She's been to Paris (pernah ke sana dan sudah kembali) atau She's gone to Paris (sekarang sedang di sana): dua kata kecil, perbedaan besar.
Yang akan kamu pelajari
Been dan gone adalah past participle dan dipakai dengan have/has (present perfect), tetapi menjawab pertanyaan yang berbeda. Been berarti orangnya pernah mengunjungi tempat itu dan sudah kembali. Gone berarti orangnya pergi ke suatu tempat dan belum kembali: sekarang dia ada di sana atau masih dalam perjalanan.
Bahasa Indonesia membantu, asal kamu memakai kata yang tepat. “Dia pernah ke Paris” sepadan dengan She's been to Paris: “pernah ke” = been to. Tetapi “pergi” jangan langsung diterjemahkan menjadi gone. “Dia sudah pergi ke Paris tiga kali” adalah She's been to Paris three times, sedangkan “Dia sedang pergi ke Paris” atau “Dia sudah berangkat ke Paris” adalah She's gone to Paris. Dalam bahasa Inggris, gone selalu berarti “belum kembali”. (Di sini she's adalah singkatan she has, bukan she is.)
Pakai have/has been untuk tempat yang pernah dikunjungi seseorang, terutama dalam kalimat tanya dan pernyataan tentang pengalaman. Orangnya tidak sedang berada di sana.
Perhatikan preposisinya: untuk kunjungan dipakai been to, sama seperti “ke” dalam “pernah ke”. Been in lebih menggambarkan masa tinggal: I've been in Paris for a week biasanya berarti kamu masih di sana. Hati-hati juga dengan “pernah”: dalam kalimat positif jangan diterjemahkan menjadi ever. “Saya pernah ke Bali” adalah I've been to Bali, bukan “I have ever been to Bali”. Ever dipakai dalam kalimat tanya: Have you ever been to Bali?
Kalau ada waktu yang sudah selesai (last year, yesterday, in 2019), pakai past simple: “Saya ke Bali tahun lalu” → I went to Bali last year atau I was in Bali last year, bukan I've been to Bali last year. Pertanyaan tentang pengalaman dengan ever, never, yet, atau already biasanya memakai been: Have you been to the museum yet? (Dalam bahasa Inggris Amerika juga terdengar Did you go to the museum yet?)
Pakai have/has gone kalau seseorang pergi ke suatu tempat dan yang penting adalah dia tidak ada sekarang: “dia sedang ke dokter gigi dan belum kembali”. Untuk pergi naik mobil atau pesawat tidak perlu driven atau flown: cukup gone.
Dengan home tidak dipakai to: “Dia sudah pulang” → He's gone home, bukan He's gone to home.
Perlu diketahui: dalam bahasa Inggris Amerika kadang terdengar gone untuk kunjungan berulang (I've gone there many times). Tetapi been benar di mana pun dan merupakan pilihan yang aman.
“Saya sudah pergi ke London lima kali” mengundang gone, tetapi kalau kamu membicarakan kunjungan sebelumnya dan sudah kembali, pakai been. Gone berarti kamu masih di sana. (Dalam bahasa Inggris Amerika kadang terdengar gone di sini, tetapi been selalu benar.)
“Saya pernah ke Bali”: dalam kalimat positif “pernah” tidak diterjemahkan menjadi ever. Ever hanya untuk kalimat tanya: Have you ever been to Bali?
Kalau seseorang tidak ada sekarang dan belum kembali, pakai gone: “Dia sedang ke gym”.
“Pulang ke rumah” memakai “ke”, tetapi dalam bahasa Inggris home tidak memakai to setelah go: go home, gone home.
Gone dan been adalah past participle: tanpa have/has (atau bentuk singkat 's) kalimatnya tidak lengkap. Juga bukan “She already go to the shop”.
“Saya pernah ke Paris” (pernah ke sana dan sudah kembali); “Dia sudah pergi ke Paris” (bisa berarti pernah ke sana atau sedang berada di sana); “Dia sedang ke Paris” (sekarang tidak ada)
“Pernah ke” sepadan dengan been to: “She's been to Paris”. Gone hanya cocok kalau orangnya masih pergi: “Dia di mana? – Dia sedang ke Paris” → “She's gone to Paris”. Kalau kamu membicarakan kunjungan sebelumnya (“Saya sudah pergi ke London lima kali”), pakai been: “I've been to London five times”. Jadi jangan menerjemahkan “pergi” secara otomatis menjadi gone.
“Pernah” menandai pengalaman: “Saya pernah ke Bali”, “Kamu pernah ke Bali?”
Dalam kalimat tanya, “pernah” sepadan dengan ever: “Have you ever been to Bali?”. Tetapi dalam kalimat positif ever tidak dipakai; maknanya sudah tercakup dalam present perfect: “I've been to Bali”, bukan “I have ever been to Bali” atau “I ever went to Bali”. Dalam kalimat negatif, “belum pernah” menjadi never: “I've never been to Australia.”
Dalam bahasa Indonesia kata kerjanya sama dengan atau tanpa waktu yang sudah selesai: “Saya ke Bali tahun lalu”, “Dia pergi ke Berlin kemarin”
Dalam bahasa Inggris, waktu yang sudah selesai memerlukan past simple: “I went to Bali last year”, “She went to Berlin yesterday”. Present perfect dengan been/gone tidak dipakai bersama last year, yesterday, atau in 2019. Pakai tanpa keterangan seperti itu, atau dengan ever, never, already, yet, this year.
💡 Jangan memikirkan kata kerja bahasa Indonesianya; tanyakan: orangnya sudah kembali (been) atau masih pergi (gone)? Keduanya selalu dengan have/has.
💡 Ada waktu yang sudah selesai (last year, yesterday)? Pakai past simple: I was in … / She went to …
"Is Anna around today?"
"No, she's gone to a client meeting — she'll be back this afternoon."
"Oh, has she been to that client before?"
"Yes, she's been there a few times already, so she knows the way."
Latihan 1 · Pilih bentuk yang benar
Choose the correct form: She's ___ to Spain three times. (she's visited and come back)
Latihan 2 · Pilih bentuk yang benar
Choose the correct form: Where's Tom? He's ___ to the shop. (he's still there)
Latihan 3 · Pilih bentuk yang benar
Choose the correct form: I've never ___ to Japan, but I'd love to go.
Latihan 4 · Pilih bentuk yang benar
Choose the correct form: They've ___ on holiday — they'll be back next week.
Latihan 5 · Pilih bentuk yang benar
Choose the correct form: Have you ever ___ to a music festival?
Latihan 6 · Pilih bentuk yang benar
Choose the correct form: My parents have ___ to the airport to pick up my sister. (they haven't returned yet)
Latihan 7 · Pilih jawaban yang benar
Which word means the person went somewhere and has already RETURNED?
Latihan 8 · Pilih jawaban yang benar
Which word means the person went somewhere and is STILL THERE (hasn't come back)?
Latihan 9 · Lengkapi dengan kata yang hilang
Complete: I've ___ to that restaurant many times — it's one of my favorites. (visited and returned)
Latihan 10 · Lengkapi dengan kata yang hilang
Complete: She's not here right now — she's ___ to a meeting. (still away)
Latihan 11 · Kesalahan umum: “pernah” dan “pergi” diterjemahkan kata per kata
Indonesian: “Saya pernah ke London lima kali.” Which English sentence is correct?
Lima pertanyaan beragam untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
Choose the correct form: Have you ___ to the new café downtown yet?
Used to, be used to, dan get used to
Used to (dulu begitu, sekarang tidak), be used to (sudah terbiasa), dan get used to (mulai terbiasa): cara membedakan tiga struktur yang mirip.
Present perfect atau present perfect continuous
Present perfect simple (hasil) atau continuous (durasi), dan cara mengatakan “sudah … selama”, “sejak”, dan “dari tadi” dalam bahasa Inggris.
Present perfect atau past simple
Present perfect atau past simple: waktu yang tidak disebutkan atau saat tertentu di masa lalu, dan mengapa “sudah” tidak selalu berarti have.
So atau such
So atau such untuk menguatkan: so di depan kata sifat atau keterangan, such di depan kata benda. Karena itu “hari yang begitu indah” adalah such a nice day.