The man who is standing by the door → the man standing by the door. Lebih pendek, sama jelasnya, dan sangat umum dalam bahasa Inggris lisan maupun tulisan.
Yang akan kamu pelajari
Banyak klausa relatif yang berisi bentuk be + partisip bisa diringkas: kamu membuang kata ganti relatif dan be, lalu yang tersisa hanya partisip beserta pelengkapnya. Bentuk ini sangat sering dipakai dalam bahasa Inggris, baik dalam tulisan maupun percakapan.
Buang keduanya sekaligus. Kalau kamu berpikir “pria yang sedang berdiri di dekat pintu” lalu hanya membuang “yang”, hasilnya “The man is standing by the door is my uncle”, dengan dua kata kerja utama. Tanpa who dan tanpa is: “The man standing by the door is my uncle.” Hati-hati juga dengan kebalikannya: karena kata kerja bahasa Indonesia tidak berubah bentuk, “yang berdiri” sering menjadi “The man stand by the door”. Bentuk dasar stand tidak bisa dipakai di sini; yang benar adalah standing.
Kalau kata bendanya yang melakukan tindakan (makna aktif), pakai bentuk -ing: “orang-orang yang tinggal di dekat bandara” → “people living near the airport”. Pegangan praktis: kalau dalam bahasa Indonesia kata kerjanya aktif (tinggal, berdiri, duduk, bermain, menunggu), dalam bahasa Inggris pakai -ing.
Bentuk -ing tidak hanya menggantikan “who is …ing”, tetapi juga tense sederhana: “people who live near the airport” → “people living near the airport”. Kata kerja yang berubah menurut subjek atau waktu, seperti lives, stands, atau lived, tidak boleh tertinggal: kalimatnya bukan lagi klausa ringkas. Jadi bukan “people lived near the airport”. Hati-hati dengan satu tindakan yang sudah selesai di masa lalu: “the man who stole my bike” tidak diringkas menjadi “the man stealing my bike”, karena bentuk -ing terdengar seperti sesuatu yang sedang berlangsung.
Posisi tubuh dalam bahasa Inggris standar juga memakai -ing: the woman sitting next to you (yang duduk di sebelahmu), the man standing by the door, a dog lying on the sofa (yang berbaring di sofa).
Kalau kata bendanya dikenai tindakan (makna pasif), pakai past participle: -ed untuk kata kerja beraturan dan bentuk ketiga untuk kata kerja tidak beraturan (written, chosen, left). Di sini bahasa Indonesia sangat membantu, karena bentuk di- menunjukkan makna yang sama: “kue yang dipanggang oleh ibu saya” → “the cake baked by my mother”, dengan urutan yang sama.
Pertanyaan kontrol: apakah dalam bahasa Indonesia kamu memakai di-? “Kue itu dipanggang” → pasif → baked. “The cake baking by my mother” berarti kue itu sendiri yang memanggang. Ingat, be di sini juga ikut dibuang: “the documents that were signed yesterday” → “the documents signed yesterday”. Kalau were tetap ada (“The documents were signed yesterday are…”), kalimatnya punya dua kata kerja utama.
Kalau partisip punya pelengkap sendiri (by my mother, near the airport, to the party, for the team), seluruh frasa diletakkan setelah kata benda, sama seperti klausa dengan “yang”: “para pemain yang dipilih untuk tim” → “the players chosen for the team”. Jangan memindahkannya ke depan: “the invited guests to the party” salah.
Perbedaannya ada pada partisip tunggal tanpa pelengkap. Dalam bahasa Indonesia semua keterangan kata benda ada di belakang (“jendela pecah”, “bayi yang sedang tidur”), tetapi dalam bahasa Inggris partisip tunggal diletakkan di depan, seperti kata sifat: “a broken window”, “a sleeping baby”, “the invited guests”. Begitu ada pelengkap, semuanya pindah ke belakang: “the guests invited to the party”.
Kue itu dipanggang (pasif dengan di-), jadi pakai past participle baked, bukan -ing.
Dengan pelengkap (to the party), seluruh frasa partisip diletakkan setelah kata benda, seperti “tamu yang diundang ke pesta”.
Kata kerja seperti stands tidak bisa dipakai di sini, begitu juga bentuk dasar stand. Makna aktif dalam klausa ringkas selalu memakai -ing: standing.
“Yang sedang berdiri” bukan “is standing” di tengah kalimat. Saat meringkas, buang kata ganti relatif DAN kata kerja be.
“Yang tinggal” di sini aktif dan masih berlaku sekarang, jadi bentuk -ing: living. Lived di posisi ini terdengar seperti kata kerja utama kedua.
Klausa dengan “yang” selalu diletakkan setelah kata benda: “orang yang berdiri di dekat pintu”, “laporan yang ditulis oleh anak magang”
Ini membantu: frasa partisip bahasa Inggris juga diletakkan setelah kata benda: “the man standing by the door”, “the report written by the intern”. Cukup bayangkan “yang” beserta be hilang. Hanya satu hal yang berbeda: partisip tunggal tanpa pelengkap diletakkan di depan kata benda (“a broken window”, bukan “a window broken”).
Bahasa Indonesia membedakan aktif dan pasif dengan imbuhan: “yang menunggu” (aktif) dan “yang ditunggu” (pasif dengan di-)
Pakai perbedaan ini sebagai petunjuk. Aktif (meN-, ber-, atau kata kerja dasar seperti tinggal, duduk) → bentuk -ing: “people living near the airport”. Pasif dengan di- → past participle: “the documents signed yesterday” (dokumen yang ditandatangani kemarin). Kesalahan “the cake baking by my mother” muncul kalau di- tidak diterjemahkan menjadi past participle.
Kata kerja bahasa Indonesia tidak punya bentuk partisip: “yang tinggal”, “yang berdiri” tidak berubah
Karena itu pelajar sering membuang who, tetapi membiarkan kata kerja dalam bentuk dasar atau bentuk biasa: “the man stand by the door”, “people lived near the airport”. Dalam klausa ringkas, bahasa Inggris selalu memakai bentuk partisip: standing, living (aktif) atau signed, written (pasif).
💡 Untuk meringkas, buang keduanya: who/which/that dan be. Yang tersisa hanya partisipnya.
💡 Aktif (tinggal, berdiri, menunggu) → -ing; pasif dengan di- (ditulis, dipanggang) → past participle (written, baked).
💡 Untuk duduk, berdiri, dan berbaring: sitting, standing, lying.
💡 Partisip dengan pelengkap → setelah kata benda; partisip tunggal → di depan (a broken window).
"Which one is your brother?"
"The guy standing near the window, in the blue jacket."
"Oh, the one talking to the woman invited by Sarah?"
"Yes, exactly."
Latihan 1 · Pilih bentuk ringkas yang benar
Choose the correctly reduced version of 'The man who is standing by the door is my uncle.'
Latihan 2 · Pilih bentuk ringkas yang benar
Choose the correctly reduced version of 'The documents that were signed yesterday are on my desk.'
Latihan 3 · Pilih bentuk partisip yang benar
Which participle form reduces an active relative clause (who is/was + verb-ing)?
Latihan 4 · Pilih bentuk partisip yang benar
Which participle form reduces a passive relative clause (that is/was + past participle)?
Latihan 5 · Pilih bentuk ringkas yang benar
Choose the correctly reduced sentence.
Latihan 6 · Pilih bentuk ringkas yang benar
Choose the correctly reduced sentence.
Latihan 7 · Pilih urutan kata yang benar
Choose the correct word order — where does the participle phrase go relative to the noun?
Latihan 8 · Pilih bentuk ringkas yang benar
Choose the correctly reduced sentence.
Latihan 9 · Ringkas klausa relatifnya
Reduce this relative clause: 'The players who were chosen for the team celebrated.'
Latihan 10 · Ringkas klausa relatifnya
Reduce this relative clause: 'The woman who is sitting next to you is my colleague.'
Latihan 11 · Kelompokkan: aktif (-ing) atau pasif (past participle)
0 / 4 dikelompokkan
Latihan 12 · Kesalahan umum: “yang sedang …” diringkas setengah
Indonesian: “Pria yang sedang berdiri di dekat pintu itu paman saya.” Which reduced English version is correct?
Lima pertanyaan singkat untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
Choose the correctly reduced version of 'The children who are playing in the yard are my nephews.'
Klausa relatif tingkat lanjut
Klausa relatif tingkat lanjut: two of whom, most of which, dan which untuk seluruh kalimat sebelumnya, padanan “di antaranya” dan “hal itu”.
Preposisi dalam klausa relatif
Preposisi dalam klausa relatif: di depan dalam gaya formal (with whom, for which) atau di akhir dalam gaya informal (the person I spoke to).
Relative adverb where, when, dan why
Where, when, dan why sebagai relative adverb pengganti in which atau for which, dan mengapa “the year where” dan “the reason because” salah.
Non-defining relative clauses (klausa relatif tak membatasi)
Non-defining relative clauses: menambahkan keterangan ekstra, selalu dengan koma seperti klausa “yang” tambahan, tetapi tidak pernah dengan that.