This I understand. Down the street came a car.
Yang akan kamu pelajari
Dengan fronting, kamu memindahkan ke awal kalimat unsur yang biasanya ada di belakang (objek, pelengkap, keterangan tempat) untuk menonjolkannya atau menghubungkannya dengan apa yang baru saja dikatakan.
Dalam bahasa Indonesia memindahkan unsur ke depan sangat biasa: “Hal itu sudah saya sebutkan” adalah kalimat sehari-hari yang netral. Dalam bahasa Inggris urutan normalnya subjek + kata kerja + objek, dan objek di depan langsung menarik perhatian: “This point I've already made.” artinya kira-kira “Nah, hal yang satu itu sudah saya sebutkan.” Kalau tidak ingin menonjolkan apa pun, pakai urutan biasa: “I've already made this point.” Jangan juga mengganti fronting dengan kalimat pasif yang berat seperti “This point has already been made by me”.
Keterangan waktu dan banyak keterangan tempat memang biasa di awal kalimat bahasa Inggris, tetapi setelahnya hampir selalu subjek dulu, baru kata kerja (pengecualiannya, dengan kata kerja seperti come atau stand setelah keterangan tempat, ada di bawah). Dalam bahasa Indonesia kita biasa berkata “Tadi malam terjadi sesuatu yang aneh”, dengan subjek di belakang, tetapi dalam bahasa Inggris “Last night something strange happened.”, bukan “Last night happened something strange.”
Kalau objek di depan, sisa kalimatnya tetap dalam urutan biasa, subjek + kata kerja: “Your concern I understand.” Ada dua jebakan. Pertama, dalam bahasa Indonesia topik di depan sering diulang dengan “-nya” (“Kekhawatiranmu, saya memahaminya”), tetapi dalam bahasa Inggris tidak: “Your concern I understand it” salah. Kedua, jangan menukar subjek dan kata kerja atau menambahkan do: “Your concern do I understand” dan “Her courage admire many people” salah.
Pelengkap dengan be di depan (yang ada setelah be, misalnya kata sifat) biasanya memakai inversi, terutama kalau subjeknya panjang atau membawa informasi baru: “Remarkable was her determination.” Dengan such + be, inversinya wajib: “Such was the noise that we couldn't sleep.” (“Begitu bisingnya sampai kami tidak bisa tidur.”) Jadi objek dan pelengkap tidak berperilaku sama setelah fronting.
Ingat: subjek dan kata kerja hanya bertukar tempat dalam kasus khusus ini (pelengkap dengan be, keterangan tempat dengan kata kerja intransitif, dan ungkapan negatif seperti “Never have I…”, yang dibahas dalam pelajaran tentang inversi). Kebebasan urutan kata bahasa Indonesia tidak berlaku dalam bahasa Inggris.
Kalau keterangan tempat atau arah ada di depan dengan kata kerja intransitif (tanpa objek), kata kerjanya biasanya mendahului subjek. Ini terasa wajar bagimu: “Di atas bukit berdiri sebuah gereja tua”, “Dari balik kabut muncul sesosok bayangan.” Namun, dalam bahasa Inggris pola ini terdengar sastrawi dan khas untuk deskripsi dan cerita.
Batasan bahasa Inggris lebih ketat: (1) kata kerjanya biasanya kata kerja posisi atau gerak (be, stand, lie, sit, come, go, run, appear); (2) subjeknya kata benda, sering berupa informasi baru. Dengan kata ganti, urutannya tetap biasa: “Into the room ran she” salah, yang benar “She ran into the room.”; (3) kalau kata kerjanya punya objek, tidak ada inversi: “Di kebun dia menanam mawar” adalah “In the garden she planted roses.”; (4) yang maju adalah kata kerja utama, tanpa do: “Down the street came a car”, bukan “Down the street did come a car”.
Dalam bahasa Indonesia kita bisa berkata “Alasan itu, saya sudah sering mendengarnya”, dengan “-nya”. Dalam bahasa Inggris objek di depan tidak diulang dengan it.
Kalau objek di depan, tidak ada inversi: subjek dulu, baru kata kerja.
Objek di depan tidak memicu inversi, juga tidak dengan do. Setelah objek, urutannya biasa: subjek + kata kerja.
“Tadi malam terjadi sesuatu yang aneh” menaruh subjek di belakang, tetapi dalam bahasa Inggris, setelah keterangan waktu, subjek ada sebelum kata kerja.
Inversi setelah keterangan tempat wajar dengan subjek kata benda, tetapi tidak dengan kata ganti (she, he, it). Dengan kata ganti, pakai urutan biasa.
Topik di depan sering diulang dengan “-nya”: “Alasan itu, saya sudah sering mendengarnya”, “Kekhawatiranmu, saya memahaminya”
Dalam bahasa Inggris objek yang dipindahkan ke depan tidak meninggalkan kata ganti di belakang: “That excuse I've heard many times.”, bukan “That excuse I've heard it many times”. Dan ingat bahwa dalam bahasa Inggris pola ini selalu menonjolkan sesuatu; untuk kalimat netral pakai urutan biasa: “I've heard that excuse many times.”
“Alasan itu sudah sering saya dengar”: objek di depan + pelaku + kata kerja adalah pola netral dalam bahasa Indonesia
Pola ini memang mirip fronting bahasa Inggris (“That excuse I've heard many times.”), tetapi dalam bahasa Inggris efeknya kuat dan tidak netral. Untuk kalimat biasa, pakai urutan normal: “I've heard that excuse many times.” Jangan menerjemahkannya menjadi pasif dengan by me (“That excuse has been heard by me many times”): kalimat itu terdengar sangat kaku.
Dalam bahasa Indonesia subjek sering di belakang kata kerja: “Tadi malam terjadi sesuatu yang aneh”, “Di atas bukit berdiri sebuah gereja tua”
Setelah keterangan waktu atau objek di depan, bahasa Inggris memakai subjek + kata kerja: “Last night something strange happened.” (bukan “Last night happened something strange”), “Her courage many people admire.” Inversi hanya muncul dalam pola tertentu, dan di situ bahasa Indonesia justru membantu: tempat di depan + kata kerja intransitif + subjek kata benda: “On the hill stood the old church.” Tetapi tidak dengan kata ganti (“She ran into the room”, bukan “Into the room ran she”) dan tidak dengan objek.
💡 Objek atau keterangan waktu di depan? Setelahnya subjek + kata kerja, tanpa inversi dan tanpa mengulang objek dengan it (tidak ada “-nya”).
💡 Tempat di depan, kata kerja intransitif, dan subjeknya kata benda? Kata kerja biasanya mendahului subjek, seperti “Di atas bukit berdiri…”.
💡 Kalau tidak ingin menonjolkan apa pun, pakai urutan biasa: subjek + kata kerja + objek.
"What happened when you opened the door?"
"Out of the fog appeared a figure, just standing there. That moment I'll never forget."
"That sounds terrifying!"
"It was. Down the street ran three more people right after — I still don't know what was going on."
Latihan 1 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correctly fronted sentence (object fronted, no inversion needed): 'I've already made this point.'
Latihan 2 · Pilih kalimat yang benar
Front the complement using subject-verb inversion: 'Her determination was remarkable.'
Latihan 3 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correctly fronted sentence (locative fronting WITH inversion, intransitive verb): 'A car came down the street.'
Latihan 4 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correctly fronted sentence: 'I understand your concern, but I can't help.'
Latihan 5 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correctly fronted sentence (locative, WITH inversion): 'The old church stood on the hill.'
Latihan 6 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correctly fronted sentence (no inversion, transitive verb with a stated subject): 'Many people admire her courage.'
Latihan 7 · Pilih kalimat yang benar
Front the time expression: 'Something strange happened last night.'
Latihan 8 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correctly fronted sentence (locative, WITH inversion): 'A figure appeared out of the fog.'
Latihan 9 · Pindahkan objek ke depan
Front the object for emphasis (no inversion needed): 'I will never forget that day.' → That day ___.
Latihan 10 · Pindahkan keterangan tempat ke depan
Front the location, WITH inversion (intransitive verb): 'A dog ran into the yard.' → Into the yard ___.
Latihan 11 · Kelompokkan: benar atau salah
0 / 4 dikelompokkan
Latihan 12 · Kesalahan umum: mengulang objek seperti “-nya”
Indonesian: “Alasan itu, saya sudah sering mendengarnya.” Which English sentence is correct?
Lima pertanyaan singkat untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
Choose the correctly fronted sentence: 'I've heard that excuse many times.'
Cleft sentences (kalimat terbelah)
Pelajari it-cleft dan wh-cleft untuk menonjolkan satu bagian kalimat: It was John who…, What I need is…, mirip pola “-lah yang” dalam bahasa Indonesia.
Struktur penekanan (emphasis)
Penekanan dalam bahasa Inggris: do penegas, kata ganti refleksif, such, so, dan the very, dibandingkan dengan “memang”, “sendiri”, dan “begitu”.
Ellipsis: menghilangkan kata
Ellipsis dalam bahasa Inggris: kata yang sudah jelas dari konteks dihilangkan setelah auxiliary dan modal, dalam perbandingan, dan dalam jawaban singkat.
Inversi (inversion)
Inversi dalam bahasa Inggris: kata keterangan negatif atau pembatas di awal (Never have I…) dan kalimat pengandaian formal tanpa if yang menukar subjek.