Although it was raining, we went out. Despite the rain, we went out. It was raining. Nevertheless, we went out. Satu gagasan dengan tiga struktur.
Yang akan kamu pelajari
Dengan pertentangan dan konsesi kamu menunjukkan bahwa sesuatu terjadi walaupun ada halangan, atau berlawanan dengan yang diharapkan. Bahasa Inggris punya tiga struktur untuk ini, dan pilihannya tergantung pada apa yang datang setelahnya: klausa lengkap, kata benda, atau kalimat baru.
Dalam bahasa Indonesia, “meskipun” bisa diikuti apa saja: “meskipun hujan turun” (klausa) dan “meskipun hujan” atau “meskipun macet” (cukup satu kata). Bahasa Inggris memisahkannya: klausa → although, kata benda → despite. Satu lagi: dalam bahasa Indonesia sehari-hari kita sering memakai “meskipun …, tetapi …” sekaligus. Dalam bahasa Inggris cukup satu kata hubung: although ATAU but.
Kata hubung ini berarti “meskipun” atau “walaupun” dan dipakai sebelum klausa lengkap dengan subjek dan kata kerjanya sendiri. Even though sedikit lebih kuat dan tegas daripada although; though agak lebih santai dan dalam percakapan juga bisa diletakkan di akhir kalimat, dengan arti “tapi” atau “sih”. While (“sementara”, “meskipun”) juga bisa menyatakan pertentangan dan, seperti although, diikuti klausa lengkap.
Perhatikan subjeknya. Dalam bahasa Indonesia kita berkata “Meskipun capek, dia tetap bekerja” tanpa subjek di bagian pertama, tetapi dalam bahasa Inggris setiap klausa perlu subjek: “Even though he was tired, he kept working.”, bukan “Even though tired, he kept working.” Dan jangan tambahkan but di bagian kedua: “Although it was raining, we went out.”, bukan “Although it was raining, but we went out.”
Satu lagi: “walaupun” dipakai untuk fakta (“walaupun kemarin hujan”) dan juga untuk kemungkinan (“walaupun besok hujan, kami tetap pergi”). Bahasa Inggris membedakannya: untuk fakta even though atau although, untuk kemungkinan atau syarat even if.
Despite dan in spite of kira-kira berarti “terlepas dari” atau “walaupun ada”. Setelahnya harus ada kata benda (atau frasa benda) atau bentuk -ing, bukan klausa dengan subjek dan kata kerjanya sendiri. Despite berdiri sendiri, tanpa of: despite the rain, bukan despite of the rain. Of hanya ada dalam in spite of.
Bahasa Indonesia tidak punya bentuk -ing, jadi setelah “meskipun” kata kerjanya tetap: “meskipun tidak punya pengalaman”. Dalam bahasa Inggris, setelah despite kata kerjanya harus bentuk -ing: “Despite having no experience, she got the job.”
Kalau ingin memakai klausa, pakai although, atau despite the fact that: “Despite the fact that it was raining, we went out.” Ini benar, tetapi agak berat. “Despite it was raining” salah.
Despite tidak pernah berdiri sendiri di akhir kalimat dengan arti “tetap saja”. Untuk “Kami tetap pergi” katakan “We went out anyway.” atau “We still went out.”
However dan nevertheless berarti “namun”, “akan tetapi”, atau “meskipun begitu”. Seperti kata penghubung lain dalam pelajaran “Ungkapan penghubung (linking words)”, keduanya menghubungkan dua kalimat yang terpisah: di depannya titik atau titik koma, bukan hanya koma, dan biasanya diikuti koma.
Dalam tulisan bahasa Indonesia sehari-hari, “namun” sering dipakai di tengah kalimat setelah koma: “Filmnya panjang, namun kami menikmatinya.” Dalam bahasa Inggris, koma saja sebelum however atau nevertheless adalah kesalahan yang jelas: “The film was long. Nevertheless, we enjoyed it.” Kalau kamu ingin memakai koma, pakai but: “The film was long, but we enjoyed it.”
“Meskipun …, tetapi …” adalah dua kata hubung. Dalam bahasa Inggris pakai satu saja: although atau but.
Setelah despite tidak boleh ada klausa dengan subjek dan kata kerja. Pakai kata benda, atau ganti dengan although.
“Meskipun hujan” bisa diikuti satu kata, tetapi although harus diikuti klausa lengkap. Untuk kata benda, pakai despite the rain.
Despite tanpa of. Of hanya ada dalam in spite of.
Berbeda dengan “…, namun …” dalam tulisan sehari-hari, nevertheless perlu titik atau titik koma di depannya, bukan hanya koma.
Bahasa Indonesia tidak punya bentuk -ing, tetapi setelah despite kata kerjanya harus bentuk -ing: having.
“Meskipun capek” tidak perlu subjek dalam bahasa Indonesia, tetapi setelah even though harus ada klausa lengkap: he was tired.
“Meskipun hujan, tetapi kami tetap pergi”: dalam bahasa sehari-hari “meskipun” dan “tetapi” sering dipakai bersama
Dalam bahasa Inggris hanya satu kata hubung yang boleh dipakai. Pilih salah satu: “Although it was raining, we went out.” atau “It was raining, but we went out.” Kalimat “Although it was raining, but we went out” salah. (Bahasa Indonesia baku pun sebenarnya memakai salah satunya saja.)
“Meskipun” bisa diikuti klausa atau satu kata: “meskipun hujan turun”, “meskipun hujan”, “meskipun macet”
Bahasa Inggris memisahkannya. Klausa (subjek + kata kerja) → although/even though: “Although it was raining…”. Kata benda → despite/in spite of: “Despite the rain…”. “Although the rain” dan “Despite it was raining” sama-sama salah.
Kata kerja bahasa Indonesia tidak berubah setelah “meskipun”: “meskipun tidak punya pengalaman”, “meskipun kalah”
Setelah despite dan in spite of, kata kerja harus bentuk -ing: “Despite having no experience…”, “In spite of losing the match…”. Bentuk dasar (“despite not have”) atau klausa (“despite they lost”) salah.
Dalam tulisan sehari-hari “namun” sering muncul di tengah kalimat setelah koma: “Rencananya berisiko, namun berhasil.”
However dan nevertheless tidak cukup didahului koma. Pakai titik atau titik koma, atau pakai but dengan koma: “The plan was risky; however, it worked.” / “The plan was risky, but it worked.”
“Walaupun” dipakai untuk fakta (“walaupun kemarin hujan”) dan untuk kemungkinan (“walaupun besok hujan”)
Bahasa Inggris memakai dua ungkapan yang berbeda: even though untuk fakta dan even if untuk kemungkinan atau syarat. Pelajaran ini membahas fakta, jadi di sini dipakai even though (atau although).
💡 “Meskipun” + klausa → although; + kata benda → despite (tanpa of); “meskipun begitu” → nevertheless, anyway, atau still.
💡 Although dan but tidak dipakai bersama dalam satu kalimat.
💡 Sebelum however dan nevertheless tidak cukup koma: titik atau titik koma di depan, koma di belakang.
"You still bought the tickets, even though they were so expensive?"
"Yeah — despite the price, I really wanted to go."
"Fair enough. It's risky, but I hope it's worth it."
"It will be. The concert was sold out. Nevertheless, I managed to get seats."
Latihan 1 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 2 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 3 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 4 · Pilih kalimat dengan tanda baca yang benar
Choose the correctly punctuated sentence.
Latihan 5 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 6 · Pilih kata yang diikuti kata benda/-ing
Which word is followed by a noun or gerund, not a full clause?
Latihan 7 · Pilih kata yang diikuti klausa
Which word is followed by a full clause?
Latihan 8 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 9 · Tulis ulang kalimatnya dengan “despite”
Rewrite using 'despite': 'It was expensive. We bought it anyway.' (one sentence)
Latihan 10 · Tulis ulang kalimatnya dengan “although”
Rewrite using 'although': 'It was expensive. We bought it anyway.'
Latihan 11 · Kelompokkan
0 / 6 dikelompokkan
Latihan 12 · Kesalahan umum: “meskipun … tetapi” diterjemahkan kata per kata
Indonesian: “Meskipun hujan, tetapi kami tetap pergi.” Which English sentence is correct?
Lima pertanyaan singkat untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
Choose the correct sentence.
Menyatakan tujuan
Cara menyatakan tujuan dengan to, in order to, so as to, so that, dan for + -ing, serta membedakan tujuan (supaya) dari akibat (sehingga).
Menyatakan akibat
Menyatakan akibat dalam bahasa Inggris: so (kata hubung, cukup dengan koma) dan therefore, as a result, consequently (dengan titik atau titik koma).
Ungkapan penghubung (linking words)
Ungkapan penghubung bahasa Inggris seperti however, therefore, moreover, dan for example: fungsinya dan tanda baca yang membedakannya dari kata hubung.
Kata hubung subordinatif
Kata hubung subordinatif when, while, before, after, if, dan unless: aturan koma, if atau when untuk “kalau”, dan present simple untuk masa depan.