Turn it off, look after the kids: dengan sebagian phrasal verb objeknya bisa berada di dua tempat, dengan yang lain hanya di satu tempat.
Yang akan kamu pelajari
Sebagian phrasal verb fleksibel dalam menempatkan objeknya: disebut separable (bisa dipisah). Yang lain tetap: objeknya selalu berada setelah seluruh phrasal verb, tidak pernah di tengah. Disebut inseparable (tidak bisa dipisah).
Bahasa Indonesia tidak punya hal seperti ini: untuk kata kerja + partikel bahasa Inggris, kita biasanya memakai satu kata kerja (mematikan = turn off, menjemput = pick up, mengembalikan = give back, menjaga = look after). Karena itu, partikelnya (off, up, back, after) mudah terlupa atau diletakkan di tempat yang salah. Jangan tertipu juga: walaupun banyak partikel terlihat seperti preposisi, dalam phrasal verb separable partikel tidak berperilaku seperti “dengan” atau “untuk”.
Dengan phrasal verb separable, kalau objeknya kata ganti (it, him, her, them, us, you, me), kata ganti itu HARUS berada di antara kata kerja dan partikel. Kata ganti tidak pernah boleh berada setelah partikel, walaupun kata benda boleh di kedua posisi.
Inilah jebakan utama bagimu: dalam bahasa Indonesia objek selalu langsung mengikuti kata kerjanya (“Matikan itu”, “Jemput dia”, “Kembalikan itu”), dan preposisi selalu berada di depan kata bendanya (“dengan dia”, “untuk dia”). Jadi “turn off it” atau “pick up her” terasa logis. Namun, di sini off dan up tidak berfungsi sebagai preposisi: kata gantinya masuk ke tengah. Hafalkan polanya sebagai satu blok: kata kerja + kata ganti + partikel: turn it off, pick her up, give it back.
Phrasal verb inseparable berperilaku hampir seperti kata kerja dengan preposisi: objeknya, baik kata benda maupun kata ganti, selalu berada setelah seluruh ungkapan, dan tidak ada apa pun di tengahnya.
Di sini bahasa Indonesia membantu: dalam “bertemu dengan seseorang”, “berurusan dengan sesuatu”, atau “bergantung pada seseorang”, preposisinya juga selalu di depan objeknya. Dengan cara yang sama, dalam bahasa Inggris kamu memakai run into her, deal with it, look after them. Sebagian punya dua partikel, seperti look forward to (“menantikan”), dan juga tidak dipisah: I'm looking forward to it.
Dengan phrasal verb separable, kata ganti berada di antara kata kerja dan partikel, tidak pernah di belakang. “Matikan itu” memang kata kerja + objek, tetapi turn off bukan satu kata.
Look after tidak bisa dipisah: tidak boleh ada apa pun di antara look dan after, termasuk kata ganti. Objeknya selalu di belakang, seperti dalam “menjaga neneknya”.
“Menjemput” adalah satu kata, tetapi dalam bahasa Inggris kamu perlu pick up. Tanpa up, kalimatnya tidak berarti “menjemput seseorang”.
Dalam bahasa Indonesia objek selalu langsung setelah kata kerja, dan preposisi selalu di depan kata bendanya: “Jemput dia”, “Matikan itu”, “dengan dia”
Karena itu, “Turn off it” atau “Can you pick up her?” terasa wajar. Namun, dengan phrasal verb separable kata ganti berada di antara kata kerja dan partikel: “Turn it off”, “Can you pick her up?”. Dengan kata benda kamu punya dua pilihan: “pick up my sister” atau “pick my sister up”. Dengan kata ganti, hanya satu.
Dalam bahasa Indonesia cukup satu kata kerja: “Matikan”, “Jemput adikmu”, “Kembalikan ke saya”
Dalam bahasa Inggris partikel adalah bagian dari makna dan tidak bisa dihilangkan: pick tanpa up terutama berarti memilih (atau memetik buah dan bunga), sedangkan pick up berarti menjemput atau mengambil. Jadi “Can you pick my sister up from school?”, bukan “Can you pick my sister from school?”. Pelajari setiap phrasal verb dengan contoh berkata ganti (turn it off, pick her up, give it back), maka urutan yang benar akan melekat.
Kata kerja dengan preposisi tetap seperti “bertemu dengan”, “berurusan dengan”, atau “bergantung pada” tidak pernah memisahkan preposisi dari objeknya
Ini membantumu dengan phrasal verb inseparable: look after, run into, get over, deal with, dan come across bekerja dengan cara yang sama, objeknya selalu di belakang: “She looks after her grandmother”, “I ran into her”, “Deal with it”. Tetapi hati-hati: tidak ada aturan untuk mengetahui mana yang separable. Think over bisa dipisah (think it over), sedangkan get over tidak (get over it), walaupun bentuknya mirip.
💡 Kata ganti di tengah: turn it off, pick her up, give it back. Jangan “turn off it”, walaupun dalam bahasa Indonesia objek langsung mengikuti kata kerja.
💡 Phrasal verb inseparable (look after, run into, get over, deal with) tidak pernah dipisah, seperti “bertemu dengan” atau “berurusan dengan”.
💡 Jangan lupa partikelnya: “menjemput” adalah pick up, “mengembalikan” adalah give back.
"Can you pick up the kids from school today?"
"Sure — should I drop them off at your place after?"
"That would be great. Can you also turn off the oven before you leave here?"
"Of course — I'll take care of everything."
Latihan 1 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence with a pronoun object.
Latihan 2 · Pilih kalimat yang benar
Which sentence is correct? ('look after' is inseparable)
Latihan 3 · Pilih kata yang benar
Can you pick ___ my sister from school?
Latihan 4 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 5 · Pilih kalimat yang benar
Which sentence is correct with 'run into' (inseparable, meaning meet by chance)?
Latihan 6 · Pilih pasangan yang benar
Both sentences mean 'switch the lights off' and both are correct with a noun object: 'Turn ___ the lights.' / 'Turn the lights ___.'
Latihan 7 · Pilih aturan yang benar
Which rule applies to a pronoun object (it, him, her, them) with a separable phrasal verb?
Latihan 8 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 9 · Tulis ulang kalimatnya dengan kata ganti
Rewrite with a pronoun: 'Take off your shoes.' → 'Take ___ off.'
Latihan 10 · Tulis ulang kalimatnya dengan kata ganti
Rewrite with a pronoun: 'Can you help out my brother?' → 'Can you help ___ out?'
Latihan 11 · Kelompokkan phrasal verb ini
0 / 8 dikelompokkan
Latihan 12 · Kesalahan umum: kata ganti setelah partikel
Indonesian: “Bisakah kamu menjemput dia di stasiun?” Which English sentence is correct?
Lima pertanyaan singkat untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
Choose the correct sentence.
Phrasal verb: dasar-dasarnya
Pengantar phrasal verb: kata kerja + partikel, seperti wake up, give up, atau look up, yang maknanya sering tidak bisa ditebak dari kata-katanya.
Tata bahasa phrasal verb
Phrasal verb tiga kata seperti put up with dan look forward to: mengapa tidak bisa dipisah dan apa beda partikel dengan preposisi biasa.
Phrasal verb transitif dan intransitif
Phrasal verb dengan objek (turn off the lights) dan tanpa objek (the car broke down), serta mengapa hal ini berbeda dari bisa dipisah atau tidaknya.
Partikel dan maknanya
Makna partikel dalam phrasal verb: up sering berarti “sampai habis”, out berarti “mencari tahu” atau “lenyap”, dan on berarti “terus, lanjut”.