Kalimat perintah positif dan negatif

A1 · PemulaKalimat perintah

Close the door. Don't touch that! Kalimat perintah bahasa Inggris tidak memakai subjek dan memakai bentuk dasar kata kerja, sama seperti “Tutup pintunya!” dan “Jangan sentuh itu!”.

Yang akan kamu pelajari

  • Kalimat perintah memakai bentuk dasar kata kerja tanpa subjek, satu bentuk untuk siapa saja
  • Perintah negatif adalah Don't + bentuk dasar (formal: Do not), padanan “jangan”
  • Dengan kata sifat, be wajib ada: Be careful, Don't be late (“Hati-hati”, “Jangan terlambat”)
  • Please di awal atau di akhir membuat perintah terdengar lebih ramah; kalimat perintah dipakai untuk perintah, petunjuk, peringatan, dan permintaan

Tanpa subjek

Kalimat perintah memberi perintah atau petunjuk langsung kepada orang yang diajak bicara. Kalimat ini tidak memakai subjek “you”: langsung dimulai dengan bentuk dasar kata kerja.

Kabar baiknya, bahasa Indonesia bekerja dengan cara yang hampir sama: “Tutup pintunya!” juga tanpa subjek, dan bentuknya sama untuk teman, untuk sekelompok orang, atau untuk atasan. Yang perlu diperhatikan adalah kata sifat. Dalam bahasa Indonesia cukup “Hati-hati!”, tetapi dalam bahasa Inggris perlu be: “Be careful!”.

"Close the door."
"Be careful!"

Kalimat perintah negatif

“Jangan” sepadan dengan Don't: letakkan Don't di depan bentuk dasar kata kerja, dan selesai. “Jangan sentuh itu!” → “Don't touch that!” Jangan pakai not saja (“Not touch that!”), karena “tidak” dipakai untuk pernyataan, bukan untuk larangan. Dan tidak pernah Doesn't: kalimat perintah selalu memakai Don't.

Jebakan terbesar ada pada kata sifat. Bahasa Indonesia tidak memerlukan kata kerja seperti be (“Jangan terlambat”, “Jangan takut”, “Jangan berisik”), tetapi bahasa Inggris memerlukannya: “Don't be late”, “Don't be afraid”, “Don't be noisy”. Sebaliknya, dengan kata kerja tidak ada be: “Jangan khawatir” adalah “Don't worry”, bukan “Don't be worry”.

"Don't touch that!"
"Don't be late."

Lebih ramah dengan please

Dalam bahasa Indonesia, perintah seperti “Ambilkan garamnya” terdengar biasa kalau diucapkan dengan nada ramah atau ditambah “ya” atau “tolong”. Dalam bahasa Inggris, perintah tanpa tambahan apa pun bisa terdengar kasar, terutama kepada orang yang belum dikenal atau di tempat kerja. Dengan please di awal atau di akhir, perintah terdengar lebih ramah, meskipun tetap cukup langsung.

"Sit down, please."
"Please close the window."

Contoh bahasa Inggris sehari-hari

"Wait here."
"Don't touch the stove."
"Be honest."
"Don't be afraid."

Perhatikan

✗Don't late.
✓Don't be late.

“Jangan terlambat”: dalam bahasa Inggris, setelah Don't kata sifat memerlukan be. Ini kesalahan paling umum penutur bahasa Indonesia dalam topik ini.

✗Don't afraid.
✓Don't be afraid.

“Jangan takut”: afraid adalah kata sifat, jadi perlu be.

✗Don't be worry about it.
✓Don't worry about it.

Kebalikannya: worry adalah kata kerja, jadi tanpa be. “Jangan khawatir” → Don't worry.

✗Not touch that!
✓Don't touch that!

Not saja tidak cukup: larangan (“jangan”) selalu Don't.

✗You close the door.
✓Close the door.

Kalimat perintah tidak memakai subjek. Dengan “you” di depan, kalimatnya terdengar seperti pernyataan, bukan perintah.

✗Doesn't forget your keys.
✓Don't forget your keys.

Kalimat perintah selalu ditujukan kepada “you”, jadi Don't, tidak pernah Doesn't. Juga tanpa -s: Sit down, bukan Sits down.

Perbandingan dengan bahasamu

Kalimat perintah bahasa Indonesia juga tanpa subjek dan sama untuk semua orang: “Tutup pintunya!”, “Duduklah”, “Tunggu di sini”

Bahasa Inggris sama: hanya bentuk dasar kata kerja, “Close the door”, “Sit down”, “Wait here”. Dalam percakapan kita kadang menambahkan subjek (“Kamu tutup pintunya!”), tetapi “You close the door” dalam bahasa Inggris terdengar seperti pernyataan (“Kamu menutup pintu”), bukan perintah. (“You wait here!” dengan tekanan memang ada dalam percakapan, tetapi terdengar sangat ketus.)

“Jangan terlambat”, “Jangan takut”, “Jangan berisik”: “jangan” langsung diikuti kata sifat

Dalam bahasa Inggris, kata sifat tidak bisa berdiri sendiri setelah Don't: perlu be. “Don't be late”, “Don't be afraid”, “Don't be noisy”. Begitu juga dengan perintah positif: “Be careful!”, “Be quiet!”, “Be honest”. Tanpa be (“Don't late”, “Don't afraid”) kalimatnya salah.

Bahasa Indonesia membedakan “tidak” (pernyataan) dan “jangan” (larangan)

Bahasa Inggris juga membedakannya: pernyataan negatif memakai not (“You don't touch it”, “He doesn't touch it”), sedangkan larangan selalu Don't + bentuk dasar, siapa pun yang diajak bicara: “Don't touch that!” “Not touch that!” dan “No touch that!” salah. Dalam papan peringatan atau gaya formal kamu juga akan melihat Do not: “Do not enter.”

💡 “Jangan” = Don't + bentuk dasar, selalu. Bukan Not touch, bukan Doesn't.

💡 Dengan kata sifat perlu be: Be careful, Don't be late, Don't be afraid.

💡 Dengan kata kerja tanpa be: Don't worry, bukan Don't be worry.

Situasi nyata: menunjukkan jalan dengan cepat

"How do I get to the station?"

"Turn left at the corner, then go straight for two blocks."

"Don't take the first left — that's a dead end."

"Got it, thanks!"

Latihan

Latihan 1 · Pilih kalimat perintah yang benar

Choose the normal, neutral command.

Latihan 2 · Pilih kalimat perintah yang benar

Choose the correct command.

Latihan 3 · Pilih larangan yang benar

Choose the correct negative command.

Latihan 4 · Pilih larangan yang benar

Choose the correct negative command.

Latihan 5 · Pilih kalimat perintah yang benar

Choose the correct command.

Latihan 6 · Pilih larangan yang benar

Choose the correct negative command.

Latihan 7 · Pilih kalimat perintah yang benar

Choose the correct command.

Latihan 8 · Pilih larangan yang benar

Choose the correct negative command.

Latihan 9 · Ubah menjadi kalimat perintah

Make this a command: 'You should open the window.'

Latihan 10 · Ubah menjadi larangan

Make this a negative command: 'You should not run here.'

Latihan 11 · Kelompokkan: perintah atau larangan

Sit down.
Don't sit there.
Open the window.
Don't open that door.
Be quiet.
Don't be rude.

0 / 6 dikelompokkan

Latihan 12 · Kesalahan umum: “jangan” + kata sifat tanpa be

Indonesian: “Jangan terlambat.” Which English sentence is correct?

Kuis singkat

Lima pertanyaan singkat untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.

Pertanyaan 1 / 5

Skor: 0/0

Choose the correct command.

Yang sudah kamu pelajari

  • Kalimat perintah memakai bentuk dasar kata kerja tanpa subjek, satu bentuk untuk semua orang, seperti dalam bahasa Indonesia.
  • Larangan adalah Don't + bentuk dasar (formal: Do not), padanan “jangan”, tidak pernah Not touch atau Doesn't.
  • Dengan kata sifat, be wajib: Be careful, Don't be late, Don't be afraid; dengan kata kerja tanpa be: Don't worry.
  • Please di awal atau di akhir membuat permintaan lebih ramah, dan dalam bahasa Inggris ini lebih penting daripada dalam bahasa Indonesia.
  • Kalimat perintah dipakai untuk perintah, petunjuk, peringatan, dan permintaan.
Lihat semua pelajaran di kategori ini