It was John who broke the vase. What I need is a coffee.
Yang akan kamu pelajari
Cleft sentence mengambil informasi yang sebenarnya muat dalam satu kalimat biasa, lalu membaginya menjadi dua bagian. Dengan cara ini kamu mengarahkan perhatian pendengar ke satu unsur saja, biasanya untuk mengoreksi sesuatu, menunjukkan perbandingan, atau memberi penekanan.
Bahasa Indonesia punya cara yang mirip: “Johnlah yang memecahkan vas itu”, “Bukan uang yang membuat orang bahagia”, atau “Yang saya butuhkan adalah kopi”. Kata “yang” dan partikel “-lah” melakukan tugas penekanan itu. Bahasa Inggris tidak punya partikel seperti “-lah”, jadi penekanan dibangun dengan struktur kalimat. Karena itu, cleft sentence sangat penting, dan ada beberapa detail yang berbeda dari bahasa Indonesia.
It-cleft dimulai dengan It is/was, lalu unsur yang ditonjolkan, lalu that (untuk orang juga who). Hampir semua bagian kalimat bisa ditonjolkan: subjek, objek, waktu, atau tempat. Jebakan utama: “Johnlah yang memecahkan vas itu” tidak punya subjek tambahan dan tidak punya kata kerja “adalah”, tetapi dalam bahasa Inggris It was wajib ada. “John who broke the vase.” bukan kalimat lengkap; yang benar It was John who broke the vase.
Perhatikan juga waktunya. Dalam bahasa Indonesia kalimatnya sama untuk masa lalu dan sekarang, tetapi dalam bahasa Inggris peristiwa yang sudah terjadi biasanya memakai It was, bukan It is. It is/was selalu tunggal, walaupun unsurnya jamak: It was my parents who paid for it. Lalu jangan menerjemahkan “yang” dengan what di dalam it-cleft: “Bukan uang yang membuat orang bahagia” → It isn't money that makes people happy. Untuk waktu dan tempat, that adalah pilihan aman: It was yesterday that I lost my keys; It was in Paris that we met. (Dalam bahasa Inggris informal kadang terdengar when/where, tetapi that selalu benar. Which tidak dipakai di sini, dan who tidak dipakai untuk tempat.) Kalau unsur yang ditonjolkan adalah objek, that/who boleh dihilangkan dalam percakapan: It wasn't Sam (that) I was annoyed with.
“Sayalah yang mengatakannya” adalah It was me who said that (sangat formal: It was I who…). Bentuk negatifnya, “Bukan saya yang mengatakannya”, adalah It wasn't me who said that, bukan “Not me who said that”.
Wh-cleft dimulai dengan kata tanya (biasanya what), lalu klausa, lalu is/was, dan terakhir unsur yang ditonjolkan. Polanya sejajar dengan “Yang saya butuhkan adalah kopi”: “yang saya butuhkan” = What I need, “adalah” = is. Dalam bahasa Indonesia “adalah” sering dihilangkan (“Yang saya butuhkan kopi”), tetapi is/was dalam bahasa Inggris wajib. Jangan juga menambahkan it sebelum is: “What I need it is…” salah, karena seluruh klausa what sudah menjadi subjeknya.
Untuk orang, jangan memakai who sebagai awal klausa subjek: “Yang memecahkan vas itu adalah John” bukan “Who broke the vase was John”, melainkan It was John who broke the vase atau The person who broke the vase was John. All menggantikan what dengan makna “hanya itu yang”: “Yang saya inginkan hanyalah ketenangan” → All I want is peace and quiet (atau All that I want), tidak pernah “All what I want”.
“Johnlah yang…” tidak punya subjek tambahan, tetapi dalam bahasa Inggris It was wajib ada di depan.
Dalam wh-cleft, klausa What I need sudah menjadi subjek: jangan menambahkan it sebelum is/was.
“Bukan uang yang membuat…”: di dalam it-cleft “yang” menjadi that (atau who untuk orang), bukan what.
“Yang saya inginkan hanyalah…” → All I want atau All that I want. “All what” salah dalam bahasa Inggris baku.
“Bukan saya yang mengatakannya” perlu kerangka lengkap dalam bahasa Inggris: It wasn't me who…
“Yang memecahkan vas itu adalah John” tidak bisa diterjemahkan kata per kata dengan who. Pakai it-cleft, atau The person who broke the vase was John.
“Johnlah yang memecahkan vas itu”, “Bukan saya yang mengatakannya”: penekanan dengan “-lah” dan “yang”, tanpa subjek tambahan
Bahasa Inggris tidak punya partikel penekanan seperti “-lah”, jadi kalimatnya perlu kerangka It is/was … that/who: “It was John who broke the vase”, “It wasn't me who said that”. Tanpa It was, kalimatnya tidak lengkap: “John who broke the vase” dan “Not me who said that” salah. Kerangka ini tetap tunggal walaupun unsurnya jamak: “It was my parents who paid for it”.
“Yang saya butuhkan adalah kopi”: kalimat dimulai dengan “yang …”, dan “adalah” boleh dihilangkan
Dalam wh-cleft, “yang saya butuhkan” menjadi What I need, dan is/was tidak boleh hilang: “What I need is a coffee”, bukan “What I need a coffee”. Namun, di dalam it-cleft “yang” diterjemahkan dengan that (atau who untuk orang), bukan what: “It isn't money that makes people happy”. Dan “Yang memecahkan vas itu adalah John” bukan “Who broke the vase was John”, melainkan “It was John who broke the vase”.
“Johnlah yang memecahkan vas itu” sama saja untuk kejadian tadi atau kemarin: kalimat bahasa Indonesia tidak berubah menurut waktu
Dalam bahasa Inggris, kalau peristiwanya sudah terjadi, bagian depan it-cleft biasanya juga memakai bentuk lampau: “It was yesterday that I lost my keys”, “It was in Paris that we met”. “It is John who broke the vase” terdengar janggal untuk kejadian kemarin.
💡 It-cleft: It is/was + unsur + that/who. It was wajib, selalu tunggal, dan “yang” di sini bukan what.
💡 Wh-cleft: “Yang saya butuhkan adalah…” → What I need is…, dengan is dan tanpa it tambahan.
💡 “Hanya itu yang saya inginkan” → All (that) I want is…, tidak pernah “all what”.
"I heard you were annoyed with Sam."
"No, it wasn't Sam I was annoyed with — it was his manager."
"Oh! What happened exactly?"
"What happened is he cancelled the meeting twice without telling anyone."
Latihan 1 · Pilih it-cleft yang benar
Choose the correct it-cleft for: 'John broke the vase (not Mary).'
Latihan 2 · Pilih it-cleft yang benar
Choose the correct it-cleft for: 'I lost my keys yesterday (not today).'
Latihan 3 · Pilih wh-cleft yang benar
Choose the correct wh-cleft for: 'I need a coffee (more than anything else).'
Latihan 4 · Pilih wh-cleft yang benar
Choose the correct wh-cleft for: 'This surprised me (more than anything).'
Latihan 5 · Pilih it-cleft yang benar
Choose the correct it-cleft for: 'Money doesn't make people happy (something else does).'
Latihan 6 · Pilih all-cleft yang benar
Choose the correct all-cleft for: 'I just want peace and quiet (nothing more).'
Latihan 7 · Pilih it-cleft yang benar
Choose the correct it-cleft focusing on the place: 'We met in Paris.'
Latihan 8 · Pilih wh-cleft yang benar
Choose the correct wh-cleft for: 'She wants to travel (that's her main goal).'
Latihan 9 · Buat it-cleft
Make an it-cleft focusing on the word in capitals: 'TOM called, not his brother.' → It was ___.
Latihan 10 · Buat wh-cleft
Make a wh-cleft: 'I really need some rest.' → What ___.
Latihan 11 · Kelompokkan: benar atau salah
0 / 4 dikelompokkan
Latihan 12 · Kesalahan umum: “-lah yang” diterjemahkan kata per kata
Indonesian: “Tomlah yang menelepon, bukan kakak laki-lakinya.” Which English sentence is correct?
Lima pertanyaan singkat untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
Choose the correct it-cleft for: 'She apologized, not just explained.'
Fronting: memindahkan unsur ke depan
Fronting dalam bahasa Inggris: objek, pelengkap, atau tempat di awal kalimat, mengapa tidak pernah netral, dan kapan kata kerja mendahului subjek.
Inversi (inversion)
Inversi dalam bahasa Inggris: kata keterangan negatif atau pembatas di awal (Never have I…) dan kalimat pengandaian formal tanpa if yang menukar subjek.
Struktur penekanan (emphasis)
Penekanan dalam bahasa Inggris: do penegas, kata ganti refleksif, such, so, dan the very, dibandingkan dengan “memang”, “sendiri”, dan “begitu”.
Ellipsis: menghilangkan kata
Ellipsis dalam bahasa Inggris: kata yang sudah jelas dari konteks dihilangkan setelah auxiliary dan modal, dalam perbandingan, dan dalam jawaban singkat.