I believe that she is right. What he said surprised everyone. Satu klausa utuh berperan sebagai kata benda, seperti “bahwa…” dan “apa yang…” dalam bahasa Indonesia.
Yang akan kamu pelajari
Klausa nomina (noun clause) adalah sekelompok kata yang punya subjek dan kata kerja sendiri, tetapi di dalam kalimat menempati posisi kata benda: sebagai subjek, objek, pelengkap setelah is, atau setelah preposisi.
Kamu sudah mengenalnya dari bahasa Indonesia: “Saya yakin bahwa dia benar” (objek) atau “Apa yang dia katakan mengejutkan semua orang” (subjek). Dalam bahasa Inggris: “I believe that she is right.” “What he said surprised everyone.” Strukturnya mirip. Yang perlu diperhatikan: di dalam klausa urutannya subjek + kata kerja seperti kalimat biasa, bukan urutan kalimat tanya, dan kata kerjanya harus lengkap (is, -s, past simple).
Klausa nomina yang paling umum dimulai dengan that, padanan “bahwa”. Biasanya muncul setelah kata kerja seperti think, believe, know, say, hope, atau setelah is untuk menyampaikan masalah, harapan, atau fakta. Sama seperti “bahwa”, that tidak didahului koma: “Saya rasa itu ide bagus” → “I think that it's a good idea.”
Hati-hati dengan subjek. “Penting bahwa semua orang datang tepat waktu” tidak punya subjek di depan, tetapi dalam bahasa Inggris setiap kalimat perlu subjek, di sini it: “It's important that everyone arrives on time.”, bukan “Is important that…” atau “Important that…”. Begitu juga “Masalahnya, kita kehabisan waktu”: dalam bahasa Inggris is tidak boleh hilang: “The problem is that we're out of time.”
Menghilangkan that: sama seperti kita sering berkata “Saya pikir dia benar” tanpa “bahwa”, dalam bahasa Inggris lisan that sering dihilangkan kalau klausanya berfungsi sebagai objek: “I think (that) it's a good idea.” Tetapi kalau that-clause ada di awal kalimat sebagai subjek, that wajib ada (“That he decided to resign shocked the team.”). Setelah is, dalam bahasa tulis that sebaiknya tetap dipakai.
Klausa nomina juga bisa dimulai dengan kata wh- (what, whoever, whatever, whichever…). Klausa ini sangat berguna sebagai subjek atau setelah preposisi.
“Apa yang” adalah what: “Saya tertarik pada apa yang dia temukan” → “I'm interested in what she discovered.” Jangan terjemahkan “yang” saja menjadi that di sini: “interested in that she discovered” salah. Sebaliknya, “semua yang dia katakan” adalah “everything (that) she says”, bukan “everything what she says”. Dan untuk fakta (“bahwa…”) pakai that, bukan what: “The problem is that we're out of time.”
Walaupun what, who, dan where adalah kata tanya, di dalam klausa nomina urutannya bukan urutan kalimat tanya: “what the teacher said”, bukan “what did the teacher say”. Jadi “What did he say surprised everyone” salah, yang benar “What he said surprised everyone.”
“Siapa pun yang selesai duluan mendapat hadiah” → “Whoever finishes first wins a prize.” Untuk “siapa pun yang” pakai whoever, untuk “apa pun yang” pakai whatever: “Whatever you decide is fine with me.” Perhatikan -s pada finishes dan wins: klausa dengan whoever dihitung sebagai subjek tunggal.
Jebakan terakhir adalah “itu” penegas. Dalam bahasa Indonesia kita bisa berkata “Apa yang kamu putuskan itu tidak masalah”. Dalam bahasa Inggris klausa nomina sudah menjadi subjek, jadi tidak ada it tambahan: “Whatever you decide is fine with me.”, bukan “What you decide it is fine with me.”
“Penting bahwa…” tidak punya subjek, tetapi dalam bahasa Inggris kamu perlu it.
Di dalam klausa nomina urutannya subjek + kata kerja, tanpa did: what the teacher said.
Untuk fakta (“bahwa…”) pakai that, bukan what. What berarti “apa yang” dan merujuk pada suatu hal.
“Pada apa yang dia temukan” adalah in what. That-clause tidak bisa langsung dipakai setelah preposisi.
“Semua yang dia katakan”: setelah everything pakai that atau tidak pakai apa-apa, bukan what.
“Siapa pun yang…” adalah whoever; who saja di sini terdengar seperti pepatah kuno.
Jangan menerjemahkan “itu” penegas menjadi it: klausa nomina sudah menjadi subjek. Untuk “apa pun yang kamu putuskan” pakai whatever.
Kalau that-clause menjadi subjek di awal kalimat, that tidak boleh dihilangkan.
Kata kerja bahasa Indonesia tidak berubah, tetapi dalam bahasa Inggris whoever dan seluruh klausanya dihitung sebagai subjek tunggal: finishes, wins.
Bahasa Indonesia membedakan “bahwa” (sebuah fakta) dan “apa yang” (sesuatu, sebuah hal)
Ini membantu: “bahwa” = that, “apa yang” = what. “Masalahnya adalah bahwa kita kehabisan waktu” → “The problem is that we're out of time.” “Apa yang dia butuhkan adalah istirahat” → “What she needs is a break.” Kalau dalam bahasa Indonesia yang cocok “bahwa”, pakai that, bukan what.
Kalimat bahasa Indonesia bisa dimulai tanpa subjek: “Penting bahwa semua orang datang tepat waktu”
Dalam bahasa Inggris setiap kalimat perlu subjek, dan di sini subjeknya it: “It's important that everyone arrives on time.” “Is important that…” dan “Important that…” salah. Sama halnya dengan “It's clear that…” (“Jelas bahwa…”) dan “It's true that…” (“Memang benar bahwa…”).
“Apa yang dia katakan itu benar”: kita sering menegaskan subjek panjang dengan “itu”
Dalam bahasa Inggris klausa nomina sudah menjadi subjek, jadi tidak boleh diulang dengan it: “What he said is true.”, bukan “What he said it is true.” Begitu pula “Whatever you decide is fine with me.”
“Yang” dan “apa yang” mudah tertukar: “semua yang dia katakan”, “tertarik pada apa yang dia temukan”
Kalau ada kata benda di depannya (“semua yang…”, “buku yang…”), pakai that atau tidak pakai apa-apa: “everything (that) she says”, bukan “everything what she says”. Kalau tidak ada kata benda di depannya (“apa yang…”), pakai what: “I'm interested in what she discovered.” Setelah preposisi, that-clause tidak bisa langsung dipakai: “in that she discovered” salah.
“Apa yang dia katakan” dan “Apa yang dia katakan?” memakai urutan kata yang sama dalam bahasa Indonesia
Dalam bahasa Inggris berbeda: pertanyaan memakai did atau inversi (“What did he say?”), tetapi klausa nomina memakai urutan subjek + kata kerja: “What he said surprised everyone.” Jadi “What did he say surprised everyone” salah.
“Siapa pun yang selesai duluan menang”, “Apa pun yang kamu putuskan tidak masalah”
“Siapa pun yang” = whoever, “apa pun yang” = whatever: “Whoever finishes first wins a prize.”, “Whatever you decide is fine with me.” Who saja di sini terdengar seperti pepatah kuno (“Who dares wins”). Ingat juga -s: “whoever finishes”, dan kata kerja utamanya “wins”, karena seluruh klausa dihitung sebagai satu subjek.
💡 “Bahwa” → that; “apa yang” → what; “siapa pun yang” → whoever; “apa pun yang” → whatever.
💡 Di dalam klausa nomina: subjek + kata kerja, tanpa did (what the teacher said).
💡 “Penting bahwa…” → It's important that…, dengan it; dan jangan tambahkan it untuk “itu” penegas.
💡 Setelah preposisi pakai what atau the fact that, bukan that saja.
"What do you think about the new plan?"
"Honestly, I think that it needs more work."
"That's fair. What worries me most is that we're running out of time."
"True. Whatever we decide, let's decide soon."
Latihan 1 · Pilih kalimat dengan klausa nomina sebagai objek
Choose the sentence with a noun clause as the object.
Latihan 2 · Pilih kalimat dengan klausa nomina sebagai subjek
Choose the sentence with a noun clause as the subject.
Latihan 3 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence with a noun clause as a complement.
Latihan 4 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 5 · Pilih kalimat yang that-nya boleh dihilangkan
Choose the sentence where 'that' can be naturally dropped.
Latihan 6 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence with a noun clause as the object of a preposition.
Latihan 7 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 8 · Jawab pertanyaan tentang embedded questions
For embedding a yes/no or WH- question as a noun clause (with no inversion), which lesson covers that in depth?
Latihan 9 · Gabungkan kalimatnya
Combine using a that-clause as the object: 'She announced something. Everyone should evacuate.'
Latihan 10 · Tulis ulang kalimatnya
Rewrite starting with a noun clause as the subject: 'His decision to resign shocked the team.' (use 'That he decided to resign')
Latihan 11 · Kelompokkan: that-clause atau wh-clause
0 / 4 dikelompokkan
Latihan 12 · Kesalahan umum: “Penting bahwa…” tanpa subjek
Indonesian: “Penting bahwa semua orang datang tepat waktu.” Which English translation is correct?
Lima pertanyaan singkat untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
Choose the sentence with a noun clause as the subject.
Klausa adverbia waktu (adverb clauses of time)
Anak kalimat waktu: setelah when, as soon as, atau until dipakai present, bukan will. Juga beda when dan if, while dan during, serta by the time.
Klausa adverbia sebab dan tujuan (reason and purpose)
Anak kalimat sebab dan tujuan dalam bahasa Inggris (because, so that, to) serta in case untuk berjaga-jaga, dengan kesalahan khas penutur Indonesia.
Klausa adverbia kontras (adverb clauses of contrast)
Whereas dan while untuk membandingkan dua fakta, berbeda dengan although untuk konsesi. Kabar baiknya: mirip “sedangkan” dan “sementara”.
Relative adverb where, when, dan why
Where, when, dan why sebagai relative adverb pengganti in which atau for which, dan mengapa “the year where” dan “the reason because” salah.