I want you to call me. She asked him to close the door. Urutannya sama dengan bahasa Indonesia, tetapi bahasa Inggris memerlukan to sebelum kata kerja kedua.
Yang akan kamu pelajari
Banyak kata kerja bahasa Inggris menyatakan bahwa seseorang ingin, meminta, atau menyuruh ORANG LAIN melakukan sesuatu. Polanya selalu sama: kata kerja + objek (orangnya) + to-infinitive.
Kabar baiknya, urutan ini sudah kamu kenal dari bahasa Indonesia: “Saya ingin kamu menelepon saya nanti malam.” Yang sering terlupa hanya satu kata kecil, to. Bahasa Indonesia tidak punya penanda seperti itu di depan kata kerja kedua, sehingga muncul “I want you call me”. Yang benar: I want you to call me tonight. Orangnya juga memakai bentuk objek (me, you, him, her, us, them).
Want, ask, tell, advise, invite, encourage, expect, persuade, warn, remind, allow, dan would like memakai pola yang sama: kata kerja + objek + to-infinitive.
Dalam bahasa Indonesia, kita kadang memakai “untuk” di tempat ini: “Dia menyuruh saya untuk menunggu”, “Dokter menyarankan dia untuk beristirahat”. “Untuk” di sini memang sejajar dengan to, bukan dengan for: He advised her to see a doctor, bukan “for see”. Kalau kalimat Indonesianya tanpa “untuk” (“Kami menyuruh anak-anak diam”), to tetap wajib: We told the kids to be quiet.
Hati-hati dengan “bilang”: untuk memberi perintah atau instruksi kepada seseorang, pakai tell, bukan say. “Dia bilang ke saya untuk menunggu” → She told me to wait, bukan “She said to me to wait”. Let dan make tidak memakai to: Let me help, bukan “let me to help”.
Untuk bentuk negatif, letakkan not tepat di depan to, bukan don't setelah orangnya. “Kami mengingatkan mereka supaya tidak terlambat” → We warned them not to be late.
Dengan want, dalam percakapan sehari-hari yang lebih umum adalah menegasikan kata kerja pertama: “Saya tidak ingin kamu khawatir” → I don't want you to worry. I want you not to worry juga benar, tetapi terdengar lebih tegas. Yang tidak ada adalah “I want you don't worry”, terjemahan kata per kata dari “Saya ingin kamu tidak khawatir”.
Kalimat Indonesia dengan “agar” atau “supaya” (“Saya ingin agar kamu datang”) mudah diterjemahkan menjadi anak kalimat dengan that. Di sini bahasa Inggris memakai objek + to-infinitive, tanpa that. “Mau saya bantu?” → Would you like me to help you? “Guru mengharapkan kami selesai paling lambat hari Jumat” → The teacher expects us to finish by Friday.
Tepatnya: setelah want dan would like, anak kalimat dengan that selalu salah. Dengan beberapa kata kerja lain (ask, advise, expect) anak kalimat dengan that memang ada, tetapi terdengar formal atau artinya berubah: I expect that… biasanya berarti “Saya kira…”. Kalau kamu ingin seseorang melakukan sesuatu, objek + to-infinitive adalah pilihan yang aman.
Urutannya sudah benar, tetapi to tidak boleh hilang. Ini kesalahan paling umum penutur bahasa Indonesia dalam pola ini.
Setelah orangnya kamu perlu to-infinitive yang lengkap: to close.
“Saya ingin agar kamu menelepon saya” tidak diterjemahkan dengan that. Setelah want langsung orangnya, lalu to-infinitive.
Terjemahan dari “Saya ingin kamu tidak khawatir”. Not diletakkan tepat di depan to. Yang lebih wajar lagi: I don't want you to worry.
“Mau saya bantu?”: setelah want ada objek (me) + to-infinitive. Lebih sopan lagi: Would you like me to help you?
Dalam bahasa Indonesia “dia” tidak berubah, tetapi dalam bahasa Inggris setelah kata kerja dipakai bentuk objek: me, him, her, us, them.
“Dia bilang ke saya untuk menunggu”: untuk instruksi pakai tell + orang + to. Say tidak dipakai dengan pola ini.
“Mendorong saya untuk kuliah di luar negeri”: “untuk” di depan kata kerja di sini adalah to, bukan for.
“Saya ingin kamu menelepon saya”, “Ani meminta Budi menutup pintu”: urutan kata kerja + orang + kata kerja sudah ada dalam bahasa Indonesia
Urutannya sama persis dengan bahasa Inggris, jadi kamu hanya perlu menambahkan to sebelum kata kerja kedua: “I want you to call me”, “She asked him to close the door”. Tanpa to (“I want you call me”, “She asked him close the door”) kalimatnya salah.
“Saya ingin agar kamu datang”, “Ibu meminta supaya kami pulang cepat”: anak kalimat dengan “agar / supaya”
Terjemahan kata per kata menghasilkan “I want that you come” atau “Would you like that I help you?”. Yang wajar dalam bahasa Inggris adalah objek + to-infinitive: “I want you to come”, “Would you like me to help you?”, “Mom asked us to come home early”.
Kata ganti bahasa Indonesia tidak berubah bentuk: “dia” tetap “dia”, “kami” tetap “kami”, di mana pun posisinya
Dalam bahasa Inggris, orang yang ada setelah want, ask, tell, dan sebagainya adalah objek, jadi bentuknya me, him, her, us, them, bukan I, he, she, we, they: “I want him to call me”, bukan “I want he to call me”.
“Bilang ke dia supaya menelepon saya”, “Dia bilang ke saya untuk menunggu”
Untuk memberi instruksi kepada seseorang, bahasa Inggris memakai tell + orang + to-infinitive: “Tell him to call me”, “She told me to wait”. Say tidak dipakai dengan pola ini: “She said to me to wait” dan “She said me to wait” salah.
💡 “Saya ingin kamu…” = I want you to… Jangan lupa to.
💡 “Mau saya bantu?” = Would you like me to help you? (bukan that, bukan I help).
💡 “Dia bilang ke saya untuk menunggu” = She told me to wait, bukan said to me.
💡 “Untuk” di depan kata kerja dalam pola ini adalah to, bukan for.
"Can you remind me to pack my charger?"
"Sure. I also want you to double-check the tickets before we leave."
"Will do. The airline advised us to arrive two hours early."
"Good thing you told me — I almost forgot."
Latihan 1 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 2 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 3 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 4 · Pilih kalimat negatif yang benar
Choose the correct sentence — negative form.
Latihan 5 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 6 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 7 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 8 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 9 · Lengkapi kalimatnya
Complete: 'My parents encouraged me ___ (study) abroad.'
Latihan 10 · Lengkapi kalimatnya
Complete: 'The doctor told him ___ (rest) for a week.'
Latihan 11 · Susun kata-katanya
Latihan 12 · Kesalahan umum: to yang hilang
Indonesian: “Saya ingin kamu menelepon saya nanti malam.” Which English sentence is correct?
Lima pertanyaan beragam untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
Choose the correct sentence.
Bare infinitive (kata kerja tanpa to)
Bare infinitive: kata kerja tanpa to setelah modal, let, make, dan ungkapan tetap, serta mengapa to muncul lagi dalam bentuk pasif make.
Pola kata kerja: -ing atau to?
Gerund atau to-infinitive: kata kerja yang hanya memakai salah satunya atau keduanya, dan mengapa “untuk” menjebak dengan suggest, avoid, atau mind.
To-infinitive (to + kata kerja)
To-infinitive: untuk menyatakan tujuan, setelah kata sifat dan kata kerja tertentu, dan mengapa “untuk bertanya” bukan for ask, melainkan to ask.
Gerund (bentuk -ing sebagai kata benda)
Bentuk -ing sebagai kata benda (gerund): sebagai subjek, sebagai objek kata kerja tertentu, dan setelah preposisi, dengan kesalahan umum penutur Indonesia.