I want to go, but I can't [go]. She's taller than I am [tall].
Yang akan kamu pelajari
Dengan ellipsis, kamu tidak mengulang kata atau kelompok kata yang bisa dilengkapi sendiri oleh lawan bicara dari konteks. Bahasa Inggris melakukannya terus-menerus, terutama supaya kata kerja yang baru saja disebut tidak diulang.
Banyak bagiannya terasa akrab: “Saya mau pergi, tetapi tidak bisa.” Bahasa Indonesia juga menyisakan kata seperti “bisa” atau “sudah”. Bedanya ada pada apa yang harus tersisa: bahasa Indonesia sering cukup dengan “juga” atau “tidak” (“dia juga”, “tetapi saya tidak”), sedangkan bahasa Inggris hampir selalu memerlukan kata kerja bantu (auxiliary). Itulah inti pelajaran ini.
Kalau dua bagian kalimat memakai kata kerja utama yang sama, kata kerja itu biasanya dihilangkan di bagian kedua, tetapi kata kerja bantu atau modalnya tetap ada: “He can swim, and she can too.” “I haven't finished, but he has.” Dalam bahasa Indonesia cukup “dia juga” atau “tetapi dia sudah”, jadi mudah sekali menulis “and she too” atau “but he already”. Dalam bahasa Inggris kata kerja bantunya tidak boleh hilang, dan “sudah” di sini bukan already, melainkan has. (Bentuk lain yang sangat umum: “He can swim, and so can she.”)
Kalau bagian pertama tidak punya kata kerja bantu (present simple atau past simple), do/does/did menggantikannya: “He runs faster than I do.” “She wanted to leave, but I didn't.” Bahasa Indonesia tidak punya padanannya; kita cukup berkata “daripada saya” atau “tetapi saya tidak”. “But I not” salah, dan “but I don't” juga salah di sini karena kejadiannya sudah lampau. Jangan pula memakai be sebagai pengganti serba guna: “than I am” hanya benar kalau kalimat pertamanya memakai be.
Dengan to-infinitive, to tetap ada: “I want to, but I can't.”, “I'd like to.” Dalam bahasa Indonesia kita berkata “Saya mau, tetapi tidak bisa”, tetapi “I want, but I can't” salah. (Ungkapan tetap seperti “if you want” atau “I'll try” tidak memakai to.) Setelah can, must, will, should, dan sebagainya tidak pernah ada to: “I can't right now”, bukan “I can't to”.
Dalam perbandingan, “daripada” dalam “lebih tinggi daripada saya” adalah than, bukan as (as hanya dipakai dalam as … as, “sama … dengan”): “She's taller than I am.” Dalam percakapan, “She's taller than me.” juga sangat wajar; “than I” saja tanpa kata kerja terdengar sangat formal.
Kalau dua bagian yang digabung dengan and memakai kata kerja yang sama, kata kerja itu bisa dihilangkan sepenuhnya di bagian kedua: yang tersisa hanya subjek dan apa yang ada setelah kata kerja. Caranya sama dengan bahasa Indonesia: “Tom belajar hukum, dan Anna kedokteran.”
Kata kerjanya hilang sama sekali; jangan dipindahkan ke akhir: “and she coffee likes” salah. Dalam bahasa Inggris, gapping terdengar agak tertulis atau sengaja ringkas; dalam percakapan santai orang biasanya cukup berkata “and she likes coffee”.
Dalam percakapan sehari-hari, semua yang sudah jelas dihilangkan dan hanya informasi baru yang tersisa. Pertanyaan juga bisa dipendekkan: dalam gaya sangat santai, “Are you coming?” menjadi “Coming?”, mirip “Datang?” dalam bahasa Indonesia, yang juga tanpa subjek.
Dalam jawaban singkat, bahasa Inggris memakai bentuk objek dari kata ganti: “Bukan saya” adalah “Not me.” (bukan “Not I did”), dan “Saya” adalah “Me.” Untuk menerima tawaran (“Mau kue? – Mau.”), jawabannya “Yes, please.”, bukan “Yes, I want.”: want tidak bisa berdiri sendiri tanpa objek.
“Istri saya juga” cukup dengan “juga” dalam bahasa Indonesia, tetapi dalam bahasa Inggris also tidak bisa berdiri sendiri di akhir: perlu kata kerja bantu (does too, atau so does my wife).
“Dan dia juga” tidak memakai kata kerja dalam bahasa Indonesia, tetapi dalam bahasa Inggris kata kerja bantu atau modalnya (can, has, is) harus tetap ada.
“Tetapi saya tidak” memerlukan kata kerja bantu dalam bahasa Inggris. Kalau tidak ada, pakai do/does/did dengan tense yang sesuai: but I didn't.
“Tetapi dia sudah” bukan already. Yang tersisa adalah kata kerja bantu dari bagian pertama: haven't → has.
“Saya mau, tetapi tidak bisa” cukup tanpa tambahan dalam bahasa Indonesia, tetapi dalam bahasa Inggris to tetap ada setelah want, would like, need, dan sebagainya.
Runs adalah kata kerja biasa, jadi penggantinya do, bukan be. Than I am hanya cocok dengan be: She's taller than I am.
Jawaban “Mau.” tidak diterjemahkan menjadi “Yes, I want.” Untuk menerima tawaran, katakan Yes, please (atau Yes, I'd love some).
Dalam bahasa Indonesia bagian kedua bisa tanpa kata kerja: “Dia bisa berenang, adiknya juga”, “Dia ingin pergi, tetapi saya tidak”
Dalam bahasa Inggris kata kerja bantunya harus ada: “He can swim, and she can too.”, “She wanted to leave, but I didn't.” Kalau kalimatnya tidak punya kata kerja bantu, pakai do/does/did dengan tense yang sama dengan bagian pertama. “And she too”, “and I also”, dan “but I not” salah.
“Saya mau pergi, tetapi tidak bisa”, “Saya belum selesai, tetapi dia sudah”, “Tom belajar hukum, Anna kedokteran”: bahasa Indonesia juga menghilangkan kata kerja
Ini membantu: “I want to go, but I can't.” dan “He likes tea, and she coffee.” mengikuti prinsip yang sama. Hanya saja, “sudah” di akhir kalimat seperti ini menjadi has/have, bukan already: “I haven't finished, but he has.” Dan setelah want atau would like, to tetap ada: “I want to, but I can't.”
Perbandingan dengan “daripada”: “Dia lebih tinggi daripada saya”, “Dia lari lebih cepat daripada saya”
“Daripada” adalah than: “She's taller than I am.” (atau dalam percakapan “than me”). Kalau kata kerjanya kata kerja biasa, kata kerja bantunya do, bukan be: “He runs faster than I do.”, bukan “than I am”. As hanya dipakai dalam as … as: “She's as tall as I am.”
💡 Kata kerja utamanya dihilangkan? Kata kerja bantu atau modalnya tetap ada: and she can too, but he has.
💡 Tidak ada kata kerja bantu? Pakai do/does/did: but I didn't, than I do.
💡 Setelah want dan would like, to tetap ada: I want to. “Sudah” di akhir kalimat = has/have, bukan already.
"Do you want pizza or pasta?"
"Pizza, I think. You?"
"Pasta, actually — I had pizza yesterday."
"Fair enough. Pizza for me, pasta for you, then."
Latihan 1 · Pilih kalimat ringkas yang benar
Choose the correctly elided sentence for: 'I want to go, but I can't go.'
Latihan 2 · Pilih kalimat ringkas yang benar
Choose the correctly elided sentence for: 'She's taller than I am tall.'
Latihan 3 · Pilih kalimat ringkas yang benar
Choose the correctly elided sentence for: 'He can swim, and she can swim too.'
Latihan 4 · Pilih bentuk yang wajar dalam percakapan
Choose the natural conversational ellipsis for: 'Are you coming?'
Latihan 5 · Pilih kalimat ringkas yang benar
Choose the correctly elided sentence (gapping) for: 'He likes tea, and she likes coffee.'
Latihan 6 · Pilih jawaban singkat yang benar
Choose the correctly elided response to 'Who broke this?'
Latihan 7 · Pilih kalimat ringkas yang benar
Choose the correctly elided sentence for: 'I haven't finished, but he has finished.'
Latihan 8 · Pilih jawaban singkat yang wajar
Choose the natural elided response to 'Do you want some cake?'
Latihan 9 · Hilangkan bagian yang diulang
Elide the repeated part: 'She will help if she can help.' → She will help if she ___.
Latihan 10 · Hilangkan kata kerja yang diulang
Elide the repeated verb (gapping): 'Tom studies law, and Anna studies medicine.' → Tom studies law, and Anna ___.
Latihan 11 · Kelompokkan: benar atau salah
0 / 4 dikelompokkan
Latihan 12 · Kesalahan umum: “tetapi saya tidak” tanpa kata kerja bantu
Indonesian: “Dia ingin pergi, tetapi saya tidak.” Which English sentence is correct?
Lima pertanyaan singkat untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
Choose the correctly elided sentence for: 'I haven't seen the movie, but my brother has seen the movie.'
Struktur penekanan (emphasis)
Penekanan dalam bahasa Inggris: do penegas, kata ganti refleksif, such, so, dan the very, dibandingkan dengan “memang”, “sendiri”, dan “begitu”.
Kata pengganti: one/ones, do, dan so
Substitusi dalam bahasa Inggris dengan one/ones, do, dan so/not agar tidak mengulang kata, dan mengapa “sepertinya iya” adalah I think so.
Fronting: memindahkan unsur ke depan
Fronting dalam bahasa Inggris: objek, pelengkap, atau tempat di awal kalimat, mengapa tidak pernah netral, dan kapan kata kerja mendahului subjek.
Nominalisasi (nominalisation)
Nominalisasi dalam bahasa Inggris: mengubah kata kerja dan kata sifat menjadi kata benda untuk gaya formal, preposisi setelahnya, dan kapan terlalu berat.