Purchase atau buy. I would like to inform you atau Just so you know. Maknanya sama, registernya berbeda.
Yang akan kamu pelajari
Bahasa Inggris formal dan informal sering mengatakan hal yang sama dengan kata yang sama sekali berbeda. Tidak ada yang secara tata bahasa “lebih benar”: pilihannya bergantung pada situasi, lawan bicara, dan seberapa resmi atau pribadi konteksnya.
Dalam bahasa Indonesia, sebagian besar tugas ini dikerjakan oleh kata sapaan: “Anda” atau “kamu”, “Bapak” atau “Pak”, “Ibu” atau “Bu”. Selain itu, ada jarak yang jelas antara bahasa baku dan bahasa sehari-hari (“tidak” dan “nggak”, “sudah” dan “udah”). Bahasa Inggris hanya punya “you”, baik untuk atasanmu maupun untuk sahabatmu. Karena itu, perbedaannya terletak pada pilihan kata, struktur kalimat, dan ungkapan tetap.
Bahasa Inggris formal biasanya memilih kata yang lebih panjang dan berasal dari bahasa Latin, sedangkan bahasa informal memakai kata pendek sehari-hari atau phrasal verb: purchase/buy, commence/start, assistance/help, obtain/get, resolve/sort out, determine/find out.
Polanya mirip dengan bahasa Indonesia: dalam surat resmi kita menulis “memperoleh”, “memulai”, atau “menyelesaikan masalah”, sedangkan dengan teman kita cukup berkata “dapat”, “mulai”, atau “beresin”. Phrasal verb seperti sort out, find out, atau look over tidak punya padanan langsung dalam bahasa Indonesia, jadi mudah dilewatkan. Padahal dalam percakapan, penutur asli justru lebih suka start, get, find out, dan sort out. Kalau kamu mengirim pesan ke teman dengan commence atau obtain, kamu akan terdengar sangat kaku.
Teks formal biasanya menghindari bentuk singkat (contraction), sering memakai kalimat pasif agar terdengar impersonal dan resmi, dan menyusun kalimat yang lebih lengkap. Bahasa Inggris informal memakai bentuk singkat dengan wajar dan lebih suka kalimat langsung, aktif, dan personal.
Kalimat pasif dan gaya impersonal sudah kamu kenal dari bahasa Indonesia resmi (“Hasilnya telah ditinjau oleh komite”, “Peserta diharapkan hadir tepat waktu”). Bedanya, pasif dengan di- dalam bahasa Indonesia terasa netral dan sangat sering dipakai, sedangkan dalam bahasa Inggris pasif terdengar lebih resmi dan berjarak. Jadi, dalam email santai, pilih kalimat aktif. Bentuk singkat seperti don't atau I'm bisa kamu bandingkan dengan “nggak” atau “udah”: wajar dalam obrolan, tetapi tidak cocok dalam surat lamaran kerja.
Surat dan email mengikuti ungkapan tetap sesuai registernya: surat formal kepada orang yang namanya tidak kamu ketahui dibuka dalam bahasa Inggris Britania dengan “Dear Sir or Madam,” dan ditutup dengan “Yours faithfully,”; pesan informal cukup dibuka dengan “Hi,” dan ditutup dengan “Best,” atau “Thanks,”.
Kalau kamu tahu namanya, tulis “Dear Ms. Carter,” dan, dalam bahasa Inggris Britania, tutup dengan “Yours sincerely,”. Dalam bahasa Inggris Amerika, penutup formal yang biasa adalah “Sincerely,”, dan sebagai ganti “Dear Sir or Madam” sering dipakai “To whom it may concern,” (titik setelah Mr./Ms. adalah kebiasaan Amerika; dalam bahasa Inggris Britania biasanya ditulis Mr/Ms tanpa titik). Dalam email kantor sehari-hari, penutup yang paling umum adalah “Kind regards,” atau “Best regards,”.
Perhatikan juga: Mr. dan Ms. dipakai dengan nama keluarga, bukan nama depan. Kita menyapa “Pak John”, tetapi dalam bahasa Inggris “Mr. Smith” atau, kalau sudah akrab, cukup “John”. Dan “Dear” di awal surat adalah sapaan netral dan formal, bukan ungkapan mesra seperti “sayang”.
“Dengan hormat,” adalah pembuka surat yang tetap. Dalam bahasa Inggris, pembukanya adalah sapaan “Dear…,”. Selain itu, “With respect” justru dipakai sebelum menyampaikan ketidaksetujuan, jadi maknanya lain.
“Hormat saya,” diganti dengan penutup bahasa Inggris: “Yours faithfully,” atau “Yours sincerely,” dalam surat Britania, “Sincerely,” dalam surat Amerika, dan “Kind regards,” dalam email kantor.
Kita menyapa “Pak John”, tetapi Mr. dan Ms. dipakai dengan nama keluarga. Kalau sudah akrab, tulis saja “Hi John,” tanpa Mr.
Dalam email kerja kepada orang yang belum kamu kenal baik, hindari sapaan santai seperti “Hey,”, ungkapan seperti “just wanted to”, dan umumnya juga bentuk singkat. Tanpa “Bapak” atau “Anda”, nada formal datang dari cara kamu menyusun kalimat.
Kata yang terlalu formal dalam pesan santai atau dengan teman terdengar kaku dan tidak wajar, walaupun tata bahasanya benar. Rasanya seperti mengirim “Dengan ini saya beritahukan bahwa saya akan segera tiba” ke grup WhatsApp teman.
Register harus sama dalam seluruh teks: sapaan formal yang diikuti kata santai (“gotta”, “super”) tidak terdengar ramah, melainkan tidak konsisten.
Dalam bahasa Indonesia, kata sapaan langsung menunjukkan register: “Apakah Bapak bisa…?” atau “Kamu bisa…?”
Bahasa Inggris hanya punya “you”, dan tidak ada “Bapak” atau “Ibu” yang dipakai di setiap kalimat. Kalau kamu mencari “Anda versi bahasa Inggris”, kamu tidak akan menemukannya. Karena itu, mudah meremehkan betapa besar peran pilihan kata (purchase, bukan buy), bentuk lengkap (I am unable to, bukan I can't), struktur kalimat, dan ungkapan tetap. Selain itu, di dunia kerja berbahasa Inggris orang sering cepat beralih ke nama depan (terutama di Amerika), dan itu tidak berarti kurang sopan: kesopanan terletak pada cara kamu menyusun kalimat, bukan pada sapaan.
Kita terbiasa menyelipkan “Pak” atau “Bu” di hampir setiap kalimat kepada atasan atau klien
Kalau kebiasaan ini diterjemahkan, muncul “Yes, Sir”, “Thank you, Mister”, atau “Excuse me, Mister” di setiap kalimat. Dalam bahasa Inggris modern, “Sir” dan “Madam” sebagai sapaan langsung terdengar sangat resmi (misalnya dari staf hotel kepada tamu), dan “Mister” tanpa nama terdengar kasar atau aneh. Di kantor, cukup pakai nama orangnya (“Thanks, Sarah”) atau tidak memakai sapaan sama sekali. Kesopanan datang dari “Could you…?”, “I would appreciate…”, dan “Thank you for…”.
Bahasa Indonesia juga punya lapisan kata resmi: “memperoleh” dan “dapat”, “memulai” dan “mulai”, “menyelesaikan” dan “beresin”
Bahasa Inggris punya dua lapisan yang mirip. Sisi formal biasanya satu kata yang berasal dari bahasa Latin (purchase, commence, obtain, resolve, determine, review), sisi informal berupa kata sehari-hari atau phrasal verb (buy, start, get, sort out, find out, look over). Banyak kata formal itu juga sudah kamu kenal lewat kata serapan: informasi → inform, konfirmasi → confirm, partisipasi → participate. Namun, yang terasa netral dalam bahasa Indonesia bisa terdengar sangat resmi dalam bahasa Inggris, jadi jangan memakainya dalam obrolan dengan teman.
Surat resmi bahasa Indonesia punya ungkapan tetap: “Dengan hormat,” di awal dan “Hormat saya,” di akhir
Ungkapan tetap tidak diterjemahkan kata per kata, melainkan diganti dengan ungkapan bahasa Inggris yang setara: “Kepada Yth. Bapak/Ibu…” dan “Dengan hormat,” → “Dear Sir or Madam,” atau “Dear Mr. Smith,”; “Hormat saya,” → “Yours faithfully,” / “Yours sincerely,” (Britania) atau “Sincerely,” (Amerika); “Salam,” di email kantor → “Kind regards,” atau “Best regards,”. Kalimat penutup “Atas perhatian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih” cukup menjadi “Thank you for your time and consideration.” Bentuk seperti “With respect,” atau “My respect,” tidak dipakai seperti itu dalam bahasa Inggris.
💡 Bahasa Inggris tidak punya “Anda”, “Bapak”, atau “Ibu”: nada formal datang dari kata, bentuk lengkap, dan ungkapan tetap.
💡 Phrasal verb (sort out, find out) = cenderung informal; satu kata dari bahasa Latin (resolve, determine) = cenderung formal.
💡 Mr. dan Ms. + nama keluarga: Dear Mr. Smith, bukan Dear Mr. John.
💡 Dalam teks formal: do not, cannot, I am, bukan don't, can't, I'm.
💡 Jangan terjemahkan “Dengan hormat” dan “Hormat saya” kata per kata: Dear…, Kind regards / Yours faithfully.
"Dear Ms. Carter, I am writing to request a copy of last month's invoice. I would appreciate your prompt attention to this matter."
"Hey, could you send me last month's invoice when you get a sec? Thanks!"
Latihan 1 · Pilih kata yang lebih formal
Which word is more FORMAL?
Latihan 2 · Pilih kata yang lebih informal
Which word is more INFORMAL?
Latihan 3 · Pilih kalimat yang cocok untuk email bisnis
Which sentence is more appropriate in a formal business email?
Latihan 4 · Pilih kalimat yang lebih formal
Which is more typical of FORMAL written English?
Latihan 5 · Pilih versi formal yang benar
'I can't make it to the meeting.' Rewritten more formally, this becomes...
Latihan 6 · Pilih penutup surat formal yang benar
Which closing is appropriate for a FORMAL letter to someone whose name you don't know?
Latihan 7 · Pilih deskripsi yang benar
Contractions (don't, can't, it's) are...
Latihan 8 · Pilih padanan formalnya
'Sort out' (informal phrasal verb) has a more formal single-word equivalent:
Latihan 9 · Tulis ulang dengan lebih formal
Rewrite more formally: 'I gotta go now.'
Latihan 10 · Pilih versi yang lebih informal
Which is a more INFORMAL way to say: 'We regret to inform you that your application was unsuccessful.'?
Latihan 11 · Kelompokkan: formal atau informal
0 / 8 dikelompokkan
Latihan 12 · Kesalahan umum: menerjemahkan ungkapan surat kata per kata
Indonesian: “Dengan hormat,” (opening a formal letter to an unknown recipient). Which English opening is correct?
Lima pertanyaan singkat untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
Which is more formal?
Kesopanan dan cara memperhalus
Cara memperhalus permintaan dan pendapat dalam bahasa Inggris dengan could/would dan pertanyaan tidak langsung, dan mengapa “I want…” terdengar kasar.
Register dan gaya bahasa: gambaran lengkap
Register bahasa Inggris sebagai skala dari formal ke informal: nominalisasi, pasif, bentuk singkat, elipsis, dan cara menyesuaikan gaya dengan pembaca.
Bahasa Inggris standar dan nonstandar
Bahasa Inggris nonstandar: ain't, they was, I seen, dan them books sebagai ciri dialek yang nyata, dan mengapa ujian menuntut bentuk standar.
Bentuk pendek dan elipsis dalam bahasa Inggris lisan
Elipsis dalam bahasa Inggris lisan: menghilangkan subjek atau kata kerja bantu di awal kalimat (Got it!, Want some?, Been waiting long?) saat mengobrol.