decide → decision. analyze → analysis. Because it is important → because of its importance.
Yang akan kamu pelajari
Nominalisasi berarti mengubah kata kerja atau kata sifat menjadi kata benda yang sesuai. Teks formal dan akademis menyukainya, karena gagasan yang sudah menjadi kata benda bisa dikemas dengan ringkas, dibahas lebih lanjut, dan dihubungkan dengan gagasan lain, tanpa anak kalimat yang panjang: “We decided quickly.” → “Our quick decision…”; “It is important.” → “its importance”.
Prinsip ini sudah kamu kenal: bahasa Indonesia formal juga membuat kata benda dari kata kerja dan kata sifat (memutuskan → keputusan, menjelaskan → penjelasan, penting → pentingnya, kepentingan). Bahasa birokrasi bahkan sangat menyukainya: “melakukan pembahasan terhadap rancangan”, “dilakukan pemeriksaan terhadap dokumen”. Bahasa Inggris formal juga bernominalisasi, tetapi jauh lebih sedikit. Rangkaian seperti “the implementation of the improvement of the analysis” terasa berat; sering kali kata kerja lebih jelas (“we analyzed the data”, bukan “an analysis of the data was carried out”).
Akhiran yang umum adalah -tion/-sion (decide → decision, discuss → discussion, explain → explanation), -ment (improve → improvement, argue → argument), -al (arrive → arrival, refuse → refusal), -ance/-ence (perform → performance, important → importance), dan -ity (able → ability). Sebagian bentuknya tidak beraturan: analyze → analysis, succeed → success, describe → description, grow → growth.
Dalam bahasa Indonesia, imbuhan seperti pe-an, per-an, dan ke-an bisa dipasang pada banyak sekali kata dasar (datang → kedatangan, tumbuh → pertumbuhan, baik → perbaikan), jadi wajar kalau kamu mengira bahasa Inggris juga punya satu akhiran yang selalu bisa dipakai. Ternyata tidak: “decidement”, “arrivement”, atau “growment” tidak ada. Hafalkan setiap kata benda sebagai kosakata tersendiri. Kata serapan membantu (analisis → analysis, diskusi → discussion, deskripsi → description), tetapi perhatikan ejaannya: analysis dengan y. Hati-hati juga dengan “sukses”: dalam bahasa Indonesia kata ini bisa menjadi kata benda, kata sifat, atau kata kerja (“Dia sukses”), sedangkan bahasa Inggris membedakan success (kata benda), succeed (kata kerja), dan successful (kata sifat).
Soal ejaan: analyze adalah bentuk Amerika dan analyse bentuk Britania; untuk nominalize/nominalise, -ize juga sering dipakai dalam bahasa Inggris Britania. Keduanya benar; yang penting konsisten dalam satu teks.
Kata kerja bisa punya objek langsung; kata benda tidak. Ketika kata kerja menjadi kata benda, objek lamanya perlu preposisi agar tersambung lagi, biasanya of: “We analyzed the data.” → “the analysis of the data”. Di sinilah jebakan utama bagi penutur bahasa Indonesia: kita cukup menulis “analisis data” atau “pembahasan proposal”, tanpa kata penghubung, sehingga muncul “the analysis the data” atau “the discussion the plan”. Dalam bahasa Inggris keduanya salah. Bahasa formal kita kadang memakai “terhadap” (“analisis terhadap data”), tetapi padanannya tetap of, bukan towards atau against.
Namun, tidak selalu of. Untuk kenaikan dan penurunan (increase, rise, fall, reduction, decrease), besaran yang berubah biasanya memakai in: “kenaikan harga” = “an increase in prices”, “pengurangan biaya” = “a reduction in costs”, bukan of atau on. Of dipakai kalau kamu menyebut besarnya perubahan: “an increase of 5%” = “kenaikan sebesar 5%”. Selain itu, untuk harga secara umum, bahasa Inggris tidak memakai the: “prices”, bukan “the prices”. Kata benda lain punya preposisi tetap: demand for (“permintaan akan”, bukan “demand of”), interest in (“minat pada”), influence on (“pengaruh terhadap”).
Bahasa Inggris juga sering membentuk kata benda majemuk, tanpa preposisi dan dengan kata benda penjelas di depan: data analysis, a sharp price increase. Perhatikan urutannya, kebalikan dari bahasa Indonesia: “analisis data” = data analysis. Untuk kepemilikan, the company's rapid growth lebih ringkas daripada the rapid growth of the company; keduanya benar.
Setelah because of dan due to harus ada kata benda, bukan klausa: “Due to heavy investment, the company recovered.”, bukan “Due to they invested heavily”. Dalam bahasa Indonesia “karena” bisa diikuti keduanya (“karena investasi besar” dan “karena mereka berinvestasi besar”), tetapi bahasa Inggris membedakannya: because + klausa, because of / due to + kata benda.
“Pembahasan rencana” tidak memerlukan kata penghubung dalam bahasa Indonesia, tetapi kata benda bahasa Inggris tidak bisa langsung diikuti objek: pakai of.
“Terhadap” dalam “analisis terhadap data” bukan towards. Setelah analysis, objeknya disambung dengan of.
Dengan increase, rise, reduction, dan decrease, besaran yang berubah biasanya memakai in, dan tanpa the untuk harga secara umum.
Akhiran bahasa Inggris tidak bisa dipertukarkan seperti imbuhan pe-an: decide menjadi decision, bukan -ment. Hafalkan setiap bentuknya.
“Permintaan akan mobil listrik”: setelah demand pakai for, bukan of.
“Karena mereka berinvestasi besar”: due to dan because of diikuti kata benda. Kalau ingin klausa, pakai because: Because they invested heavily…
Setelah because of/due to harus ada kata benda, bukan kata sifat, seperti “karena pentingnya”: important → importance.
Dalam bahasa Indonesia kata benda langsung diikuti objeknya: “analisis data”, “penjelasan hasil penelitian”, “pembahasan rencana”
Dalam bahasa Inggris kata benda tidak bisa langsung diikuti objek. Pakai of: “the analysis of the data”, “an explanation of the results”, “the discussion of the plan”. Pilihan lain adalah kata benda majemuk dengan urutan terbalik: “data analysis”. Yang salah adalah “the analysis the data”.
Bahasa formal Indonesia memakai “terhadap”, “akan”, “dari”: “analisis terhadap data”, “permintaan akan produk”, “kenaikan dari harga”
Bahasa Inggris memilih preposisi menurut kata bendanya, bukan menurut bahasa Indonesia. “Analisis terhadap data” tetap “the analysis of the data”. Untuk kenaikan dan penurunan biasanya in: “an increase in prices”, “a reduction in costs”. Pasangan lain perlu dihafal: demand for (bukan of), interest in, influence on.
Imbuhan pe-an, per-an, dan ke-an sangat produktif: kedatangan, perbaikan, pertumbuhan, keberhasilan
Akhiran bahasa Inggris tidak bisa dipasang sembarangan: arrival (bukan “arrivement”), improvement, growth (bukan “growment”), success, decision (bukan “decidement”). Kata serapan seperti analisis, diskusi, dan deskripsi membantu, tetapi kalau ragu, cek kamus.
“Karena” bisa diikuti kata benda atau klausa: “karena pentingnya hal ini”, “karena mereka berinvestasi besar”
Bahasa Inggris memisahkan keduanya: because + klausa (“Because they invested heavily, …”), tetapi because of / due to + kata benda (“Due to heavy investment, …”, “because of its importance”). “Due to they invested” dan “because of its important” salah.
Bahasa birokrasi Indonesia sangat nominal: “Telah dilakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan dokumen”
Bahasa Inggris formal juga bernominalisasi, tetapi lebih hemat. Terjemahan kata per kata (“An examination of the completeness of the documents has been carried out”) terdengar berat. Nominalisasikan kalau gagasannya akan dipakai lagi sebagai kata benda (“The company's rapid growth surprised investors.”); selebihnya pakai kata kerja (“We checked the documents.”).
💡 “Analisis data” tanpa kata penghubung → the analysis of the data (atau data analysis).
💡 Dengan increase, rise, reduction, decrease biasanya in: a reduction in costs, an increase in prices.
💡 Akhiran bahasa Inggris tidak seteratur pe-an dan ke-an: arrival, growth, success, decision. Kalau ragu, cek kamus.
💡 Due to / because of + kata benda; because + klausa, walaupun keduanya “karena”.
"Following our discussion of the proposal, we have reached a decision."
"Great — what was the outcome?"
"Approval, on the condition of a reduction in the total budget."
"Understood. I'll send an explanation of the new figures shortly."
Latihan 1 · Pilih kata benda yang benar
Choose the correct nominalisation of 'decide'.
Latihan 2 · Pilih kata benda yang benar
Choose the correct nominalisation of 'analyze'.
Latihan 3 · Pilih versi nominal yang benar
Choose the correct formal, nominalized version of: 'Because it is important, we should act now.'
Latihan 4 · Pilih preposisi yang benar
Choose the correct preposition after the nominalisation: 'the analysis ___ the data'
Latihan 5 · Pilih preposisi yang benar
Choose the correct preposition after the nominalisation: 'the discussion ___ the proposal'
Latihan 6 · Pilih versi yang lebih formal dan nominal
Choose the more formal, nominalized version of: 'The company grew quickly, which surprised investors.'
Latihan 7 · Pilih kata benda yang benar
Choose the correct nominalisation of 'arrive'.
Latihan 8 · Pilih kata benda yang benar
Choose the correct nominalisation of 'improve'.
Latihan 9 · Tulis bentuk kata bendanya
Give the noun form of 'explain'.
Latihan 10 · Ubah kalimatnya menjadi bentuk nominal
Nominalize this sentence more formally: 'Prices increased sharply last year.' → There was ___ last year.
Latihan 11 · Kelompokkan: dengan of atau tanpa of
0 / 4 dikelompokkan
Latihan 12 · Kesalahan umum: “kenaikan harga” diterjemahkan kata per kata
Indonesian: “kenaikan harga yang tajam”. Which English phrase is correct?
Lima pertanyaan singkat untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
Choose the correct nominalisation of 'succeed'.
Kata pengganti: one/ones, do, dan so
Substitusi dalam bahasa Inggris dengan one/ones, do, dan so/not agar tidak mengulang kata, dan mengapa “sepertinya iya” adalah I think so.
Ellipsis: menghilangkan kata
Ellipsis dalam bahasa Inggris: kata yang sudah jelas dari konteks dihilangkan setelah auxiliary dan modal, dalam perbandingan, dan dalam jawaban singkat.
Struktur penekanan (emphasis)
Penekanan dalam bahasa Inggris: do penegas, kata ganti refleksif, such, so, dan the very, dibandingkan dengan “memang”, “sendiri”, dan “begitu”.
Fronting: memindahkan unsur ke depan
Fronting dalam bahasa Inggris: objek, pelengkap, atau tempat di awal kalimat, mengapa tidak pernah netral, dan kapan kata kerja mendahului subjek.