik: “cukup tinggi”, “cukup cepat”, dengan “cukup” di depan. Karena itu “enough tall” mudah sekali muncul, padahal yang benar “tall enough”. Ingat juga bahwa “cukup tinggi” bisa berarti “lumayan tinggi” (quite tall). Kalau maksudnya “setinggi yang diperlukan”, pakai tall enough.

Dengan kata benda, enough diletakkan DI DEPAN, seperti quantifier lainnya: enough time, enough money, enough chairs. Dalam bahasa Indonesia kita bisa berkata “cukup waktu” atau “waktu yang cukup”, tetapi dalam bahasa Inggris modern “time enough” terdengar kuno atau puitis. Selalu pakai enough + kata benda.

Setelah too + kata sifat atau kata sifat + enough, langsung pakai to + infinitive. Jangan terjemahkan “untuk” menjadi for: “Dia sudah cukup umur untuk menyetir” → “She's old enough to drive”, bukan “for drive” atau “for to drive”. Bentuk pasif “di-” juga tidak perlu: “terlalu berat untuk diangkat” cukup “too heavy to lift”. Kalau ingin menyebut orangnya, pakai for + orang lalu to: “This bag is too heavy for me to carry.”

"She's old enough to vote."
"We don't have enough time."

too dan very: tidak sama

Very hanya menunjukkan derajat yang tinggi, tanpa masalah, seperti “sangat”. Too biasanya menunjukkan akibat negatif atau hambatan: sesuatu tidak bisa dilakukan karena “terlalu”. “This tea is very hot” hanya deskripsi; “this tea is too hot” berarti kamu belum bisa meminumnya sekarang.

Kabar baiknya, “terlalu” dalam bahasa Indonesia dipakai dengan cara yang sama. Jadi kalau derajatnya menghalangi suatu tindakan, pakai too, bukan very: “It's too late to call him”, “This box is too heavy for me to lift alone.” Ada juga kebalikannya, yaitu “kurang”: “Dia kurang tinggi” bukan “He is less tall”, melainkan “He isn't tall enough”. Hanya beberapa ungkapan tetap yang memakai too secara positif, misalnya “You're too kind.” (“Kamu baik sekali.”).

"This bag is very heavy, but I can carry it."
"This bag is too heavy for me to carry."

Contoh bahasa Inggris sehari-hari

"Sorry, I can't come — it's too short notice."
"Is the water warm enough for a swim?"
"We don't have enough chairs for everyone."
"This puzzle is too difficult for a five-year-old."

Perhatikan

✗She's enough old to drive.
✓She's old enough to drive.

Walaupun dalam bahasa Indonesia kita berkata “cukup umur” atau “cukup besar”, dalam bahasa Inggris enough diletakkan setelah kata sifat: old enough.

✗We don't have time enough.
✓We don't have enough time.

Dari “waktu yang cukup”. Dalam bahasa Inggris, enough diletakkan di depan kata benda, seperti quantifier lain (some, a lot of).

✗He is less tall to reach the shelf.
✓He isn't tall enough to reach the shelf.

“Dia kurang tinggi untuk meraih rak itu”: “kurang” di sini berarti “tidak cukup”, jadi pakai not … enough.

✗I'm too tired for walk home.
✓I'm too tired to walk home.

Jangan terjemahkan “untuk” dalam “terlalu lelah untuk berjalan”: setelah too atau enough langsung to + infinitive.

✗It's very late to call him now.
✓It's too late to call him now.

Kalau sudah terlalu malam sehingga tidak bisa menelepon, bahasa Inggris memakai too, seperti “terlalu”. Very hanya deskripsi.

✗This coffee is to hot to drink.
✓This coffee is too hot to drink.

“Terlalu” adalah too, dengan dua o. To, dengan satu o, diletakkan di depan infinitive.

Perbandingan dengan bahasamu

Dalam bahasa Indonesia, “cukup” diletakkan di depan kata sifat: “cukup tinggi”, “cukup besar”

Dalam bahasa Inggris, enough diletakkan SETELAH kata sifat atau kata keterangan: “He isn't tall enough to reach the shelf”, bukan “He isn't enough tall”. Dengan kata benda, enough memang di depan: “enough money”, “enough chairs”. Hati-hati juga: “cukup tinggi” dalam arti “lumayan tinggi” adalah quite tall, bukan tall enough.

“Waktu yang cukup” dan “cukup waktu” sama-sama wajar dalam bahasa Indonesia

Dalam bahasa Inggris, selalu pakai enough + kata benda: “We don't have enough time”, “I don't have enough money to buy it.” “Time enough” atau “money enough” bukan urutan yang biasa dalam bahasa Inggris modern.

“Terlalu lelah untuk berjalan”, “terlalu berat untuk diangkat”: setelah “untuk” bisa ada kata kerja aktif atau pasif

Dalam bahasa Inggris, “untuk” + kata kerja bukan for, melainkan to + infinitive: “I'm too tired to walk home”. Bentuk pasif “di-” juga tidak diterjemahkan: “The box is too heavy to carry”, bukan “too heavy to be carried by me”. Kalau ingin menyebut orangnya: “too heavy for me to carry”.

“Dia kurang tinggi”, “Airnya kurang hangat”: “kurang” berarti “tidak cukup”

Less tall atau less warm tidak bisa dipakai untuk makna ini. Bahasa Inggris memakai not + kata sifat + enough: “He isn't tall enough”, “The water isn't warm enough”. Untuk kata benda: “Uangnya kurang” → “I don't have enough money”.

💡 Enough diletakkan SETELAH kata sifat (tall enough, kebalikan dari “cukup tinggi”) dan DI DEPAN kata benda (enough money).

💡 “Kurang tinggi” = not tall enough, bukan less tall.

💡 Tanpa for: too tired to walk. Orangnya disebut dengan for: too heavy for me to carry.

💡 Too = terlalu (ada masalah); very = sangat (hanya deskripsi).

Situasi nyata: jalan-jalan sekarang atau nanti?

"Do you want to go for a walk?"

"It's a bit too cold for me right now."

"Really? I think it's warm enough with a jacket."

"Maybe later, once the sun's out enough to warm things up."

Latihan

Latihan 1 · Pilih kata yang benar

This coffee is ___ hot to drink right now.

Latihan 2 · Pilih urutan yang benar

Which word order is correct?

Latihan 3 · Pilih urutan yang benar

Which word order is correct?

Latihan 4 · Pilih kata yang benar

This box is ___ heavy for me to lift alone.

Latihan 5 · Pilih kata yang benar

This box is ___ heavy, but I can still lift it.

Latihan 6 · Perbaiki kesalahannya

Fix the mistake:

Latihan 7 · Pilih arti yang benar

Which sentence means the shirt cannot be bought (excess problem)?

Latihan 8 · Lengkapi kalimatnya

Complete: It's ___ late to call him now — he'll be asleep. (means 'more than is okay')

Latihan 9 · Lengkapi kalimatnya

Complete: Is there ___ food for everyone? (means 'the necessary amount')

Latihan 10 · Susun kata-katanya

????????

Latihan 11 · Pilih kalimat yang benar

Which is correct?

Latihan 12 · Kesalahan umum: “kurang tinggi” dan “cukup tinggi”

Indonesian: “Dia kurang tinggi untuk meraih rak itu.” In Indonesian “cukup” comes before the adjective, and “kurang” means “not enough”. Which English translation is correct?

Kuis singkat

Lima pertanyaan singkat untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.

Pertanyaan 1 / 5

Skor: 0/0

This soup is ___ salty — I can't eat it.

Yang sudah kamu pelajari

  • Too + kata sifat/keterangan = “terlalu”: lebih dari yang perlu atau mungkin (sebuah masalah).
  • Kata sifat/keterangan + enough = “cukup”: enough di belakang (old enough), kebalikan dari bahasa Indonesia.
  • Enough + kata benda: di sini enough di depan (enough time, bukan time enough).
  • Setelah too/enough langsung to + infinitive, dan “untuk” tidak diterjemahkan menjadi for: too tired to walk.
  • “Kurang tinggi” = not tall enough. Too menandakan masalah, dan very hanya berarti “sangat”.
Lihat semua pelajaran di kategori ini