Do, does, dan did sebagai kata kerja bantu

A1 · PemulaKata kerja be, have, dan do

Dalam peran ini do, does, dan did tidak punya arti sendiri: kata-kata ini hanya alat tata bahasa untuk bertanya atau menyangkal.

Yang akan kamu pelajari

  • Cara do/does membentuk kalimat tanya dan kalimat negatif dalam present simple, dan cara did melakukan hal yang sama dalam past simple
  • Mengapa kata kerja utama selalu tetap dalam bentuk dasar setelah do/does/did
  • Perbedaan do sebagai kata kerja biasa (melakukan, mengerjakan) dan do/does/did sebagai kata kerja bantu
  • Mengapa be tidak memerlukan do/does/did

Ide dasarnya

Dalam bahasa Indonesia kita bertanya dengan intonasi atau dengan “apakah” (“Kamu kerja di sini?”, “Apakah dia bekerja di sini?”) dan menyangkal dengan “tidak” di depan kata kerja (“Saya tidak bekerja di sini”). Dalam bahasa Inggris, dengan kata kerja biasa cara itu tidak cukup. Dalam present simple dan past simple ditambahkan kata kerja bantu: do, does, atau did. Kata ini tidak punya arti sendiri; tugasnya hanya tata bahasa.

Kata kerja utama (work, call, eat, arrive…) membawa arti, sedangkan do/does/did mengurus waktu, subjek, dan bentuk kalimat tanya atau negatif. Dua peran ini terpisah. Karena itu, dalam kalimat bahasa Inggris yang benar, waktu dan subjek hanya ditandai satu kali, tidak dua kali.

Present simple: do dan does

Kalimat tanya: do atau does diletakkan di depan subjek, lalu kata kerja utama menyusul dalam bentuk dasar: “Do you work here?” “Does she work here?” Does dipakai dengan he/she/it, dan do dengan semua subjek lain. Posisi do/does mirip “apakah” di awal kalimat, tetapi jangan menerjemahkan “apakah” menjadi are atau is: “Are you work here?” salah.

Kalimat negatif: don't atau doesn't diletakkan tepat setelah subjek, di depan kata kerja utama: “I don't work here.” “She doesn't work here.” Tempatnya sama dengan “tidak”, tetapi not saja tidak cukup: “I not work here” salah.

Jawaban singkat hanya mengulang do/does, bukan seluruh kalimat: “Do you work Saturdays?” “Yes, I do.” / “No, I don't.” “Does she work Saturdays?” “Yes, she does.” / “No, she doesn't.” Dalam bahasa Indonesia cukup “Ya” atau “Tidak”; dalam bahasa Inggris “Yes” atau “No” saja juga bisa, tetapi jawaban singkat dengan kata kerja bantu lebih umum dan terdengar lebih ramah.

"Do you work here?"
"Does she work here?"
"I don't work here."
"She doesn't work here."
"Do you work Saturdays?"
"Yes, I do."
"No, I don't."
"Does she work Saturdays?"
"Yes, she does."
"No, she doesn't."

Past simple: did

Did bekerja dengan cara yang sama, tetapi untuk masa lalu. Berbeda dari do/does, did sama untuk semua subjek, tanpa bentuk khusus untuk he/she/it. Kalimat tanya: “Did you call her?” “Did they call her?” Kalimat negatif: “I didn't call her.” “They didn't call her.”

Jawaban singkat: “Did you finish?” “Yes, I did.” / “No, I didn't.”

Dalam bahasa Indonesia, masa lalu ditunjukkan dengan kata seperti “kemarin” atau “tadi”, bukan dengan bentuk kata kerja: “Kamu menelepon dia kemarin?” Dalam bahasa Inggris, did-lah yang membawa makna lampau. Jadi untuk peristiwa yang sudah selesai, pakai “Did you call her yesterday?”, bukan “You call her yesterday?” atau “Are you call her yesterday?”.

"Did you call her?"
"Did they call her?"
"I didn't call her."
"They didn't call her."
"Did you finish?"
"Yes, I did."
"No, I didn't."

Kata kerja utama selalu dalam bentuk dasar

Ini aturan terpenting dalam pelajaran ini: begitu do, does, atau did mengurus waktu dan subjek, kata kerja utama kembali ke bentuk dasarnya, bentuk seperti di kamus: tanpa -s, tanpa -ed, tanpa perubahan apa pun.

“Does she work here?”, bukan “Does she works here?”: does sudah menunjukkan bahwa subjeknya he/she/it, jadi work tidak perlu -s. “Did you go?”, bukan “Did you went?”: did sudah menunjukkan masa lalu, jadi go tidak perlu berubah menjadi went.

Di sini bahasa Indonesia justru membantu: kata kerja kita memang tidak berubah (“Apakah dia bekerja?”, “Kamu pergi kemarin?”). Kesalahan biasanya muncul setelah kamu belajar -s dan bentuk lampau, lalu memakainya di mana-mana. Ingat: setelah do, does, atau did, kata kerjanya tetap persis seperti di kamus.

"Does she work here?"
"Did you go?"

Do sebagai kata kerja biasa dan sebagai kata kerja bantu

Do juga bisa menjadi kata kerja biasa dengan arti sendiri, yaitu “melakukan” atau “mengerjakan”: “I do my homework every evening.” “She does the dishes after dinner.” Di sini do/does punya arti nyata, seperti kata kerja lain.

Itu peran yang berbeda dari do/does/did dalam pelajaran ini, ketika kata tersebut tidak berarti apa-apa dan hanya membantu membentuk kalimat tanya atau negatif dengan kata kerja utama lain. “Do you do your homework every evening?”: do yang pertama adalah kata kerja bantu, do yang kedua kata kerja biasa yang berarti “mengerjakan”. Jadi jangan mencari arti “melakukan” dalam “Do you work here?”: do dalam kalimat tanya itu tidak diterjemahkan.

"I do my homework every evening."
"She does the dishes after dinner."
"Do you do your homework every evening?"

Pengecualian: be tidak memerlukan do

Be sebagai kata kerja utama tidak memerlukan do/does/did untuk bertanya atau menyangkal (begitu juga kata kerja bantu seperti can atau will). Be sendiri yang pindah ke depan subjek dan be sendiri yang membawa not. Ini penting karena dalam bahasa Indonesia “Apakah dia siap?” dan “Apakah dia bekerja?” bentuknya sama, sedangkan dalam bahasa Inggris berbeda: “Is she ready?” tetapi “Does she work?”.

“Is she ready?”, bukan “Does she ready?” atau “Does she be ready?”. “She isn't ready.”, bukan “She doesn't ready.”. Patokannya: kalau setelah subjek ada kata sifat, kata benda, atau tempat (ready, a teacher, at home), pakai be. Kalau ada kata kerja biasa (work, live, like), pakai do/does/did. (Hanya dalam kalimat perintah do muncul di depan be: “Don't be late!”)

"Is she ready?"
"She isn't ready."

Contoh bahasa Inggris sehari-hari

"Do you usually take the bus, or do you drive?"
"She doesn't answer emails after six."
"Did the delivery arrive while I was out?"
"We didn't order dessert, only coffee."

Perhatikan

✗Are you work here?
✓Do you work here?

“Apakah” bukan are. Dengan kata kerja biasa seperti work, kalimat tanya memakai do/does/did.

✗I not finish the report.
✓I didn't finish the report.

Terjemahan langsung dari “Saya tidak menyelesaikan laporannya”. Not saja tidak cukup: untuk masa lalu pakai didn't, dan kata kerjanya tetap bentuk dasar.

✗Do she work here?
✓Does she work here?

Dengan he/she/it, kata kerja bantunya does, bukan do.

✗Does your neighbor works nights?
✓Does your neighbor work nights?

Does sudah menunjukkan subjek he/she/it, jadi work tetap tanpa -s.

✗Did your sister went to the appointment?
✓Did your sister go to the appointment?

Did sudah menunjukkan masa lalu, jadi go tidak berubah menjadi went.

✗We didn't received the package.
✓We didn't receive the package.

Didn't sudah membawa masa lalu dan makna negatif, jadi receive tetap dalam bentuk dasar.

✗Does she ready for the meeting?
✓Is she ready for the meeting?

“Apakah dia siap?” memakai be karena ready adalah kata sifat, bukan kata kerja. Be tidak memakai do; be sendiri yang pindah ke depan subjek.

Perbandingan dengan bahasamu

Dalam bahasa Indonesia kita sering bertanya hanya dengan intonasi: “Kamu kerja di sini?”, “Dia suka kopi?”

Dalam bahasa Inggris, kalimat tanya dengan kata kerja biasa memerlukan do/does/did di depan subjek: “Do you work here?”, “Does she like coffee?”. “You work here?” hanya terdengar dalam percakapan santai untuk memastikan sesuatu atau menunjukkan rasa heran, bukan sebagai pertanyaan biasa.

“Apakah kamu bekerja di sini?”: kata “apakah” di awal kalimat tanya

Banyak pelajar menerjemahkan “apakah” menjadi are atau is: “Are you work here?”, “Is she live nearby?”. Are dan is adalah bentuk be, dan be tidak bisa dipakai bersama kata kerja biasa seperti ini. Dengan kata kerja biasa, “apakah” diganti do/does/did: “Do you work here?”, “Does she live nearby?”, “Did you call her?”.

Dalam bahasa Indonesia kita menyangkal dengan “tidak” di depan kata kerja: “Saya tidak bekerja di sini”, “Saya tidak menyelesaikan laporannya”

Dalam bahasa Inggris not tidak bisa langsung diletakkan di depan kata kerja biasa. Kamu perlu don't/doesn't/didn't: “I don't work here.”, “I didn't finish the report.”, bukan “I not work here” atau “I not finish the report”.

Kata kerja bahasa Indonesia tidak berubah menurut subjek atau waktu: “Dia bekerja”, “Mereka bekerja”, “Kemarin dia bekerja”

Dalam bahasa Inggris, perubahan itu dibawa oleh kata kerja bantu: does untuk he/she/it, do untuk subjek lain, did untuk masa lalu. Jadi “Does she work?”, bukan “Do she work?”, dan “She doesn't work”, bukan “She don't work”. Kata kerja utamanya tetap bentuk dasar, sama seperti dalam bahasa Indonesia; jangan ditandai dua kali (“Does she works?”, “Did you went?”).

💡 “Apakah” + kata kerja biasa → Do/Does/Did, bukan Are/Is.

💡 “Tidak” di depan kata kerja → don't, doesn't, atau didn't, bukan not saja.

💡 Kalau sudah ada do, does, atau did, kata kerja berikutnya selalu bentuk dasar, seperti di kamus.

💡 Be adalah pengecualian: be sendiri yang pindah ke depan dan membawa not.

Situasi nyata: mengubah jadwal janji temu

"Hi, did you call earlier about a Thursday appointment?"

"Yes, but it doesn't work for me anymore — do you have anything on Friday?"

"Let me check... yes, we do. Does ten o'clock work?"

"Perfect, that works."

Latihan

Latihan 1 · Pilih bentuk yang benar

Which is correct?

Latihan 2 · Pilih bentuk yang benar

Which is correct?

Latihan 3 · Pilih bentuk yang benar

Which is correct?

Latihan 4 · Pilih bentuk yang benar

Which is correct?

Latihan 5 · Pilih bentuk yang benar

Which is correct?

Latihan 6 · Pilih kalimat yang benar

In which sentence is "do" used as a real action verb, not just a helper?

Latihan 7 · Kelompokkan: benar atau salah?

Does he finish early on Fridays?
Does he finishes early on Fridays?
Did they arrive on time?
Did they arrived on time?
She doesn't answer unknown numbers.
She doesn't answers unknown numbers.

0 / 6 dikelompokkan

Latihan 8 · Susun kata-katanya

???????

Latihan 9 · Susun kata-katanya

?????

Latihan 10 · Susun kata-katanya

??????

Latihan 11 · Lengkapi kalimatnya

Complete with do, does, or did: "___ your brother work night shifts last year?" (one word)

Latihan 12 · Lengkapi kalimatnya

Complete with the correct base form of "need": "Does the printer ___ more paper?" (one word)

Latihan 13 · Perbaiki kesalahannya

Fix the mistake and type the correct sentence: "Does the manager checks the schedule every morning?"

Latihan 14 · Perbaiki kesalahannya

Fix the mistake and type the correct sentence: "Did she went to the orientation yesterday?"

Latihan 15 · Tulis jawaban singkat

Someone asks: "Did you finish the report?" You did NOT finish it. Write a short answer.

Latihan 16 · Situasi nyata

You're at a café and want to know if they take cards. Which is the natural question?

Latihan 17 · Kesalahan umum: “apakah” dan “tidak” diterjemahkan kata per kata

Indonesian: “Apakah kamu bekerja di sini? Saya tidak bekerja di sini.” Which English translation is correct?

Kuis singkat

Lima pertanyaan beragam untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.

Pertanyaan 1 / 5

Skor: 0/0

Which is correct?

Yang sudah kamu pelajari

  • Do/does membentuk kalimat tanya dan negatif dengan kata kerja biasa dalam present simple; did melakukan hal yang sama untuk masa lalu.
  • Setelah do/does/did, kata kerja utama selalu bentuk dasar: kata kerja bantu yang membawa waktu dan subjek.
  • Intonasi saja tidak cukup, dan “apakah” bukan are/is: Do you work here?, bukan You work here? atau Are you work here?
  • Kalimat negatif memakai don't/doesn't/didn't di depan kata kerja, tidak pernah not saja.
  • Do juga bisa menjadi kata kerja biasa (“do the dishes”); itu peran yang berbeda dari kata kerja bantu.
  • Be tidak memerlukan do/does/did: be sendiri yang pindah ke depan (Is she ready?).
Lihat semua pelajaran di kategori ini