Wake up, give up, look up: kata kerja dan satu kata pendek (up, down, out) bersama-sama membentuk makna baru, yang dalam bahasa Indonesia biasanya cukup satu kata kerja.
Yang akan kamu pelajari
Phrasal verb adalah kata kerja ditambah partikel (kata pendek seperti up, down, out, off, on, away, atau in) yang bersama-sama membentuk satu kesatuan makna. Kelihatannya dua kata, tetapi sering berfungsi seperti satu kata.
Bahasa Indonesia tidak punya struktur seperti ini. Untuk wake up, give up, atau turn off, kita memakai satu kata: “bangun”, “menyerah”, “mematikan”. Makna yang dalam bahasa Inggris dibawa oleh partikel, dalam bahasa Indonesia sering dibawa oleh imbuhan (me-…-kan: mematikan, mengecilkan). Karena itu, partikelnya mudah terlupa, atau kita tidak sadar bahwa up, off, atau out mengubah makna. Pelajari setiap phrasal verb seolah-olah satu kata.
Sebagian phrasal verb maknanya masih dekat dengan arti kata-katanya: inilah makna harfiah. Banyak yang lain mendapat makna baru yang idiomatis, yang tidak bisa ditebak hanya dari kata kerja dan partikelnya.
Hati-hati menerjemahkan kata Indonesia secara langsung: “bangun” pagi bisa wake up (terjaga) atau get up (bangkit dari tempat tidur); “mencari kata di kamus” adalah look up (look for berarti mencari barang yang hilang); “tumbuh besar” atau “dibesarkan” di suatu tempat adalah grow up; “mengisi formulir” adalah fill out (dalam bahasa Inggris Britania juga fill in), bukan sekadar fill; “mengecilkan suara” musik adalah turn down. Dalam percakapan santai kita juga sering memakai kata Inggris seperti “cancel” (“acaranya di-cancel”). Cancel memang benar, tetapi penutur asli sehari-hari sering memakai phrasal verb call off.
Kata kerja dasar yang sama bisa digabungkan dengan partikel yang berbeda dan membentuk phrasal verb yang maknanya sangat berbeda. Karena itu, mempelajarinya butuh waktu: setiap gabungan sebenarnya adalah kosakata baru.
Hal yang mirip terjadi dalam bahasa Indonesia dengan imbuhan: “jalan”, “berjalan”, “menjalankan”, “perjalanan”, “jalan-jalan” punya makna yang berbeda-beda. Pelajari phrasal verb sebagai satu kesatuan, sebaiknya bersama contoh kalimat.
Wake berpasangan dengan up, bukan on: setiap phrasal verb punya partikel tetap. Pelajari selalu sebagai satu kesatuan.
Tanpa up, give hanya berarti “memberi”. Makna “menyerah, berhenti berusaha” baru muncul dengan partikelnya.
“Tumbuh besar” atau “dibesarkan” di suatu tempat adalah grow up. Grow tanpa up terutama berarti bertambah besar atau menanam.
Dalam bahasa Indonesia “kecilkan itu” selalu dengan urutan kata kerja + objek, tetapi kata ganti (it, me, them) berada di antara kata kerja dan partikel: turn it down. Dengan kata benda, keduanya boleh: turn down the TV / turn the TV down.
“Isi formulir ini” cukup dengan satu kata kerja, tetapi dalam bahasa Inggris standar mengisi formulir adalah fill out (atau fill in dalam bahasa Inggris Britania).
Dalam bahasa Indonesia satu kata kerja sudah cukup untuk makna yang dalam bahasa Inggris berupa kata kerja + partikel: “bangun”, “tumbuh besar”, “mematikan”, “menyerah”
Kalau kamu hanya menerjemahkan kata kerjanya, partikelnya hilang dan maknanya berubah. “Saya tumbuh besar di desa kecil” adalah “I grew up in a small village”; “I grew in a small village” terdengar seperti kamu tumbuh seperti tanaman. Begitu juga “She gave up trying to fix the car”: tanpa up, give hanya berarti “memberi”.
Dalam bahasa Indonesia objek selalu berada setelah kata kerja: “matikan itu”, “kecilkan suaranya”, “telepon saya lagi”
Dalam bahasa Inggris, dengan phrasal verb seperti turn off, turn down, atau call back, kalau objeknya kata ganti (it, me, them), kata ganti itu berada di antara kata kerja dan partikel: “Turn it off”, “Turn it down”, “Call me back”. “Turn off it” salah. Kalau objeknya kata benda, kedua posisi boleh: “turn off the TV” atau “turn the TV off”.
Dalam percakapan santai kita sering meminjam kata Inggris: “acaranya di-cancel”, “di-skip saja”
Kata kerja tunggal seperti cancel, continue, atau postpone memang benar, dan orang akan memahamimu: “The meeting was cancelled” tepat. Namun, dalam percakapan sehari-hari penutur asli sering memakai phrasal verb (“The meeting was called off”, “Go on!”, “They put it off”), jadi kamu perlu mengenalinya. Selain itu, tidak semua kata kerja Indonesia punya padanan satu kata: “mengisi formulir” biasanya fill out a form, bukan hanya fill a form.
💡 Kalau bahasa Indonesia cukup dengan satu kata kerja, bahasa Inggris sering perlu kata kerja + partikel: tumbuh besar → grow up, bangun → wake up, mematikan → turn off.
💡 Kata ganti berada di antara kata kerja dan partikel: turn it off, bukan turn off it.
💡 “Mencari kata di kamus” = look up; “mengisi formulir” = fill out; “bangun dari tempat tidur” = get up.
"What time should we meet up tomorrow?"
"How about we set off around nine, so we don't hold everyone up?"
"Sounds good. I'll look up the bus times tonight."
"Great — let's catch up properly once we get there."
Latihan 1 · Pilih partikel yang benar
What time do you usually wake ___ ?
Latihan 2 · Pilih partikel yang benar
Can you turn ___ the music? It's too loud.
Latihan 3 · Pilih partikel yang benar
I need to give ___ smoking this year.
Latihan 4 · Pilih partikel yang benar
Please fill ___ this form before you leave.
Latihan 5 · Pilih arti yang benar
What does 'give up' mean?
Latihan 6 · Pilih kalimat dengan makna idiomatis
Which sentence uses 'look up' with its idiomatic meaning?
Latihan 7 · Pilih jawaban yang benar
A phrasal verb is made of a verb plus:
Latihan 8 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 9 · Lengkapi kalimatnya
Fill in the missing particle: The meeting was called ___ because of the weather. (cancelled)
Latihan 10 · Lengkapi kalimatnya
Fill in the missing particle: Please sit ___ and make yourself comfortable.
Latihan 11 · Susun kata-katanya
Latihan 12 · Kesalahan umum: “tumbuh besar” tanpa up
Indonesian: “Saya tumbuh besar di sebuah desa kecil.” Which English sentence is correct?
Lima pertanyaan singkat untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
What time did you get ___ this morning?
Phrasal verb yang bisa dan tidak bisa dipisah
Phrasal verb yang bisa dipisah (turn the light off) dan yang tidak (look after the kids), serta satu aturan urutan kata yang tidak pernah opsional.
Tata bahasa phrasal verb
Phrasal verb tiga kata seperti put up with dan look forward to: mengapa tidak bisa dipisah dan apa beda partikel dengan preposisi biasa.
Phrasal verb transitif dan intransitif
Phrasal verb dengan objek (turn off the lights) dan tanpa objek (the car broke down), serta mengapa hal ini berbeda dari bisa dipisah atau tidaknya.
Partikel dan maknanya
Makna partikel dalam phrasal verb: up sering berarti “sampai habis”, out berarti “mencari tahu” atau “lenyap”, dan on berarti “terus, lanjut”.