Kesalahan umum dengan preposisi

B1 · MenengahKesalahan tata bahasa yang umum

Married to, depend on, listen to, good at: kata-kata kecil yang melekat pada kata kerja dan kata sifat tertentu, dan kesalahan yang muncul kalau “dengan”, “di”, atau “tentang” diterjemahkan kata per kata.

Yang akan kamu pelajari

  • Banyak kata kerja dan kata sifat bahasa Inggris memiliki SATU preposisi tetap yang harus dihafal bersamanya; menerjemahkannya dari bahasa Indonesia sering tidak berhasil
  • Married to, depend on, listen to, dan arrive at/in termasuk pasangan yang paling sering tertukar
  • Beberapa kata kerja (discuss, marry, resemble, enter, call) tidak memakai preposisi dalam bahasa Inggris: “membahas tentang sesuatu” cukup discuss something
  • At the weekend (Britania) / on the weekend (Amerika), tetapi tidak pernah in the weekend, walaupun dalam bahasa Indonesia “di akhir pekan”
  • Kata sifat juga punya preposisinya sendiri: good at, afraid of, interested in, worried about

Satu kata kerja, satu preposisi tetap

Banyak sekali kesalahan sehari-hari dalam bahasa Inggris terjadi karena kata kerja atau kata sifat dipasangkan dengan preposisi yang salah, atau karena ada preposisi di tempat yang dalam bahasa Inggris tidak memerlukannya – atau sebaliknya, preposisinya hilang. Hampir tidak pernah ada alasan logis mengapa harus preposisi itu: kamu perlu mempelajarinya bersama setiap kata.

Bahasa Indonesia punya lebih sedikit preposisi, dan satu kata seperti “di”, “dengan”, atau “pada” bisa mencakup beberapa preposisi bahasa Inggris. “Di” bisa berarti in, on, atau at; “dengan” bisa berarti with, to, atau tidak perlu diterjemahkan sama sekali. Karena itu, jangan menerjemahkan preposisi bahasa Indonesia secara terpisah: pelajari pasangan bahasa Inggrisnya sebagai satu kesatuan.

Pasangan kata kerja + preposisi yang paling sering tertukar

Pasangan berikut sangat sering tertukar, hampir selalu karena preposisi bahasa Indonesia ikut terbawa: “menikah dengan” → married to (bukan with), “tergantung pada” → depend on (bukan of atau from, dan tidak boleh hilang: bukan “depends the weather”), “mendengarkan musik” → listen to music (dalam bahasa Inggris to wajib ada).

Dengan arrive, preposisinya tergantung tujuannya: at untuk gedung, tempat, atau acara (at the airport, at the party), in untuk kota atau negara (in London, in Indonesia). Jadi “tiba di bandara” bukan “arrived in the airport”, dan juga tidak pernah arrive to. Tanpa preposisi: arrive home (“sampai di rumah”).

Untungnya, beberapa pasangan sejalan dengan bahasa Indonesia: “setuju dengan” → agree with (tentang pendapat), “minta maaf atas/karena” → apologize for. “Mengucapkan selamat atas sesuatu” juga cocok: congratulate someone on something – hati-hati jangan memakai for karena terpengaruh “selamat untuk…”.

"married TO someone (bukan: married with)"
"depend ON something (bukan: depend of)"
"listen TO music (bukan: listen music)"
"arrive AT a building/event, arrive IN a city/country (bukan: arrive to)"

Beberapa kata kerja tidak memakai preposisi

Beberapa kata kerja bahasa Inggris langsung diikuti objek tanpa preposisi. Jebakan terbesar adalah discuss, karena dalam bahasa Indonesia kita sering berkata “membahas tentang” atau “mendiskusikan tentang”. Dalam bahasa Inggris: “We discussed the plan.” Kalau ingin memakai about, ganti kata kerjanya: “We talked about the plan.” Dan kalau maksudnya “bertengkar”, kata kerjanya argue: “They argued about money.”

Hal yang sama berlaku untuk resemble dan marry: “Dia mirip dengan ibunya” → “She resembles her mother” (tanpa with atau to), “Dia menikah dengan pria itu” → “She married him” (tanpa with). Hanya dengan get married atau be married kamu perlu to: “She got married to him.” Enter juga tanpa preposisi: “Dia masuk ke ruangan” → “She entered the room”, bukan “entered to the room”. Begitu juga call: “Saya akan menelepon ke kantor” → “I'll call the office”, bukan “call to the office”. Sebaliknya, wait memerlukan for: “Saya menunggu kamu” → “I'm waiting for you”, bukan “I'm waiting you”.

"We discussed the plan. (bukan: discussed about the plan)"
"She resembles her mother. (bukan: resembles to her mother)"

Preposisi setelah kata sifat

Kata sifat juga punya preposisi tetap. Di sini bahasa Indonesia kadang membantu, kadang menyesatkan. Membantu pada “khawatir tentang ujian” → worried about the exam. Menyesatkan pada “tertarik dengan sejarah” → interested in history (bukan with atau on), “takut sama/dengan laba-laba” → afraid of spiders (bukan with atau from), dan “pintar di matematika” → good at math (Britania: maths), bukan good in.

Worried for hanya dipakai kalau kamu mengkhawatirkan seseorang atau keselamatannya (“I'm worried for her safety”); untuk hal atau peristiwa, misalnya ujian, pakai about.

"good AT math (bukan: good in)"
"afraid OF spiders (bukan: afraid from)"
"interested IN history (bukan: interested on)"
"worried ABOUT the exam (bukan: worried for)"

Contoh bahasa Inggris sehari-hari

"He apologized for being late."
"I congratulated her on the award."
"We're meeting at the weekend."
"I agree with you."

Perhatikan

✗She got married with him.
✓She got married to him.

“Dia menikah dengan pria itu” memakai “dengan”, tetapi dalam bahasa Inggris married to. Atau tanpa preposisi: She married him.

✗It depends from the weather.
✓It depends on the weather.

“Tergantung dari” dalam bahasa lisan membuat kita ingin memakai from, tetapi yang benar depend on (dalam ragam formal juga upon). Preposisinya juga tidak boleh hilang: bukan “It depends the weather”.

✗I listen music every morning.
✓I listen to music every morning.

“Mendengarkan musik” tidak memakai preposisi dalam bahasa Indonesia, tetapi listen selalu perlu to sebelum objeknya.

✗I arrived in the airport early.
✓I arrived at the airport early.

“Tiba di bandara”: “di” tidak otomatis in. Untuk gedung, tempat, atau acara, arrive memakai at; in hanya untuk kota atau negara.

✗We discussed about the plan.
✓We discussed the plan.

“Membahas tentang rencana itu” → discuss something, tanpa about. Dengan about: talk about the plan.

✗She's good in math.
✓She's good at math.

“Pintar di matematika” membuat kita ingin memakai in, tetapi dalam bahasa Inggris good at something.

✗I'm waiting you at the station.
✓I'm waiting for you at the station.

“Saya menunggu kamu” tidak memakai preposisi, tetapi wait memerlukan for sebelum orang atau benda yang ditunggu.

✗I'm interested with history.
✓I'm interested in history.

“Tertarik dengan” atau “tertarik pada” tetap interested in dalam bahasa Inggris.

Perbandingan dengan bahasamu

“Menikah dengan”, “mirip dengan”, “tertarik dengan”, “bertemu dengan”: dalam bahasa Indonesia “dengan” dipakai sangat luas

Kalau “dengan” selalu diterjemahkan menjadi with, muncul kesalahan khas: “married with him” (yang benar “married to him” atau “married him”), “resembles with her mother” (yang benar “resembles her mother”), “interested with history” (yang benar “interested in history”), “meet with my friend” (biasanya cukup “meet my friend”). With memang cocok pada “agree with” dan “talk with”, tetapi jangan menganggapnya otomatis. Pelajari pasangan bahasa Inggrisnya sebagai satu kesatuan: married-to, interested-in, resemble-something.

“Di” dipakai untuk semua tempat dan banyak keterangan waktu: “tiba di bandara”, “tiba di Jakarta”, “di akhir pekan”, “pintar di matematika”

Bahasa Inggris membedakan in, on, dan at, dan pilihannya sering ditentukan oleh kata yang mendahuluinya. Arrive memakai at untuk gedung, tempat, atau acara (“I arrived at the airport early”) dan in untuk kota atau negara (“We arrived in London on Monday”); home tanpa apa-apa (“I arrived home late”). Akhir pekan adalah at the weekend atau on the weekend, bukan in the weekend. Dan pintar dalam sesuatu adalah good at, bukan good in. Get memakai to: “We got to the airport early.”

“Membahas tentang”, “mendiskusikan tentang”, “masuk ke ruangan”, “menelepon ke kantor”

Dalam bahasa Indonesia kata-kata ini terasa wajar, tetapi kata kerja bahasa Inggrisnya langsung diikuti objek: “We discussed the plan.”, “She entered the room.”, “I'll call the office.” Kalimat “discussed about the plan”, “entered to the room”, dan “call to the office” salah. Kalau ingin memakai about, pakai talk about: “We talked about the plan.”

“Mendengarkan musik”, “menunggu kamu”, “tergantung cuaca”: kata kerja bahasa Indonesia ini langsung diikuti objek

Di sini kesalahannya terbalik: bahasa Inggris justru memerlukan preposisi. Hear berarti mendengar suara, sedangkan listen to berarti mendengarkan dengan sengaja: “I listen to music every morning”, bukan “I listen music”. Menunggu seseorang adalah wait for: “I'm waiting for you.” Tergantung pada sesuatu adalah depend on: “It depends on the weather”, bukan “It depends the weather” atau “It depends from the weather” (dari bentuk lisan “tergantung dari”).

“Khawatir tentang ujian”, “setuju dengan kamu”, “takut sama laba-laba”, “tertarik dengan sejarah”

Dua membantu dan dua menyesatkan. Sejalan: “worried about the exam”, “agree with you”. Tidak sejalan: “afraid with spiders” → yang benar “afraid of spiders”, dan “interested with history” → yang benar “interested in history”. Ingat juga: kalau kamu pintar atau jago dalam sesuatu, dalam bahasa Inggris hampir selalu good at, baik untuk math, languages, maupun sports.

💡 Jangan menerjemahkan “dengan”, “di”, atau “tentang” secara terpisah: hafalkan depend on, married to, good at, arrive at/in sebagai satu kesatuan.

💡 “Membahas tentang sesuatu” → discuss something (tanpa about) atau talk about something. Sebaliknya: listen to music, wait for you.

Situasi nyata: membuat rencana untuk akhir pekan

"Are you free at the weekend?"

"I think so — it depends on my work schedule, but probably yes."

"Great — I'm really interested in that new exhibition downtown."

"Me too. Let's discuss the details tomorrow."

Latihan

Latihan 1 · Pilih kalimat yang benar

Which is correct?

Latihan 2 · Pilih kalimat yang benar

Which is correct?

Latihan 3 · Pilih kalimat yang benar

Which is correct?

Latihan 4 · Pilih kalimat yang benar

Which is correct?

Latihan 5 · Pilih kalimat yang benar

Which is correct?

Latihan 6 · Pilih kalimat yang benar

Which is correct?

Latihan 7 · Pilih kalimat yang benar

Which is correct?

Latihan 8 · Pilih kalimat yang benar

Which is correct?

Latihan 9 · Perbaiki kesalahannya

Correct the mistake: We discussed about the plan yesterday.

Latihan 10 · Perbaiki kesalahannya

Correct the mistake: I'm interested on history.

Latihan 11 · Kesalahan umum: “menikah dengan”

Indonesian: “Kakak saya menikah dengan orang Australia.” Which English sentence is correct?

Kuis singkat

Lima pertanyaan singkat untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.

Pertanyaan 1 / 5

Skor: 0/0

Which is correct?

Yang sudah kamu pelajari

  • Banyak kata kerja dan kata sifat punya preposisi tetap yang dipelajari bersamanya, bukan diterjemahkan dari bahasa Indonesia.
  • Married to, depend on, listen to, dan arrive at/in (tidak pernah arrive to) termasuk pasangan yang paling sering tertukar.
  • Discuss, marry, resemble, enter, dan call tidak memakai preposisi; wait memerlukan for.
  • Kata sifat punya preposisinya sendiri: good at, afraid of, interested in, worried about.
  • Untuk akhir pekan: at the weekend (Britania) / on the weekend (Amerika); untuk mengucapkan selamat: congratulate someone on something.
Lihat semua pelajaran di kategori ini