Bahasa Inggris standar dan nonstandar

C1 · MahirRagam dan gaya bahasa

She ain't coming. They was late. I seen him. Them books. Bahasa Inggris yang nyata dan punya aturan, hanya saja bukan ragam standar.

Yang akan kamu pelajari

  • “Ain't” adalah bentuk negatif nonstandar yang sangat luas dipakai; tergantung kalimatnya, ia terutama menggantikan am not/isn't/aren't/hasn't/haven't. Sering muncul dalam percakapan santai dan dialek, tetapi dihindari dalam teks formal
  • Dialek nonstandar sering “menyeragamkan” kesesuaian subjek dan kata kerja, yaitu memakai satu bentuk kata kerja untuk semua subjek: they was, we was, it don't
  • Bahasa lisan nonstandar sering memakai past participle di tempat bahasa Inggris standar memakai past simple, atau sebaliknya: I seen it, he done it
  • Dalam bahasa nonstandar, “them” kadang dipakai sebagai kata tunjuk di depan kata benda, padahal bentuk standarnya “those”: them books
  • Standar/nonstandar tidak sama dengan formal/informal: bentuk singkat seperti isn't adalah bentuk standar (hanya informal); ain't adalah nonstandar
  • Negasi ganda (I don't have no money), ciri nonstandar lain yang sudah banyak diteliti, dibahas dalam pelajaran “Negasi ganda”; di sini hanya diulang sejauh relevan untuk pelajar Indonesia

Dialek yang nyata, bukan sekadar “kesalahan”

Bahasa Inggris nonstandar tidak kacau dan tidak “rusak”: ia mengikuti pola sendiri yang konsisten dan dipakai oleh jutaan penutur berbagai dialek bahasa Inggris. Bentuk standar hanyalah ragam yang diajarkan di sekolah dan diharapkan dalam teks formal dan ujian; bentuk nonstandar berbeda, sama teraturnya, tetapi punya kesan sosial yang lain.

Prinsip ini sudah kamu kenal dari bahasa Indonesia: bentuk seperti “merubah” (bakunya “mengubah”), “praktek” (bakunya “praktik”), atau “ketemuan” dipakai sangat luas dan mudah dipahami, tetapi bukan bahasa baku. Satu perbedaan penting: bahasa Indonesia punya lembaga resmi (Badan Bahasa) dan KBBI yang menetapkan bentuk baku. Bahasa Inggris tidak punya lembaga seperti itu. “Standard English” adalah kesepakatan yang lahir dari pemakaian, kamus, dan buku tata bahasa, dan ada beberapa standar yang sama sahnya, terutama bahasa Inggris Britania dan Amerika.

"She ain't coming. (nonstandar)"
"She isn't coming. (standar)"

“Ain't” sebagai bentuk negatif serbaguna

“Ain't” mungkin bentuk nonstandar yang paling terkenal: bentuk singkat negatif yang fleksibel dan, tergantung kalimatnya, terutama menggantikan am not, isn't, aren't, hasn't, dan haven't. Kamu mendengarnya terus-menerus di lagu, serial, dan film; justru karena itu penting untuk tahu di mana ia cocok dan di mana tidak.

"I ain't ready. (= I'm not ready.)"
"She ain't got a car. (= She hasn't got a car.)"

Kesesuaian subjek dan kata kerja yang diseragamkan

Banyak dialek nonstandar memakai satu bentuk kata kerja untuk semua subjek, bukan sistem kesesuaian lengkap seperti dalam bahasa Inggris standar. Yang paling sering adalah “was” untuk subjek tunggal maupun jamak.

Bagian ini perlu perhatian khusus. Dalam bahasa Indonesia kata kerja tidak pernah berubah menurut subjek (“saya tahu”, “dia tahu”, “mereka tahu”), jadi bentuk seperti “He don't know” atau “They was late” terasa wajar bagi kita. Dalam dialek tertentu bentuk itu memang dipakai, tetapi dalam ujian, email kerja, atau tulisan formal, bentuk itu dinilai salah. Bentuk standarnya: He doesn't know, They were late.

"They was late."
"We was hoping you'd come."

Bentuk tidak beraturan yang diseragamkan

Bahasa lisan nonstandar kadang memakai past participle di tempat bentuk standar memakai past simple: dua bentuk dilebur menjadi satu. Ini kecenderungan alami untuk menyederhanakan kata kerja tidak beraturan.

Dalam bahasa standar orang berkata “I saw him yesterday”: dengan keterangan waktu yang sudah selesai, pakai past simple. Tanpa keterangan seperti itu, dengan already biasanya dipakai present perfect (“He has done it already”, terutama dalam bahasa Inggris Britania); “He did it already” sangat umum, terutama dalam bahasa Inggris Amerika.

"I seen him yesterday. (standar: I saw him yesterday.)"
"He done it already. (standar: He has done it already. / He did it already.)"

“Them” sebagai kata tunjuk

Dalam beberapa ragam nonstandar, “them” dipakai di depan kata benda jamak, padahal bentuk standarnya “those”. Dalam bahasa standar, “them” hanya kata ganti objek (“I like them”), tidak pernah dipakai sebagai kata tunjuk di depan kata benda.

"Them books are mine. (standar: Those books are mine.)"

Perhatikan

✗The committee ain't finished reviewing them applications yet. (in a formal report)
✓The committee has not finished reviewing those applications yet.

Bentuk nonstandar wajar dalam percakapan santai dan dialek, tetapi dalam teks formal, ujian, dan komunikasi kerja dibaca sebagai kesalahan, seperti “merubah” dalam surat lamaran resmi.

✗She don't like coffee.
✓She doesn't like coffee.

“Dia tidak suka kopi”: dalam bahasa Indonesia kata kerjanya tidak berubah. Dalam bahasa Inggris standar, subjek he/she/it memerlukan doesn't. “She don't” memang ada dalam beberapa dialek, tetapi dalam ujian dianggap salah.

✗Thinking ain't and them books are random mistakes with no pattern.
✓Recognizing them as consistent, rule-governed features of real, widespread English dialects.

Bentuk nonstandar mengikuti tata bahasanya sendiri: ia ragam yang lain, bukan versi rusak dari bahasa Inggris standar. Sama seperti logat daerah bukanlah “bahasa Indonesia yang rusak”.

✗Thinking contractions like isn't, don't or I've are non-standard, the same as ain't.
✓Contractions are standard English (just less formal than full forms); ain't is non-standard.

Standar/nonstandar dan formal/informal adalah dua sumbu yang berbeda. Dalam teks yang sangat formal kamu memakai bentuk lengkap, tetapi bentuk singkat seperti isn't tidak pernah menjadi ciri dialek, tidak seperti “nggak” dalam bahasa Indonesia yang memang tidak baku.

Perbandingan dengan bahasamu

Dalam bahasa Indonesia kata kerja tidak berubah menurut subjek: “Saya tahu”, “Dia tahu”, “Mereka tahu”

Ini poin terpenting bagimu. Kalau kamu menerjemahkan kata per kata, hasilnya “He don't know” atau “They was late”, dan dalam bahasa Inggris itu bukan kesalahan biasa: itu persis ciri dialek nonstandar, sama seperti yang kamu dengar di lagu (“It don't matter”). Dalam ujian atau email formal, bentuk itu dianggap salah. Bahasa Inggris standar menuntut kesesuaian: he doesn't, she has, they were, we were.

Bahasa Indonesia memakai satu kata negatif: “Saya tidak melihat siapa pun”, “Saya tidak punya apa-apa”

Di sini bahasa Indonesia justru membantu: “siapa pun” dan “apa-apa” tidak bermakna negatif sendiri, sama seperti anybody dan anything dalam “I didn't see anybody”, “I don't have anything”. Jadi, kalau kamu mengikuti pola bahasa Indonesia, hasilnya bahasa Inggris standar. Negasi ganda seperti “I ain't got no money” yang sering terdengar di lagu adalah ciri nonstandar. Pahami maknanya, tetapi jangan menirunya dalam ujian.

Bahasa Indonesia membedakan bahasa baku dan tidak baku, dan bentuk tidak baku biasanya juga bentuk santai (“nggak”, “udah”)

Gagasan dasarnya membantu: seperti “merubah” atau “praktek” yang dipakai luas tetapi tidak baku, “I seen” atau “they was” juga teratur tetapi nonstandar. Pahami, tetapi jangan pakai dalam ujian atau teks formal. Ada dua perbedaan. Pertama, bahasa Inggris tidak punya Badan Bahasa atau KBBI; standarnya lahir dari pemakaian, kamus, dan buku tata bahasa, dan bahasa Inggris Britania maupun Amerika sama benarnya. Kedua, dalam bahasa Inggris “standar/nonstandar” dan “formal/informal” adalah dua sumbu yang terpisah: “isn't”, “don't”, atau “I've” adalah bahasa Inggris standar, hanya lebih santai daripada bentuk lengkapnya, dan sama sekali tidak salah. Sebaliknya, “ain't”, “they was”, atau “I seen” tetap nonstandar, sesantai apa pun situasinya.

💡 Kata kerja bahasa Inggris standar berubah menurut subjek: he doesn't, they were, bukan he don't, they was.

💡 Bentuk singkat (isn't, don't) adalah standar; ain't, they was, I seen, dan them books adalah nonstandar.

💡 Dalam bahasa standar, them hanya kata ganti objek; di depan kata benda pakai those.

Situasi nyata: dialog dalam karya sastra

"You ain't seen nothing yet," she laughed, tossing them books onto the table.

(A novelist choosing non-standard forms deliberately, to capture a character's authentic voice.)

Latihan

Latihan 1 · Pilih deskripsi yang benar

'Ain't' is best described as...

Latihan 2 · Pilih deskripsi yang benar

'They was late.' This is an example of...

Latihan 3 · Pilih bentuk standar

'I seen him yesterday.' In standard English, this would be...

Latihan 4 · Pilih kata standar

'Them books are mine.' In standard English, 'them' here would be replaced with...

Latihan 5 · Pilih deskripsi yang benar

Non-standard English forms like 'ain't' and 'them books' are...

Latihan 6 · Pilih bentuk standar

'He done it already.' In standard English, this would be...

Latihan 7 · Pilih tempat bentuk ini muncul secara alami

Non-standard grammatical features are most likely to appear naturally in...

Latihan 8 · Pilih bentuk standar

'We was hoping you'd come.' The standard-English equivalent is...

Latihan 9 · Tulis ulang kalimatnya dalam bahasa Inggris standar

Rewrite in standard English: 'She ain't got no time for that.'

Latihan 10 · Tulis ulang kalimatnya dalam bahasa Inggris standar

Rewrite in standard English: 'I never seen them books before.'

Latihan 11 · Kelompokkan kalimatnya

She isn't coming.
She ain't coming.
They were late.
They was late.
I saw him yesterday.
I seen him yesterday.
Those books are mine.
Them books are mine.

0 / 8 dikelompokkan

Latihan 12 · Kesalahan umum: kata kerja yang tidak disesuaikan dengan subjek

Indonesian: “Dia tidak tahu jawabannya.” Which English translation is standard English, as expected in an exam?

Kuis singkat

Lima pertanyaan singkat untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.

Pertanyaan 1 / 5

Skor: 0/0

Non-standard English forms should be understood as...

Yang sudah kamu pelajari

  • Bahasa Inggris nonstandar punya pola sendiri yang konsisten: ia ragam yang lain, bukan tata bahasa yang rusak, seperti bentuk tidak baku dalam bahasa Indonesia.
  • “Ain't” adalah bentuk negatif nonstandar yang fleksibel, terutama untuk am not/isn't/aren't/hasn't/haven't.
  • Dialek nonstandar sering menyeragamkan kesesuaian (they was) dan bentuk tidak beraturan (I seen, he done).
  • Dalam bahasa nonstandar, “them” kadang dipakai sebagai kata tunjuk (them books); bentuk standarnya those.
  • Karena kata kerja bahasa Indonesia tidak berubah, waspadai “he don't” dan “they was”: dalam bahasa standar, he doesn't dan they were.
  • Standar ≠ formal: bentuk singkat seperti isn't adalah standar; bahasa Inggris tidak punya lembaga bahasa, dan ragam Britania dan Amerika sama-sama standar.
  • Bentuk nonstandar cocok untuk percakapan santai, dialek, dan dialog sastra; teks formal dan ujian menuntut bahasa Inggris standar.
Lihat semua pelajaran di kategori ini