Ungkapan penghubung (linking words)

B1 · MenengahKata hubung dan ungkapan penghubung

It was raining. However, we went for a walk. Linking words menghubungkan gagasan antara dua kalimat, bukan di dalam satu kalimat seperti and atau but: bedanya sama dengan “tetapi” dan “namun”.

Yang akan kamu pelajari

  • Linking words (however, therefore, moreover, furthermore, nevertheless, for example, on the other hand…) menghubungkan gagasan dari dua kalimat yang berdiri sendiri
  • Berbeda dengan kata hubung setara (and, but, so), di antara dua klausa lengkap linking words perlu titik atau titik koma di depannya, bukan hanya koma
  • Setiap ungkapan penghubung punya fungsi: menambah informasi, mempertentangkan, menyatakan akibat, atau memberi contoh
  • Pelajaran ini memperkenalkan seluruh kelompoknya; pelajaran “Menyatakan akibat” dan “Pertentangan dan konsesi” membahas ungkapan akibat dan pertentangan lebih dalam

Menghubungkan dua kalimat yang berdiri sendiri

Linking word (kata keterangan penghubung) mengaitkan gagasan satu kalimat dengan kalimat berikutnya. Berbeda dengan kata hubung, linking word tidak menyatukan dua klausa menjadi satu kalimat secara tata bahasa: ia adalah kata tersendiri yang memulai kalimat baru (atau muncul setelah titik koma).

Perbedaan ini sebenarnya sudah ada dalam bahasa Indonesia baku: “tetapi” adalah kata hubung di dalam kalimat (“Udaranya dingin, tetapi kami tetap keluar”), sedangkan “namun” adalah penghubung antarkalimat (“Udaranya dingin. Namun, kami tetap keluar”). Dalam bahasa Inggris, but dan however bekerja dengan cara yang persis sama.

Setelah linking word, kalimatnya perlu subjek. Dalam bahasa Indonesia kita bisa berkata “Namun, tetap jalan-jalan”; dalam bahasa Inggris harus “However, we went for a walk”, bukan “However, went for a walk”.

"It was raining. However, we went for a walk."
"The plan failed; therefore, we need a new one."

Fungsi: menambah, mempertentangkan, akibat, contoh

Moreover dan furthermore (selain itu, lagi pula) menambah informasi, sama seperti in addition. However (namun), nevertheless (meskipun demikian) dan on the other hand (di sisi lain) menyatakan pertentangan. Therefore, as a result, dan consequently (oleh karena itu, akibatnya, sebagai akibatnya) menyatakan akibat. For example (misalnya, contohnya) memperkenalkan contoh.

Hati-hati dengan dua ungkapan. “Selain itu” bukan “beside that”: beside berarti “di samping” (tempat). Pakai “Besides,” atau lebih formal “In addition,”. Dan “di sisi lain” adalah on the other hand, dengan on, bukan “in the other hand”, walaupun “di” sering kita terjemahkan menjadi in.

"The hotel was affordable. Moreover, it was close to the beach."
"The hotel was expensive. On the other hand, it was very comfortable."

Tanda baca: berbeda dengan kata hubung

Kata hubung seperti but cukup didahului koma di dalam kalimat. Linking word seperti however, di antara dua klausa lengkap, perlu titik atau titik koma di depannya dan biasanya koma tepat di belakangnya, karena ia tidak menyatukan klausa secara tata bahasa seperti kata hubung.

EYD juga mengatur bahwa penghubung antarkalimat seperti “oleh karena itu” dan “meskipun demikian” memulai kalimat baru dan diikuti koma. Namun, dalam tulisan sehari-hari kita sangat sering melihat “Hujan, namun kami tetap pergi” atau “Rencananya gagal, oleh karena itu kita perlu rencana baru”. Kebiasaan ini salah dalam bahasa Inggris: “It was cold, however we went out” tidak benar. Kalau ingin memakai koma saja, pakai kata hubung: “It was cold, but we went out anyway.” Omong-omong, however juga bisa berada di tengah kalimat, di antara dua koma: “We, however, went out anyway.”

"It was cold, but we went out anyway. (kata hubung: koma)"
"It was cold. However, we went out anyway. (linking word: titik)"

Contoh bahasa Inggris sehari-hari

"The traffic was terrible. As a result, we missed the first act."
"She's talented; furthermore, she works incredibly hard."
"The city has excellent public transport. For example, buses run every five minutes."
"He was exhausted. Nevertheless, he finished the race."

Perhatikan

✗It was raining, however we went for a walk.
✓It was raining. However, we went for a walk.

Di antara dua klausa lengkap, however perlu titik atau titik koma di depannya, bukan hanya koma, walaupun dalam tulisan sehari-hari kita sering menulis “Hujan, namun kami tetap pergi”.

✗It was raining. However we went for a walk.
✓It was raining. However, we went for a walk.

Setelah linking word di awal kalimat biasanya ada koma, sama seperti setelah “Namun,”. Dengan however ini sangat penting: tanpa koma, kata itu bisa dikira however = “bagaimanapun caranya / seberapa pun” (However you do it…, However hard I try…).

✗The plan failed therefore we need a new one.
✓The plan failed; therefore, we need a new one.

Di antara dua klausa lengkap, therefore didahului titik koma (atau titik) dan diikuti koma, seperti “oleh karena itu” dalam bahasa Indonesia baku.

✗It was raining. However, went for a walk.
✓It was raining. However, we went for a walk.

Dalam bahasa Indonesia subjek bisa dihilangkan, tetapi dalam bahasa Inggris kalimat setelah linking word perlu subjek: we.

✗The hotel was expensive. In the other hand, it was very comfortable.
✓The hotel was expensive. On the other hand, it was very comfortable.

“Di sisi lain” adalah on the other hand. Ini ungkapan tetap dengan on, walaupun “di” sering diterjemahkan menjadi in.

✗The hotel was affordable. Beside that, it was close to the beach.
✓The hotel was affordable. Besides, it was close to the beach.

“Selain itu” = Besides, In addition, atau Moreover. Beside (tanpa -s) berarti “di samping” dan tidak dipakai untuk menambah informasi.

Perbandingan dengan bahasamu

Bahasa Indonesia baku membedakan “tetapi” (di dalam kalimat) dan “namun” (antarkalimat): “Udaranya dingin, tetapi kami keluar” / “Udaranya dingin. Namun, kami keluar”

Bahasa Inggris bekerja sama persis, dan ini sangat membantu: but dipakai dengan koma di dalam kalimat (“It was cold, but we went out anyway”), sedangkan however, seperti “namun”, muncul setelah titik atau titik koma dan diikuti koma (“It was cold. However, we went out anyway”).

Dalam tulisan sehari-hari sering terlihat koma saja sebelum penghubung: “Hujan, namun kami tetap pergi”, “Rencananya gagal, oleh karena itu kita perlu rencana baru”

Dalam bahasa Inggris, koma sebelum however, therefore, nevertheless, dan sebagainya di antara dua klausa lengkap adalah kesalahan (comma splice). Pakai titik atau titik koma: “It was raining. However, we went for a walk.” / “The plan failed; therefore, we need a new one.” Kalau ingin koma saja, pakai so atau but: “The plan failed, so we need a new one.”

“Selain itu, hotelnya dekat pantai”: ungkapan penambah yang sangat sering kita pakai

Terjemahan yang sering muncul, “Beside that”, salah: beside berarti “di samping”. Pakai “Besides,” (santai), “In addition,” atau “Moreover,” (lebih formal): “The hotel was affordable. Moreover, it was close to the beach.”

Setelah penghubung, subjek sering dihilangkan: “Meskipun demikian, tetap menyelesaikan lombanya”

Dalam bahasa Inggris, linking word tidak menggantikan subjek: setelahnya harus ada subjek + kata kerja. “Nevertheless, he finished the race”, bukan “Nevertheless, finished the race”. “Therefore, we need a new one”, bukan “Therefore, need a new one”.

💡 Tes: bisakah kamu meletakkan titik di depan kata itu dan memulai kalimat baru? Kalau bisa, itu linking word, dan koma saja di depannya tidak cukup.

💡 But = “tetapi” (dengan koma); however = “namun” (titik atau titik koma di depan, koma di belakang).

💡 Setelah linking word ada subjek + kata kerja: However, we went…

Situasi nyata: memberi pendapat tentang apartemen

"So what did you think of the apartment?"

"It's small. However, it's in a great location."

"That matters a lot. Plus, it's affordable. Moreover, the landlord seems reasonable."

"Sounds like a solid option overall."

Latihan

Latihan 1 · Pilih tanda baca yang benar

Choose the correctly punctuated sentence.

Latihan 2 · Pilih tanda baca yang benar

Choose the correctly punctuated sentence.

Latihan 3 · Pilih ungkapan untuk menambah informasi

Which linking word adds information?

Latihan 4 · Pilih ungkapan pertentangan

Which linking word shows contrast?

Latihan 5 · Pilih ungkapan untuk memberi contoh

Which linking word gives an example?

Latihan 6 · Pilih ungkapan akibat

Which linking word shows result?

Latihan 7 · Pilih kalimat yang benar

Choose the correct sentence.

Latihan 8 · Pilih kata hubung setara

Which is a coordinating conjunction, not a linking adverb?

Latihan 9 · Pilih tanda baca yang benar

Which sentence is correctly punctuated?

Latihan 10 · Lengkapi dengan ungkapan penghubung

Complete with a linking word for contrast: 'The apartment is small. ___, it's very affordable.'

Latihan 11 · Kelompokkan

moreover
however
furthermore
nevertheless
in addition
on the other hand

0 / 6 dikelompokkan

Latihan 12 · Kesalahan umum: “…, namun …” dengan koma saja

Indonesian: “Hujan turun. Namun, kami tetap jalan-jalan.” Which English version is correct?

Kuis singkat

Lima pertanyaan singkat untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.

Pertanyaan 1 / 5

Skor: 0/0

Choose the correctly punctuated sentence.

Yang sudah kamu pelajari

  • Linking words menghubungkan gagasan dari dua kalimat yang berdiri sendiri, seperti “namun” atau “oleh karena itu”.
  • Di antara dua klausa lengkap, linking words perlu titik atau titik koma di depannya, bukan hanya koma seperti kata hubung.
  • Setelah linking word ada subjek + kata kerja: However, we went… / Therefore, we need…
  • Fungsi: menambah (moreover, furthermore, in addition), mempertentangkan (however, nevertheless, on the other hand), akibat (therefore, as a result, consequently), contoh (for example).
  • “Di sisi lain” = on the other hand; “selain itu” = besides atau in addition. Lebih lanjut dalam pelajaran “Menyatakan akibat” dan “Pertentangan dan konsesi”.
Lihat semua pelajaran di kategori ini