Preposisi dalam klausa relatif

B2 · Menengah atasKlausa relatif

The person to whom I spoke (formal). The person I spoke to (informal). Maknanya sama, gayanya dua, dan yang kedua adalah yang biasa dipakai sehari-hari.

Yang akan kamu pelajari

  • Gaya formal: preposisi + whom/which di awal klausa relatif (with whom, for which)
  • Gaya informal: preposisi tetap di akhir klausa relatif (stranded preposition), sesuatu yang tidak ada dalam bahasa Indonesia
  • Dalam bahasa Inggris lisan sehari-hari, preposisi di akhir adalah hal yang biasa, bukan pengecualian
  • Tepat setelah preposisi tidak pernah dipakai that, dan kata gantinya tidak boleh dihilangkan: hanya whom atau which

Dua tempat untuk preposisi

Banyak kata kerja bahasa Inggris punya preposisi tetap: speak TO someone, work FOR a company, look FOR something. Dalam bahasa Indonesia, klausa relatif dibentuk dengan “yang”, dan preposisinya biasanya “masuk” ke kata kerja atau diganti kata lain: “orang yang saya ajak bicara”, “topik yang kami bicarakan”, “perusahaan tempat dia bekerja”.

Bahasa Inggris punya dua pilihan: preposisi diletakkan tepat sebelum kata ganti relatif (formal), atau di akhir klausa relatif (informal dan jauh lebih sering). Kalimat seperti “the person I spoke to” mungkin awalnya terasa belum selesai, tetapi kalimat itu sepenuhnya benar dan memang begitulah penutur asli berbicara.

"The person to whom I spoke was very helpful."
"The person I spoke to was very helpful."

Formal: preposisi + whom/which

Dalam teks formal, laporan, atau email resmi, preposisi diletakkan di depan, tepat sebelum whom (orang) atau which (benda): “rekan kerja yang bekerja sama dengan saya” → with whom, “perusahaan tempat dia bekerja” → for which.

Hati-hati dengan terjemahan langsung dari “yang”. Setelah preposisi tidak boleh that: “with that I worked” salah. Karena kata ganti bahasa Indonesia tidak berubah bentuk, “with who” juga sering muncul; dalam gaya formal itu dianggap salah. Kalau preposisi ada di depan, pakai whom.

Satu batasan: pada phrasal verb yang kata kerja dan partikelnya menjadi satu kesatuan (look after, put up with, come across), preposisi di depan terdengar sangat tidak wajar. Di sini partikelnya hampir selalu tetap di akhir: “the children she looks after”, bukan “the children after whom she looks”.

"The company for which she works is global."
"The colleague with whom I worked has retired."

Informal: preposisi tetap di akhir

Dalam percakapan sehari-hari, preposisi tetap berada di tempatnya seperti dalam kalimat biasa: setelah kata kerja, di akhir klausa relatif. Bandingkan: “I was telling you about the book.” → “the book I was telling you about”. Dalam pola ini kata ganti relatif (that, who, atau which) biasanya bisa dihilangkan, sehingga kalimatnya lebih pendek dan lebih alami.

Sangat penting: di depan atau di akhir, tidak pernah di dua tempat sekaligus dan tidak di tengah. “The house for we're looking” salah: preposisi tidak bisa berdiri sendiri di depan subjek. Kalau di depan, harus langsung diikuti whom/which; kalau tidak, letakkan di akhir.

Jebakan terbesar bagi pelajar Indonesia: banyak kata kerja kita sudah “mengandung” preposisinya: mencari = look for, mendengarkan = listen to, menunggu = wait for, membayar = pay for, membicarakan = talk about. “Rumah yang kami cari” adalah “the house we're looking for”, dengan for di akhir. Sebaliknya, jangan menambahkan preposisi yang tidak ada dalam bahasa Inggris: “laki-laki yang dinikahinya” → “the man she married”, bukan “married with” (karena terpengaruh “menikah dengan”); “membahas tentang” → “the topic we discussed”, bukan “discussed about”.

"This is the book I was telling you about."
"The house we're looking for has a garden."

Contoh bahasa Inggris sehari-hari

"The woman I was talking to is my aunt."
"This is the topic about which we spoke."
"The job I applied for was competitive."
"The client with whom we met was satisfied."

Perhatikan

✗The colleague with that I worked has retired.
✓The colleague with whom I worked has retired.

“Yang” setelah preposisi bukan that: setelah preposisi hanya whom (orang) atau which (benda).

✗The house for we're looking has a garden.
✓The house we're looking for has a garden.

Tanpa whom/which, preposisi tidak bisa di depan: dalam gaya informal letaknya di akhir, setelah kata kerja.

✗The topic about which we spoke about was complex.
✓The topic about which we spoke was complex.

Preposisi hanya muncul sekali: di depan bersama whom/which, atau di akhir, tidak di dua tempat.

✗The house we're looking has a garden.
✓The house we're looking for has a garden.

“Mencari” tidak memakai preposisi, tetapi look for memakai. Dalam gaya informal, for tetap di akhir klausa relatif.

✗This is the man she married with.
✓This is the man she married.

“Menikah dengan” memakai preposisi, tetapi marry langsung diikuti objek. Begitu juga discuss: “the topic we discussed”, bukan “discussed about”.

Perbandingan dengan bahasamu

Dalam bahasa Indonesia, klausa relatif tidak pernah diakhiri preposisi: “orang yang saya ajak bicara”, “rekan kerja yang bekerja sama dengan saya”

Karena itu, kalau menerjemahkan dari bahasa Indonesia, kamu cenderung memilih pola formal: “the colleague with whom I work”. Pola itu benar, tetapi dalam percakapan terdengar kaku, hampir seperti surat resmi. Sehari-hari orang berkata “the colleague I work with”, dengan preposisi di belakang kata kerja. Latih versi dengan preposisi di akhir secara sengaja.

“Yang” biasanya diterjemahkan menjadi that, dan kata ganti bahasa Indonesia tidak punya bentuk objek

Setelah preposisi, that tidak boleh dipakai, dan who juga tidak tepat. Hanya whom (orang) dan which (benda): “the topic about which we spoke”, bukan “about that we spoke”; “the colleague with whom I worked”, bukan “with who I worked”. Atau, yang lebih alami, letakkan preposisinya di akhir: “the topic we spoke about”.

Mencari, mendengarkan, menunggu, membayar, membicarakan: kata kerja ini langsung diikuti objek, tanpa preposisi

Dalam bahasa Inggris padanannya memakai preposisi: look for, listen to, wait for, pay for, talk about. Dalam klausa relatif informal, preposisi itu tertinggal di akhir dan mudah terlupa: “the house we're looking for”, “the music I listen to”, “the bus we were waiting for”. Tanpa preposisi, kalimatnya tidak lengkap. Sebaliknya, “menikah dengan” dan “membahas tentang” memakai preposisi dalam bahasa Indonesia, tetapi marry dan discuss langsung diikuti objek.

💡 Gaya formal: with whom / for which; dalam percakapan sehari-hari, preposisi di akhir.

💡 Tepat setelah preposisi jangan pakai that atau who: hanya whom atau which.

💡 Mencari = look for, mendengarkan = listen to, menunggu = wait for: jangan lupa preposisi di akhir.

💡 Preposisi hanya muncul sekali: di depan atau di akhir, tidak di dua tempat.

Situasi nyata: membicarakan orang di kantor

"Who's the person you were speaking to earlier?"

"Oh, that's the client we met with last week."

"Right — the one whose project we're working on?"

"Exactly. She's the person to whom the report should go, actually."

Latihan

Latihan 1 · Pilih versi informal

Choose the informal (stranded preposition) version.

Latihan 2 · Pilih versi formal

Choose the formal version.

Latihan 3 · Pilih kata ganti yang benar

Which pronoun follows a preposition directly in the formal pattern (never 'that' or omission)?

Latihan 4 · Pilih kalimat informal yang benar

Choose the correct informal sentence.

Latihan 5 · Pilih kalimat formal yang benar

Choose the correct formal sentence.

Latihan 6 · Pilih gaya yang paling sering dipakai sehari-hari

Which style is more common in everyday spoken English?

Latihan 7 · Pilih kalimat yang benar

Choose the correct sentence.

Latihan 8 · Pilih kalimat formal yang benar

Choose the correct formal sentence.

Latihan 9 · Tulis ulang kalimatnya dalam gaya formal

Rewrite formally, moving the preposition to the front: 'The woman I was talking to is my aunt.'

Latihan 10 · Tulis ulang kalimatnya dalam gaya informal

Rewrite informally, stranding the preposition: 'This is the issue about which we are concerned.'

Latihan 11 · Kelompokkan: formal atau informal

The person to whom I spoke was helpful.
The person I spoke to was helpful.
The topic about which we spoke was complex.
The topic we spoke about was complex.

0 / 4 dikelompokkan

Latihan 12 · Kesalahan umum: preposisinya terlupa

Indonesian: “Rumah yang kami cari punya taman.” Which English translation is correct?

Kuis singkat

Lima pertanyaan singkat untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.

Pertanyaan 1 / 5

Skor: 0/0

Choose the informal version.

Yang sudah kamu pelajari

  • Gaya formal: preposisi + whom/which di awal klausa relatif (with whom, for which).
  • Gaya informal: preposisi tetap di akhir dan kata ganti biasanya dihilangkan (the person I spoke to).
  • Dalam bahasa Inggris lisan, preposisi di akhir adalah hal yang biasa, walaupun tidak ada padanannya dalam bahasa Indonesia.
  • Setelah preposisi tidak pernah that: hanya whom atau which.
  • Preposisi hanya muncul sekali, dan yang dipakai adalah preposisi kata kerja bahasa Inggris: look for, listen to, tetapi married dan discussed tanpa preposisi.
Lihat semua pelajaran di kategori ini