It is said that… / She is said to… Dua cara menyampaikan apa yang dikatakan, diyakini, atau diperkirakan orang, seperti “dikabarkan” dan “diduga” dalam berita.
Yang akan kamu pelajari
Bahasa Inggris punya dua struktur pasif untuk menyampaikan pernyataan, dugaan, atau pendapat tanpa menyebut siapa tepatnya yang mengatakannya. Keduanya khas untuk berita, kabar burung, dan pengetahuan umum. Dalam bahasa Indonesia kamu akan memakai “dikatakan bahwa”, “kabarnya”, “konon”, “dikabarkan”, atau “diduga”.
Kedua kalimat di bawah ini artinya sama dengan “Kabarnya perusahaan itu sedang mengalami kesulitan”: “It is said that the company is struggling.” “The company is said to be struggling.” Bentuk continuous to be struggling menunjukkan bahwa hal itu sedang terjadi sekarang.
Dalam percakapan santai orang juga cukup berkata “People say…” atau “Apparently…” (mirip “katanya”). Struktur pasif terdengar lebih objektif dan terutama dipakai dalam berita, laporan, dan teks yang lebih formal.
Struktur ini sangat mirip dengan “Dikatakan bahwa…” atau “Diperkirakan bahwa…”: it + kata kerja pasif + klausa lengkap dengan that. “It is reported that the road will be closed tomorrow.” “It is thought that prices will rise next year.”
Perbedaan besarnya: “Dikatakan bahwa…” tidak punya subjek, tetapi kalimat bahasa Inggris wajib punya subjek. Selalu mulai dengan It: “It is said that…”, jangan “Is said that…”.
That (“bahwa”) berada tepat setelah kata kerja pasif dan membuka anak kalimat, dan anak kalimat itu harus lengkap dengan kata kerjanya: “that the company is struggling”, bukan “that the company struggling”. Dalam bahasa Inggris informal that boleh dihilangkan (“It's said the restaurant is excellent”); dalam gaya formal biasanya tetap dipakai. Kata kerja yang sering dipakai: say, believe, think, report, know, expect, understand, consider, allege. Struktur ini benar dan sering dipakai, tetapi terdengar agak formal dan berjarak.
Di sini subjek anak kalimat (orang atau benda yang dibicarakan) menjadi subjek kalimat utama, lalu diikuti to-infinitive: “It is believed that she is one of the best” menjadi “She is believed to be one of the best”. Dalam struktur ini tidak ada klausa dengan that.
Kabar baiknya, bahasa berita Indonesia memakai pola yang sama: “Dia diyakini sebagai salah satu yang terbaik di bidangnya” → “She is believed to be one of the best in her field.” “Tim itu diharapkan memenangi kejuaraan” → “The team is expected to win the championship.”
Yang perlu diperhatikan adalah bagian setelah kata kerja pasif. Bahasa Indonesia langsung menyambung dengan kata kerja (“diharapkan menang”) atau dengan “sebagai” (“diyakini sebagai…”), sedangkan bahasa Inggris selalu memerlukan to + kata kerja: “is expected to win”, bukan “is expected win”; “is believed to be one of the best”, bukan “is believed as one of the best”.
Kalau peristiwanya terjadi sebelum saat orang membicarakannya, kamu memerlukan perfect infinitive: to have + past participle. Bahasa Indonesia tidak menandai hal ini pada kata kerja: “Tersangka diduga melarikan diri dengan mobil” bisa berarti peristiwa yang sudah terjadi. Dalam bahasa Inggris waktu itu harus terlihat: “The suspect is believed to have fled by car.” “Dia diperkirakan sudah meninggalkan negara itu” → “He is thought to have left the country.”
Infinitive biasa (to leave, to flee) menunjuk ke masa kini atau masa depan: “He is thought to leave the country” terdengar seolah-olah dia belum pergi. Kalau dalam bahasa Indonesia ada “sudah” atau “telah”, itu tanda yang baik bahwa kamu memerlukan to have + past participle. Dalam bentuk pasif: “The painting is believed to have been stolen” (to have been + past participle).
“Dikatakan bahwa…” tidak punya subjek, tetapi kalimat bahasa Inggris memerlukannya: It is said that…
“Diharapkan menang” langsung bersambung, tetapi dalam bahasa Inggris setelah is expected / is said / is believed selalu ada to + kata kerja.
“Diyakini sebagai…” tidak diterjemahkan dengan as. Dalam struktur personal bahasa Inggris memakai to be.
“Tersangka diduga melarikan diri” biasanya sudah terjadi. Untuk peristiwa lampau, pakai to have + past participle; infinitive biasa terdengar seperti masa kini atau masa depan.
Struktur personal memakai to-infinitive, bukan klausa dengan that. That hanya dipakai dalam struktur impersonal dengan it.
“Perusahaan itu sedang kesulitan” tidak memakai kata kerja bantu, tetapi anak kalimat setelah that dalam bahasa Inggris harus lengkap: the company is struggling.
“Dikatakan bahwa…”, “Diperkirakan bahwa…”, “Diketahui bahwa…”: struktur impersonal bahasa Indonesia tidak punya subjek
Bahasa Inggris punya struktur yang sepadan, jadi kamu bisa memindahkannya hampir kata per kata, dengan satu syarat: perlu subjek kosong it. “Dikatakan bahwa restoran itu sangat bagus” → “It is said that the restaurant is excellent”, bukan “Is said that the restaurant is excellent”.
Dalam berita kita sering menulis “Perusahaan itu dikabarkan sedang kesulitan”, “Tersangka diduga melarikan diri”
Ini persis struktur personal bahasa Inggris: subjeknya orang atau benda yang dibicarakan, lalu kata kerja pasif. Bedanya, bahasa Inggris selalu menambahkan to + kata kerja: “The company is said to be struggling.” “The suspect is believed to have fled by car.” Jangan “The company is said struggling”.
“Dia diyakini sebagai salah satu yang terbaik”, “Jembatan itu disebut berusia lebih dari 200 tahun”
“Sebagai” tidak diterjemahkan dengan as, dan bagian setelah kata kerja pasif tidak boleh dibiarkan tanpa kata kerja. Dalam bahasa Inggris, keadaan seperti ini selalu memakai to be: “She is believed to be one of the best in her field.” “The bridge is said to be over 200 years old.” Jangan juga mencampur kedua struktur: pilih “It is believed that she is talented” atau “She is believed to be talented”, jangan “She is believed that she is talented”.
“Lukisan itu diduga dicuri puluhan tahun yang lalu.”: kata kerja bahasa Indonesia tidak menunjukkan waktu
Dalam bahasa Inggris, peristiwa yang sudah terjadi memerlukan to have + past participle: “The painting is believed to have been stolen decades ago.” Infinitive biasa (“is believed to be stolen”) menunjuk ke masa kini.
💡 “Dikatakan bahwa…” → It is said that… (jangan lupa It).
💡 “Dikabarkan…”, “diduga…”, “diharapkan…” → is said / is believed / is expected + to + kata kerja.
💡 Sudah terjadi? → is said to have + past participle (is thought to have left).
💡 Pilih salah satu: It is said that + klausa, atau subjek + is said to + kata kerja; jangan dicampur.
"Did you hear the rumors about the new manager?"
"Yeah, she's said to be really strict."
"Really? It's also reported that she completely reorganized her last team."
"Guess we'll find out soon enough."
Latihan 1 · Pilih kalimat impersonal yang benar
Choose the correct impersonal passive reporting structure.
Latihan 2 · Pilih kalimat personal yang benar
Choose the correct personal passive reporting structure.
Latihan 3 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 4 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 5 · Pilih struktur yang benar untuk peristiwa lampau
Choose the correct personal structure for a past event.
Latihan 6 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 7 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 8 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 9 · Tulis ulang kalimatnya dengan pasif impersonal
Rewrite using the impersonal passive: 'People say that the restaurant is excellent.'
Latihan 10 · Tulis ulang kalimatnya dengan pasif personal
Rewrite using the personal passive: 'People believe that she is very talented.'
Latihan 11 · Kelompokkan: impersonal atau personal
0 / 4 dikelompokkan
Latihan 12 · Kesalahan umum: “diduga melarikan diri” tanpa penanda waktu
Indonesian (news report): “Tersangka diduga melarikan diri dengan mobil.” (it already happened) Which English sentence is correct?
Lima pertanyaan singkat untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
Choose the correct sentence.
Struktur pasif lanjutan
Pasif lanjutan bahasa Inggris: orang sebagai subjek (I was given a book), infinitive pasif, pasif dengan being, dan pola needs to be done.
Have / get something done (kalimat kausatif)
Have/get something done untuk jasa yang dikerjakan orang lain untukmu, dan mengapa “Kemarin saya potong rambut” bukan I cut my hair.
Kalimat pasif dengan get
Pasif dengan get: get + past participle sebagai pasif santai untuk kejadian mendadak, mirip “kena” dan “ke-…-an”, dan cara menerjemahkan “Saya kecurian HP”.
Kalimat pasif dalam semua tense
Kalimat pasif dalam semua tense: past participle tetap, hanya bentuk be yang berubah. Mengapa “sedang diperbaiki” menjadi is being repaired.