Pertanyaan ya/tidak

A1 · PemulaKalimat tanya

Do you like coffee? Is she ready? Dalam bahasa Indonesia cukup intonasi atau “apakah”; dalam bahasa Inggris urutan katanya berubah: kata kerja bantu di depan subjek.

Yang akan kamu pelajari

  • Pertanyaan ya/tidak meletakkan kata kerja bantu (do, does, did, is, are, have, can, will…) di depan subjek
  • Kalau pernyataannya tidak punya kata kerja bantu lain, tambahkan do/does (present) atau did (past)
  • Dengan be, kata kerja bantu lain, atau kata kerja modal, cukup ubah urutannya, tanpa do; “apakah” tidak sama dengan is/are
  • Setelah kata kerja bantu, urutannya seperti pernyataan: subjek + kata kerja utama

Kata kerja bantu di depan subjek

Untuk mengubah pernyataan menjadi pertanyaan ya/tidak, kata kerja bantu dipindah ke awal, di depan subjek. Ini disebut inversi.

Dalam bahasa Indonesia “Kamu suka kopi.” dan “Kamu suka kopi?” hanya dibedakan oleh intonasi dan tanda tanya; dalam bahasa tulis kita bisa menambahkan “apakah” di depan, tetapi urutan katanya tetap sama. Dalam bahasa Inggris intonasi saja tidak cukup: “You like coffee?” hanya dipakai dalam percakapan santai untuk menunjukkan heran atau memastikan sesuatu yang sudah kamu duga. Pertanyaan biasa memerlukan inversi.

"You like coffee. → Do you like coffee?"
"She is ready. → Is she ready?"

Do/does/did kalau tidak ada kata kerja bantu lain

Sebagian besar pernyataan dalam present simple dan past simple tidak punya kata kerja bantu, misalnya “You like coffee” atau “She called him”. Untuk bertanya, letakkan do/does (present) atau did (past) di awal, dan kata kerja utamanya kembali ke bentuk dasar.

Banyak pelajar menerjemahkan “apakah” menjadi is atau are: “Apakah dia bekerja di sini?” → “Is she work here?”. Padahal is/are hanya dipakai kalau kalimatnya memang memakai be. Dengan kata kerja biasa, yang dipakai adalah do/does/did: “Does she work here?”. Karena does atau did sudah menunjukkan orang dan waktu, kata kerja utamanya tanpa -s dan tanpa -ed: “Did you call her?”, bukan “Did you called her?”.

"Do you speak French?"
"Does the store open at nine?"
"Did you call her?"

Kalau sudah ada kata kerja bantu

Kalau pernyataannya sudah punya be, have (sebagai kata kerja bantu), atau kata kerja modal (can, will, must…), tidak perlu do: kata kerja itu sendiri pindah ke depan subjek. Di sini bahasa Indonesia membantu: “Bisa berenang?” → “Can you swim?”, “Kamu mau membantu saya?” → “Will you help me?”. “Do you can swim?” tidak ada.

Ada tiga hal penting. Pertama, be tidak boleh hilang walaupun bahasa Indonesia tidak memakainya: “Dia siap?” adalah “Is he ready?”, bukan “He ready?”. Kedua, subjek tidak boleh dihilangkan: “Sudah siap?” tetap “Are you ready?” atau “Is he ready?”, bukan “Is ready?”. Ketiga, “Sudah selesai?” adalah “Have you finished?”: setelah have, kata kerjanya dalam bentuk past participle (finished, bukan finish). Kalau have adalah kata kerja utama (“Kamu punya mobil?”), perlu do: “Do you have a car?” (dalam bahasa Inggris Britania juga “Have you got a car?”).

"Is he ready?"
"Have you finished?"
"Can you swim?"
"Will you help me?"

Contoh bahasa Inggris sehari-hari

"Are they coming tonight?"
"Was the movie good?"
"Did you enjoy the trip?"
"Do they live nearby?"

Perhatikan

✗You like coffee?
✓Do you like coffee?

Dalam bahasa Indonesia intonasi sudah cukup; dalam bahasa Inggris itu terdengar seperti heran. Untuk pertanyaan biasa, letakkan do/does/did di awal.

✗Is she work here?
✓Does she work here?

“Apakah” bukan is. Work adalah kata kerja biasa, jadi pertanyaannya memakai does, dan work tanpa -s.

✗He ready?
✓Is he ready?

“Dia siap?” tidak memakai kata kerja, tetapi bahasa Inggris memerlukan be di depan subjek: Is he ready?

✗Is ready?
✓Is he ready?

Dalam bahasa Indonesia subjek sering dihilangkan (“Sudah siap?”), tetapi pertanyaan bahasa Inggris selalu memerlukannya.

✗Do you can swim?
✓Can you swim?

Kata kerja modal seperti can, will, atau must pindah sendiri ke depan subjek, sama seperti “Bisa…?”. Tidak pernah memakai do.

✗Did you called her?
✓Did you call her?

Did sudah menunjukkan masa lampau, jadi call tetap dalam bentuk dasar, tanpa -ed.

Perbandingan dengan bahasamu

Pertanyaan ya/tidak bahasa Indonesia biasanya kalimat yang sama dengan intonasi lain: “Kamu suka kopi?”, “Dia kerja di sini?”

Dalam bahasa Inggris, pertanyaan biasa mengubah urutan kata: kata kerja bantu di depan subjek. Kalau tidak ada kata kerja bantu, tambahkan do/does/did: “Do you like coffee?”, “Does she work here?”. “You like coffee?” dengan intonasi tanya memang ada, tetapi terdengar seperti heran atau memastikan (“Oh, kamu suka kopi?”), bukan pertanyaan netral.

“Apakah” bisa diletakkan di depan kalimat apa saja: “Apakah kamu suka kopi?”, “Apakah dia siap?”

Bahasa Inggris tidak punya satu kata tanya untuk semua kalimat. Is/are hanya dipakai kalau kalimatnya memakai be (“Is he ready?”). Dengan kata kerja biasa, pakai do/does/did: “Do you like coffee?”, bukan “Are you like coffee?”; “Does she work here?”, bukan “Is she work here?”.

“Dia siap?”, “Sudah siap?”, “Kamu lapar?”: tanpa kata kerja, kadang tanpa subjek

Dengan kata sifat, kata benda, atau keterangan tempat, bahasa Inggris memerlukan be, dan be-lah yang pindah ke depan: “Is he ready?”, “Are you hungry?”. Subjeknya juga selalu harus ada: “Is he ready?”, bukan “He ready?” atau “Is ready?”.

“Bisa berenang?”, “Mau bantu saya?”, “Sudah selesai?”

Dengan kata kerja modal dan have, bahasa Inggris juga hanya memindahkan kata kerja itu ke depan, tanpa do: “Can you swim?”, “Will you help me?”, “Have you finished?”. “Do you can swim?” tidak ada. Perhatikan: “sudah” di sini tidak diterjemahkan menjadi already; maknanya sudah ada dalam have + past participle (finished).

💡 Dalam bahasa Inggris intonasi saja tidak cukup: kata kerja bantu di depan subjek. Tidak ada kata kerja bantu? Pakai do/does/did.

💡 “Apakah dia bekerja…?” bukan Is she work…?, melainkan Does she work…?

💡 Be, have (kata kerja bantu), dan kata kerja modal pindah sendiri: Are you…?, Have you…?, Can you…? Subjeknya tidak boleh hilang.

Situasi nyata: membuat rencana dengan teman

"Are you free this weekend?"

"I think so — do you have something in mind?"

"Have you ever been to that new restaurant downtown?"

"No, but I'd love to try it. Does it take reservations?"

Latihan

Latihan 1 · Pilih pertanyaan yang benar

Choose the correct question.

Latihan 2 · Pilih pertanyaan yang benar

Choose the correct question.

Latihan 3 · Pilih pertanyaan yang benar

Choose the correct question — 'be' inverts without 'do'.

Latihan 4 · Pilih pertanyaan yang benar

Choose the correct question.

Latihan 5 · Pilih pertanyaan yang benar

Choose the correct question — past simple.

Latihan 6 · Pilih pertanyaan yang benar

Choose the correct question — with a modal verb.

Latihan 7 · Pilih pertanyaan yang benar

Choose the correct question — present perfect.

Latihan 8 · Pilih pertanyaan yang benar

Choose the correct question.

Latihan 9 · Ubah kalimatnya menjadi pertanyaan

Turn into a question: 'You speak French.' →

Latihan 10 · Ubah kalimatnya menjadi pertanyaan

Turn into a question: 'She is a doctor.' →

Latihan 11 · Susun kata-katanya

?????

Latihan 12 · Kesalahan umum: “apakah” diterjemahkan menjadi is

Indonesian: “Apakah dia bekerja di sini?” Which is the correct neutral English question?

Kuis singkat

Lima pertanyaan singkat untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.

Pertanyaan 1 / 5

Skor: 0/0

Choose the correct question.

Yang sudah kamu pelajari

  • Pertanyaan ya/tidak meletakkan kata kerja bantu di depan subjek (inversi); intonasi saja tidak cukup.
  • Kalau tidak ada kata kerja bantu lain, tambahkan do/does (present) atau did (past); “apakah” bukan is/are.
  • Be, have (kata kerja bantu), dan kata kerja modal berpindah sendiri, tanpa do (tetapi: Do you have a car?), dan be tidak boleh hilang.
  • Setelah kata kerja bantu ada subjek (yang tidak boleh hilang) dan sisanya seperti pernyataan; setelah do/does/did, kata kerja utama dalam bentuk dasar.
Lihat semua pelajaran di kategori ini