Put up with, look forward to, get away with: sebagian phrasal verb mendapat satu kata kecil lagi dan menjadi satu blok tetap berisi tiga kata. Dalam bahasa Indonesia, biasanya cukup satu kata kerja.
Yang akan kamu pelajari
Sebagian besar phrasal verb punya dua bagian: kata kerja dan partikel (give up, turn off). Namun, ada yang menambahkan preposisi tetap dan menjadi phrasal-prepositional verb dengan tiga bagian: kata kerja + partikel + preposisi.
Bahasa Indonesia tidak punya struktur seperti ini. Untuk tiga kata bahasa Inggris, kita biasanya memakai satu kata kerja atau ungkapan pendek: “tahan” atau “menoleransi” (put up with), “menantikan” (look forward to), “kehabisan” (run out of), “lolos dari hukuman” (get away with). Karena itu, godaannya adalah memakai satu kata saja dalam bahasa Inggris. Cara terbaik adalah mempelajari setiap phrasal verb sebagai satu blok berisi tiga kata.
Phrasal verb dua kata ada yang bisa dipisah dan ada yang tidak. Phrasal verb tiga kata selalu tetap bersatu: objeknya, baik kata benda maupun kata ganti, berada setelah seluruh blok. (Beberapa punya objek kedua tepat setelah kata kerjanya, seperti take your anger out on someone atau take someone up on an offer; pelajari sebagai pola tetap. Meskipun begitu, partikel dan preposisinya tetap berdampingan.)
Karena bloknya tidak dipisah, dalam kalimat tanya dan klausa relatif preposisinya tetap di akhir. Dalam bahasa Indonesia ini tidak mungkin, karena preposisi selalu diikuti kata bendanya (“dengan siapa”, “dengan apa”), atau hilang sama sekali: “sesuatu yang tidak bisa saya tahan” → “something I can't put up with”; “Apa saja yang harus kamu tahan?” → “What do you have to put up with?” Jangan memindahkan with ke depan atau memecah bloknya.
Partikel dalam phrasal verb sering terlihat sama persis dengan preposisi, tetapi tugasnya berbeda. Dalam “look after the kids”, after tidak berarti “setelah” (seperti dalam “after lunch”): after adalah bagian tetap dari kata kerja, dan keseluruhannya berarti “menjaga”. Konteks dan makna menunjukkan peran kata itu.
Karena itu, jangan menerjemahkan kata per kata: look after bukan “melihat setelah”, dan come up with bukan “datang ke atas dengan”, melainkan “mendapat ide” atau “menciptakan”. Selalu terjemahkan kata kerjanya secara utuh.
Karena phrasal verb tiga kata diakhiri preposisi sungguhan, kata kerja setelahnya memakai bentuk -ing: aturannya sama dengan pelajaran “Preposisi + -ing”.
Jebakan yang paling umum adalah look forward to. Dalam bahasa Indonesia kita berkata “Saya tidak sabar untuk bertemu kamu”, dan kata kerjanya tidak berubah, jadi muncul “to see you”. Namun, to dalam look forward to bukan to-infinitive, melainkan preposisi. Setelahnya ada kata benda atau kata kerja bentuk -ing: “I'm looking forward to seeing you.” Tesnya: apakah “the concert” bisa masuk di tempat yang sama? Kalau ya, to adalah preposisi, dan kata kerja setelahnya perlu -ing. Preposisinya juga selalu to, bukan for, meskipun “menunggu” dalam bahasa Inggris adalah wait for.
Ketiga bagian selalu berdampingan, dan objeknya berada setelah seluruh blok.
Jangan terpengaruh “tidak sabar untuk bertemu”: di sini to adalah preposisi, jadi setelahnya bentuk -ing.
Look forward selalu dengan to, bukan for, walaupun kita memikirkan “menunggu” (wait for) atau “untuk”.
Put up with perlu ketiga bagiannya. Karena dalam bahasa Indonesia cukup “tahan”, up mudah terlupa.
“Kita kehabisan susu” tidak memakai preposisi, tetapi dalam bahasa Inggris: run out of + benda yang habis. Tanpa of, kalimatnya salah.
Dalam bahasa Indonesia cukup satu kata kerja: “Saya tidak tahan dengan kebisingan ini”, “Kita kehabisan susu”, “Dia mendapat ide bagus”
Dalam bahasa Inggris kamu perlu ketiga kata secara lengkap: “I can't put up with this noise”, “We've run out of milk”, “She came up with a great idea”. Kalau salah satunya hilang (“put with”, “run out milk”), kalimatnya salah. Pelajari setiap kata kerja sebagai satu kesatuan, dan ucapkan ketiga bagiannya bersama-sama.
Dalam bahasa Indonesia preposisi tidak pernah berdiri sendiri di akhir kalimat: “Kamu bicara dengan siapa?”, “sesuatu yang tidak bisa saya tahan”
Dalam bahasa Inggris, blok tiga kata tetap bersatu meskipun berada di akhir kalimat: “What do you have to put up with?”, “It's something I can't put up with.” Ini bukan kesalahan gaya, justru inilah bentuk yang alami. Yang tidak boleh adalah memecah bloknya (“put this noise up with”).
“Saya tidak sabar untuk bertemu kamu.”: setelah “untuk” kata kerjanya tetap dalam bentuk dasar
Kata “untuk” bisa berarti to atau for, dan kata kerja bahasa Indonesia tidak berubah. Namun, to dalam look forward to adalah preposisi, bukan penanda to-infinitive. Setelahnya ada kata benda atau bentuk -ing: “I'm looking forward to seeing you.” Hal yang sama berlaku untuk kata kerja tiga kata lainnya: “How did you put up with waiting so long?”
💡 Pelajari phrasal verb tiga kata sebagai satu blok, dan jangan menyisipkan objek di tengahnya.
💡 Untuk look forward to, ingat “to + kata benda”: kalau kata benda bisa masuk di situ, kata kerjanya memakai -ing.
💡 Dalam bahasa Inggris preposisi boleh berada di akhir: something I can't put up with.
"How do you put up with such a long commute?"
"Honestly, I just look forward to the podcast I listen to on the way."
"That makes sense. I always fall behind on emails when I'm stuck in traffic."
"Same — I spend the whole weekend trying to catch up with everything."
Latihan 1 · Pilih jawaban yang benar
'Put up with' (meaning tolerate) is followed by:
Latihan 2 · Pilih kata-kata yang benar
I don't know how she puts ___ all that noise every day.
Latihan 3 · Pilih kata yang benar
We're really looking forward ___ the concert.
Latihan 4 · Pilih jawaban yang benar
How many words make up a phrasal-prepositional verb like 'look forward to'?
Latihan 5 · Pilih jawaban yang benar
In 'look after the kids', 'after' is functioning as:
Latihan 6 · Temukan phrasal verb tiga kata
Which of these is a phrasal-prepositional (three-word) verb?
Latihan 7 · Pilih kata yang benar
I can't believe he got ___ with cheating on the test.
Latihan 8 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 9 · Lengkapi kalimatnya
Fill in the missing word(s): She came ___ with a great idea. (invented)
Latihan 10 · Lengkapi kalimatnya
Fill in the missing word: I'm really looking forward ___ the weekend.
Latihan 11 · Susun kata-katanya
Latihan 12 · Kesalahan umum: satu kata dalam bahasa Indonesia, tiga kata dalam bahasa Inggris
Indonesian: “Kita kehabisan susu lagi.” Which English sentence is correct?
Lima pertanyaan singkat untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
Which of these three-word combinations is a phrasal-prepositional verb?
Phrasal verb transitif dan intransitif
Phrasal verb dengan objek (turn off the lights) dan tanpa objek (the car broke down), serta mengapa hal ini berbeda dari bisa dipisah atau tidaknya.
Partikel dan maknanya
Makna partikel dalam phrasal verb: up sering berarti “sampai habis”, out berarti “mencari tahu” atau “lenyap”, dan on berarti “terus, lanjut”.
Phrasal verb berdasarkan situasi
Phrasal verb sehari-hari menurut situasi (rutinitas, telepon, perjalanan, belajar, kerja) dan mengapa lebih wajar daripada sinonim formalnya.
Phrasal verb yang bisa dan tidak bisa dipisah
Phrasal verb yang bisa dipisah (turn the light off) dan yang tidak (look after the kids), serta satu aturan urutan kata yang tidak pernah opsional.