Someone, anything, no one, everything: kata-kata ini menyebut orang atau benda tanpa mengatakan yang mana. Pelajari pola seluruh keluarganya, mengapa “semua orang” memakai kata kerja tunggal, dan bagaimana “ada” dan “lain” diterjemahkan.
Yang akan kamu pelajari
Kata ganti tak tentu menyebut orang, benda, atau jumlah tanpa mengatakan yang mana tepatnya: kamu tidak tahu siapa atau apa, atau hal itu tidak penting. Dalam bahasa Indonesia kamu sudah mengenalnya: seseorang, sesuatu, siapa pun, apa pun, semua orang, semuanya. “Someone called while you were out” tidak menyebut siapa yang menelepon; “I need something to drink” tidak menyebut minuman apa.
Dalam pelajaran ini kamu akan mempelajari delapan yang paling sering dipakai: someone, anyone, no one, everyone (untuk orang) dan something, anything, nothing, everything (untuk benda).
Perhatikan cara pembentukannya: bagian depan menentukan makna, dan bagian belakang -one (orang) atau -thing (benda). Some- dipakai dalam kalimat positif biasa serta dalam tawaran atau permintaan (“Someone is waiting for you”, “Would you like something to eat?”). Any- terutama muncul dalam kalimat tanya dan kalimat negatif (“Did anyone call?”, “I don't have anything to add”). No- sudah negatif dengan sendirinya (“No one answered”, “Nothing happened”). Every- mencakup seluruh kelompok tanpa kecuali (“Everyone agreed”, “Everything is ready”).
Dalam bahasa Indonesia, banyak pertanyaan dimulai dengan “ada”: “Ada yang menelepon?”, “Ada yang mau kopi?”. “Ada” di sini tidak diterjemahkan menjadi have: “Did anyone call?”, “Does anyone want coffee?”. Untuk menyatakan bahwa ada seseorang di suatu tempat, pakai there is: “Ada orang di depan pintu” → “There's someone at the door”. Any- dalam kalimat positif berarti “siapa pun / apa pun”: “Siapa saja boleh ikut” → “Anyone can join”; “Kamu boleh minta apa saja” → “You can ask for anything”.
Untuk “yang lain” atau “lagi” pakai else: something else, anyone else, nothing else. Jangan menerjemahkan “lain” menjadi other: “sesuatu yang lain” adalah something else, bukan “something other”, dan “orang lain” dalam arti “seseorang yang lain” adalah someone else.
Satu aturan ejaan: everyone, everything, someone, something, anyone, dan anything ditulis serangkai, tetapi no one ditulis terpisah, dua kata. “Noone” bukan bentuk standar (dalam bahasa Inggris Britania kadang terlihat no-one). Nobody justru satu kata.
Ini jebakannya: “semua orang” terasa jamak, jadi mudah sekali muncul “Everyone are here”. Padahal secara tata bahasa everyone adalah tunggal, sama seperti he atau she: “Everyone is here.”, “Everybody knows it.”
Ditambah lagi, kata kerja bahasa Indonesia tidak pernah berubah, sehingga -s pada present simple mudah terlupa: “Nobody know”, “Everybody enjoy”. Yang benar: “Nobody knows”, “Everybody enjoys”. Hal yang sama berlaku untuk everything: “Everything looks great.” Dan jangan terjemahkan “Semua sudah siap” menjadi “All is ready”: bentuk ini terdengar kuno atau puitis; sehari-hari orang berkata “Everything is ready”.
Aturan ini berlaku untuk seluruh keluarga: someone/anyone/no one/everyone dan something/anything/nothing/everything memakai kata kerja tunggal: is, has, knows, works, bukan are, have, know, work.
Setelah someone, anyone, no one, atau everyone, sering kali kamu perlu menyebut orang itu lagi. Dalam bahasa Inggris, yang biasa dipakai adalah they/their/them, karena someone, anyone, no one, dan everyone tidak menunjukkan apakah orangnya laki-laki atau perempuan: “Someone left their umbrella by the door”, “If anyone calls, tell them I'll be back at three.”
Ini terasa wajar bagi penutur bahasa Indonesia: “Seseorang meninggalkan payungnya” juga tidak menyebut jenis kelamin, dan their berfungsi seperti “-nya” itu. Karena “dia” dalam bahasa Indonesia bisa laki-laki atau perempuan, jangan menebak he atau she untuk orang yang tidak dikenal; pakai they. Ini bahasa Inggris standar sehari-hari. Penting: kata kerja tepat setelah someone/anyone/no one/everyone tetap tunggal (“Someone has left…”), sedangkan they setelahnya memakai kata kerja jamak seperti biasa: “I wonder what they want.”
No one, nobody, dan nothing sudah mengandung makna negatif. Dalam bahasa Inggris standar tidak ditambahkan kata negatif lain: “Nobody knows the answer” dan “Nothing happened” sudah merupakan kalimat negatif yang lengkap dan benar. Ini sejalan dengan bahasa Indonesia: “Tidak ada yang tahu jawabannya” memakai kata kerja positif (“tahu”), bukan “tidak tahu”. Jangan terjemahkan “tidak ada yang” kata per kata menjadi “There is nobody know…”: cukup “Nobody knows…”.
Kalau kata kerjanya sudah negatif (don't, doesn't, didn't, isn't), pakai kata dengan any- setelahnya. Bahasa Indonesia sebenarnya membantu di sini: “Saya tidak tahu apa-apa” → “I don't know anything about it”; “Saya tidak melihat siapa-siapa” → “I didn't see anyone”. Pilihan lain adalah memakai kata negatifnya saja: “I know nothing about it”, yang juga benar tetapi terdengar lebih tegas. Yang tidak boleh adalah menggabungkan keduanya: “I don't know nothing” atau “Nobody doesn't know”. Negasi ganda seperti ini memang ada dalam beberapa dialek dan percakapan sangat santai, tetapi bukan bahasa Inggris standar dan tidak diterima dalam tulisan, ujian, atau pekerjaan.
Nobody adalah tunggal, jadi kata kerja present simple mendapat -s, sama seperti setelah he atau she.
“Semua orang” terasa jamak, tetapi everyone tunggal secara tata bahasa: everyone is, everyone has.
“Tidak ada yang tahu” tidak diterjemahkan dengan there is. Cukup nobody (atau no one) + kata kerja dengan -s.
“Ada orang di depan pintu” menyatakan keberadaan, jadi pakai there is / there's, bukan have.
“Sesuatu yang lain” adalah something else. Setelah some-/any-/no-/every- dipakai else, bukan other.
“Semua sudah siap” dalam percakapan sehari-hari adalah everything, bukan all. “All is …” hampir hanya muncul dalam ungkapan tetap atau bahasa sastra (misalnya “All is well”).
“Saya tidak tahu apa-apa”: “apa-apa” tidak negatif, jadi padanannya anything, bukan nothing. Pakai don't + anything, atau I know nothing saja.
Dalam bahasa Indonesia kita berkata “Saya tidak tahu apa-apa”, “Saya tidak melihat siapa-siapa”, dan “Tidak ada yang tahu”
Polanya sangat mirip dengan bahasa Inggris standar, yang hanya memakai satu kata negatif per kalimat. “Tidak … apa-apa / siapa-siapa” → kata kerja negatif + any-: “I don't know anything”, “I didn't see anyone”. “Tidak ada yang tahu” → kata negatif + kata kerja positif: “Nobody knows”. Kesalahan muncul kalau keduanya dicampur: “I don't know nothing”, “Nobody doesn't know”.
“Semua orang” terasa jamak, dan kata kerja bahasa Indonesia tidak pernah berubah: “Semua orang sudah datang”, “Tidak ada yang tahu”
Dalam bahasa Inggris, everyone, everybody, nobody, dan kawan-kawannya adalah tunggal secara tata bahasa: “Everyone is here”, “Nobody knows”, “Everybody enjoys a day off”. Kalau memang ingin bentuk jamak, pakai susunan lain, misalnya “All of us are here” atau “We're all here”.
Kata “ada” dipakai untuk keberadaan dan dalam pertanyaan: “Ada orang di depan pintu”, “Ada yang mau kopi?”
“Ada” bukan have. Untuk keberadaan pakai there is: “There's someone at the door.” Untuk pertanyaan “Ada yang…?” pakai Does/Did anyone…?: “Does anyone want coffee?”, “Did anyone call?”. “Have someone at the door” dan “Have anyone want coffee?” salah.
Bahasa Indonesia membedakan “seseorang/sesuatu” (orang atau benda tertentu yang tidak disebutkan) dan “siapa pun/apa pun” (siapa saja, tidak peduli yang mana)
Some- dan any- sebagian sejalan dengan itu: dalam kalimat positif dan tawaran pakai some- (“I need something to drink”), dan any- dalam kalimat positif berarti “siapa pun / apa pun” (“You can ask anyone”). Bedanya, bahasa Inggris juga memakai any- dalam kalimat tanya dan negatif biasa, tempat bahasa Indonesia memakai “ada yang” atau “apa-apa”: “Did anyone call?”, “I don't have anything to add”.
Akhiran “-nya” dan kata “dia” tidak menunjukkan jenis kelamin: “Seseorang meninggalkan tasnya”
Dalam bahasa Inggris, their memainkan peran yang sama kalau kamu tidak tahu atau tidak perlu menyebut apakah orangnya laki-laki atau perempuan: “Someone left their bag”, “Everyone brings their laptop”. Menerjemahkan “-nya” menjadi his terdengar kuno atau seolah-olah hanya laki-laki yang dimaksud.
“Sesuatu yang lain”, “orang lain”, “Ada lagi?”: bahasa Indonesia memakai “lain” atau “lagi”
Setelah someone, something, anyone, anything, nothing, dan sejenisnya, bahasa Inggris memakai else: “something else”, “someone else”, “Anything else?”. “Something other” dan “someone other” tidak dipakai dengan cara ini.
💡 Sudah ada don't, didn't, atau isn't? Lanjutkan dengan any-: “Saya tidak tahu apa-apa” → I don't know anything.
💡 Everyone dan nobody tunggal: Everyone is…, Nobody knows…
💡 “Ada orang di…” → There's someone…; “Ada yang…?” → Does/Did anyone…?
💡 Setelah something, someone, atau anything, “yang lain / lagi” diterjemahkan dengan else: something else, anything else.
"Did anyone leave a jacket on the patio?" "I don't think so — everything on the tables is ours." "Good, because no one's come back for anything in the last hour. Let's lock up."
Latihan 1 · Pilih kalimat yang benar
Which sentence uses the correct verb form?
Latihan 2 · Pilih kalimat yang benar
Which sentence correctly refers back to "someone" without assuming gender?
Latihan 3 · Pilih kalimat yang benar
Which sentence is correct?
Latihan 4 · Pilih kalimat yang benar
You're checking whether all the food for tonight's dinner has arrived. Which sentence fits?
Latihan 5 · Pilih kalimat yang benar
Which sentence is correct?
Latihan 6 · Kelompokkan: orang atau benda
0 / 8 dikelompokkan
Latihan 7 · Susun kata-katanya
Latihan 8 · Susun kata-katanya
Latihan 9 · Lengkapi kalimatnya
Complete the sentence with the negative person-word: "I called the office twice, but ___ answered."
Latihan 10 · Lengkapi kalimatnya
Complete the sentence: "The email said ___ needs to bring a laptop for the training."
Latihan 11 · Lengkapi kalimatnya
Complete the sentence: "I checked the fridge, but there's ___ left for lunch."
Latihan 12 · Perbaiki kesalahannya
Fix the mistake and type the corrected sentence: "I don't know nothing about the delay."
Latihan 13 · Perbaiki kesalahannya
Fix the mistake and type the corrected sentence: "Nobody doesn't know the new schedule."
Latihan 14 · Perbaiki kesalahannya
Fix the mistake and type the corrected sentence: "Everyone in the waiting room are checking their phones."
Latihan 15 · Situasi nyata
You're filling out a lost-and-found form at the airport. No name was given for the bag's owner. Which sentence is correct?
Latihan 16 · Situasi nyata
You're texting your coworkers to ask for help. Complete: "Does ___ want to cover my shift tomorrow?"
Latihan 17 · Kesalahan umum: “tidak ada yang” diterjemahkan kata per kata
Indonesian: “Tidak ada yang datang ke rapat.” Which English sentence is correct?
Lima pertanyaan beragam untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
Which sentence is correct?
Kata ganti relatif (relative pronouns)
Who, which, that, dan whose dalam klausa relatif, padanan “yang” dan “-nya”, serta aturan yang tidak ada dalam bahasa Indonesia: kapan kata ini boleh hilang.
Kata ganti resiprokal: each other dan one another
Each other dan one another untuk tindakan timbal balik (“saling”), bentuk kepemilikannya, dan mengapa aturan “dua orang vs tiga orang atau lebih” hanya mitos.
Kata ganti tanya (interrogative pronouns)
Who, whose, what, dan which untuk bertanya tentang orang, pemilik, benda, atau pilihan: mengapa “Tas siapa ini?” adalah whose, dan kapan memakai whom.
Kata ganti tunjuk (demonstrative pronouns)
This, that, these, dan those sebagai kata ganti: dekat atau jauh, satu atau banyak, dan mengapa “ini” dan “itu” punya dua bentuk dalam bahasa Inggris.