Pertanyaan subjek dan objek

A2 · DasarKalimat tanya

Who called you? (tanpa do) dan Who did you call? (dengan do): fungsi kata tanya menentukan apakah bahasa Inggris memerlukan kata kerja bantu.

Yang akan kamu pelajari

  • Kalau kata tanyanya adalah SUBJEK (pelaku tindakan; dalam bahasa Indonesia “Siapa yang + kata kerja…?”), urutannya seperti kalimat pernyataan: tanpa do/does/did dan tanpa inversi
  • Kalau kata tanyanya adalah OBJEK (yang dikenai tindakan; “Siapa yang kamu…?” atau “Kamu… siapa?”), berlaku aturan biasa: do/does/did dan inversi
  • Cek jawabannya: kalau jawabannya “Someone called you”, itu pertanyaan subjek; kalau “You called someone”, itu pertanyaan objek
  • Aturan ini berlaku untuk who, what, which, dan how many/how much kalau menanyakan subjek

Pengecualian besar dari aturan kalimat tanya

Dengan kata kerja biasa, bahasa Inggris membentuk pertanyaan dengan do/does/did dan inversi. Namun, ada satu kasus tanpa semua itu: ketika kata tanyanya menanyakan SUBJEK kalimat, bukan objeknya.

Bahasa Indonesia sebenarnya memberi petunjuk yang jelas. “Siapa yang meneleponmu?” menanyakan subjek: setelah “siapa yang” langsung ada kata kerja. “Siapa yang kamu telepon?” atau “Kamu menelepon siapa?” menanyakan objek: ada pelaku lain, yaitu “kamu”. Dalam bahasa Inggris keduanya memakai who; bedanya ada pada urutan kalimat: “Who called you?” dan “Who did you call?”.

"Who called you?"
"Who did you call?"

Pertanyaan subjek: tanpa do dan tanpa inversi

Kalau dalam jawabannya kata yang dicari menempati posisi subjek (“Someone called you”), pertanyaannya tetap memakai urutan pernyataan: kata tanya + kata kerja, seolah-olah who atau what adalah subjeknya.

Aturan praktis: kalau dalam bahasa Indonesia kamu bisa bertanya “Siapa yang + kata kerja…?” tanpa pelaku lain (“Siapa yang memecahkan jendela?”), dalam bahasa Inggris tidak perlu do. Sama halnya dengan “Apa yang terjadi?” → “What happened?”, “Tim mana yang menang?” → “Which team won the game?”, “Berapa orang yang datang?” → “How many people came to the party?”. Perhatikan bentuk lampaunya: karena tidak ada did, -ed atau bentuk lampau ada pada kata kerjanya sendiri. “What happen?” salah, meskipun “Apa yang terjadi?” tidak menunjukkan waktu.

"Who broke the window?"
"What happened?"
"Which team won the game?"

Pertanyaan objek: berlaku aturan biasa

Kalau dalam jawabannya kata yang dicari menempati posisi objek (“You called someone”), berlaku aturan yang sudah kamu kenal: do/does/did + inversi.

Di sinilah jebakan khas penutur bahasa Indonesia. Pertama, “Siapa yang kamu telepon?” diterjemahkan kata per kata menjadi “Who you called?” atau “Apa yang dia katakan?” menjadi “What she said?”. Dalam pertanyaan objek bahasa Inggris, did harus ada di depan subjek: “Who did you call?”, “What did she say?”. Kedua, urutan “Kamu menelepon siapa?” menjadi “You called who?”, yang dalam bahasa Inggris hanya dipakai untuk menunjukkan kaget. Ketiga, dalam percakapan kita sering menghilangkan subjek (“Undang siapa?”), tetapi dalam bahasa Inggris subjek wajib ada: “Who did you invite?”, bukan “Who invited?”, yang artinya “Siapa yang mengundang?”.

"Who did you call?"
"What did she say?"
"Who did you invite?"

Contoh bahasa Inggris sehari-hari

"Who lives here?"
"Who did you ask?"
"What happened to your car?"
"Which one do you prefer?"

Perhatikan

✗Who did call you?
✓Who called you?

Who di sini adalah subjek (“Siapa yang meneleponmu?”), jadi tidak memakai did: urutannya seperti pernyataan. (“Who did call you?” hanya terdengar dengan penekanan khusus; sebagai pertanyaan biasa bentuk ini salah.)

✗Who you called?
✓Who did you call?

Who di sini adalah objek (“Siapa yang kamu telepon?”), jadi berlaku aturan biasa dengan do/does/did.

✗What did happen?
✓What happened?

What adalah subjek dari happen (“Apa yang terjadi?”): tanpa did, kata kerjanya dalam bentuk past simple seperti pernyataan.

✗What happen?
✓What happened?

“Terjadi” tidak berubah, tetapi dalam bahasa Inggris peristiwa yang sudah lewat memerlukan bentuk lampau: happened.

✗What she said?
✓What did she say?

“Apa yang dia katakan?” adalah pertanyaan objek: did di depan subjek, dan say kembali ke bentuk dasar.

✗Who invited?
✓Who did you invite?

“Undang siapa?” bisa tanpa subjek, tetapi dalam bahasa Inggris subjek wajib. Tanpa you dan did, artinya berubah menjadi “Siapa yang mengundang?”.

Perbandingan dengan bahasamu

“Siapa yang meneleponmu?” (subjek: langsung kata kerja) dan “Siapa yang kamu telepon?” (objek: ada “kamu” sebelum kata kerja)

Ini petunjuk yang sangat berguna. Kalau setelah “siapa yang” atau “apa yang” langsung ada kata kerja, who/what adalah subjek dan tidak perlu do: “Who called you?”. Kalau ada pelaku lain (kamu, dia, mereka) sebelum kata kerja, who/what adalah objek dan memerlukan do/did: “Who did you call?”. Bahasa Inggris memakai who untuk keduanya (whom ada, tetapi formal dan jarang dalam percakapan), jadi urutan kalimatlah yang menunjukkan bedanya.

Pertanyaan objek bahasa Indonesia tidak memakai kata kerja bantu: “Apa yang dia katakan?”, “Kamu lebih suka yang mana?”

Kalau diterjemahkan kata per kata, muncul “What she said?” atau “Which one you prefer?”. Dalam pertanyaan objek bahasa Inggris, kata kerja bantu harus berada di depan subjek: “What did she say?”, “Which one do you prefer?”. Dalam pertanyaan subjek tidak ada yang perlu dibalik: “Who lives here?” (“Siapa yang tinggal di sini?”).

Kata tanya bisa tetap di akhir: “Kamu menelepon siapa?”, “Kamu beli apa?”

Dalam bahasa Inggris pertanyaan biasa selalu dimulai dengan kata tanya: “Who did you call?”, “What did you buy?”. Bentuk “You called who?” hanya pertanyaan gema, untuk menunjukkan kaget atau minta diulang.

“Apa yang terjadi?” tidak menunjukkan waktu; kata kerjanya selalu “terjadi”

Dalam pertanyaan subjek bahasa Inggris tidak ada did yang membawa makna lampau, jadi kata kerjanya sendiri harus berbentuk lampau: “What happened?”, “Who broke the window?”. “What happen?” dan “Who break the window?” salah kalau membicarakan masa lalu. Untuk menemukan subjek atau objek, bayangkan jawabannya: “Something happened.” → what adalah subjek; “You bought something.” → what adalah objek → “What did you buy?”.

💡 “Siapa yang + kata kerja?” → tanpa do; “Siapa yang kamu…?” atau “Kamu… siapa?” → dengan do/does/did.

💡 Tanpa did, bentuk lampau ada pada kata kerjanya: What happened?, Who broke…?

💡 Pertanyaan objek perlu do/did di depan subjek: What did she say?, bukan What she said?

Situasi nyata: paket misterius

"Someone left this package at my door. Who sent it?"

"No idea. What does the label say?"

"Just my name and address. Who have you ordered from recently?"

"Actually... I did order something last week!"

Latihan

Latihan 1 · Pilih pertanyaan yang benar

'Who' is the SUBJECT of the answer here — choose the correct question.

Latihan 2 · Pilih pertanyaan yang benar

'Who' is the OBJECT here — choose the correct question.

Latihan 3 · Pilih pertanyaan yang benar

Choose the correct subject question.

Latihan 4 · Pilih pertanyaan yang benar

Choose the correct object question.

Latihan 5 · Pilih pertanyaan yang benar

Choose the correct subject question.

Latihan 6 · Pilih pertanyaan yang benar

Choose the correct subject question.

Latihan 7 · Pilih pertanyaan yang benar

Choose the correct object question.

Latihan 8 · Pilih pertanyaan yang benar

Choose the correct subject question.

Latihan 9 · Tanyakan subjeknya

Ask about the SUBJECT: 'Someone ate the last cookie.' → (ask who)

Latihan 10 · Tanyakan objeknya

Ask about the OBJECT: 'I saw someone at the park.' → (ask who)

Latihan 11 · Kelompokkan pertanyaannya

Who fixed the car?
Who did you meet?
What made that noise?
What did you buy?
Who wrote this book?
Who did she marry?

0 / 6 dikelompokkan

Latihan 12 · Kesalahan umum: “Siapa yang kamu…?” tanpa did

Indonesian: “Siapa yang kamu telepon?” Which English question means the same?

Kuis singkat

Lima pertanyaan singkat untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.

Pertanyaan 1 / 5

Skor: 0/0

Choose the correct question.

Yang sudah kamu pelajari

  • Kalau kata tanyanya adalah subjek (“Siapa yang + kata kerja?”), urutannya seperti pernyataan, tanpa do/does/did.
  • Kalau kata tanyanya adalah objek (“Siapa yang kamu…?”), berlaku aturan biasa: do/does/did + inversi.
  • Kalau ragu, bayangkan jawabannya untuk membedakan subjek dan objek.
  • Berlaku untuk who, what, which, dan how many/how much; dalam pertanyaan subjek bentuk lampau ada pada kata kerjanya (What happened?), dan dalam pertanyaan objek subjeknya (you, she…) tidak boleh hilang.
Lihat semua pelajaran di kategori ini