Get up, hang up, check in, hand in: dalam percakapan sehari-hari, phrasal verb biasanya pilihan yang wajar. Sinonim satu kata dari kamus (postpone, investigate) benar, tetapi sering terdengar lebih formal.
Yang akan kamu pelajari
Daripada menghafal phrasal verb satu per satu tanpa konteks, lebih mudah mengelompokkannya berdasarkan situasi tempat kata-kata itu muncul. Begitulah penutur asli memakainya: saat bercerita tentang pagi hari, telepon, perjalanan, atau tugas, beberapa phrasal verb muncul bersamaan.
Bahasa Indonesia tidak punya phrasal verb. Untuk setiap tindakan ada satu kata kerja (“bangun”, “naik”, “kumpulkan”, “catat”), jadi wajar kalau kamu mencari satu kata kerja bahasa Inggris di kamus. Hasilnya sering terlalu formal atau tidak wajar. Lebih efektif kalau setiap kelompok kamu pelajari sebagai “kosakata situasi itu”: apa yang diucapkan di pagi hari, di telepon, di bandara, atau di kelas.
Phrasal verb ini menggambarkan tindakan khas dalam sehari, sejak kamu bangun sampai keluar rumah.
Hati-hati dengan “bangun”. Dalam bahasa Indonesia satu kata ini dipakai untuk dua hal, sedangkan bahasa Inggris membedakannya: wake up = bangun dari tidur (membuka mata), get up = bangun dari tempat tidur. “I woke up at six but didn't get up until seven.” berarti “Saya bangun jam enam, tetapi baru beranjak dari tempat tidur jam tujuh.” Begitu juga “pakai”: untuk tindakan memakai baju atau jaket gunakan put on (“He put on his coat”); wear berarti sedang memakainya (“He's wearing a coat”).
Dengan beberapa phrasal verb ini kamu bisa menceritakan hampir semua percakapan telepon: hold on (tunggu sebentar, jangan ditutup), pick up (mengangkat telepon), call back (menelepon balik), hang up (menutup telepon).
Kabar baiknya, dua di antaranya mirip bahasa Indonesia: pick up = “angkat telepon”, call back = “telepon balik”. Yang sering salah adalah “tutup telepon”: dalam bahasa Inggris bukan “close the phone”, melainkan hang up. Kalau ada kata ganti, letaknya di tengah call back: “I'll call you back” (bukan “I'll call back you”). Untuk “mengangkat telepon” kamu juga bisa memakai answer the phone, tetapi kalau tidak ada yang mengangkat, yang paling wajar adalah “He didn't pick up”.
Phrasal verb ini menemanimu selama perjalanan, sejak berangkat sampai pesawat lepas landas: set off (berangkat, memulai perjalanan), check in (melapor diri, check-in), take off (lepas landas), get on / get off (naik / turun).
Hati-hati dengan “naik” dan “turun”: bukan “go up the bus” dan bukan “get down from the bus”. Untuk bus, kereta, pesawat, atau sepeda, naik = get on dan turun = get off. Untuk mobil atau taksi, naik = get in dan turun = get out of. Dan “naik bus ke kantor” dalam arti memakai bus adalah take the bus: “I take the bus to work.”
Kelompok ini berguna untuk tugas, laporan, dan pekerjaan sehari-hari di kantor atau di kelas: hand in (menyerahkan, mengumpulkan), look up (mencari di kamus atau internet), write down (mencatat), cross out (mencoret).
Hindari terjemahan kata per kata. “Kumpulkan tugasmu” bukan “collect your homework” (collect berarti guru yang mengumpulkan dari murid), melainkan “hand in your homework”. “Cari kata itu di kamus” adalah “look up the word”, bukan “search the word”. “Catat” adalah write down, bukan “note” dan bukan write up (write up berarti menyusun tulisan lengkap, misalnya laporan). Check in hanya untuk perjalanan dan hotel; tugas diserahkan dengan hand in.
Banyak phrasal verb punya sinonim satu kata yang berasal dari bahasa Latin: put off / postpone, look into / investigate, find out / discover, get back / return. Kata kerja satu kata inilah yang biasanya muncul pertama di kamus dwibahasa (“menunda” → postpone, “menyelidiki” → investigate, “mengetahui” → discover), jadi wajar kalau kamu memakainya. Namun, dalam percakapan dan tulisan santai, phrasal verb adalah pilihan yang wajar dan netral, sedangkan kata kerja satu kata terdengar formal, resmi, atau seperti bahasa tulis. Cocok untuk laporan atau berita, tetapi dalam obrolan biasa terdengar kaku.
Ini juga bukan hitam-putih: dalam email kantor, “postpone the meeting” sangat wajar. Namun, saat berbicara, apalagi dengan teman, put off (atau push back) lebih alami. Dan untuk “tolong jaga kucing saya” pakai look after (“Can you look after my cat?”). Kalau memakai take care, jangan lupa of: take care of my cat.
Postpone (“menunda”) tidak salah, tetapi untuk acara ngopi dengan teman terdengar terlalu formal. Put off atau push back lebih cocok untuk gaya sehari-hari.
“Kumpulkan tugasmu” untuk murid adalah hand in. Collect dipakai oleh orang yang mengumpulkan: “The teacher collected the homework.”
“Turun dari bus” tidak memakai down. Dari bus, kereta, atau pesawat kamu turun dengan get off.
“Menutup telepon” adalah hang up. Close dipakai untuk pintu, jendela, atau aplikasi, bukan untuk mengakhiri panggilan.
“Memakai jaket” sebagai tindakan adalah put on. Wear berarti keadaan sedang memakai: “He was wearing a coat.”
“Tolong jaga kucing saya” paling wajar dengan look after. Take care juga bisa, tetapi harus dengan of: take care of my cat.
Kamus dwibahasa biasanya memberi satu kata kerja: “menunda” → postpone, “menyelidiki” → investigate, “mengetahui” → discover, “kembali” → return
Kata-kata itu tidak salah, tetapi dalam percakapan santai terdengar formal. Dengan teman, orang biasanya berkata “Can we put off the meeting?”, “I'll look into it”, “I found out yesterday”, “When did you get back?”. Simpan kata kerja satu kata itu untuk laporan, email resmi, dan berita.
Dalam bahasa Indonesia kita “naik” dan “turun” dari kendaraan apa pun: “naik bus”, “turun dari taksi”
Dalam bahasa Inggris tergantung kendaraannya, dan tidak memakai up atau down. Bus, kereta, pesawat, sepeda: “get on the bus”, “get off the train”. Mobil atau taksi: “get in the car”, “get out of the taxi”. “Go up the bus” atau “get down from the bus” terdengar sangat aneh.
Dalam bahasa Indonesia setiap tindakan punya satu kata kerja: “bangun”, “kumpulkan”, “catat”, “coret”, “tutup (telepon)”
Menerjemahkannya dengan satu kata kerja bahasa Inggris sering hasilnya tidak wajar (“collect your homework”, “close the phone”, “search the word”). Yang dipakai: “hand in your homework”, “hang up”, “look up any word you don't know”, “write down the main points”, “cross out any mistakes”. Dan “bangun” bisa wake up atau get up, tergantung maksudnya.
💡 Kalau kata kerjanya kamu ambil langsung dari kamus (postpone, investigate), kemungkinan besar terdengar formal; dalam percakapan cari phrasal verb-nya.
💡 Naik/turun bus atau kereta = get on / get off; naik/turun mobil = get in / get out of.
💡 Kumpulkan tugas = hand in; catat = write down; cari kata di kamus = look up; tutup telepon = hang up.
"What time do you usually get up?"
"Around six thirty — I like to get dressed and go out for a run before work."
"Wow, early! I can barely get dressed and get out the door by eight."
"Ha! Well, tomorrow I have to check in for a flight at five, so it'll be even earlier."
Latihan 1 · Pilih phrasal verb yang benar
Which phrasal verb fits a daily-routine story? 'I usually ___ at 7 and have breakfast.'
Latihan 2 · Pilih phrasal verb yang benar
On the phone: 'Sorry, I have to go — I'll ___ you later.'
Latihan 3 · Pilih phrasal verb yang benar
At the airport: 'We need to ___ two hours before the flight.'
Latihan 4 · Pilih phrasal verb yang benar
At school or work: 'Please ___ your homework by Friday.'
Latihan 5 · Pilih sinonim formal yang tepat
Which one-word verb is the more FORMAL match for 'put off'?
Latihan 6 · Pilih sinonim formal yang tepat
Which one-word verb is the more FORMAL match for 'look into'?
Latihan 7 · Pilih kalimat yang paling wajar
Choose the sentence that sounds natural in everyday spoken English.
Latihan 8 · Pilih phrasal verb yang benar
On the phone: 'Can you ___ a second? I need to find a pen.'
Latihan 9 · Lengkapi kalimatnya
Fill in the travel phrasal verb: The plane will ___ off in ten minutes. (leave the ground)
Latihan 10 · Lengkapi kalimatnya
Fill in the study phrasal verb: If you don't know a word, ___ it up in a dictionary. (search for information)
Latihan 11 · Kelompokkan phrasal verb-nya
0 / 8 dikelompokkan
Latihan 12 · Kesalahan umum: “turun” diterjemahkan dengan down
Indonesian: “Saya turun di halte berikutnya.” (on a bus) Which English sentence is correct?
Lima pertanyaan singkat untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
Which group does 'set off' (start a journey) belong to?
Partikel dan maknanya
Makna partikel dalam phrasal verb: up sering berarti “sampai habis”, out berarti “mencari tahu” atau “lenyap”, dan on berarti “terus, lanjut”.
Phrasal verb transitif dan intransitif
Phrasal verb dengan objek (turn off the lights) dan tanpa objek (the car broke down), serta mengapa hal ini berbeda dari bisa dipisah atau tidaknya.
Tata bahasa phrasal verb
Phrasal verb tiga kata seperti put up with dan look forward to: mengapa tidak bisa dipisah dan apa beda partikel dengan preposisi biasa.
Phrasal verb yang bisa dan tidak bisa dipisah
Phrasal verb yang bisa dipisah (turn the light off) dan yang tidak (look after the kids), serta satu aturan urutan kata yang tidak pernah opsional.