Phrasal verb yang bisa dan tidak bisa dipisah

A2 · DasarPhrasal verb

Turn it off, look after the kids: dengan sebagian phrasal verb objeknya bisa berada di dua tempat, dengan yang lain hanya di satu tempat.

Yang akan kamu pelajari

  • Dengan phrasal verb yang bisa dipisah (separable), objek bisa berada setelah partikel atau di antara kata kerja dan partikel: turn off the light / turn the light off
  • Dengan phrasal verb yang tidak bisa dipisah (inseparable), tidak boleh ada apa pun di antara kata kerja dan partikel: look after the kids, tidak pernah “look the kids after”
  • Dengan phrasal verb separable, kata ganti objek (it, him, her, them) HARUS berada di antara kata kerja dan partikel: ini tidak pernah opsional
  • Tidak ada cara pasti untuk mengetahui dari maknanya apakah sebuah phrasal verb bisa dipisah atau tidak: hafalkan satu per satu

Dua posisi, atau hanya satu

Sebagian phrasal verb fleksibel dalam menempatkan objeknya: disebut separable (bisa dipisah). Yang lain tetap: objeknya selalu berada setelah seluruh phrasal verb, tidak pernah di tengah. Disebut inseparable (tidak bisa dipisah).

Bahasa Indonesia tidak punya hal seperti ini: untuk kata kerja + partikel bahasa Inggris, kita biasanya memakai satu kata kerja (mematikan = turn off, menjemput = pick up, mengembalikan = give back, menjaga = look after). Karena itu, partikelnya (off, up, back, after) mudah terlupa atau diletakkan di tempat yang salah. Jangan tertipu juga: walaupun banyak partikel terlihat seperti preposisi, dalam phrasal verb separable partikel tidak berperilaku seperti “dengan” atau “untuk”.

"separable: turn off the light / turn the light off (keduanya benar)"
"inseparable: look after the kids (hanya urutan ini yang benar)"

Aturan kata ganti yang tidak pernah opsional

Dengan phrasal verb separable, kalau objeknya kata ganti (it, him, her, them, us, you, me), kata ganti itu HARUS berada di antara kata kerja dan partikel. Kata ganti tidak pernah boleh berada setelah partikel, walaupun kata benda boleh di kedua posisi.

Inilah jebakan utama bagimu: dalam bahasa Indonesia objek selalu langsung mengikuti kata kerjanya (“Matikan itu”, “Jemput dia”, “Kembalikan itu”), dan preposisi selalu berada di depan kata bendanya (“dengan dia”, “untuk dia”). Jadi “turn off it” atau “pick up her” terasa logis. Namun, di sini off dan up tidak berfungsi sebagai preposisi: kata gantinya masuk ke tengah. Hafalkan polanya sebagai satu blok: kata kerja + kata ganti + partikel: turn it off, pick her up, give it back.

"Turn it off. (bukan 'Turn off it.')"
"Can you pick her up? (bukan 'Can you pick up her?')"
"Give it back. (bukan 'Give back it.')"

Phrasal verb yang tidak bisa dipisah

Phrasal verb inseparable berperilaku hampir seperti kata kerja dengan preposisi: objeknya, baik kata benda maupun kata ganti, selalu berada setelah seluruh ungkapan, dan tidak ada apa pun di tengahnya.

Di sini bahasa Indonesia membantu: dalam “bertemu dengan seseorang”, “berurusan dengan sesuatu”, atau “bergantung pada seseorang”, preposisinya juga selalu di depan objeknya. Dengan cara yang sama, dalam bahasa Inggris kamu memakai run into her, deal with it, look after them. Sebagian punya dua partikel, seperti look forward to (“menantikan”), dan juga tidak dipisah: I'm looking forward to it.

"I ran into an old friend yesterday. (bukan 'I ran an old friend into')"
"She looks after her grandmother. (bukan 'She looks her grandmother after')"

Contoh bahasa Inggris sehari-hari

"Could you turn the heating up a bit?"
"I need to pick up some milk on the way home."
"He's always looked out for his younger siblings."
"Don't forget to switch it off before you leave."

Perhatikan

✗Turn off it before you go.
✓Turn it off before you go.

Dengan phrasal verb separable, kata ganti berada di antara kata kerja dan partikel, tidak pernah di belakang. “Matikan itu” memang kata kerja + objek, tetapi turn off bukan satu kata.

✗She looks her grandmother after.
✓She looks after her grandmother.

Look after tidak bisa dipisah: tidak boleh ada apa pun di antara look dan after, termasuk kata ganti. Objeknya selalu di belakang, seperti dalam “menjaga neneknya”.

✗Can you pick my sister from school?
✓Can you pick my sister up from school?

“Menjemput” adalah satu kata, tetapi dalam bahasa Inggris kamu perlu pick up. Tanpa up, kalimatnya tidak berarti “menjemput seseorang”.

Perbandingan dengan bahasamu

Dalam bahasa Indonesia objek selalu langsung setelah kata kerja, dan preposisi selalu di depan kata bendanya: “Jemput dia”, “Matikan itu”, “dengan dia”

Karena itu, “Turn off it” atau “Can you pick up her?” terasa wajar. Namun, dengan phrasal verb separable kata ganti berada di antara kata kerja dan partikel: “Turn it off”, “Can you pick her up?”. Dengan kata benda kamu punya dua pilihan: “pick up my sister” atau “pick my sister up”. Dengan kata ganti, hanya satu.

Dalam bahasa Indonesia cukup satu kata kerja: “Matikan”, “Jemput adikmu”, “Kembalikan ke saya”

Dalam bahasa Inggris partikel adalah bagian dari makna dan tidak bisa dihilangkan: pick tanpa up terutama berarti memilih (atau memetik buah dan bunga), sedangkan pick up berarti menjemput atau mengambil. Jadi “Can you pick my sister up from school?”, bukan “Can you pick my sister from school?”. Pelajari setiap phrasal verb dengan contoh berkata ganti (turn it off, pick her up, give it back), maka urutan yang benar akan melekat.

Kata kerja dengan preposisi tetap seperti “bertemu dengan”, “berurusan dengan”, atau “bergantung pada” tidak pernah memisahkan preposisi dari objeknya

Ini membantumu dengan phrasal verb inseparable: look after, run into, get over, deal with, dan come across bekerja dengan cara yang sama, objeknya selalu di belakang: “She looks after her grandmother”, “I ran into her”, “Deal with it”. Tetapi hati-hati: tidak ada aturan untuk mengetahui mana yang separable. Think over bisa dipisah (think it over), sedangkan get over tidak (get over it), walaupun bentuknya mirip.

💡 Kata ganti di tengah: turn it off, pick her up, give it back. Jangan “turn off it”, walaupun dalam bahasa Indonesia objek langsung mengikuti kata kerja.

💡 Phrasal verb inseparable (look after, run into, get over, deal with) tidak pernah dipisah, seperti “bertemu dengan” atau “berurusan dengan”.

💡 Jangan lupa partikelnya: “menjemput” adalah pick up, “mengembalikan” adalah give back.

Situasi nyata: meminta bantuan

"Can you pick up the kids from school today?"

"Sure — should I drop them off at your place after?"

"That would be great. Can you also turn off the oven before you leave here?"

"Of course — I'll take care of everything."

Latihan

Latihan 1 · Pilih kalimat yang benar

Choose the correct sentence with a pronoun object.

Latihan 2 · Pilih kalimat yang benar

Which sentence is correct? ('look after' is inseparable)

Latihan 3 · Pilih kata yang benar

Can you pick ___ my sister from school?

Latihan 4 · Pilih kalimat yang benar

Choose the correct sentence.

Latihan 5 · Pilih kalimat yang benar

Which sentence is correct with 'run into' (inseparable, meaning meet by chance)?

Latihan 6 · Pilih pasangan yang benar

Both sentences mean 'switch the lights off' and both are correct with a noun object: 'Turn ___ the lights.' / 'Turn the lights ___.'

Latihan 7 · Pilih aturan yang benar

Which rule applies to a pronoun object (it, him, her, them) with a separable phrasal verb?

Latihan 8 · Pilih kalimat yang benar

Choose the correct sentence.

Latihan 9 · Tulis ulang kalimatnya dengan kata ganti

Rewrite with a pronoun: 'Take off your shoes.' → 'Take ___ off.'

Latihan 10 · Tulis ulang kalimatnya dengan kata ganti

Rewrite with a pronoun: 'Can you help out my brother?' → 'Can you help ___ out?'

Latihan 11 · Kelompokkan phrasal verb ini

turn off
look after
pick up
get over
give back
run into
put on
deal with

0 / 8 dikelompokkan

Latihan 12 · Kesalahan umum: kata ganti setelah partikel

Indonesian: “Bisakah kamu menjemput dia di stasiun?” Which English sentence is correct?

Kuis singkat

Lima pertanyaan singkat untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.

Pertanyaan 1 / 5

Skor: 0/0

Choose the correct sentence.

Yang sudah kamu pelajari

  • Phrasal verb separable menerima objek setelah partikel atau di tengah: turn off the light / turn the light off.
  • Phrasal verb inseparable tidak menerima apa pun di tengah: look after the kids, seperti “bertemu dengan” yang tidak dipisah.
  • Dengan phrasal verb separable, kata ganti wajib berada di tengah: turn it off, tidak pernah “turn off it”.
  • Partikel tidak opsional: pick up, give back, turn off. Satu kata kerja dalam bahasa Indonesia tidak berarti satu kata dalam bahasa Inggris.
  • Tidak ada aturan pasti untuk mengetahui apakah phrasal verb bisa dipisah atau tidak: pelajari untuk setiap phrasal verb.
Lihat semua pelajaran di kategori ini