Penggunaan artikel tingkat lanjut

B2 · Menengah atasArtikel

Di luar aturan dasar, beberapa pola lanjutan menentukan artikel pada kata benda abstrak, superlatif, dan kalimat seru. Bahasa Indonesia tidak punya artikel, jadi pola-pola ini perlu dihafal sebagai pola.

Yang akan kamu pelajari

  • Kata benda abstrak yang biasanya tidak dapat dihitung sering memakai a kalau ada kata sifat dan maksudnya satu kejadian atau tingkat tertentu
  • Superlatif, bilangan urutan (first, last), serta only dan same memakai the, karena hanya ada satu yang cocok
  • Dalam kalimat seru: what a + kata benda tunggal yang dapat dihitung, tetapi hanya what + kata benda tidak dapat dihitung atau jamak
  • Such a + kata benda tunggal yang dapat dihitung, tetapi hanya such + kata benda tidak dapat dihitung atau jamak; selalu such a, tidak pernah “a such” atau “so nice surprise”

Gagasan dasarnya

Di luar aturan dasar a/an/the, bahasa Inggris punya beberapa pola lanjutan yang sebaiknya dipelajari satu per satu: kata benda abstrak yang sesaat menjadi dapat dihitung, ungkapan tetap yang mewajibkan the, dan kalimat seru yang memakai atau tidak memakai a tergantung apakah kata bendanya dapat dihitung.

Bahasa Indonesia tidak punya artikel, dan kata benda yang dalam bahasa Indonesia bisa langsung dihitung (“dua berita”, “sebuah saran”) belum tentu dapat dihitung dalam bahasa Inggris, jadi kamu tidak bisa mengandalkan perasaan bahasa sendiri. Kabar baiknya, polanya sedikit dan teratur. Perhatikan terutama dua hal: kalimat seru (“Indah sekali…!”), yang dalam bahasa Inggris sering perlu a, dan kata seperti news, advice, information, knowledge, yang tidak pernah memakai a dalam arti biasa.

Kata benda abstrak yang memakai a dengan kata sifat

Kata benda seperti knowledge, pleasure, shame, dan understanding biasanya tidak dapat dihitung. Namun kalau ada kata sifat dan maksudnya satu kejadian, tingkat, atau jenis tertentu, kata benda itu memakai a. Dengan pleasure, shame, pity, dan relief, a wajib dalam ungkapan seperti “it was a pleasure”; dengan knowledge dan understanding, a lazim tetapi tidak wajib.

“She has a good knowledge of French.” – tingkat pengetahuan tertentu, yang dijelaskan dengan good. “Good knowledge of French” tanpa a juga benar; yang tidak pernah benar adalah bentuk jamak “knowledges”.

“It was a pleasure to meet you.” – satu kesempatan tertentu, kali ini. Dalam bahasa Indonesia kita cukup berkata “Senang bisa bertemu denganmu”, tanpa kata yang setara dengan a, tetapi dalam bahasa Inggris a tidak boleh hilang.

Sama halnya dengan “Sayang sekali” → It's a shame / It's a pity, dan dalam kalimat seru: What a shame! / What a pity!

"She has a good knowledge of French."
"It was a pleasure to meet you."

Superlatif, bilangan urutan, only, dan same dengan the

Superlatif (best, most important), bilangan urutan (first, last), serta kata seperti only dan same memakai the: hanya ada satu benda yang cocok dengan keterangan itu. Dalam bahasa Indonesia makna “hanya satu” ini sudah ada dalam katanya (“terbaik”, “pertama”, “satu-satunya”, “yang sama”), jadi artikel terasa tidak perlu. Dalam bahasa Inggris the wajib: the best restaurant, the only mistake, at the same time.

“This is the best restaurant in town.” – superlatif. Perhatikan juga bahwa “di kota ini” bisa menjadi in town atau in the city.

“That was the only mistake he made all year.” – only (“satu-satunya”).

Hati-hati juga dengan “Ini pertama kalinya saya mencoba sushi”. Bahasa Inggris perlu the dan present perfect sekaligus: This is the first time I've ever tried sushi, bukan “This is first time I try sushi”.

Beberapa pengecualian tetap dengan arti lain: an only child (anak tunggal), a second chance (kesempatan kedua), a most interesting talk (ceramah yang sangat menarik).

"This is the best restaurant in town."
"That was the only mistake he made all year."

Such a dan what a dalam kalimat seru

Such dan what memakai a di depan kata benda tunggal yang dapat dihitung, tetapi tidak di depan kata benda yang tidak dapat dihitung atau jamak.

“What a beautiful sunset it was!” – sunset dapat dihitung dan tunggal, jadi memakai a. Di sinilah penutur bahasa Indonesia paling sering keliru: “Indah sekali matahari terbenamnya!” tidak punya artikel, tetapi dalam bahasa Inggris “What beautiful sunset!” salah. Begitu juga “Berantakan sekali!” → What a mess! dan “Lega sekali!” → What a relief!

“What nice weather we're having!” – weather tidak dapat dihitung, jadi tanpa a. Kata seperti news, advice, dan information juga tidak dapat dihitung, walaupun “berita” atau “saran” dalam bahasa Indonesia dapat dihitung (“dua berita”, “sebuah saran”): What good news! Such good advice!, tidak pernah “a good news”.

Lalu urutannya: “kejutan yang begitu menyenangkan” adalah such a nice surprise. Such ada di depan a; jangan berkata “a such surprise” atau “so nice surprise”, dan jangan lupa a: “such nice surprise” salah.

"What a beautiful sunset it was!"
"What nice weather we're having!"

Contoh bahasa Inggris sehari-hari

"He has a real talent for storytelling."
"This is the most important decision of my life."
"What a mess this kitchen is!"
"It was such a relief to finally finish the project."

Perhatikan

✗What beautiful sunset!
✓What a beautiful sunset!

“Indah sekali matahari terbenamnya!” tidak punya artikel, tetapi sunset dapat dihitung dan tunggal, jadi kalimat seru bahasa Inggris perlu a.

✗What a good news!
✓What good news!

“Berita” dapat dihitung dalam bahasa Indonesia, tetapi news tidak dapat dihitung dalam bahasa Inggris: tanpa a. Begitu juga advice dan information.

✗It was pleasure to meet you.
✓It was a pleasure to meet you.

Dalam ungkapan tetap seperti it was a pleasure, it's a shame, atau what a relief, kata benda abstrak menunjuk satu kesempatan tertentu dan perlu a.

✗This is best restaurant in town.
✓This is the best restaurant in town.

“Restoran terbaik” tidak perlu artikel dalam bahasa Indonesia, tetapi superlatif bahasa Inggris selalu memakai the. Hanya ada satu restoran “terbaik”.

✗It was such nice surprise.
✓It was such a nice surprise.

Surprise dapat dihitung dan tunggal, jadi such a, dengan such di depan a. Bukan “such nice surprise” dan bukan “so nice surprise”.

✗She has good knowledges of French.
✓She has a good knowledge of French.

Knowledge tidak pernah jamak. Katakan a good knowledge of atau good knowledge of.

Perbandingan dengan bahasamu

“Indah sekali matahari terbenamnya!”, “Sayang sekali!”, “Berantakan sekali!”: kalimat seru bahasa Indonesia tidak memakai artikel

Dalam bahasa Inggris, kalau kata bendanya dapat dihitung dan tunggal, kalimat seru perlu a: “What a beautiful sunset!”, “What a pity!”, “What a mess!”. Tanpa a hanya dengan kata benda tidak dapat dihitung atau jamak: “What nice weather!”, “What beautiful flowers!”. Selalu tanyakan: apakah kata benda ini dapat dihitung dan tunggal dalam bahasa Inggris? Kalau ya, what a.

“Sebuah berita”, “satu saran”, “dua informasi”: dalam bahasa Indonesia kata-kata ini bisa langsung diberi bilangan

News, advice, information, dan knowledge tidak dapat dihitung dalam bahasa Inggris: tidak memakai a dan tidak punya bentuk jamak. Jadi: “What good news!”, “such good advice”, “a good knowledge of French” (di sini a melekat pada kata sifat dan makna “tingkat”, tetapi tidak pernah “knowledges”). “A good news” dan “an advice” adalah kesalahan yang sangat umum. Untuk menghitungnya pakai a piece of: a piece of news, a piece of advice.

“Restoran terbaik”, “pertama kalinya”, “satu-satunya kesalahan”, “pada waktu yang sama”: maknanya sudah jelas tanpa artikel

Bahasa Inggris tetap memerlukan the: the best restaurant, the first time, the only mistake, at the same time. Akhiran “-nya” dalam “pertama kalinya” atau “terbenamnya” kadang mirip dengan the, karena menunjuk sesuatu yang sudah tertentu, dan bisa menjadi pengingat. Dengan superlatif, a selalu salah: “a best restaurant” tidak ada (yang ada a better restaurant, bentuk perbandingan).

💡 Kalimat seru + kata benda tunggal yang dapat dihitung → what a: What a sunset! What a pity!

💡 News, advice, information, knowledge: tidak dapat dihitung, tanpa a dan tanpa bentuk jamak. What good news! Such good advice!

💡 Superlatif, bilangan urutan, only, same → selalu the, walaupun “terbaik” atau “pertama” tidak memerlukan artikel dalam bahasa Indonesia.

Situasi nyata: setelah wawancara kerja

"How did it go? It was a pleasure just to meet the team, honestly."

"That's great! Did they ask anything tricky?"

"Just one — the hardest question was about a project I led two years ago."

"What a relief — sounds like it went really well!"

Latihan

Latihan 1 · Pilih kalimat yang benar

Which is correct?

Latihan 2 · Pilih artikel yang benar

It was ___ pleasure to meet you.

Latihan 3 · Pilih artikel yang benar

This is ___ best restaurant in town.

Latihan 4 · Pilih artikel yang benar

That was ___ only mistake he made all year.

Latihan 5 · Pilih artikel yang benar

We arrived at ___ same time.

Latihan 6 · Pilih bentuk yang benar

___ beautiful sunset it was!

Latihan 7 · Pilih bentuk yang benar

___ nice weather we're having!

Latihan 8 · Lengkapi kalimatnya

Complete: It was ___ shame you couldn't come to the party. (one word)

Latihan 9 · Lengkapi kalimatnya

Complete: This is ___ first time I've ever tried sushi. (one word)

Latihan 10 · Susun kata-katanya

??????

Latihan 11 · Perbaiki kesalahannya

Fix the mistake:

Latihan 12 · Kesalahan umum: kalimat seru tanpa artikel

Indonesian: “Indah sekali matahari terbenamnya!” Which English sentence is correct?

Kuis singkat

Lima pertanyaan singkat untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.

Pertanyaan 1 / 5

Skor: 0/0

She showed ___ deep understanding of the topic.

Yang sudah kamu pelajari

  • Kata benda abstrak dengan kata sifat sering memakai a kalau maksudnya satu kejadian atau tingkat tertentu; dalam it was a pleasure / it's a shame, a wajib.
  • Superlatif, bilangan urutan, serta only/same memakai the: the best, the first time, at the same time.
  • What a / such a di depan kata benda tunggal yang dapat dihitung; hanya what / such di depan kata benda tidak dapat dihitung atau jamak.
  • Walaupun “Indah sekali…!” tidak punya artikel, dalam bahasa Inggris tetap What a sunset!
  • News, advice, information, dan knowledge tidak dapat dihitung: What good news!, tidak pernah “a good news” atau “knowledges”.
  • Such ada di depan a: such a nice surprise, tidak pernah “a such” atau “so nice surprise”.
Lihat semua pelajaran di kategori ini