“Where do you live?” she asked. → She asked where I lived. Seperti “Dia bertanya di mana saya tinggal”, tetapi dengan tense lampau.
Yang akan kamu pelajari
Untuk melaporkan pertanyaan, kamu memakai kata kerja seperti asked, lalu isi pertanyaannya dengan urutan kalimat biasa: subjek dulu, kemudian kata kerja. Tidak ada lagi tanda tanya, karena kamu tidak sedang bertanya, melainkan menceritakan bahwa seseorang bertanya.
Kabar baiknya, dalam bahasa Indonesia urutannya sudah sama: “Kamu tinggal di mana?” → “Dia bertanya di mana saya tinggal”, tanpa tanda tanya. Ada dua hal yang perlu kamu perhatikan dalam bahasa Inggris. Pertama, kata kerjanya biasanya bergeser ke masa lalu (lived, bukan live), padahal “tinggal” tidak berubah. Kedua, jangan membawa did atau inversi dari pertanyaan langsung yang kamu pelajari.
Kata tanya (where, what, why, who, how…) tetap dipakai dan diletakkan langsung setelah kata kerja pelapor. Setelah itu muncul urutan kalimat berita, tanpa inversi. Kata kerja bantu do/does/did dari pertanyaan langsung hilang sama sekali, dan tense-nya sekarang ditunjukkan oleh kata kerja utama: “What time does the train leave?” → “She asked what time the train left.”
Karena bahasa Indonesia tidak punya do atau inversi, banyak pelajar menghafal “Did you…?” dan “Where is…?” sebagai rumus tetap, lalu memakainya juga dalam laporan: “She asked where did I live”, “He asked where was the station”. Yang benar: “She asked where I lived.”, “He asked where the station was.” Dalam percakapan sehari-hari kita juga sering meletakkan kata tanya di akhir (“Dia nanya kamu tinggal di mana”), tetapi dalam bahasa Inggris kata tanya selalu di depan: where I lived, bukan I lived where.
Kalau kata tanyanya adalah subjek itu sendiri, urutannya tidak berubah dan hanya tense-nya yang mundur: “Who called you?” → “She asked who had called me.” Dalam pertanyaan negatif, bentuk negatifnya tetap ada, dengan kata kerja bantu sesuai tense yang sudah bergeser (didn't → hadn't): “Why didn't you call?” → “She asked why I hadn't called.”
Pertanyaan ya/tidak (tanpa kata tanya) dilaporkan dengan if atau whether, yang sama persis dengan “apakah”: “Kamu datang?” → “Dia bertanya apakah saya datang” → “He asked if I was coming.” Setelahnya lagi-lagi urutan kalimat berita. That (= “bahwa”) tidak bisa dipakai di sini, karena that memperkenalkan pernyataan, bukan pertanyaan.
If lebih sering dipakai sehari-hari; whether terdengar sedikit lebih formal dan diperlukan tepat sebelum “or not” (“whether or not…”) atau setelah preposisi (“We talked about whether…”). Dalam percakapan kita sering melewatkan “apakah” (“Dia tanya kamu datang atau nggak”), tetapi dalam bahasa Inggris if atau whether tidak boleh hilang: “He asked if I was coming”, bukan “He asked I was coming”.
Kalimat tanya tidak langsung memakai urutan kalimat berita: tidak ada kata kerja bantu di depan subjek, walaupun pertanyaan langsungnya memakainya. Urutannya sama dengan “di mana saya tinggal”.
Rumus “Where is…?” dari pertanyaan langsung tidak dipakai di sini. Subjek di depan, seperti “di mana stasiunnya”: where the station was.
Pertanyaan ya/tidak memerlukan if atau whether (= “apakah”). Membalik urutan kata seperti dalam pertanyaan langsung tidak cukup.
Dalam percakapan kita sering berkata “Dia nanya saya tinggal di mana”, tetapi dalam bahasa Inggris kata tanya selalu di depan klausanya: where I lived.
“Bertanya kepada saya” memakai “kepada”, tetapi dalam bahasa Inggris ask langsung diikuti orangnya: asked me, asked her, asked the teacher.
Setelah asked, tense biasanya mundur satu langkah, walaupun dalam bahasa Indonesia kata kerjanya tetap: am coming → was coming.
Kalimat tanya tidak langsung menceritakan pertanyaan, bukan bertanya: diakhiri titik, bukan tanda tanya. Sama seperti dalam bahasa Indonesia.
Dalam bahasa Indonesia kalimat tanya tidak langsung sudah memakai urutan biasa: “Dia bertanya di mana saya tinggal”, “Dia bertanya apakah saya datang”
Ini sangat membantu: “apakah” adalah if (atau whether), urutannya subjek + kata kerja, dan di akhir ada titik. Ikuti logika ini: “She asked where I lived.”, “He asked if I was coming.” Satu-satunya tambahan dalam bahasa Inggris adalah pergeseran tense: lived, was coming, had finished.
Kata kerja bahasa Indonesia tidak berubah: “Dia bertanya apakah saya sudah selesai”
Dalam bahasa Inggris, setelah asked tense biasanya mundur satu langkah: “Are you coming?” → “He asked if I was coming.”, “Have you finished?” → “He asked if I had finished.” “Sudah selesai” dalam laporan menjadi had finished, bukan has finished.
Bahasa Indonesia tidak punya kata kerja bantu untuk bertanya, jadi “Did you…?” dihafal sebagai rumus tetap
Rumus itu sering masuk ke kalimat tidak langsung: “She asked where did I live.” Padahal dalam kalimat tanya tidak langsung tidak ada inversi, jadi did juga tidak ada di depan subjek. Bentuk lampau dibawa oleh kata kerja utama: “She asked where I lived.” Cukup pikirkan urutan bahasa Indonesianya: “di mana saya tinggal” → where I lived.
Dalam bahasa Indonesia kita berkata “bertanya kepada saya”, “bertanya ke dosennya”
Dalam bahasa Inggris ask langsung diikuti orangnya, tanpa preposisi: “She asked me where I lived.”, “He asked the teacher if…”. “She asked to me” salah.
💡 Setelah asked: kata tanya (atau if/whether) + subjek + kata kerja. Tanpa did, tanpa inversi, tanpa tanda tanya.
💡 “Di mana stasiunnya” bukan where was the station, melainkan where the station was.
💡 Tidak ada kata tanya? Pakai if atau whether, seperti “apakah”, dan jangan lupa menggeser tense-nya.
"How did it go?"
"Fine, I think. They asked where I'd worked before and why I wanted the job."
"Did they ask about your notice period?"
"Yeah, and they asked if I could start next month."
Latihan 1 · Pilih kalimat tanya tidak langsung yang benar
Choose the correctly reported question for: 'Where do you live?'
Latihan 2 · Pilih kalimat tanya tidak langsung yang benar
Choose the correctly reported question for: 'Are you coming?'
Latihan 3 · Pilih kalimat tanya tidak langsung yang benar
Choose the correctly reported question for: 'What time does the train leave?'
Latihan 4 · Pilih kalimat tanya tidak langsung yang benar
Choose the correctly reported question for: 'Have you finished?'
Latihan 5 · Pilih kalimat tanya tidak langsung yang benar
Choose the correctly reported question for: 'Why are you laughing?'
Latihan 6 · Pilih kata penghubung yang benar
Choose the correct reporting word for a yes/no question with no wh-word.
Latihan 7 · Pilih kalimat tanya tidak langsung yang benar
Choose the correctly reported question for: 'Can you swim?'
Latihan 8 · Pilih kalimat tanya tidak langsung yang benar
Choose the correctly reported question for: 'Who called you?'
Latihan 9 · Ubah menjadi kalimat tanya tidak langsung
Report this question: 'Do you like coffee?' → She asked me ___.
Latihan 10 · Ubah menjadi kalimat tanya tidak langsung
Report this question: 'What are you doing?' → He asked me ___.
Latihan 11 · Kelompokkan: urutan kata benar atau salah
0 / 4 dikelompokkan
Latihan 12 · Kesalahan umum: urutan kata dan tense dalam laporan
Indonesian: “Dia bertanya kepada saya di mana saya tinggal.” Which English sentence is correct?
Lima pertanyaan beragam untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
Choose the correctly reported question for: 'Where is the station?'
Backshift: pergeseran tense
Backshift dalam kalimat tidak langsung bahasa Inggris: tabel lengkap pergeseran tense satu langkah ke masa lalu, hal yang tidak ada dalam bahasa Indonesia.
Kalimat tidak langsung: melaporkan ucapan orang
Kalimat tidak langsung dengan say dan tell: kata ganti yang disesuaikan, tense yang mundur satu langkah, dan mengapa “bilang ke saya” bukan said me.
Perubahan kata keterangan waktu dan tempat
Pelajari bagaimana today, here, dan this berubah menjadi that day, there, dan that dalam kalimat tidak langsung, kalau kamu melaporkannya di lain waktu.
Perintah dan permintaan dalam kalimat tidak langsung
Melaporkan perintah dan permintaan dengan tell/ask + orang + to-infinitive, dan mengapa “told me sit down” dan “told me don't wait” salah.