To-infinitive (to + kata kerja bentuk dasar) menyatakan tujuan (“untuk…”) dan muncul setelah kata sifat seperti happy atau ready serta kata kerja seperti want, decide, dan hope.
Yang akan kamu pelajari
To-infinitive dibentuk dengan to + bentuk dasar kata kerja: to ask, to buy, to help. Bentuk ini muncul setelah kata kerja dan kata sifat tertentu, dan bisa menjelaskan untuk apa sesuatu dilakukan.
Dalam bahasa Indonesia dua kata kerja bisa langsung berjejer: “Saya mau jalan-jalan”, “Saya ingin belajar”. Dalam bahasa Inggris, kata kerja kedua biasanya memerlukan to: “I want to travel.” Kalau to dilupakan, hasilnya “I want travel”, dan itu salah.
To + kata kerja menjawab pertanyaan “untuk apa?”. Di tempat bahasa Indonesia memakai “untuk” + kata kerja, bahasa Inggris cukup memakai to: “Saya menelepon untuk menanyakan sesuatu” → “I called to ask a question.” Jangan menerjemahkan “untuk” dengan for di depan kata kerja: “for ask”, “for to ask”, dan “for asking” salah di sini. Contoh lain: “Saya berhenti untuk melihat peta” adalah “I stopped to check the map.”
Hal yang sama berlaku untuk “sesuatu untuk…”: “Saya perlu sesuatu untuk menulis” → “I need something to write with.” (Perhatikan with di akhir: kamu menulis DENGAN sesuatu.) Kalau ingin sangat menekankan tujuan, ada in order to, tetapi sehari-hari to saja hampir selalu cukup.
Banyak kata sifat yang sering dipakai untuk perasaan atau penilaian (happy, ready, glad, hard, difficult, important, easy) diikuti to + kata kerja: “Penting untuk bersikap jujur” → “It's important to be honest.”
Ada tiga jebakan. Pertama, “Sulit menolak dia” tidak punya subjek, tetapi bahasa Inggris memerlukan it: “It's hard to say no to her”, bukan “Is hard to say no”. Kedua, “Saya senang membantu” tidak punya kata penghubung, tetapi bahasa Inggris memerlukan to: “I'm happy to help”, bukan “I'm happy help”. Ketiga, “Senang bisa membantu” sering menjadi “I'm happy can help”: “bisa” di sini tidak diterjemahkan, cukup “I'm happy to help” atau “I'm glad to see you”.
Sekelompok besar kata kerja, yaitu want, decide, hope, promise, agree, plan, offer, manage, refuse, dan afford, diikuti to + kata kerja, bukan bentuk -ing.
Di sini bahasa Indonesia membantu: kita sering berkata “memutuskan untuk”, “berjanji untuk”, “setuju untuk”, “berencana untuk”, dan “untuk” itu sama dengan to: “Kami memutuskan untuk pulang lebih awal” → “We decided to leave early.” “Dia berjanji untuk menelepon saya lagi” → “He promised to call me back.” Hati-hati dengan “berharap bisa…”: “Saya berharap bisa lulus” adalah “I hope to pass”, bukan “I hope can pass”.
“Untuk” + kata kerja cukup menjadi to + kata kerja. Jangan menambahkan for di depannya.
Menerjemahkan “untuk” dengan for tidak berlaku di depan kata kerja. Tujuan dinyatakan dengan to: to ask.
Decide, seperti want, hope, dan promise, diikuti to + kata kerja. Ingat “memutuskan untuk”: untuk = to.
Setelah kata sifat seperti happy, ready, atau hard ada to + kata kerja; to tidak boleh hilang, walaupun “senang membantu” tidak punya kata penghubung.
Terjemahan kata per kata dari “Senang bisa membantu”. Setelah kata sifat tidak bisa ada can: pakai to.
“Saya mau jalan-jalan” tidak punya kata penghubung, tetapi want selalu memerlukan to di depan kata kerjanya.
“Sulit menolak dia” tidak punya subjek, tetapi kalimat bahasa Inggris memerlukan subjek: It's hard…, It's important…
“Sesuatu untuk menulis” adalah something to write with, dengan to + kata kerja, bukan for + -ing.
Dalam bahasa Indonesia, tujuan dinyatakan dengan “untuk” + kata kerja: “Saya menabung untuk membeli laptop baru”
Dalam bahasa Inggris tujuan cukup dinyatakan dengan to: “I'm saving to buy a new laptop.” Karena di kamus “untuk” = for, banyak pelajar berkata “for buy”, “for to buy”, atau “for buying”. Ketiganya salah untuk menyatakan tujuan. Ingat: tujuan = to + kata kerja (atau in order to kalau ingin menekankan).
“Sesuatu untuk menulis”, “waktu untuk membaca”: kata benda + untuk + kata kerja
Pola ini menghasilkan “something for write” atau “something for writing”. Yang wajar adalah to-infinitive setelah kata bendanya: “I need something to write with”, “time to read”. Perhatikan preposisi di akhir (write with, talk to): preposisi itu milik kata kerjanya. (For + -ing lebih untuk menjelaskan fungsi sebuah benda: a knife for cutting bread.)
Dua kata kerja bahasa Indonesia bisa langsung berjejer tanpa kata penghubung: “Saya mau jalan-jalan”, “Dia berharap lulus”, “Saya senang membantu”
Dalam bahasa Inggris, kata kerja kedua hampir selalu memerlukan to: “I want to travel next year”, “She hopes to pass the exam”, “I'm happy to help”. Bentuk dasar tanpa to terutama dipakai setelah kata kerja modal seperti can, must, dan should (“I can travel”).
Kita sering menambahkan “bisa”: “Senang bisa membantu”, “Semoga bisa bertemu lagi”
Dalam ungkapan seperti ini, “bisa” tidak diterjemahkan menjadi can, karena can tidak bisa muncul setelah kata sifat atau setelah hope. Cukup pakai to: “I'm happy to help”, “We hope to see you soon.”
💡 “Untuk” + kata kerja (tujuan) = to + kata kerja. Tanpa for, dan tanpa for + -ing.
💡 “Saya mau jalan-jalan” = I want to travel: kata kerja kedua memerlukan to.
💡 “Sulit menolak dia” = It's hard to say no to her, dengan it dan dengan to.
💡 “Senang bisa membantu” = I'm happy to help, bukan I'm happy can help.
"Why are you saving so much money?"
"I'm saving to buy a new laptop before the trip."
"Makes sense. I need to book my flight soon too."
"Me too — I want to get a good deal."
Latihan 1 · Pilih kalimat yang benar: tujuan
Choose the correct sentence — infinitive of purpose.
Latihan 2 · Pilih kalimat yang benar: tujuan
Choose the correct sentence — infinitive of purpose.
Latihan 3 · Pilih kalimat yang benar: setelah kata sifat
Choose the correct sentence — infinitive after an adjective.
Latihan 4 · Pilih kalimat yang benar: setelah want
Choose the correct sentence — when want is followed by another verb, that verb is a to-infinitive (want to do, want someone to do).
Latihan 5 · Pilih kalimat yang benar: setelah decide
Choose the correct sentence — when decide is followed by another verb, that verb is a to-infinitive (decide to do; decide that… is also possible).
Latihan 6 · Pilih kalimat yang benar: setelah kata sifat
Choose the correct sentence — infinitive after an adjective.
Latihan 7 · Pilih kalimat yang benar: setelah promise
Choose the correct sentence — when promise is followed by another verb, that verb is a to-infinitive (promise to do; promise that… is also possible).
Latihan 8 · Pilih kalimat yang benar: setelah kata benda
Choose the correct sentence — infinitive of purpose after a noun.
Latihan 9 · Lengkapi dengan to-infinitive
Complete with a to-infinitive: 'She hopes ___ (pass) the exam.'
Latihan 10 · Lengkapi dengan to-infinitive untuk tujuan
Complete with a to-infinitive of purpose: 'I saved money ___ (buy) a new laptop.'
Latihan 11 · Kelompokkan: setelah kata kerja atau kata sifat
0 / 6 dikelompokkan
Latihan 12 · Kesalahan umum: “untuk” menjadi for
Indonesian: “Dia pergi ke toko untuk membeli susu.” Which English sentence is correct?
Lima pertanyaan beragam untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
Choose the correct sentence.
Gerund (bentuk -ing sebagai kata benda)
Bentuk -ing sebagai kata benda (gerund): sebagai subjek, sebagai objek kata kerja tertentu, dan setelah preposisi, dengan kesalahan umum penutur Indonesia.
Pola kata kerja: -ing atau to?
Gerund atau to-infinitive: kata kerja yang hanya memakai salah satunya atau keduanya, dan mengapa “untuk” menjebak dengan suggest, avoid, atau mind.
Kata kerja + orang + to-infinitive
Kata kerja + orang + to-infinitive dengan want, ask, tell, dan advise, dan mengapa “Saya ingin kamu menelepon saya” bukan “I want you call me”.
Bare infinitive (kata kerja tanpa to)
Bare infinitive: kata kerja tanpa to setelah modal, let, make, dan ungkapan tetap, serta mengapa to muncul lagi dalam bentuk pasif make.