Kalimat pasif dengan get

B2 · Menengah atasKalimat pasif

My phone got stolen. Pasif santai sehari-hari untuk hal yang “menimpa” seseorang, mirip “kena pecat” atau “kecurian” dalam bahasa Indonesia.

Yang akan kamu pelajari

  • Get + past participle sebagai alternatif santai untuk be + past participle
  • Mengapa pasif dengan get selalu menggambarkan kejadian atau perubahan, bukan keadaan
  • Kapan get terdengar lebih wajar (kejadian mendadak, tak terduga, sering tidak menyenangkan) dan kapan lebih baik be (tulisan formal atau resmi)
  • Cara menerjemahkan “Saya kecurian HP” atau “Dia kena PHK” tanpa menjadikan orangnya subjek yang salah

Pasif sehari-hari

Untuk kejadian tertentu, get + past participle dan be + past participle artinya hampir sama: “He got fired” dan “He was fired” bisa menceritakan hal yang sama. Namun pasif dengan get terdengar lebih santai dan sering menekankan bahwa sesuatu terjadi tiba-tiba, tak terduga, atau “menimpa” subjeknya.

Bahasa Indonesia punya rasa yang sama. Selain di- (“dia dipecat”), dalam percakapan kita sering berkata “dia kena PHK”, “saya kena tilang”, “saya kecurian HP di bus”, atau “kami kehujanan”. Bentuk dengan “kena” dan ke-…-an ini biasanya untuk kejadian yang tidak menyenangkan, dan padanan santainya dalam bahasa Inggris adalah get: “He got fired.”, “My phone got stolen on the bus.”

Get bisa dipakai dalam semua tense secara biasa: gets stolen, got stolen, is getting fixed, will get fired. Dalam present perfect, bahasa Inggris Britania memakai has got stolen, sedangkan bahasa Inggris Amerika biasanya has gotten stolen.

"My phone got stolen on the bus."
"He got fired last week."

Kapan get paling cocok

Pasif dengan get paling wajar dalam bahasa Inggris lisan sehari-hari, terutama untuk kejadian yang mendadak, dramatis, atau kurang beruntung: kecelakaan, kehilangan, kejutan, atau perubahan nasib seseorang (dipromosikan, dipecat, diundang, tertangkap).

Setelah get selalu past participle, tidak pernah bentuk dasar. Karena kata kerja bahasa Indonesia tidak berubah menurut waktu (“kena pecat”, “dapat promosi”), bentuk dasar mudah terselip: “I got caught in the rain.” (bukan “got catch”), “She got promoted to manager.” (bukan “got promote”). Ucapkan juga akhiran -ed: pada promoted dan invited akhiran itu menjadi satu suku kata tambahan, dan dalam tulisan tidak boleh hilang.

Hati-hati dengan “kecurian”. Dalam bahasa Indonesia orangnya menjadi subjek (“Saya kecurian HP”). Dalam bahasa Inggris, steal dipakai untuk barangnya (“My phone got stolen”), dan rob untuk orang atau tempatnya (“I got robbed”). “I got stolen” berarti kamu sendiri yang dicuri, seperti sebuah barang. Begitu juga “kehujanan” bukan “I got rain”, melainkan “I got caught in the rain.”

"I got caught in the rain."
"She got promoted to manager."

Be tetap untuk hal formal dan resmi

Dalam teks formal, pengumuman resmi, atau pernyataan netral, pasif dengan be tetap pilihan yang paling wajar. Di sana pasif dengan get terdengar terlalu santai, seperti menulis “karyawan kena PHK” dalam siaran pers resmi perusahaan.

Untuk menggambarkan keadaan, selalu pakai be, tidak pernah get. Bentuk di- dalam bahasa Indonesia bisa dipakai untuk keduanya: “Jendela itu dipecahkan saat badai” (kejadian) dan “Rumah itu dikelilingi pohon” (keadaan). Dalam bahasa Inggris, get hanya untuk kejadian: “The window got broken during the storm.” Untuk keadaan: “The house is surrounded by trees.” “Gets surrounded” berarti ada yang sedang mengepung rumah itu.

"The new policy was announced today."
"The building was constructed in 1980."

Contoh bahasa Inggris sehari-hari

"We got invited to the wedding."
"The car got damaged in the accident."
"They got married last summer."
"I got asked a really tough question in the interview."

Perhatikan

✗I got stolen my phone on the bus.
✓My phone got stolen on the bus.

Jangan menyalin urutan “Saya kecurian HP”. Subjek kalimat pasif adalah barang yang dicuri: my phone.

✗I got stolen on the bus.
✓I got robbed on the bus.

“Kecurian” punya dua padanan: steal untuk barangnya (my phone got stolen) dan rob untuk orang atau tempatnya (I got robbed).

✗He got fire last week.
✓He got fired last week.

“Kena pecat” = got fired. Setelah get selalu past participle, dan akhiran -ed harus terdengar.

✗I got rain on the way home.
✓I got caught in the rain on the way home.

“Kehujanan” dalam bahasa Inggris adalah got caught in the rain. “Got rain” tidak bermakna “kehujanan”.

✗The new policy got announced today. (dalam siaran pers resmi)
✓The new policy was announced today.

Pasif dengan get terlalu santai untuk teks formal atau pengumuman resmi. Di sana pakai pasif dengan be.

✗The house gets surrounded by trees.
✓The house is surrounded by trees.

“Rumah itu dikelilingi pohon” adalah keadaan, jadi pakai is surrounded. Gets surrounded menggambarkan kejadian.

Perbandingan dengan bahasamu

“Kena tilang”, “kena PHK”, “kecopetan”, “kehujanan”: bahasa Indonesia punya bentuk khusus untuk sesuatu yang menimpa seseorang

Ini sangat membantu: rasa “menimpa” itulah yang dibawa oleh get + past participle. “He got fired.”, “She got pickpocketed on the bus.”, “I got caught in the rain.”, “I got a ticket” (untuk tilang). Seperti “kena” dan ke-…-an, get paling sering dipakai untuk kejadian yang mendadak dan tidak menyenangkan, tetapi juga bisa untuk kabar baik: “She got promoted.”

“Saya kecurian HP di bus”: orang yang dirugikan menjadi subjek, barangnya di belakang

Kalau urutan ini disalin, muncul “I got stolen my phone” atau “I was stolen my phone”, dan keduanya salah. Dalam bahasa Inggris, barang yang dicuri menjadi subjek: “My phone got stolen on the bus.” Untuk orangnya, pakai rob: “I got robbed.”

Bentuk di- dipakai untuk kejadian (“dipecahkan saat badai”) dan juga untuk keadaan (“dikelilingi pohon”)

Dalam bahasa Inggris, pasif dengan be bisa menyatakan keduanya, tetapi pasif dengan get hanya kejadian. “The window got broken during the storm” menceritakan apa yang terjadi. Untuk keadaan, pakai be: “The house is surrounded by trees.”

“Kena pecat”, “diundang”, “menikah”: kata kerja bahasa Indonesia tidak punya bentuk khusus seperti past participle

Setelah get selalu past participle: “He got hurt during the game.”, “The car got damaged in the accident.”, “We got invited to the wedding.”, “They got married last summer.” Bukan “got marry” atau “got invite”.

💡 “Saya kecurian HP” → My phone got stolen. Barang yang dicuri menjadi subjek, bukan orangnya.

💡 Steal untuk barang, rob untuk orang: My phone got stolen. / I got robbed.

💡 Get = kejadian (seperti “kena” atau ke-…-an), tidak pernah keadaan: is surrounded, bukan gets surrounded.

💡 Dalam percakapan, untuk kecelakaan, kehilangan, dan kejutan, get sering lebih wajar daripada be; dalam teks formal, pakai be.

Situasi nyata: menceritakan kabar buruk

"You look upset. What happened?"

"My bike got stolen outside the gym this morning."

"Oh no, that's awful! Did you call the police?"

"Yeah, but I doubt I'll get it back."

Latihan

Latihan 1 · Pilih kalimat yang paling wajar

Choose the more natural, informal sentence about a sudden event.

Latihan 2 · Pilih kalimat yang benar

Choose the correct 'get passive' sentence.

Latihan 3 · Pilih kalimat yang benar

Choose the correct 'get passive' sentence.

Latihan 4 · Pilih ragam bahasa yang sesuai

Which register is 'get passive' most associated with?

Latihan 5 · Pilih kalimat yang benar

Choose the correct 'get passive' sentence.

Latihan 6 · Pilih kalimat yang lebih formal

Choose the sentence more likely to describe an official announcement (formal).

Latihan 7 · Pilih kalimat yang benar

Choose the correct 'get passive' sentence.

Latihan 8 · Pilih kalimat yang benar

Choose the correct 'get passive' sentence.

Latihan 9 · Tulis ulang dengan pasif get

Rewrite using the informal 'get passive': 'My bike was stolen yesterday.'

Latihan 10 · Tulis ulang dengan pasif get

Rewrite using the informal 'get passive': 'He was hurt during the game.'

Latihan 11 · Kelompokkan: pasif get atau pasif be

My phone got stolen.
The building was constructed in 1980.
He got fired yesterday.
The results were published last week.

0 / 4 dikelompokkan

Latihan 12 · Kesalahan umum: menyalin urutan “Saya kecurian…”

Indonesian: “Saya kecurian HP di bus.” Which English translation is correct?

Kuis singkat

Lima pertanyaan singkat untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.

Pertanyaan 1 / 5

Skor: 0/0

Choose the correct 'get passive' sentence.

Yang sudah kamu pelajari

  • Get + past participle adalah alternatif santai untuk be + past participle.
  • Pasif dengan get khas untuk kejadian yang mendadak, tak terduga, atau tidak menyenangkan, mirip “kena” dan ke-…-an, dan sangat umum dalam percakapan.
  • Get selalu menggambarkan kejadian atau perubahan; untuk keadaan dipakai be.
  • “Saya kecurian HP” → My phone got stolen; untuk orangnya, I got robbed.
  • Dalam teks formal dan resmi, pasif dengan be tetap pilihan yang paling wajar.
Lihat semua pelajaran di kategori ini