Dalam peran ini do, does, dan did tidak punya arti sendiri: kata-kata ini hanya alat tata bahasa untuk bertanya atau menyangkal.
Yang akan kamu pelajari
Dalam bahasa Indonesia kita bertanya dengan intonasi atau dengan “apakah” (“Kamu kerja di sini?”, “Apakah dia bekerja di sini?”) dan menyangkal dengan “tidak” di depan kata kerja (“Saya tidak bekerja di sini”). Dalam bahasa Inggris, dengan kata kerja biasa cara itu tidak cukup. Dalam present simple dan past simple ditambahkan kata kerja bantu: do, does, atau did. Kata ini tidak punya arti sendiri; tugasnya hanya tata bahasa.
Kata kerja utama (work, call, eat, arrive…) membawa arti, sedangkan do/does/did mengurus waktu, subjek, dan bentuk kalimat tanya atau negatif. Dua peran ini terpisah. Karena itu, dalam kalimat bahasa Inggris yang benar, waktu dan subjek hanya ditandai satu kali, tidak dua kali.
Kalimat tanya: do atau does diletakkan di depan subjek, lalu kata kerja utama menyusul dalam bentuk dasar: “Do you work here?” “Does she work here?” Does dipakai dengan he/she/it, dan do dengan semua subjek lain. Posisi do/does mirip “apakah” di awal kalimat, tetapi jangan menerjemahkan “apakah” menjadi are atau is: “Are you work here?” salah.
Kalimat negatif: don't atau doesn't diletakkan tepat setelah subjek, di depan kata kerja utama: “I don't work here.” “She doesn't work here.” Tempatnya sama dengan “tidak”, tetapi not saja tidak cukup: “I not work here” salah.
Jawaban singkat hanya mengulang do/does, bukan seluruh kalimat: “Do you work Saturdays?” “Yes, I do.” / “No, I don't.” “Does she work Saturdays?” “Yes, she does.” / “No, she doesn't.” Dalam bahasa Indonesia cukup “Ya” atau “Tidak”; dalam bahasa Inggris “Yes” atau “No” saja juga bisa, tetapi jawaban singkat dengan kata kerja bantu lebih umum dan terdengar lebih ramah.
Did bekerja dengan cara yang sama, tetapi untuk masa lalu. Berbeda dari do/does, did sama untuk semua subjek, tanpa bentuk khusus untuk he/she/it. Kalimat tanya: “Did you call her?” “Did they call her?” Kalimat negatif: “I didn't call her.” “They didn't call her.”
Jawaban singkat: “Did you finish?” “Yes, I did.” / “No, I didn't.”
Dalam bahasa Indonesia, masa lalu ditunjukkan dengan kata seperti “kemarin” atau “tadi”, bukan dengan bentuk kata kerja: “Kamu menelepon dia kemarin?” Dalam bahasa Inggris, did-lah yang membawa makna lampau. Jadi untuk peristiwa yang sudah selesai, pakai “Did you call her yesterday?”, bukan “You call her yesterday?” atau “Are you call her yesterday?”.
Ini aturan terpenting dalam pelajaran ini: begitu do, does, atau did mengurus waktu dan subjek, kata kerja utama kembali ke bentuk dasarnya, bentuk seperti di kamus: tanpa -s, tanpa -ed, tanpa perubahan apa pun.
“Does she work here?”, bukan “Does she works here?”: does sudah menunjukkan bahwa subjeknya he/she/it, jadi work tidak perlu -s. “Did you go?”, bukan “Did you went?”: did sudah menunjukkan masa lalu, jadi go tidak perlu berubah menjadi went.
Di sini bahasa Indonesia justru membantu: kata kerja kita memang tidak berubah (“Apakah dia bekerja?”, “Kamu pergi kemarin?”). Kesalahan biasanya muncul setelah kamu belajar -s dan bentuk lampau, lalu memakainya di mana-mana. Ingat: setelah do, does, atau did, kata kerjanya tetap persis seperti di kamus.
Do juga bisa menjadi kata kerja biasa dengan arti sendiri, yaitu “melakukan” atau “mengerjakan”: “I do my homework every evening.” “She does the dishes after dinner.” Di sini do/does punya arti nyata, seperti kata kerja lain.
Itu peran yang berbeda dari do/does/did dalam pelajaran ini, ketika kata tersebut tidak berarti apa-apa dan hanya membantu membentuk kalimat tanya atau negatif dengan kata kerja utama lain. “Do you do your homework every evening?”: do yang pertama adalah kata kerja bantu, do yang kedua kata kerja biasa yang berarti “mengerjakan”. Jadi jangan mencari arti “melakukan” dalam “Do you work here?”: do dalam kalimat tanya itu tidak diterjemahkan.
Be sebagai kata kerja utama tidak memerlukan do/does/did untuk bertanya atau menyangkal (begitu juga kata kerja bantu seperti can atau will). Be sendiri yang pindah ke depan subjek dan be sendiri yang membawa not. Ini penting karena dalam bahasa Indonesia “Apakah dia siap?” dan “Apakah dia bekerja?” bentuknya sama, sedangkan dalam bahasa Inggris berbeda: “Is she ready?” tetapi “Does she work?”.
“Is she ready?”, bukan “Does she ready?” atau “Does she be ready?”. “She isn't ready.”, bukan “She doesn't ready.”. Patokannya: kalau setelah subjek ada kata sifat, kata benda, atau tempat (ready, a teacher, at home), pakai be. Kalau ada kata kerja biasa (work, live, like), pakai do/does/did. (Hanya dalam kalimat perintah do muncul di depan be: “Don't be late!”)
“Apakah” bukan are. Dengan kata kerja biasa seperti work, kalimat tanya memakai do/does/did.
Terjemahan langsung dari “Saya tidak menyelesaikan laporannya”. Not saja tidak cukup: untuk masa lalu pakai didn't, dan kata kerjanya tetap bentuk dasar.
Dengan he/she/it, kata kerja bantunya does, bukan do.
Does sudah menunjukkan subjek he/she/it, jadi work tetap tanpa -s.
Did sudah menunjukkan masa lalu, jadi go tidak berubah menjadi went.
Didn't sudah membawa masa lalu dan makna negatif, jadi receive tetap dalam bentuk dasar.
“Apakah dia siap?” memakai be karena ready adalah kata sifat, bukan kata kerja. Be tidak memakai do; be sendiri yang pindah ke depan subjek.
Dalam bahasa Indonesia kita sering bertanya hanya dengan intonasi: “Kamu kerja di sini?”, “Dia suka kopi?”
Dalam bahasa Inggris, kalimat tanya dengan kata kerja biasa memerlukan do/does/did di depan subjek: “Do you work here?”, “Does she like coffee?”. “You work here?” hanya terdengar dalam percakapan santai untuk memastikan sesuatu atau menunjukkan rasa heran, bukan sebagai pertanyaan biasa.
“Apakah kamu bekerja di sini?”: kata “apakah” di awal kalimat tanya
Banyak pelajar menerjemahkan “apakah” menjadi are atau is: “Are you work here?”, “Is she live nearby?”. Are dan is adalah bentuk be, dan be tidak bisa dipakai bersama kata kerja biasa seperti ini. Dengan kata kerja biasa, “apakah” diganti do/does/did: “Do you work here?”, “Does she live nearby?”, “Did you call her?”.
Dalam bahasa Indonesia kita menyangkal dengan “tidak” di depan kata kerja: “Saya tidak bekerja di sini”, “Saya tidak menyelesaikan laporannya”
Dalam bahasa Inggris not tidak bisa langsung diletakkan di depan kata kerja biasa. Kamu perlu don't/doesn't/didn't: “I don't work here.”, “I didn't finish the report.”, bukan “I not work here” atau “I not finish the report”.
Kata kerja bahasa Indonesia tidak berubah menurut subjek atau waktu: “Dia bekerja”, “Mereka bekerja”, “Kemarin dia bekerja”
Dalam bahasa Inggris, perubahan itu dibawa oleh kata kerja bantu: does untuk he/she/it, do untuk subjek lain, did untuk masa lalu. Jadi “Does she work?”, bukan “Do she work?”, dan “She doesn't work”, bukan “She don't work”. Kata kerja utamanya tetap bentuk dasar, sama seperti dalam bahasa Indonesia; jangan ditandai dua kali (“Does she works?”, “Did you went?”).
💡 “Apakah” + kata kerja biasa → Do/Does/Did, bukan Are/Is.
💡 “Tidak” di depan kata kerja → don't, doesn't, atau didn't, bukan not saja.
💡 Kalau sudah ada do, does, atau did, kata kerja berikutnya selalu bentuk dasar, seperti di kamus.
💡 Be adalah pengecualian: be sendiri yang pindah ke depan dan membawa not.
"Hi, did you call earlier about a Thursday appointment?"
"Yes, but it doesn't work for me anymore — do you have anything on Friday?"
"Let me check... yes, we do. Does ten o'clock work?"
"Perfect, that works."
Latihan 1 · Pilih bentuk yang benar
Which is correct?
Latihan 2 · Pilih bentuk yang benar
Which is correct?
Latihan 3 · Pilih bentuk yang benar
Which is correct?
Latihan 4 · Pilih bentuk yang benar
Which is correct?
Latihan 5 · Pilih bentuk yang benar
Which is correct?
Latihan 6 · Pilih kalimat yang benar
In which sentence is "do" used as a real action verb, not just a helper?
Latihan 7 · Kelompokkan: benar atau salah?
0 / 6 dikelompokkan
Latihan 8 · Susun kata-katanya
Latihan 9 · Susun kata-katanya
Latihan 10 · Susun kata-katanya
Latihan 11 · Lengkapi kalimatnya
Complete with do, does, or did: "___ your brother work night shifts last year?" (one word)
Latihan 12 · Lengkapi kalimatnya
Complete with the correct base form of "need": "Does the printer ___ more paper?" (one word)
Latihan 13 · Perbaiki kesalahannya
Fix the mistake and type the correct sentence: "Does the manager checks the schedule every morning?"
Latihan 14 · Perbaiki kesalahannya
Fix the mistake and type the correct sentence: "Did she went to the orientation yesterday?"
Latihan 15 · Tulis jawaban singkat
Someone asks: "Did you finish the report?" You did NOT finish it. Write a short answer.
Latihan 16 · Situasi nyata
You're at a café and want to know if they take cards. Which is the natural question?
Latihan 17 · Kesalahan umum: “apakah” dan “tidak” diterjemahkan kata per kata
Indonesian: “Apakah kamu bekerja di sini? Saya tidak bekerja di sini.” Which English translation is correct?
Lima pertanyaan beragam untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
Which is correct?
Have got dan has got
Have got dan has got untuk kepemilikan dan ciri-ciri: bentuk singkat, kalimat negatif dan tanya, serta perbedaan bahasa Inggris Britania dan Amerika.
Have dan has
Have atau has: have untuk I/you/we/they, has untuk he/she/it, kalimat tanya dan negatif dengan do/does, dan kesalahan umum penutur bahasa Indonesia.
Kata kerja “to be”
Kata kerja to be (am, is, are): kalimat positif, negatif, tanya, jawaban singkat, dan bentuk singkat untuk identitas, sifat, umur, dan tempat.
Jenis-jenis kata benda
Perbedaan kata benda umum dan nama diri, konkret dan abstrak, serta kapan memakai huruf kapital, dengan contoh dan latihan untuk penutur bahasa Indonesia.