Present perfect menghubungkan masa lalu dengan saat ini: yang penting hasilnya atau hubungannya dengan sekarang, bukan waktu tepatnya. Sering cocok dengan “sudah”, “belum”, dan “pernah”.
Yang akan kamu pelajari
Present perfect menghubungkan sesuatu yang terjadi di masa lalu dengan saat ini: karena baru saja terjadi, karena hasilnya masih penting sekarang, atau karena terjadi kapan saja sampai hari ini, tanpa peduli kapan tepatnya.
Dalam bahasa Indonesia makna ini sering ditunjukkan dengan kata seperti “sudah”, sedangkan kata kerjanya tetap: “Kunci saya (sudah) hilang”. Dalam bahasa Inggris yang berubah justru kata kerjanya: “I've lost my keys.” Artinya, sekarang kunci itu tidak ada padamu.
Pakai have (I/you/we/they) atau has (he/she/it), lalu past participle kata kerja utama (bentuk ketiga). Banyak past participle beraturan (-ed), tetapi banyak kata kerja yang sering dipakai tidak beraturan: go → gone, see → seen, do → done.
Kesalahan paling umum penutur bahasa Indonesia adalah membiarkan kata kerjanya tetap, seperti dalam bahasa Indonesia: “I have eat” atau “I already eat”. Kata “sudah” tidak cukup diganti dengan already; kata kerjanya harus have + past participle: “I have eaten.” Hati-hati juga dengan bentuk kedua: “She has went” salah, yang benar “She has gone”.
Bentuk singkat: I've, you've, we've, they've, he's/she's/it's (= has). Negatif: haven't/hasn't. Kalimat tanya: have/has di depan subjek: “Have you finished?” (bukan “You already finish?”).
Ever dan never menanyakan dan menjawab tentang pengalaman sepanjang hidup sampai sekarang. Already (terutama dalam kalimat positif) dan yet (dalam kalimat tanya dan negatif) menyatakan apakah sesuatu sudah atau belum terjadi. Just berarti “baru saja”. So far dan up to now menunjukkan bahwa periodenya masih berjalan.
Kata-kata Indonesia punya padanan, tetapi letak dan pemakaiannya berbeda. “Sudah” dalam kalimat positif → already (“She has already left.”); dalam kalimat tanya biasanya yet di akhir (“Kamu sudah selesai?” → “Have you finished the report yet?”). “Belum” → not … yet: “I haven't finished yet.”, bukan “I not yet finish”. “Baru saja” → have just + past participle: “He's just arrived.”
“Pernah” perlu perhatian khusus. Ever hanya dipakai dalam kalimat tanya (“Have you ever eaten sushi?”), bukan dalam kalimat positif: “Saya pernah ke Bali” adalah “I've been to Bali”, bukan “I have ever been to Bali”. “Belum pernah” atau “tidak pernah” → never: “I've never been to Japan.” Untuk pengalaman bepergian pakai been, bukan gone: “Have you ever been to Japan?” (Gone berarti orang itu pergi dan belum kembali: “She has gone home.”)
Present perfect dipakai kalau waktunya tidak disebut atau tidak penting. Begitu kamu menyebut waktu tertentu yang sudah selesai (yesterday, in 2019, last week, two days ago), kamu harus beralih ke past simple. Kalimat tanya dengan when juga memakai past simple.
Jebakannya: dalam bahasa Indonesia “sudah” bisa dipakai bersama waktu yang sudah lewat (“Kemarin saya sudah menonton film itu”). Kalau “sudah” selalu kamu terjemahkan dengan present perfect, hasilnya “I have seen that movie yesterday”, yang salah. Dengan yesterday, last week, atau ago, pakai past simple: “I saw that movie yesterday.” Begitu juga “Kapan kamu sampai?” → “When did you arrive?”, bukan “When have you arrived?”.
Periode yang belum selesai tetap memakai present perfect: “How many books have you read this year?” (tahun ini masih berjalan). Sesuatu yang dimulai di masa lalu dan masih berlanjut sampai sekarang juga memakai present perfect, walaupun dalam bahasa Indonesia kata kerjanya tetap: “Saya (sudah) tinggal di sini selama lima tahun” → “I've lived here for five years.” For dipakai dengan durasi (for five years, “selama lima tahun”), since dengan titik awal (since 2019, “sejak 2019”).
Perlu diketahui: dalam bahasa Inggris Amerika past simple sering dipakai dengan just, already, dan yet (“I just saw her.”, “Did you eat yet?”, “I lost my keys!”). Dalam bahasa Inggris Britania biasanya tetap present perfect. Dalam latihan pelajaran ini, jawaban yang diharapkan adalah present perfect.
Waktu tertentu yang sudah selesai (last week) memerlukan past simple, walaupun dalam bahasa Indonesia kita bisa berkata “minggu lalu saya sudah menonton film itu”.
Present perfect memerlukan past participle (gone, bentuk ketiga), bukan bentuk past simple (went).
“Saya sudah makan” bukan already + kata kerja dasar. Pakai have + past participle: I've eaten atau I've already eaten.
“Saya pernah ke Bali”: dalam kalimat positif ever tidak dipakai. Ever untuk kalimat tanya (Have you ever been to Bali?).
“Saya tinggal di sini selama lima tahun”: untuk sesuatu yang dimulai di masa lalu dan berlanjut sampai sekarang, pakai present perfect dengan for atau since, bukan present simple.
Kalimat tanya dengan when menanyakan waktu tertentu, jadi pakai past simple.
“Kamu pernah ke Jepang?” sebagai pengalaman memakai been (pergi lalu kembali). Gone berarti seseorang pergi dan masih di sana.
Bahasa Indonesia memakai kata penanda, bukan bentuk kata kerja: “Saya sudah makan”, “Saya belum selesai”, “Saya pernah ke Bali”
Kata-kata itu membantu menemukan present perfect, tetapi kata kerjanya tetap harus berubah: “I've eaten”, “I haven't finished yet”, “I've been to Bali”. Menerjemahkan kata per kata (“I already eat”, “I not yet finish”, “I ever go to Bali”) menghasilkan kalimat yang salah. Ingat juga: ever hanya untuk kalimat tanya; dalam kalimat positif “pernah” cukup dinyatakan oleh present perfect itu sendiri.
“Sudah” juga bisa dipakai dengan waktu yang sudah lewat: “Kemarin saya sudah ke dokter”, “Dia sudah berangkat jam tujuh”
Dalam bahasa Inggris yang menentukan bukan kata “sudah”, melainkan apakah waktunya disebut dan sudah selesai. Dengan waktu tertentu (yesterday, last week, in 2019, ago, at seven) atau dengan when, pakai past simple: “I went to the doctor yesterday”, “He left at seven”. “I have gone to the doctor yesterday” salah.
“Saya tinggal di sini selama lima tahun”, “Saya tinggal di sini sejak 2019”: kata kerjanya tetap “tinggal”
Dalam bahasa Inggris sesuatu yang dimulai di masa lalu dan masih berlanjut memerlukan present perfect: “I've lived here for five years”, bukan “I live here for five years” atau “since five years”. “Selama” + durasi adalah for; “sejak” + titik awal adalah since: for five years, since 2019.
💡 Ada waktu yang sudah selesai (yesterday, last week, in 2019, ago) atau kalimat tanya dengan when? Pakai past simple, walaupun dalam bahasa Indonesia ada “sudah”.
💡 Tanpa waktu tertentu (pengalaman, hasil, “sudah”, “belum”, “pernah”): present perfect, dan kata kerjanya harus past participle.
💡 “Selama lima tahun” → for five years; “sejak 2019” → since 2019, selalu dengan present perfect.
💡 “Saya baru saja sampai” → I've just arrived.
"Have you seen the new café downtown?"
"Not yet — I've heard it's really good, though."
"We should go. Have you eaten lunch already?"
"No, I haven't. Let's go now, actually."
Latihan 1 · Pilih bentuk yang benar
I ___ my keys — can you help me find them? (British English)
Latihan 2 · Pilih bentuk-bentuk yang benar
___ you ever ___ to Japan?
Latihan 3 · Pilih bentuk yang benar
She ___ this movie three times already.
Latihan 4 · Pilih kata yang benar
We haven't finished the report ___.
Latihan 5 · Pilih bentuk-bentuk yang benar
He ___ just ___ the news.
Latihan 6 · Pilih kata yang benar
I've ___ eaten sushi.
Latihan 7 · Pilih bentuk yang benar
How many books ___ this year?
Latihan 8 · Lengkapi kalimatnya
Complete: She ___ (finish) her homework already.
Latihan 9 · Lengkapi kalimatnya
Complete: They ___ (not/arrive) yet.
Latihan 10 · Susun kata-katanya
Latihan 11 · Pilih kalimat yang benar
Which is correct?
Latihan 12 · Kesalahan umum: “pernah” diterjemahkan menjadi ever
Indonesian: “Saya pernah ke Bali.” Which English sentence is correct?
Lima pertanyaan beragam untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
We ___ already ___ dinner.
Present perfect continuous
Present perfect continuous (have/has been + -ing) untuk kegiatan yang masih berlangsung atau meninggalkan hasil yang terlihat, dan padanan “sudah … selama”.
Present continuous
Present continuous (be + -ing): cara membentuknya, kapan dipakai untuk yang sedang terjadi dan yang sementara, dan mengapa kata kerja keadaan menghindarinya.
Present simple
Present simple untuk kebiasaan, rutinitas, fakta, dan jadwal: kapan kata kerja diberi -s, serta kalimat negatif dan pertanyaan dengan do/does.
Linking verbs (kata kerja penghubung)
Linking verbs (be, seem, become, feel, look, taste) menghubungkan subjek dengan keterangannya. Pelajari mengapa setelahnya memakai kata sifat, bukan -ly.