Banyak aturan tanda baca bahasa Inggris sama dengan EYD. Masalah muncul pada koma di antara dua kalimat lengkap, kata however, apostrof, dan tanda seru.
Yang akan kamu pelajari
Pelajaran ini mengumpulkan kesalahan tanda baca yang paling sering muncul di semua topik dalam kategori ini: comma splice, run-on sentence, kekeliruan antara its dan it's, apostrof pada bentuk jamak biasa, dan beberapa kebiasaan kecil yang sebaiknya diperbaiki. Kalau ada yang terasa familier dari pelajaran sebelumnya, itu disengaja: kalau dilihat bersama, polanya lebih mudah diingat.
Ada kabar baik bagi penutur bahasa Indonesia: beberapa aturan EYD bekerja sama seperti dalam bahasa Inggris (misalnya, tidak ada koma sebelum “bahwa” dalam “Dia berkata bahwa dia sudah siap”). Kesulitan yang sebenarnya ada tiga: koma di antara dua kalimat lengkap, yang sangat umum dalam tulisan sehari-hari kita; apostrof, yang hampir tidak kita pakai; dan tanda seru.
Comma splice menggabungkan dua kalimat lengkap hanya dengan koma, tanpa kata hubung: “It was raining, I stayed inside.” Dalam pesan atau media sosial kita sangat biasa menulis “Hujan, saya di rumah saja.” Dalam bahasa Inggris kesalahan ini jauh lebih terlihat dan selalu diperbaiki. Run-on sentence lebih jauh lagi: kedua kalimat digabung tanpa tanda apa pun: “It was raining I stayed inside.”
Cara memperbaikinya sama untuk keduanya: koma ditambah kata hubung (and, but, so, or, yet), dua kalimat yang dipisahkan titik, atau, kalau gagasannya sangat berkaitan, titik koma. Penting: kata seperti however dan therefore bukan kata hubung. Hati-hati di sini, karena dalam bahasa Indonesia “…, namun …” sangat sering ditulis di tengah kalimat. “It was raining, however, I went out.” juga comma splice; yang benar adalah “It was raining; however, I went out.” atau dua kalimat terpisah.
its (tanpa apostrof) adalah bentuk kepemilikan dari it, seperti his atau her, yang juga tidak memakai apostrof. Dalam bahasa Indonesia semua ini cukup “-nya” (“anjing itu mengibaskan ekornya”), jadi dalam bahasa Inggris kamu harus memilih: untuk hewan atau benda, its. it's (dengan apostrof) selalu bentuk singkat dari it is atau it has. Bentuk jamak biasa (beberapa benda) tidak pernah memakai apostrof: two cats, bukan “two cat's”.
Sebaliknya, kepemilikan pada nama memerlukan apostrof. Dalam bahasa Indonesia kita berkata “mobil Tom”, tanpa penanda apa pun; dalam bahasa Inggris pemiliknya disebut dulu dan diberi 's: “Tom's car”. Tanpa apostrof (“Toms car”) kalimatnya salah.
Di sini bahasa Indonesia membantumu. Sama seperti kita tidak menulis “Dia berkata, bahwa dia sudah siap”, dalam bahasa Inggris tidak ada koma sebelum that yang memperkenalkan ucapan seseorang: “He said that he was ready.” Biasanya juga tidak ada koma sebelum because yang memberi alasan utama, sama seperti “karena”: “She left early because she felt sick.” Koma hanya masuk akal dalam kasus khusus, misalnya kalau anak kalimat dengan because ada di awal (“Because she felt sick, she left early.”), seperti “Karena sakit, dia pulang lebih awal.”
Untuk klausa relatif, aturannya sama dengan bahasa Indonesia: kalau klausa itu diperlukan untuk mengetahui siapa yang dimaksud, tidak ada koma (“The man who called you is here.”, seperti “Orang yang meneleponmu ada di sini.”). Koma hanya dipakai kalau klausa itu menambahkan informasi tambahan: “My brother, who lives in Kyiv, is visiting.”
Satu tanda seru cukup untuk menunjukkan antusiasme atau keadaan yang benar-benar mendesak. Namun, beberapa tanda seru berturut-turut (!!!) atau teks dengan HURUF KAPITAL SEMUA terdengar seperti berteriak dalam teks biasa. Kebiasaan chat ini sebaiknya tidak dibawa ke email atau surat: “I'm so excited about this trip!”
Koma di antara dua kalimat lengkap, yang sangat umum dalam tulisan sehari-hari kita, adalah kesalahan dalam bahasa Inggris. Tambahkan kata hubung (but, so, and) atau pakai titik.
Tanpa tanda apa pun di antara dua kalimat, hasilnya run-on sentence, versi yang lebih parah dari comma splice.
“…, namun …” wajar dalam bahasa Indonesia, tetapi however bukan kata hubung. Pakai titik koma atau titik sebelumnya, atau ganti dengan but: It was raining, but we went out.
“Mobil Tom” tidak punya penanda kepemilikan, tetapi dalam bahasa Inggris nama pemiliknya memerlukan apostrof: Tom's car.
Dua jebakan dalam satu kalimat: its (kepemilikan, “-nya”) tidak memakai apostrof, dan bentuk jamak biasa (cats) juga tidak.
Kebiasaan chat dengan tanda seru berderet terdengar seperti berteriak dalam teks biasa. Satu tanda seru di akhir sudah cukup.
Dalam tulisan sehari-hari, dua kalimat lengkap sangat sering digabung dengan koma: “Filmnya panjang, kami tetap menikmatinya.”
Dalam bahasa Inggris itu comma splice: “The movie was long, we still enjoyed it.” Koma saja tidak bisa menggabungkan dua kalimat lengkap. Tambahkan kata hubung (“The movie was long, but we still enjoyed it.”), pakai titik, atau titik koma.
“Namun” sering ditulis di tengah kalimat setelah koma, seperti “tetapi”: “Hujan deras, namun kami tetap berangkat.”
However tidak bisa dipakai seperti itu, karena however bukan kata hubung. “It was raining, however we went out.” adalah comma splice. Pakai but kalau ingin tetap satu kalimat (“It was raining, but we went out.”), atau titik koma / titik sebelum however: “It was raining; however, we went out.”
Kepemilikan dalam bahasa Indonesia tidak memakai penanda apa pun: “anjing Tom”, “rumah Ana”, dan “-nya” dipakai untuk siapa saja
Dalam bahasa Inggris kepemilikan pada nama memakai apostrof + s, dengan pemilik di depan: “Tom's dog”, “Anna's house”. Tanpa apostrof ditulis kata ganti kepemilikan (its, his, hers, ours, yours, theirs, whose) dan tentu saja bentuk jamak biasa (two cats). Karena “-nya” berlaku untuk semuanya, ingat bahwa untuk benda atau hewan kata kepemilikannya its.
Dalam chat kita sering menulis “Seru banget!!!” atau memakai HURUF KAPITAL untuk menunjukkan semangat
Dalam teks bahasa Inggris yang biasa, satu tanda seru di akhir sudah cukup: “I'm so excited about this trip!” Tanda seru berderet dan huruf kapital semua terdengar seperti berteriak, terutama dalam email kerja atau surat lamaran.
💡 Periksa tulisanmu: cari koma yang menggabungkan dua kalimat lengkap. Dalam bahasa Inggris kamu memerlukan kata hubung, titik, atau titik koma.
💡 However bukan “namun” di tengah kalimat: pakai but, atau titik koma sebelum however.
💡 Nama + 's untuk kepemilikan: Tom's car, Anna's phone. its = “-nya” untuk benda atau hewan; it's = it is / it has.
💡 Satu tanda seru di akhir sudah cukup, tanpa !!! dan tanpa HURUF KAPITAL SEMUA.
"Can you check this paragraph for me before I send it?"
"Sure — this sentence here is a comma splice: 'I finished the project early, I moved on to the next task.' It needs a conjunction or a period."
"Good catch. I'll write: 'I finished the project early, so I moved on to the next task.'"
"Much better — and watch out, you also wrote 'it's' here where you mean the possessive 'its'."
Latihan 1 · Pilih perbaikan yang benar
Which sentence fixes the comma splice correctly?
Latihan 2 · Pilih perbaikan yang benar
Which sentence fixes the run-on sentence correctly?
Latihan 3 · Pilih kalimat yang benar
Which correctly avoids the its/it's mistake?
Latihan 4 · Pilih kalimat yang benar
Which correctly avoids a plural-with-apostrophe mistake?
Latihan 5 · Pilih kalimat yang benar
Which sentence avoids overusing exclamation marks?
Latihan 6 · Pilih kalimat yang benar
Which sentence correctly avoids an unnecessary comma before 'because'?
Latihan 7 · Pilih perbaikan yang benar
Which correctly fixes a missing apostrophe in a possessive?
Latihan 8 · Pilih perbaikan run-on sentence yang benar
Which sentence correctly fixes the run-on 'The movie was long we still enjoyed it.' with a conjunction?
Latihan 9 · Pilih definisi yang benar
What is a 'comma splice'?
Latihan 10 · Kelompokkan kalimatnya
0 / 4 dikelompokkan
Latihan 11 · Kesalahan umum: koma di antara dua kalimat lengkap
Indonesian: “Hujan, saya di rumah saja.” Which English sentence is correctly punctuated?
Lima pertanyaan singkat untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
Which sentence is correct (no comma splice)?
Tanda baca lanjutan
Tanda baca lanjutan dalam bahasa Inggris: titik koma, titik dua, tanda pisah, tanda kurung, kurung siku, dan tanda hubung pada kata sifat majemuk.
Tanda petik dan kalimat langsung
Cara menulis kalimat langsung dalam bahasa Inggris: tanda petik, huruf kapital, posisi koma, dan paragraf baru untuk tiap pembicara. Aturannya mirip EYD.
Koma
Koma dalam bahasa Inggris: daftar, dua kalimat yang digabung dengan kata hubung, pembuka, dan informasi tambahan, serta mengapa koma saja tidak cukup.
Apostrof
Apostrof dalam bahasa Inggris: kepemilikan (Tom's book) dan bentuk singkat (don't, it's), beda its dan it's, serta mengapa “buku Ana” adalah Anna's book.