It rained, so we stayed in. It rained. Therefore, we stayed in. Artinya sama, tetapi tanda baca yang dipakai berbeda.
Yang akan kamu pelajari
So, therefore, as a result, consequently, thus, dan hence menunjukkan bahwa sesuatu adalah akibat dari hal lain, seperti “jadi”, “sehingga”, “oleh karena itu”, “dengan demikian”, atau “akibatnya” dalam bahasa Indonesia. Perbedaannya bukan pada arti, melainkan pada tata bahasa dan gaya: so dipakai sehari-hari, sedangkan therefore, consequently, thus, dan hence terdengar lebih formal.
Kabar baiknya, bahasa Indonesia juga punya dua kelompok ini. “Jadi” di tengah kalimat mirip so, sedangkan “oleh karena itu” dan “dengan demikian” mirip therefore. Menurut EYD pun, “Oleh karena itu,” dan “Dengan demikian,” membuka kalimat baru dan diikuti koma, persis seperti Therefore, dalam bahasa Inggris.
So menggabungkan dua klausa utama yang lengkap dalam satu kalimat, dan di depannya cukup ada koma. Fungsinya sama seperti and atau but: so benar-benar kata hubung, jadi setelahnya urutan katanya biasa, yaitu subjek lalu kata kerja. Inilah pilihan yang paling umum dalam percakapan.
Kalau dalam bahasa Indonesia kamu berkata “jadi”, “makanya”, atau dalam obrolan “terus” (“Tokonya tutup, jadi kami pulang”), dalam bahasa Inggris hampir selalu so: “The store was closed, so we went home.” Jangan pakai then. Then terutama menunjukkan urutan waktu (“kemudian”), sedangkan untuk sebab dan akibat dalam satu kalimat dipakai so.
Hati-hati juga dengan “sehingga”. Terjemahannya bukan so that, karena so that menyatakan tujuan (“supaya”): “I left early so that I could catch the bus.” Untuk akibat, cukup so dengan koma: “She missed the bus, so she called a taxi.” Dan jangan lupa subjeknya: dalam percakapan kita bisa berkata “…, jadi pulang saja”, tetapi dalam bahasa Inggris setelah so harus ada subjek: “so we went home”, bukan “so went home”.
Kata-kata yang lebih formal ini berfungsi seperti kata keterangan penghubung dalam pelajaran “Ungkapan penghubung (linking words)”: mereka bukan kata hubung. Kalau membuka klausa utama yang baru, di depannya harus ada titik atau titik koma, bukan hanya koma, dan di belakangnya biasanya ada koma.
Dalam tulisan sehari-hari bahasa Indonesia, banyak orang menulis “Penjualan turun drastis, oleh karena itu tokonya tutup” atau “…, akibatnya …” hanya dengan koma. Dalam bahasa Inggris, koma seperti itu adalah kesalahan yang jelas (namanya comma splice): “Sales dropped sharply, therefore the store closed” salah.
Karena bahasa Indonesia tidak punya artikel, ungkapan tetap as a result sering kehilangan a atau mendapat the: “As result,” atau “As the result,”. Bentuk yang benar hanya satu: As a result.
Perlu diketahui: di tengah kalimat, therefore dan thus juga bisa dipakai tanpa titik di depannya, misalnya setelah and atau setelah subjek (“We therefore decided to wait.”). Aturan titik atau titik koma berlaku kalau kata itu menghubungkan dua klausa utama. Hence sangat formal. Sekarang kata ini terutama muncul di depan kata benda, tanpa kata kerja (“The bridge was closed, hence the delay.”). Di depan klausa lengkap, aturannya sama dengan therefore.
Therefore adalah kata keterangan, bukan kata hubung, jadi koma saja tidak cukup. Pakai titik koma atau titik, sama seperti “Oleh karena itu,” yang menurut EYD membuka kalimat baru.
“Sehingga” (akibat) bukan so that. So that berarti “supaya” (tujuan). Untuk akibat cukup so dengan koma.
So adalah kata hubung seperti and atau but: di depannya cukup koma, dan titik koma di sini tidak lazim.
As a result adalah ungkapan tetap. Karena bahasa Indonesia tidak memakai artikel, a mudah terlupa, atau malah diganti the. Hafalkan sebagai satu kesatuan: as a result.
Setelah kata keterangan penghubung seperti as a result di awal kalimat biasanya ada koma, sama seperti setelah “Akibatnya,” dalam bahasa Indonesia.
“Terus” atau “lalu” yang bermakna akibat bukan then. Then menunjukkan urutan waktu, sedangkan akibat dinyatakan dengan so.
Dalam percakapan bahasa Indonesia subjek sering dihilangkan (“jadi di rumah saja”), tetapi dalam bahasa Inggris klausa setelah so harus punya subjek: so we stayed in.
Dalam tulisan sehari-hari, dua klausa sering hanya dipisahkan koma: “Hujan seharian, oleh karena itu kami tinggal di rumah.”
Dalam bahasa Inggris, satu koma hanya cukup di depan kata hubung seperti so, and, atau but. Di depan therefore, consequently, as a result, thus, atau hence perlu titik atau titik koma: “It rained. Therefore, we stayed in.” Kalau terasa terlalu formal, pakai saja so dengan koma: “It rained, so we stayed in.”
“Jembatannya ditutup sehingga jalanan macet parah.”: “sehingga” menyatakan akibat
Kata “sehingga” sering diterjemahkan menjadi so that, padahal so that berarti “supaya” atau “agar” (tujuan). Untuk akibat, pakai so dengan koma, atau as a result di kalimat baru: “The bridge was closed, so traffic was terrible.” / “The bridge was closed. As a result, traffic was terrible.”
Dalam obrolan, “terus” atau “lalu” sering dipakai untuk akibat: “Tokonya tutup, terus kami pulang.”
Then dalam bahasa Inggris terutama menunjukkan urutan waktu (“kemudian, setelah itu”). Untuk akibat, pakai so: “The store was closed, so we went home.” Kalimat “The store was closed, then we went home” hanya menceritakan urutan kejadian, dan kata hubungnya pun tidak ada.
“Makanya” dan “karena itu” sangat sering dipakai untuk memperkenalkan akibat: “Dia ketinggalan bus. Makanya dia naik taksi.”
Padanan alaminya dalam percakapan adalah That's why atau so: “She missed the bus. That's why she called a taxi.” / “She missed the bus, so she called a taxi.” Jangan terjemahkan kata per kata menjadi “Because that,”. Yang benar “Because of that,” atau lebih sederhana so.
💡 So = kata hubung (cukup koma). Therefore, as a result, consequently = kata keterangan (titik atau titik koma di depannya).
💡 “Sehingga” dan “jadi” yang bermakna akibat adalah so, bukan so that dan bukan then.
💡 Setelah so selalu ada subjek: so we went home.
"Why did you switch banks?"
"The fees kept increasing, so I started looking elsewhere."
"Makes sense. Did you find somewhere better?"
"Yes — the new bank has no fees at all. As a result, I'm saving quite a bit each month."
Latihan 1 · Pilih kalimat dengan tanda baca yang benar
Choose the correctly punctuated sentence.
Latihan 2 · Pilih kalimat dengan tanda baca yang benar
Choose the correctly punctuated sentence.
Latihan 3 · Pilih kata hubungnya
Which word is a coordinating conjunction (comma only)?
Latihan 4 · Pilih kata keterangan penghubungnya
Which word needs a period or semicolon before it, not just a comma?
Latihan 5 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 6 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 7 · Pilih kata penghubung yang formal
Which formal linking word means the same as 'so' but needs a semicolon or period?
Latihan 8 · Pilih kalimat dengan tanda baca yang benar
Choose the correctly punctuated sentence.
Latihan 9 · Gabungkan kalimatnya dengan “so”
Join with 'so': 'The store was closed. We went home.'
Latihan 10 · Pilih kalimat dengan tanda baca yang benar
Which sentence is correctly punctuated?
Latihan 11 · Kelompokkan: kata hubung atau kata keterangan penghubung
0 / 6 dikelompokkan
Latihan 12 · Kesalahan umum: “sehingga” = so that?
Indonesian: “Jembatannya ditutup sehingga jalanan macet parah.” Which English sentence is correct?
Lima pertanyaan singkat untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
Choose the correctly punctuated sentence.
Ungkapan penghubung (linking words)
Ungkapan penghubung bahasa Inggris seperti however, therefore, moreover, dan for example: fungsinya dan tanda baca yang membedakannya dari kata hubung.
Menyatakan tujuan
Cara menyatakan tujuan dengan to, in order to, so as to, so that, dan for + -ing, serta membedakan tujuan (supaya) dari akibat (sehingga).
Pertentangan dan konsesi
Pertentangan dalam bahasa Inggris: although/even though + klausa, despite/in spite of + kata benda atau -ing, dan however/nevertheless sebagai penghubung.
Kata hubung subordinatif
Kata hubung subordinatif when, while, before, after, if, dan unless: aturan koma, if atau when untuk “kalau”, dan present simple untuk masa depan.