I am agree, she go, I didn't went: kesalahan kecil dengan kata kerja yang mudah dihindari kalau kamu sudah mengenalinya.
Yang akan kamu pelajari
Ini bukan aturan baru, melainkan beberapa kesalahan kata kerja yang muncul berulang kali, bahkan pada level yang sudah cukup baik. Masing-masing punya solusi sederhana kalau kamu tahu apa yang harus diperhatikan.
Bagi penutur bahasa Indonesia ada tiga jebakan utama. Pertama, bahasa Indonesia tidak punya kata seperti be, sehingga am/is/are sering dipasang di tempat yang salah (“I am agree”). Kedua, kata kerja bahasa Indonesia tidak pernah berubah: “saya pergi”, “dia pergi”, “dia tidak pergi”, “kemarin dia pergi”. Akibatnya -s, do, dan did mudah terlupa. Ketiga, “melakukan” atau “membuat” tidak selalu sama dengan do atau make (“He makes a lot of mistakes”).
Am/is/are dipakai di depan kata sifat, kata benda, keterangan tempat, bentuk -ing, atau past participle, tetapi tidak pernah langsung di depan kata kerja biasa dalam bentuk dasar seperti agree, like, atau want.
Jebakannya bagi kita: di awal belajar, “I am” sering dihafal sebagai pasangan “saya”, sehingga “Saya setuju” menjadi “I am agree”. Padahal agree sudah merupakan kata kerja lengkap (“setuju”): “I agree with you.” Begitu juga “Saya mengerti pelajarannya” adalah “I understand the lesson”, bukan “I am understand”.
Dalam present simple, kata kerja mendapat -s kalau subjeknya he, she, it, atau kata benda tunggal. Have berubah menjadi has: She has a car.
Dalam bahasa Indonesia kata kerjanya selalu sama, siapa pun subjeknya: “saya bekerja”, “kakak saya bekerja”, “mereka bekerja”. Karena itu -s sangat mudah terlupa, terutama saat berbicara. Biasakan memeriksa subjeknya: kalau he, she, it, atau satu orang/benda, tambahkan -s (she goes, my brother works). Untuk I, you, we, they tidak ada -s: they live, you have.
Did, didn't, does, dan doesn't sudah menunjukkan waktunya, jadi kata kerja utama setelahnya tetap dalam bentuk dasar. Kalau kata kerjanya juga diberi bentuk lampau, waktunya ditandai dua kali.
Bahasa Indonesia tidak punya kata kerja bantu seperti do. Kita menyangkal cukup dengan “tidak” (“Saya tidak tahu jawabannya”) dan bertanya dengan intonasi (“Kamu tinggal di mana?”). Karena itu kadang do hilang sama sekali (“I not know”, “Where you live?”, “You live where?”), atau sebaliknya do sudah dipakai tetapi kata kerjanya masih diubah. Yang benar: “I don't know the answer.”, “Where do you live?”, “He doesn't like coffee.”
Kata kerja modal seperti can, will, must, dan should sudah berfungsi sebagai kata kerja bantu, jadi tidak memerlukan do/does/did.
Hati-hati kalau kamu menganggap do sebagai padanan “apakah”. “Apakah kamu bisa berenang?” bukan “Do you can swim?”. Dalam kalimat tanya, cukup pindahkan modalnya ke depan subjek: Can you swim? Untuk kalimat negatif, not diletakkan setelah modal: I can't swim.
“Saya setuju” tidak memerlukan am. Agree adalah kata kerja biasa, jadi tidak pernah didahului am/is/are.
Dalam bahasa Indonesia “dia pergi” tidak berubah, tetapi dalam present simple bahasa Inggris kata kerja untuk he/she/it mendapat -s.
Didn't sudah menandai masa lampau, jadi kata kerja utamanya tetap bentuk dasar.
Ini terjemahan langsung dari “Saya tidak tahu jawabannya”. Dalam bahasa Inggris, not saja tidak cukup untuk kata kerja biasa: pakai don't, doesn't, atau didn't.
“Kamu tinggal di mana?” cukup dengan intonasi, tetapi dalam bahasa Inggris kata kerja biasa memerlukan do/does dalam kalimat tanya.
Do bukan padanan “apakah”. Modal seperti can tidak pernah memakai do/does/did: cukup letakkan modalnya di depan subjek.
Meskipun kita bisa berkata “melakukan kesalahan”, dalam bahasa Inggris mistakes selalu dengan make: make a mistake, make mistakes.
Dalam bahasa Indonesia kita cukup berkata “Saya setuju” atau “Saya mengerti”, tanpa kata seperti be
Dalam bahasa Inggris pun agree dan understand adalah kata kerja biasa yang berdiri sendiri, tanpa be: “I agree with you.”, “I understand the lesson.” Kesalahan “I am agree” muncul karena “I am” dihafal sebagai “saya”. Untuk kalimat negatif: “I don't agree”, bukan “I am not agree”.
Bahasa Indonesia menyangkal dengan “tidak” di depan kata kerja (“Saya tidak tahu jawabannya”) dan bertanya tanpa kata kerja bantu (“Kamu tinggal di mana?”)
Dalam bahasa Inggris, kata kerja biasa memerlukan do/does/did dalam kalimat negatif dan kalimat tanya: “I don't know the answer.”, “Where do you live?”, “She didn't call me.” Dalam pertanyaan biasa, kata tanya juga diletakkan di awal kalimat, bukan di akhir seperti “di mana” dalam “Kamu tinggal di mana?”. Karena kata kerja bantu sudah membawa waktu dan -s, kata kerja utamanya tetap bentuk dasar: “Does he play football?”, bukan “Does he plays”.
Kata kerja bahasa Indonesia tidak berubah menurut subjek atau waktu: “dia pergi”, “kemarin dia pergi”
Bahasa Inggris menandai subjek dan waktu pada kata kerja atau kata kerja bantunya: she goes (sekarang), she went (lampau), she didn't go (negatif lampau). Satu kalimat cukup punya satu tanda waktu: kalau sudah ada did atau didn't, kata kerjanya kembali ke bentuk dasar.
Kita bisa berkata “membuat kesalahan” atau “melakukan kesalahan”, dan sehari-hari juga “bikin PR”
Bahasa Inggris membedakan make dan do. Make biasanya untuk membuat atau menghasilkan sesuatu: make a cake, make a plan, make a decision, make a mistake. Do biasanya untuk melakukan kegiatan, pekerjaan, atau kewajiban: do homework, do the dishes, do your best. Jadi “melakukan kesalahan” tetap make: “He makes a lot of mistakes.” Sebaliknya, “bikin PR” adalah do homework, bukan make homework.
💡 “Saya setuju” adalah I agree, tanpa am.
💡 Periksa setiap kalimat: waktu ditandai satu kali saja, lewat kata kerja bantu atau lewat bentuk kata kerjanya, tidak keduanya.
💡 “Saya tidak tahu” adalah I don't know, dan “Kamu tinggal di mana?” adalah Where do you live?
💡 Kamu menghasilkan sesuatu (a mistake, a plan, a cake)? Biasanya make. Kegiatan atau kewajiban (homework, the dishes)? Biasanya do.
"Do you understand the instructions?"
"Yes, I understand. It doesn't look too hard."
"Great — did you already start?"
"Not yet, but I will start soon."
Latihan 1 · Pilih kalimat yang benar
Which is correct?
Latihan 2 · Pilih kalimat yang benar
Which is correct?
Latihan 3 · Pilih kalimat yang benar
Which is correct?
Latihan 4 · Pilih kalimat yang benar
Which is correct?
Latihan 5 · Pilih kalimat yang benar
Which is correct?
Latihan 6 · Pilih kalimat yang benar
Which is correct?
Latihan 7 · Pilih kalimat yang benar
Which is correct?
Latihan 8 · Pilih kalimat yang benar
Which is correct?
Latihan 9 · Perbaiki kesalahannya
Correct the mistake: He don't like coffee.
Latihan 10 · Perbaiki kesalahannya
Correct the mistake: I am understand the lesson.
Latihan 11 · Kesalahan umum: “tidak setuju” dengan be atau tanpa don't
Indonesian: “Saya tidak setuju dengan Budi.” Which English sentence is correct?
Lima pertanyaan singkat untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
Which is correct?
Kata sifat atau kata keterangan: kesalahan umum
Kesalahan umum dengan kata sifat dan kata keterangan bahasa Inggris: -ly yang terlupa, good dan well, serta kata sifat setelah feel, look, atau taste.
Kesalahan kesesuaian subjek dan kata kerja
Jebakan kesesuaian subjek dan kata kerja: -s untuk he/she/it, kata benda yang menyesatkan, everyone bukan “semua orang”, serta people, police, dan news.
Kesalahan umum dengan artikel
Kesalahan artikel yang sering dibuat penutur bahasa Indonesia: a/an hilang sebelum profesi, the berlebihan dalam kalimat umum, serta nama negara dan sekolah.
Kesalahan umum dengan preposisi
Preposisi yang sering salah dipakai penutur bahasa Indonesia: married to (bukan with), depend on, listen to, arrive at, discuss tanpa about, dan good at.