Untuk kebanyakan kata kerja, -ing atau to hanyalah aturan tetap. Namun, untuk remember, forget, stop, try, dan regret, bentuknya menentukan arti kalimat, padahal kata kerja bahasa Indonesia tidak berubah sama sekali.
Yang akan kamu pelajari
Untuk kebanyakan kata kerja, kamu cukup menghafal apakah setelahnya -ing atau to (lihat pelajaran “Pola kata kerja: -ing atau to?”). Namun, ada sekelompok kecil kata kerja yang bisa memakai KEDUA bentuk, dan perubahan itu memengaruhi arti, bukan hanya gaya: “I remember locking the door.” (Saya ingat sudah mengunci pintunya.) “Remember to lock the door.” (Jangan lupa mengunci pintunya.)
Aturan praktisnya: -ing biasanya melihat ke belakang, ke sesuatu yang sudah terjadi atau sudah berlangsung; to melihat ke depan, ke sesuatu yang masih akan terjadi.
Dalam bahasa Indonesia, kata kerja kedua tidak berubah bentuk (“berhenti merokok”, “ingat mengunci”). Artinya ditunjukkan oleh kata lain seperti “sudah”, “jangan lupa”, atau “untuk”. Kata-kata itulah petunjukmu. Yang tidak boleh kamu lakukan adalah memakai kata kerja dasar begitu saja: setelah kata kerja ini selalu ada -ing atau to.
Remember/forget + -ing melihat KE BELAKANG, ke sesuatu yang sudah terjadi: sebuah ingatan (atau ketiadaan ingatan). “I remember meeting her at a conference years ago.” = “Saya ingat pernah bertemu dia di sebuah konferensi bertahun-tahun yang lalu.”
Remember/forget + to melihat KE DEPAN, ke sesuatu yang masih harus dilakukan: “Please remember to send that email before noon.” = “Jangan lupa kirim email itu sebelum jam 12 siang, ya.” “He forgot to lock the door.” = “Dia lupa mengunci pintu”, jadi pintunya tidak terkunci. Petunjuknya: “jangan lupa…” dan “lupa (melakukan)…” hampir selalu menjadi to.
Jebakannya: “Saya ingat (sudah) mengunci pintu” mudah menjadi “I remember lock the door” atau “I remember I lock the door”. Untuk ingatan, pakai -ing: remember locking. Kamu juga bisa memakai anak kalimat lengkap dengan past simple: “I remember that I locked the door.”
Catatan: forget + -ing lebih jarang daripada remember + -ing. Bentuk ini paling wajar dalam “I'll never forget meeting her.” Daripada “He forgot locking the door”, sehari-hari orang lebih sering berkata “He forgot (that) he'd already locked the door.”
Stop + -ing berarti “berhenti melakukan sesuatu”: “I stopped smoking.” = “Saya berhenti merokok.”
Stop + to berarti “berhenti (dari kegiatan lain) UNTUK melakukan sesuatu”; to menunjukkan tujuan: “I stopped to smoke.” = “Saya berhenti untuk merokok.” Di sini bahasa Indonesia sangat membantu: kalau dalam kalimatmu ada “untuk”, pakai to.
Inilah jebakan utama: setelah belajar bahwa “to + kata kerja” adalah bentuk dasar, banyak pelajar menerjemahkan “berhenti merokok” menjadi “stopped to smoke”, yang artinya justru kebalikannya. Ingat: berhenti merokok = stop + -ing; berhenti untuk merokok = stop + to.
Try + -ing berarti “coba lakukan, lihat apakah berhasil”, sebuah eksperimen: “Try restarting the computer.” = “Coba restart komputernya.”
Try + to berarti “berusaha melakukan sesuatu yang sulit”: “Try to open the jar — it's really stuck.” = “Coba buka toplesnya, ya. Susah sekali dibuka.” Dengan try to, belum tentu kamu berhasil.
Bahasa Indonesia bisa membantu: “coba” untuk eksperimen biasanya try + -ing, sedangkan “berusaha” biasanya try + to. Penutur asli tidak selalu ketat, tetapi untuk solusi cepat (“coba…”), try + -ing adalah pilihan yang paling umum. Yang tidak pernah benar adalah kata kerja dasar langsung setelah try, seperti dalam “coba restart”: bukan “Try restart”.
Regret + -ing berarti “menyesal telah melakukan sesuatu”: “I regret telling him the secret.” = “Saya menyesal sudah memberi tahu dia rahasia itu.” Bukan “I regret to tell him”: sesuatu yang sudah terjadi memakai -ing.
Regret + to adalah ungkapan resmi untuk menyampaikan kabar buruk, hampir hanya dengan inform, tell, say, atau announce: “I regret to inform you that your application was unsuccessful.” = “Dengan menyesal kami sampaikan bahwa lamaran Anda tidak berhasil.” Ungkapan ini sering muncul dalam surat penolakan resmi.
Kalau maksudnya “Saya berhenti merokok tahun lalu”, pakai stop + -ing. Stopped to smoke berarti “berhenti untuk merokok”, justru kebalikannya.
Terjemahan kata per kata dari “Coba restart komputernya”. Setelah try selalu ada -ing atau to, tidak pernah kata kerja dasar. Untuk solusi cepat, yang wajar adalah try + -ing.
“Dia lupa mengunci pintu” berarti pintunya tidak dikunci, jadi pakai forget + to.
Untuk ingatan tentang sesuatu yang sudah terjadi, pakai remember + -ing. Kalau ingin memakai anak kalimat, kata kerjanya harus past simple: I remember (that) I locked the door.
“Saya ingat pernah bertemu dia” adalah ingatan tentang masa lalu, jadi pakai -ing, bukan to.
“Saya menyesal sudah memberi tahu dia” adalah penyesalan atas masa lalu: regret + -ing. Regret to hampir hanya dipakai dalam pengumuman resmi seperti I regret to inform you.
“Saya berhenti merokok” dan “Saya berhenti untuk merokok”: bedanya hanya kata “untuk”
Bahasa Inggris membuat perbedaan yang sama dengan bentuk kata kerjanya: “I stopped smoking” (berhenti merokok) dan “I stopped to smoke” (berhenti untuk merokok). To pada stop sama dengan “untuk”. Jadi, kalau tidak ada “untuk”, jangan pakai to.
Kita membedakan ingatan dan tugas dengan kata lain: “Saya ingat sudah mengunci pintu” dan “Jangan lupa mengunci pintu”
Bahasa Inggris memakai bentuk kata kerjanya: “I remember locking the door” (sudah terjadi) dan “Remember to lock the door” (belum dilakukan). Kalau ada “sudah” atau “pernah”, pikirkan -ing; kalau ada “jangan lupa” atau tugas yang belum selesai, pikirkan to. Kata kerja dasar (“I remember lock”) tidak pernah benar.
Bahasa Indonesia sering membedakan “coba” (eksperimen) dan “berusaha” (usaha keras)
Ini cocok dengan bahasa Inggris: “Coba restart router-nya” = “Try restarting the router” (eksperimen). “Saya sedang berusaha membuka toples ini” = “I'm trying to open the jar” (usaha, hasilnya belum pasti). Perhatikan maksud kalimatnya, dan jangan menyalin “coba + kata kerja” menjadi “try + kata kerja dasar”.
“Saya menyesal (sudah) memberi tahu dia”: “menyesal” langsung diikuti kata kerja
Untuk penyesalan atas sesuatu yang sudah kamu lakukan, regret diikuti -ing: “I regret telling him the secret.” Regret to hanya untuk kabar buruk yang disampaikan sekarang secara resmi, seperti “Dengan menyesal kami sampaikan…” → “I regret to inform you…”.
💡 “Berhenti merokok” = stop + -ing. Stop + to berarti “berhenti untuk…”.
💡 Ada “sudah” atau “pernah” (ingatan, penyesalan)? Pakai -ing: remember meeting, regret telling.
💡 Untuk remember, forget, dan regret: -ing melihat ke belakang, to melihat ke depan.
💡 “Coba…” untuk eksperimen = try + -ing; “berusaha…” = try + to. Tidak pernah try + kata kerja dasar.
"The Wi-Fi still isn't working."
"Did you try restarting the router? Sometimes that fixes it."
"Yeah, I tried unplugging it for a minute. Still nothing."
"Okay, let's try calling support then."
Latihan 1 · Pilih arti yang benar
'I remember locking the door' means:
Latihan 2 · Pilih arti yang benar
'Remember to lock the door' means:
Latihan 3 · Pilih arti yang benar
'I stopped smoking' means:
Latihan 4 · Pilih arti yang benar
'I stopped to smoke' means:
Latihan 5 · Pilih arti yang benar
'Try restarting the computer' means:
Latihan 6 · Pilih arti yang benar
'Try to open the jar' (it's stuck) means:
Latihan 7 · Pilih arti yang benar
'I regret to inform you...' means:
Latihan 8 · Pilih arti yang benar
'I regret telling him the secret' means:
Latihan 9 · Lengkapi kalimatnya: ingatan masa lalu
Complete (memory of a past action): 'I remember ___ (meet) her at a conference years ago.'
Latihan 10 · Lengkapi kalimatnya: tugas yang belum dilakukan
Complete (future duty/reminder): 'Please remember ___ (send) that email before noon.'
Latihan 11 · Kelompokkan: -ing atau to
0 / 4 dikelompokkan
Latihan 12 · Kesalahan umum: “berhenti merokok” diterjemahkan dengan to
Indonesian: “Saya berhenti merokok tahun lalu.” Which English sentence is correct?
Lima pertanyaan beragam untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
'He forgot to lock the door' means:
Bare infinitive (kata kerja tanpa to)
Bare infinitive: kata kerja tanpa to setelah modal, let, make, dan ungkapan tetap, serta mengapa to muncul lagi dalam bentuk pasif make.
Kata kerja + orang + to-infinitive
Kata kerja + orang + to-infinitive dengan want, ask, tell, dan advise, dan mengapa “Saya ingin kamu menelepon saya” bukan “I want you call me”.
Pola kata kerja: -ing atau to?
Gerund atau to-infinitive: kata kerja yang hanya memakai salah satunya atau keduanya, dan mengapa “untuk” menjebak dengan suggest, avoid, atau mind.
To-infinitive (to + kata kerja)
To-infinitive: untuk menyatakan tujuan, setelah kata sifat dan kata kerja tertentu, dan mengapa “untuk bertanya” bukan for ask, melainkan to ask.