The person to whom I spoke (formal). The person I spoke to (informal). Maknanya sama, gayanya dua, dan yang kedua adalah yang biasa dipakai sehari-hari.
Yang akan kamu pelajari
Banyak kata kerja bahasa Inggris punya preposisi tetap: speak TO someone, work FOR a company, look FOR something. Dalam bahasa Indonesia, klausa relatif dibentuk dengan “yang”, dan preposisinya biasanya “masuk” ke kata kerja atau diganti kata lain: “orang yang saya ajak bicara”, “topik yang kami bicarakan”, “perusahaan tempat dia bekerja”.
Bahasa Inggris punya dua pilihan: preposisi diletakkan tepat sebelum kata ganti relatif (formal), atau di akhir klausa relatif (informal dan jauh lebih sering). Kalimat seperti “the person I spoke to” mungkin awalnya terasa belum selesai, tetapi kalimat itu sepenuhnya benar dan memang begitulah penutur asli berbicara.
Dalam teks formal, laporan, atau email resmi, preposisi diletakkan di depan, tepat sebelum whom (orang) atau which (benda): “rekan kerja yang bekerja sama dengan saya” → with whom, “perusahaan tempat dia bekerja” → for which.
Hati-hati dengan terjemahan langsung dari “yang”. Setelah preposisi tidak boleh that: “with that I worked” salah. Karena kata ganti bahasa Indonesia tidak berubah bentuk, “with who” juga sering muncul; dalam gaya formal itu dianggap salah. Kalau preposisi ada di depan, pakai whom.
Satu batasan: pada phrasal verb yang kata kerja dan partikelnya menjadi satu kesatuan (look after, put up with, come across), preposisi di depan terdengar sangat tidak wajar. Di sini partikelnya hampir selalu tetap di akhir: “the children she looks after”, bukan “the children after whom she looks”.
Dalam percakapan sehari-hari, preposisi tetap berada di tempatnya seperti dalam kalimat biasa: setelah kata kerja, di akhir klausa relatif. Bandingkan: “I was telling you about the book.” → “the book I was telling you about”. Dalam pola ini kata ganti relatif (that, who, atau which) biasanya bisa dihilangkan, sehingga kalimatnya lebih pendek dan lebih alami.
Sangat penting: di depan atau di akhir, tidak pernah di dua tempat sekaligus dan tidak di tengah. “The house for we're looking” salah: preposisi tidak bisa berdiri sendiri di depan subjek. Kalau di depan, harus langsung diikuti whom/which; kalau tidak, letakkan di akhir.
Jebakan terbesar bagi pelajar Indonesia: banyak kata kerja kita sudah “mengandung” preposisinya: mencari = look for, mendengarkan = listen to, menunggu = wait for, membayar = pay for, membicarakan = talk about. “Rumah yang kami cari” adalah “the house we're looking for”, dengan for di akhir. Sebaliknya, jangan menambahkan preposisi yang tidak ada dalam bahasa Inggris: “laki-laki yang dinikahinya” → “the man she married”, bukan “married with” (karena terpengaruh “menikah dengan”); “membahas tentang” → “the topic we discussed”, bukan “discussed about”.
“Yang” setelah preposisi bukan that: setelah preposisi hanya whom (orang) atau which (benda).
Tanpa whom/which, preposisi tidak bisa di depan: dalam gaya informal letaknya di akhir, setelah kata kerja.
Preposisi hanya muncul sekali: di depan bersama whom/which, atau di akhir, tidak di dua tempat.
“Mencari” tidak memakai preposisi, tetapi look for memakai. Dalam gaya informal, for tetap di akhir klausa relatif.
“Menikah dengan” memakai preposisi, tetapi marry langsung diikuti objek. Begitu juga discuss: “the topic we discussed”, bukan “discussed about”.
Dalam bahasa Indonesia, klausa relatif tidak pernah diakhiri preposisi: “orang yang saya ajak bicara”, “rekan kerja yang bekerja sama dengan saya”
Karena itu, kalau menerjemahkan dari bahasa Indonesia, kamu cenderung memilih pola formal: “the colleague with whom I work”. Pola itu benar, tetapi dalam percakapan terdengar kaku, hampir seperti surat resmi. Sehari-hari orang berkata “the colleague I work with”, dengan preposisi di belakang kata kerja. Latih versi dengan preposisi di akhir secara sengaja.
“Yang” biasanya diterjemahkan menjadi that, dan kata ganti bahasa Indonesia tidak punya bentuk objek
Setelah preposisi, that tidak boleh dipakai, dan who juga tidak tepat. Hanya whom (orang) dan which (benda): “the topic about which we spoke”, bukan “about that we spoke”; “the colleague with whom I worked”, bukan “with who I worked”. Atau, yang lebih alami, letakkan preposisinya di akhir: “the topic we spoke about”.
Mencari, mendengarkan, menunggu, membayar, membicarakan: kata kerja ini langsung diikuti objek, tanpa preposisi
Dalam bahasa Inggris padanannya memakai preposisi: look for, listen to, wait for, pay for, talk about. Dalam klausa relatif informal, preposisi itu tertinggal di akhir dan mudah terlupa: “the house we're looking for”, “the music I listen to”, “the bus we were waiting for”. Tanpa preposisi, kalimatnya tidak lengkap. Sebaliknya, “menikah dengan” dan “membahas tentang” memakai preposisi dalam bahasa Indonesia, tetapi marry dan discuss langsung diikuti objek.
💡 Gaya formal: with whom / for which; dalam percakapan sehari-hari, preposisi di akhir.
💡 Tepat setelah preposisi jangan pakai that atau who: hanya whom atau which.
💡 Mencari = look for, mendengarkan = listen to, menunggu = wait for: jangan lupa preposisi di akhir.
💡 Preposisi hanya muncul sekali: di depan atau di akhir, tidak di dua tempat.
"Who's the person you were speaking to earlier?"
"Oh, that's the client we met with last week."
"Right — the one whose project we're working on?"
"Exactly. She's the person to whom the report should go, actually."
Latihan 1 · Pilih versi informal
Choose the informal (stranded preposition) version.
Latihan 2 · Pilih versi formal
Choose the formal version.
Latihan 3 · Pilih kata ganti yang benar
Which pronoun follows a preposition directly in the formal pattern (never 'that' or omission)?
Latihan 4 · Pilih kalimat informal yang benar
Choose the correct informal sentence.
Latihan 5 · Pilih kalimat formal yang benar
Choose the correct formal sentence.
Latihan 6 · Pilih gaya yang paling sering dipakai sehari-hari
Which style is more common in everyday spoken English?
Latihan 7 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 8 · Pilih kalimat formal yang benar
Choose the correct formal sentence.
Latihan 9 · Tulis ulang kalimatnya dalam gaya formal
Rewrite formally, moving the preposition to the front: 'The woman I was talking to is my aunt.'
Latihan 10 · Tulis ulang kalimatnya dalam gaya informal
Rewrite informally, stranding the preposition: 'This is the issue about which we are concerned.'
Latihan 11 · Kelompokkan: formal atau informal
0 / 4 dikelompokkan
Latihan 12 · Kesalahan umum: preposisinya terlupa
Indonesian: “Rumah yang kami cari punya taman.” Which English translation is correct?
Lima pertanyaan singkat untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
Choose the informal version.
Klausa relatif tingkat lanjut
Klausa relatif tingkat lanjut: two of whom, most of which, dan which untuk seluruh kalimat sebelumnya, padanan “di antaranya” dan “hal itu”.
Klausa relatif yang diringkas
Klausa relatif ringkas: buang kata ganti relatif dan be, lalu pilih bentuk -ing (aktif) atau past participle (pasif), dan letakkan di posisi yang benar.
Relative adverb where, when, dan why
Where, when, dan why sebagai relative adverb pengganti in which atau for which, dan mengapa “the year where” dan “the reason because” salah.
Non-defining relative clauses (klausa relatif tak membatasi)
Non-defining relative clauses: menambahkan keterangan ekstra, selalu dengan koma seperti klausa “yang” tambahan, tetapi tidak pernah dengan that.