Frasa nomina selalu menamai satu hal saja: penentu, kata sifat, dan keterangan di akhir hanya menjelaskan hal yang mana.
Yang akan kamu pelajari
Frasa nomina (noun phrase) adalah semua kata yang menamai suatu benda, orang, gagasan, atau tempat, yang dibangun di sekitar satu kata benda inti. “Coffee”, “the coffee”, dan “the strong coffee you made this morning” semuanya frasa nomina: ketiganya menamai kopi yang sama, hanya dengan tingkat ketepatan yang berbeda.
Dalam setiap frasa nomina hanya ada satu kata benda inti (head noun) yang benar-benar bekerja: ia menamai bendanya. Semua yang lain (penentu, kata sifat, keterangan di akhir) hanya membantu pendengar tahu persis benda mana yang kamu maksud. Bahasa Indonesia juga begitu: “kopi kental yang kamu buat tadi pagi”. Bedanya, dalam bahasa Indonesia hampir semua keterangan ada di belakang kata benda inti, sedangkan bahasa Inggris membaginya: sebagian di depan, sebagian di belakang.
Frasa lengkap yang paling sederhana adalah penentu (determiner) ditambah kata benda inti: a car, the car, my car, this car, some coffee. Penentu memberi tahu pendengar cara memahami bendanya: satu yang mana saja (a car), satu yang tertentu dan sudah diketahui berdua (the car), milik siapa (my car), atau berapa banyak (some coffee).
Perhatikan posisinya. Dalam bahasa Indonesia, “saya”, “ini”, dan “itu” ada di belakang kata benda (“mobil saya”, “mobil ini”), tetapi dalam bahasa Inggris penentu selalu di depan: my car, this car, bukan “car my” atau “car this”. Selain itu, bahasa Indonesia tidak punya artikel, sehingga kita biasa berkata “Saya perlu charger” atau “Dia guru”. Dalam bahasa Inggris, kata benda tunggal yang dapat dihitung hampir selalu perlu penentu: “I need a charger”, bukan “I need charger”; “She's a teacher”, bukan “She's teacher”.
Kata benda jamak dan kata benda yang tidak dapat dihitung boleh tanpa penentu kalau kamu berbicara secara umum: Cars are expensive right now. Coffee keeps me awake. Begitu ada keterangan yang menunjuk sesuatu yang tertentu, penentunya biasanya kembali: The cars in that lot are expensive.
Di antara penentu dan kata benda inti ada kata-kata yang menjelaskan bendanya lebih rinci. Yang paling umum adalah kata sifat: an old car, a quiet neighborhood, some fresh bread. Inilah perbedaan besar dengan bahasa Indonesia: kita berkata “mobil tua”, dengan kata sifat di belakang, sedangkan bahasa Inggris menaruhnya di depan: an old car. Kata sifat bahasa Inggris juga tidak pernah berubah bentuk: “mobil-mobil merah” adalah red cars, bukan “reds cars”.
Kata benda juga bisa diletakkan di depan kata benda inti untuk menyebutkan jenisnya: a kitchen table, a delivery driver, the train schedule. Dalam bahasa Indonesia urutannya terbalik (“meja dapur”, “jadwal kereta”), jadi terjemahan kata per kata menghasilkan “table kitchen” atau “schedule train”. Dalam bahasa Inggris kata terakhirlah yang menjadi inti, dan kata pertama biasanya tunggal: a shoe store (toko sepatu).
Kalau ada beberapa kata sifat, bahasa Inggris menyusunnya berderet dalam urutan yang cukup tetap, dan penutur asli langsung merasakan kesalahannya walaupun tidak tahu aturannya. Sebagai pegangan: opini dan ukuran sebelum usia, bentuk, warna, asal, dan bahan: a small plastic container, bukan a plastic small container. Bahan ada tepat di depan kata benda. Trik praktis: urutan bahasa Indonesia sering kali tinggal dibalik. “Kotak kayu kecil” dibaca dari belakang menjadi a small wooden box, dan “jaket kulit cokelat” menjadi a brown leather jacket.
Keterangan di belakang kata benda inti biasanya berupa frasa preposisi, yaitu kelompok kata pendek dengan in, on, at, about, from, with, dan sebagainya: the book on the table, a message from my manager, the keys to the office. Ini sama seperti bahasa Indonesia: “buku di atas meja”, “pesan dari manajer saya”.
Kabar baiknya: kalau keterangannya panjang, bahasa Inggris juga menaruhnya di BELAKANG kata benda, persis seperti bahasa Indonesia: “orang-orang yang bertanggung jawab atas keterlambatan” → the people responsible for the delay; “pelanggan yang menunggu di konter” → the customer waiting at the counter. Ada dua hal yang perlu diperhatikan. Pertama, jangan memindahkan kata sifatnya ke depan dan meninggalkan pelengkapnya di belakang: “the responsible people for the delay” terdengar salah. Kedua, “yang” tidak selalu diterjemahkan menjadi who atau which, dan kalau kamu memakai who, kalimatnya perlu kata kerja: the people who are responsible, bukan “the people who responsible”.
Kadang kamu bisa memilih antara di depan dan di belakang: a history book (jenis bukunya, kata benda di depan) dan a book about history (gagasan yang sama, di belakang dengan about). Pelajari preposisinya bersama frasanya: “kunci kantor” adalah the key to the office atau the office key, bukan “the key of the office”. Untuk milik seseorang, pakai 's di depan: “anjing tetangga saya” adalah my neighbor's dog.
Keterampilan praktisnya: memperluas frasa unsur demi unsur sampai frasa itu mengatakan persis apa yang kamu maksud, tanpa melupakan kalimat di sekitarnya. Mulailah dari kata benda inti, tambahkan penentu di depannya, tambahkan satu atau dua kata sifat, dan kalau perlu, keterangan di belakangnya.
Contohnya: a book → an interesting book → an interesting book about history → the interesting book about history on my desk. Perhatikan bahwa kata benda intinya, book, tidak berubah: semua unsur lain hanya membuatnya lebih tepat. Kata sifat bertambah ke kiri, keterangan bertambah ke kanan. Dalam bahasa Indonesia semuanya bertambah ke kanan (“buku sejarah yang menarik di meja saya”), jadi bagian kiri inilah yang perlu kamu latih.
Dalam kehidupan sehari-hari, frasa yang pendek dan sederhana sering lebih baik: perluas hanya sejauh yang benar-benar diperlukan kalimatnya. Tujuannya ketepatan, bukan panjangnya frasa.
“The tall man at the corner table” adalah frasa nomina: frasa ini tidak punya subjek sendiri dengan kata kerja yang melakukan sesuatu. Sebanyak apa pun rinciannya, frasa ini hanya menamai seorang pria.
“The tall man is sitting at the corner table” adalah kalimat lengkap: subjeknya (the tall man) melakukan sesuatu (is sitting), dan kalimat itu bisa berdiri sendiri sebagai satu gagasan yang utuh.
Keduanya bisa digabungkan: “the tall man who is sitting at the corner table” secara keseluruhan tetap frasa nomina, walaupun di dalamnya ada klausa relatif kecil (“who is sitting at the corner table”) yang menjelaskan pria itu. Jadi, yang menentukan bukan panjangnya, melainkan ada tidaknya subjek sendiri dengan kata kerja di luar keterangan.
Di sini bahasa Indonesia membantu: “pria yang sedang duduk di meja pojok” disusun dengan cara yang sama, dan klausa relatif yang menunjuk sesuatu tidak memakai koma, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Bedanya, frasa bahasa Indonesia tanpa “yang” (“pria itu duduk di meja pojok”) sudah menjadi kalimat, sedangkan dalam bahasa Inggris kalimat memerlukan kata kerja seperti is sitting.
Dalam bahasa Indonesia “syal baru”, tetapi dalam bahasa Inggris kata sifat ada di depan kata benda.
Ukuran (small) sebelum bahan (wooden); bahan ada tepat di depan kata benda. Balik saja urutan “kotak kayu kecil”: small wooden box.
“Meja dapur” menaruh mejanya di depan, tetapi dalam bahasa Inggris kata benda inti ada di akhir: kitchen table.
“Saya beli laptop baru” tidak memakai artikel, tetapi dalam bahasa Inggris kata benda tunggal yang dapat dihitung hampir selalu memerlukan penentu.
“Yang bertanggung jawab” tidak harus menjadi who. Pakai the people responsible for… atau, kalau memakai who, tambahkan kata kerja: the people who are responsible for…
“Anjing tetangga saya” menaruh pemiliknya di belakang. Dalam bahasa Inggris pemilik + 's ada di depan: my neighbor's dog.
Dalam bahasa Indonesia semua keterangan ada di belakang kata benda inti: “charger laptop lama saya”, “kotak kayu kecil”
Dalam bahasa Inggris, penentu, kata sifat, dan kata benda penjelas ada di depan kata benda inti: “my old laptop charger”, “a small wooden box”. Bagian depan frasa bahasa Inggris sering merupakan cermin urutan bahasa Indonesia: baca frasa Indonesianya dari belakang ke depan. “A box wooden small” atau “a scarf new” adalah kesalahan khas kalau urutan bahasa Indonesia dipertahankan.
Bahasa Indonesia menggabungkan kata benda dengan kata inti di depan: “meja dapur”, “jadwal kereta”, “toko sepatu”
Bahasa Inggris juga menggabungkan dua kata benda tanpa preposisi, tetapi kata intinya di akhir: “the kitchen table”, “the train schedule”, “a shoe store”. “The table kitchen” salah, dan “the table of the kitchen” memang bisa dipahami, tetapi tidak wajar. Untuk bahan, kata bahannya juga di depan: “a wooden box”, “a leather jacket”.
Bahasa Indonesia tidak punya artikel, dan “ini”, “itu”, serta “saya” diletakkan di belakang: “Saya perlu charger”, “mobil itu”, “mobil saya”
Dalam bahasa Inggris, kata benda tunggal yang dapat dihitung hampir selalu memerlukan penentu, dan penentu itu selalu di depan: “I need a charger”, “that car”, “my car”. Tanyakan setiap kali: a/an, the, my, this…? Yang boleh tanpa penentu hanya kata benda jamak dan yang tidak dapat dihitung yang dipakai secara umum: “Cars are expensive.”
Keterangan panjang dalam bahasa Indonesia ada di belakang, sering dengan “yang”: “orang yang bertanggung jawab atas keterlambatan”
Bahasa Inggris juga menaruhnya di belakang: “the people responsible for the delay”, “the customer waiting at the counter”. Ini memudahkanmu. Hanya saja “yang” tidak selalu menjadi who atau which; kalau kamu memakai who, kata kerjanya wajib ada: “the people who are responsible”, bukan “the people who responsible”. Untuk milik seseorang, bahasa Inggris memakai 's di depan: “my neighbor's dog”, bukan “the dog my neighbor”.
💡 Kata sifat di depan kata benda dan tanpa bentuk jamak: red cars, bukan cars red atau reds cars.
💡 Beberapa kata sifat: opini dan ukuran dulu, bahan tepat di depan kata benda. Urutan bahasa Indonesia sering tinggal dibalik.
💡 “Meja dapur”? Dalam bahasa Inggris: kitchen table. Kata benda intinya di akhir.
💡 Kata benda tunggal yang dapat dihitung perlu a/an, the, my…, walaupun dalam bahasa Indonesia berdiri sendiri.
"Can you describe the bag you lost?"
"It's a black leather backpack with a small tear on the front pocket."
"Got it. And where did you last see it?"
"On the counter by the coffee machine in the lobby."
"The black backpack with the torn pocket — I'll add that to the report right now."
Latihan 1 · Temukan kata benda intinya
In the noun phrase "the extra key under the mat," which word is the head noun — the word the whole phrase is naming?
Latihan 2 · Temukan penentunya (determiner)
In "my old laptop charger," which word is the determiner?
Latihan 3 · Pilih urutan yang benar
Which is correct?
Latihan 4 · Pilih bentuk yang benar
Which is correct?
Latihan 5 · Pilih urutan yang benar
Which is correct?
Latihan 6 · Pilih frasa nominanya
Which of these is a complete, well-formed noun phrase (not a full sentence)?
Latihan 7 · Kelompokkan: frasa nomina atau klausa
0 / 6 dikelompokkan
Latihan 8 · Susun kata-katanya
Latihan 9 · Susun kata-katanya
Latihan 10 · Susun kata-katanya
Latihan 11 · Susun kata-katanya
Latihan 12 · Lengkapi frasanya
Complete the noun phrase with a determiner that shows the shoes are your own (you are talking about your own shoes): "___ shoes are by the front door." (one word)
Latihan 13 · Perluas frasanya
Expand "a phone" into a full noun phrase that means a phone with a cracked screen. Use the pattern determiner + head noun + postmodifier.
Latihan 14 · Perbaiki kesalahannya
Fix the mistake and type the correct sentence: "I bought a wool new scarf."
Latihan 15 · Perbaiki kesalahannya
Fix the mistake and type the correct sentence: "I need charger for my laptop."
Latihan 16 · Situasi nyata
You're describing your suitcase to an airline desk after a delayed flight. Complete the noun phrase so it identifies exactly which bag is yours: "the black suitcase ___ the broken wheel." (one word)
Latihan 17 · Kesalahan umum: mempertahankan urutan kata bahasa Indonesia
Indonesian: “Saya membeli kotak kayu kecil.” Which English sentence is correct?
Lima pertanyaan beragam untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
Which is correct?
Kata benda majemuk (compound nouns)
Kata benda majemuk (bus stop, toothpaste): urutannya terbalik dari bahasa Indonesia, dan kapan ditulis terpisah, dengan tanda hubung, atau serangkai.
Kepemilikan dengan 's (possessive nouns)
Cara menyatakan kepemilikan dalam bahasa Inggris: kata benda tunggal + 's, jamak berakhiran -s + apostrof, jamak tak beraturan, dan beda its dengan it's.
Kata benda yang dapat dihitung dan tidak dapat dihitung
Kapan kamu perlu a/an dan bentuk jamak, kapan some, much, atau many, dan cara menyebut “sebuah saran” atau “sebuah informasi” dengan a piece of.
Kata benda tunggal dan jamak
Bentuk jamak bahasa Inggris: aturan -s/-es, perubahan seperti city → cities dan leaf → leaves, bentuk tidak beraturan, dan mengapa apostrof bukan tanda jamak.