Urutan kata

B2 · Menengah atasStruktur kalimat dan klausa

She reads a book every night. I gave the book to my friend. Bahasa Indonesia juga memakai pola subjek-predikat-objek, tetapi bahasa Inggris jauh lebih kaku: subjek, kata kerja, dan objek harus tetap di tempatnya.

Yang akan kamu pelajari

  • Subjek-kata kerja-objek (SVO) adalah pola tetap setiap kalimat bahasa Inggris, dan subjek selalu ada di depan kata kerja
  • Kata kerja dan objek tidak dipisahkan: keterangan waktu di akhir (atau di awal), kata keterangan frekuensi seperti often di depan kata kerja utama
  • Dua objek: orang + benda tanpa preposisi (give my friend the book) atau benda + to + orang (give the book to my friend); explain, describe, dan suggest hanya memakai pola kedua
  • Fronting: kamu bisa memindahkan satu bagian ke awal kalimat untuk menekankannya, tetapi setelahnya tetap subjek + kata kerja, tanpa mengulang objek dengan kata ganti

SVO: pola yang tetap

Kalimat bahasa Inggris mengikuti urutan tetap subjek-kata kerja-objek. Kata benda bahasa Inggris tidak berubah bentuk menurut fungsinya (hanya kata ganti yang berubah: he/him), jadi posisilah yang menunjukkan siapa melakukan apa. Karena itu urutan ini tidak bisa dipindah-pindah.

Kabar baiknya, bahasa Indonesia baku juga pada dasarnya SVO: “My brother plays the guitar.” = “Kakak saya bermain gitar.” Keterangan waktu juga bisa di awal atau di akhir, sama seperti dalam bahasa Indonesia: “Kemarin saya membeli mobil” → “Yesterday I bought a car.”

Bedanya, dalam percakapan bahasa Indonesia kita sering menghilangkan subjek (“Penting sekali”, “Sudah malam”) atau menaruh predikat di depan (“Bagus sekali film ini”, “Sudah datang keretanya”). Dalam bahasa Inggris subjek (hampir) selalu ada dan berdiri di depan kata kerja: “It's very important.”, “This movie is very good.”, “The train has arrived.” Ini juga berlaku setelah because, that, when, atau if: “… because the train arrived late”.

Kata kerja dan objeknya adalah pasangan yang tidak dipisahkan: “She reads a book every night.”, bukan “She reads every night a book.” Kata keterangan frekuensi seperti often, always, dan never diletakkan di depan kata kerja utama, persis seperti “sering” dan “selalu”: “Dia sering mengunjungi orang tuanya” → “She often visits her parents.” Bedanya hanya dengan be: kata keterangannya diletakkan setelah be, dan be-nya tidak boleh hilang: “She is often late.”, bukan “She often late.”

"She reads a book."
"My brother plays the guitar."

Mengurutkan dua objek

Dengan give, send, show, atau offer ada dua pilihan, sama seperti dalam bahasa Indonesia. Orang + benda, tanpa preposisi: “I gave my friend the book.” (“Saya memberi teman saya buku itu.”) Atau benda + to + orang: “I gave the book to my friend.” (“Saya memberikan buku itu kepada teman saya.”) Yang tidak bisa adalah campuran “Saya memberikan kepada teman saya buku itu”: “I gave to my friend the book” salah. Aturan mudah: tanpa to, orangnya di depan; dengan to, orangnya di akhir.

Hati-hati dengan explain, describe, suggest (dan say): kata kerja ini hanya memakai pola dengan to. Kita biasa berkata “Jelaskan ke saya” atau “Dia menjelaskan ke kami masalahnya”, tetapi dalam bahasa Inggris yang benar “He explained the problem to us.”, bukan “He explained us the problem.” dan bukan “Explain me.”

Kata ganti objek diletakkan setelah kata kerja, seperti “-nya” dalam “memberikannya”: “She gave it to me.” Dengan dua kata ganti, “She gave it to me” adalah pilihan yang aman dan netral. Kalau bendanya baru atau panjang, biasanya diletakkan di akhir: “She sent me an email.”

"I gave the book to my friend."
"I gave my friend the book."
"He explained the problem to us."

Fronting untuk memberi penekanan

Kamu bisa memindahkan satu bagian ke awal kalimat untuk menonjolkannya. Dalam bahasa Inggris ini gaya yang terasa khusus, terutama dalam percakapan dan untuk kontras, bukan tanda bahwa urutan katanya bebas. Kalimat netralnya tetap “I really don't like chocolate cake.”

Ada dua perbedaan dengan bahasa Indonesia. Pertama, kita sering mengulang objek yang sudah dipindah dengan “-nya” (“Buku itu, saya belum pernah membacanya”). Dalam bahasa Inggris tidak ada pengulangan: “That book, I've never read.”, bukan “That book, I've never read it.” Kedua, setelah bagian yang dipindah, urutannya tetap subjek + kata kerja: “Chocolate cake, I really don't like.” Kalimat “Kue cokelat, saya tidak suka” atau “Buku itu belum pernah saya baca” terasa wajar dan netral dalam bahasa Indonesia, sedangkan fronting dalam bahasa Inggris terdengar lebih tegas. Pakailah hanya kalau kamu memang ingin menekankan kontras.

"Chocolate cake, I really don't like."
"That movie, I've already seen three times."

Contoh bahasa Inggris sehari-hari

"I sent her the file this morning."
"He showed us the results yesterday."
"That question, I honestly can't answer."
"My grandmother taught me this recipe."

Perhatikan

✗Is very important to check the details.
✓It's very important to check the details.

“Penting sekali untuk mengecek detailnya” tidak punya subjek, tetapi kalimat bahasa Inggris perlu subjek. Di sini it.

✗Very good this movie.
✓This movie is very good.

Terjemahan langsung dari “Bagus sekali film ini”. Dalam bahasa Inggris subjek di depan, lalu be, lalu kata sifat.

✗He explained us the problem.
✓He explained the problem to us.

“Dia menjelaskan ke kami masalahnya” tidak diterjemahkan kata per kata: explain (juga describe dan suggest) memerlukan to di depan orangnya.

✗I gave to my friend the book.
✓I gave the book to my friend.

“Saya memberikan kepada teman saya buku itu”: dalam bahasa Inggris, kalau memakai to, orangnya di akhir. Tanpa to, orangnya di depan: I gave my friend the book.

✗She gave a ring her sister.
✓She gave her sister a ring.

Tanpa to, orang disebut sebelum benda. Kalau ingin menyebut bendanya dulu, perlu to: She gave a ring to her sister.

✗We stayed in a hotel cheap near the station.
✓We stayed in a cheap hotel near the station.

“Hotel murah” → a cheap hotel: kata sifat bahasa Inggris diletakkan di depan kata benda.

✗That book, I've never read it.
✓That book, I've never read.

“Buku itu, saya belum pernah membacanya”: dalam bahasa Indonesia objeknya diulang dengan “-nya”, tetapi fronting bahasa Inggris tidak menambahkan it.

Perbandingan dengan bahasamu

Dalam percakapan, subjek sering hilang (“Penting sekali”, “Sudah malam”) atau predikat diletakkan di depan (“Enak sekali makanan ini”)

Dalam bahasa Inggris subjek wajib ada dan diletakkan di depan kata kerja. Kalau tidak ada subjek yang jelas, pakai it: “It's very important.”, “It's late.” Kalimat dengan predikat di depan dikembalikan ke urutan normal, dan be tidak boleh hilang: “This food is delicious.”, bukan “Very delicious this food.”

“Dia sering mengunjungi orang tuanya”, “Kemarin saya membeli mobil”: posisi “sering” dan keterangan waktu sudah mirip bahasa Inggris

Manfaatkan kemiripan ini: “She often visits her parents.”, “Yesterday I bought a car.” atau “I bought a car yesterday.” Yang perlu dijaga hanya dua hal: jangan menyelipkan keterangan di antara kata kerja dan objek (“I bought yesterday a car” salah), dan dengan be atau kata kerja bantu, kata keterangannya diletakkan setelahnya: “She is often late.”, “I have never seen it.”

“Jelaskan ke saya”, “Dia menjelaskan ke kami masalahnya”, “Saya memberikan kepada teman saya buku itu”

Dengan give, send, show, offer, teach, atau tell, orangnya bisa langsung setelah kata kerja tanpa to: “I gave my friend the book.” Tetapi explain, describe, suggest, say, dan mention tidak bisa: orangnya memakai to dan diletakkan di akhir. “He explained the problem to us.”, “Can you explain it to me?” Dan kalau memakai to, “to + orang” selalu di akhir: “I gave the book to my friend.”, bukan “I gave to my friend the book.”

Dalam bahasa Indonesia kata sifat diletakkan setelah kata benda: “hotel murah”, “mobil baru”, “rumah besar”

Dalam bahasa Inggris urutannya terbalik: kata sifat di depan kata benda. “a cheap hotel”, “a new car”, “a big house”, bukan “a hotel cheap”. Kesalahan ini bertahan cukup lama, bahkan pada tingkat lanjut, terutama saat berbicara cepat.

“Buku itu, saya belum pernah membacanya”: objek yang dipindah ke depan sering diulang dengan “-nya”, dan kalimatnya terdengar netral

Fronting bahasa Inggris tidak mengulang objek: “That book, I've never read.” Selain itu, fronting lebih menonjol daripada dalam bahasa Indonesia: terdengar tegas atau kontrastif dan terutama dipakai dalam percakapan. Untuk kalimat netral, tetap pakai SVO: “I've never read that book.”

💡 Kata kerja dan objek tidak dipisahkan: I bought a car yesterday, bukan I bought yesterday a car.

💡 Often, always, dan never di depan kata kerja utama, seperti “sering”: She often visits her parents.

💡 Explain, describe, suggest: selalu benda + to + orang (explain it to us), bukan “explain me”.

💡 Dengan to, orangnya di akhir; tanpa to, orangnya langsung setelah kata kerja.

Situasi nyata: menitipkan sesuatu untuk rekan kerja

"Can you give this to Sam when you see him?"

"Sure — should I give him the folder too?"

"Yes, please. And tell him I already sent the report to his email."

"Got it. I'll pass everything along today."

Latihan

Latihan 1 · Pilih kalimat yang benar

Choose the sentence with correct English word order.

Latihan 2 · Pilih kalimat yang benar

Choose the correct word order.

Latihan 3 · Pilih kalimat yang benar

Choose the correct sentence.

Latihan 4 · Pilih kalimat yang benar

Choose the correct sentence.

Latihan 5 · Pilih kalimat yang benar

Choose the correct sentence.

Latihan 6 · Temukan kalimat dengan fronting

Which sentence fronts 'chocolate cake' to emphasize it?

Latihan 7 · Pilih pola urutan yang tetap

Which word order pattern is the fixed backbone of an English clause?

Latihan 8 · Pilih kalimat yang benar

'She gave her sister a ring.' — Choose another correct way to say the same thing.

Latihan 9 · Susun kata-katanya

Reorder into a correct sentence: 'football / every / plays / he / Sunday'

Latihan 10 · Susun kata-katanya

Reorder into a correct sentence: 'the / me / manager / sent / report / the'

Latihan 11 · Kelompokkan: urutan benar atau salah

She often visits her parents.
She visits often her parents.
I bought a car yesterday.
I bought yesterday a car.
He gave his friend a hand.
He gave a hand his friend.

0 / 6 dikelompokkan

Latihan 12 · Kesalahan umum: “jelaskan ke kami” diterjemahkan kata per kata

Indonesian: “Tolong jelaskan masalahnya kepada kami.” Which English sentence is correct?

Kuis singkat

Lima pertanyaan beragam untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.

Pertanyaan 1 / 5

Skor: 0/0

Choose the correct sentence.

Yang sudah kamu pelajari

  • Subjek-kata kerja-objek adalah pola yang tetap, juga setelah because, that, atau when, dan subjeknya tidak boleh hilang.
  • Kata kerja dan objek tidak dipisahkan: keterangan waktu di akhir atau di awal; often dan always di depan kata kerja utama, seperti “sering” dan “selalu”.
  • Dua objek: orang + benda, atau benda + to + orang; explain, describe, dan suggest hanya dengan to.
  • Kata ganti objek diletakkan setelah kata kerja: She gave it to me.
  • Fronting menonjolkan satu bagian, terasa lebih tegas daripada dalam bahasa Indonesia, dan tidak mengulang objek dengan kata ganti.
  • Penjelasan lebih lengkap ada di pelajaran “Posisi kata keterangan” dan “Urutan kata sifat”.
Lihat semua pelajaran di kategori ini