“Sit down!” he said. → He told me to sit down. Strukturnya mirip “Dia menyuruh saya duduk”, tetapi dengan to.
Yang akan kamu pelajari
Kalimat perintah (“Sit down!”) atau permintaan sopan (“Could you help me?”) dilaporkan dengan cara yang sangat berbeda dari pernyataan atau pertanyaan: bukan dengan klausa that, melainkan dengan tell/ask + orang yang diajak bicara + to-infinitive.
Kabar baiknya, urutannya sama dengan bahasa Indonesia: “Dia menyuruh saya duduk” → “He told me to sit down”, “Dia meminta saya membantunya” → “She asked me to help her”. Yang sering terlupa hanyalah to. Kata kerja bahasa Indonesia tidak punya penanda seperti itu, jadi muncul “He told me sit down” atau “She asked me help her”. Dalam bahasa Inggris, to wajib ada.
Hati-hati juga dengan “bilang”: dalam perintah yang menyebut orangnya, pakai tell, bukan say. Say tidak bisa langsung diikuti orang (bukan “said me”). Dalam bahasa Inggris informal kadang terdengar “He said to sit down” (tanpa orang), tetapi yang normal untuk perintah adalah tell + orang + to.
Perhatikan kata gantinya: “your” sering menjadi “my” (“Finish your homework!” → “He told me to finish my homework”), dan “me” menjadi “her” (“Could you help me?” → “She asked me to help her”). Tempat juga bisa berubah: kalau kamu menceritakannya kemudian dari tempat lain, “Wait here.” menjadi “He told me to wait there.”
Untuk larangan, letakkan not tepat di depan to-infinitive: not to touch, not to shout. Don't dari kalimat aslinya hilang, sedangkan to tetap ada.
Dalam bahasa Indonesia kita sering melaporkan larangan dengan “jangan”: “Dia bilang jangan pegang itu”, “Dia bilang jangan telat”. Kalau diterjemahkan kata per kata, muncul “She told me don't touch that”, dan itu salah. Yang benar: “She told me not to touch that.” Kalau kamu berpikir “untuk tidak menyentuh”, ingat bahwa urutan bahasa Inggris standar adalah not to, bukan to not (“to not touch” terdengar dalam percakapan informal). Jangan juga meletakkan not pada kata kerja pelapornya: “She didn't tell me to touch that” berarti “Dia tidak menyuruh saya menyentuhnya”, maknanya lain sama sekali.
Tell menyampaikan instruksi yang netral (seperti “menyuruh”); order atau command untuk sesuatu yang lebih keras (“memerintahkan”); ask atau request untuk permintaan sopan, bukan perintah (“meminta”, “memohon”). Dengan kata kerja yang tepat, kamu menyampaikan nada kalimat aslinya.
Di sini bahasa Indonesia membantu: kamu sudah membedakan “meminta” dan “bertanya”. Dalam bahasa Inggris keduanya diungkapkan dengan ask, dan yang membedakan adalah kata setelahnya: meminta = ask + orang + to (“She asked me to close the window”); bertanya = ask + if atau kata tanya (“She asked me if I was cold”). Tanpa orang, maknanya berubah: “He asked to close the door” berarti dia minta izin untuk menutup pintu sendiri.
Want bekerja dengan cara yang sama: “Dia ingin saya menunggu” → “She wanted me to wait”, bukan “She wanted me wait” atau “She wanted that I wait”.
“Meminta saya membantunya” tidak punya penanda infinitive, tetapi bahasa Inggris memerlukan to: ask/tell + orang + to + kata kerja.
Untuk perintah tidak dipakai klausa that. Polanya: tell/ask + orang + to-infinitive.
“Dia bilang ke saya” dalam perintah adalah told me, bukan said me. Say tidak pernah langsung diikuti orang.
“Dia bilang jangan telat” tidak diterjemahkan dengan don't. Dalam kalimat tidak langsung pakai not to + bentuk dasar kata kerja.
Not tidak menggantikan to: not to + bentuk dasar. “To not touch” terdengar dalam percakapan informal, tetapi bentuk standarnya not to touch.
“Dia ingin saya menunggu” → want + orang + to-infinitive. Bukan wanted me wait, dan bukan wanted that I wait.
Dalam bahasa Indonesia perintah dan permintaan dilaporkan dengan kata kerja + orang + tindakan: “Dia menyuruh saya duduk”, “Dia meminta saya membantunya”
Urutannya sama persis dengan bahasa Inggris, hanya saja bahasa Inggris memerlukan to sebelum kata kerja kedua: “He told me to sit down.”, “She asked me to help her.” Kalimat seperti “He told me sit down” atau “She asked me help her” salah. Jangan juga memakai klausa that: “He told me that I sit down” salah. (“He told me that I should sit down” benar secara tata bahasa, tetapi terdengar lebih seperti saran daripada perintah.)
Larangan sering dilaporkan dengan “jangan”: “Dia bilang jangan menunggu”, “Dia bilang jangan telat”
Dalam bahasa Inggris “jangan” dalam laporan menjadi not to: “She told me not to wait.”, “She told him not to be late.” Don't tidak dipakai di sini. Untuk larangan yang tegas, kamu juga bisa memakai forbid (“melarang”): “She forbade me to touch it”, tetapi told me not to jauh lebih umum.
“Dia bilang ke saya untuk duduk”: “bilang” diikuti “ke” + orang
Say tidak bisa langsung diikuti orang: “He said me to sit down” salah, dan “He said to me to sit down” terdengar janggal. Untuk perintah yang menyebut orangnya, pakai tell: “He told me to sit down.” Kata “untuk” di sini memang cocok dengan to.
Bahasa Indonesia membedakan “meminta” (agar seseorang melakukan sesuatu) dan “bertanya” (mencari informasi)
Bahasa Inggris memakai ask untuk keduanya. Meminta: ask + orang + to-infinitive (“She asked me to help her”). Bertanya: ask + if/what/where (“She asked me where I lived”). “Could you…?” sebenarnya adalah permintaan, jadi dilaporkan dengan ask + to, bukan sebagai pertanyaan.
💡 “Dia menyuruh saya duduk” → He told me to sit down: urutannya sama dengan bahasa Indonesia, tetapi jangan lupa to.
💡 “Dia bilang jangan menunggu” → She told me not to wait: pakai not to, bukan don't.
💡 Meminta = ask + orang + to; bertanya = ask + if atau kata tanya.
"What did the teacher say?"
"She told us to finish the reading by Friday and asked us not to forget our notebooks."
"Anything else?"
"Yeah, she asked me to remind everyone about the test."
Latihan 1 · Pilih perintah yang dilaporkan dengan benar
Choose the correctly reported command for: 'Sit down!'
Latihan 2 · Pilih perintah yang dilaporkan dengan benar
Choose the correctly reported command for: 'Don't touch that!'
Latihan 3 · Pilih permintaan yang dilaporkan dengan benar
Choose the correctly reported request for: 'Could you help me?'
Latihan 4 · Pilih perintah yang dilaporkan dengan benar
Choose the correctly reported command for: 'Please close the door.'
Latihan 5 · Pilih kata kerja yang tepat
Choose the correct reporting verb for a strong order: 'Get out!' (a boss to an employee)
Latihan 6 · Pilih perintah yang dilaporkan dengan benar
Choose the correctly reported command for: 'Don't be late.'
Latihan 7 · Pilih perintah yang dilaporkan dengan benar
Choose the correctly reported command for: 'Turn off the lights.'
Latihan 8 · Pilih permintaan yang dilaporkan dengan benar
Choose the correctly reported request for: 'Please don't shout.'
Latihan 9 · Laporkan perintahnya
Report this command: 'Finish your homework!' → He told me ___.
Latihan 10 · Laporkan permintaannya
Report this request, negative: 'Please don't wait for me.' → She asked me ___.
Latihan 11 · Kelompokkan: benar (to-infinitive) atau salah
0 / 4 dikelompokkan
Latihan 12 · Kesalahan umum: “bilang jangan …” diterjemahkan kata per kata
Indonesian: “Dia bilang ke saya jangan menunggu dia.” Which English sentence is correct?
Lima pertanyaan singkat untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
Choose the correctly reported command for: 'Wait here.' (reported later, from a different place)
Kalimat tidak langsung tanpa perubahan tense
Kapan tense tidak perlu diubah dalam kalimat tidak langsung: kebenaran umum, fakta yang masih berlaku, dan kata kerja pelapor dalam bentuk present.
Perubahan kata keterangan waktu dan tempat
Pelajari bagaimana today, here, dan this berubah menjadi that day, there, dan that dalam kalimat tidak langsung, kalau kamu melaporkannya di lain waktu.
Backshift: pergeseran tense
Backshift dalam kalimat tidak langsung bahasa Inggris: tabel lengkap pergeseran tense satu langkah ke masa lalu, hal yang tidak ada dalam bahasa Indonesia.
Reporting verbs (kata kerja pelapor)
Kata kerja pelapor selain say, tell, dan ask: pola tetap suggest, admit, deny, promise, warn, dan accuse, dengan -ing, to-infinitive, atau that.