Dengan can, could, dan be able to kamu menyatakan apa yang bisa dilakukan seseorang: sekarang, dulu, atau nanti. Mirip “bisa”, tetapi tidak selalu sama.
Yang akan kamu pelajari
Can, could, dan be able to menyatakan kemampuan: kemampuan fisik, kemampuan berpikir, atau keterampilan yang dipelajari.
Kabar baiknya, can sangat mirip dengan “bisa”: kata kerja setelahnya langsung menyusul dalam bentuk dasar, tanpa to. Can juga tidak berubah untuk he/she/it: “She can speak three languages”, bukan “She can speaks…”. Untuk kalimat negatif cukup tambahkan not: “He can't swim”, bukan “He don't can swim”.
Yang berbeda adalah kalimat tanya. Dalam bahasa Indonesia cukup menaikkan intonasi: “Kamu bisa menyetir?” Dalam bahasa Inggris, can dipindah ke depan subjek, dan tanpa do: “Can you drive?”, bukan “You can drive?” atau “Do you can drive?”.
Seperti “bisa”, can juga dipakai untuk izin atau kemungkinan (“Can I open the window?”), tetapi pelajaran ini berfokus pada kemampuan.
Can adalah cara paling umum untuk menyatakan kemampuan sekarang. Be able to artinya sama, tetapi bisa dipakai dalam bentuk waktu yang tidak dimiliki can, misalnya masa depan atau present perfect.
Di sinilah bedanya dengan bahasa Indonesia. Kata “bisa” bisa digabung dengan apa saja: “akan bisa datang”, “sudah seminggu tidak bisa tidur”, “ingin bisa berbicara bahasa Inggris”. Can hanya punya dua bentuk, can dan could, dan tidak bisa muncul setelah will, have/has, atau to. Di situ kamu perlu be able to: “After the course, you will be able to cook Italian food.” “I haven't been able to sleep well this week.” Jangan “will can”, “haven't could”, atau “I want to can”.
Could menggambarkan kemampuan umum yang dimiliki seseorang selama suatu periode di masa lalu. Untuk satu keberhasilan tertentu, sesuatu yang berhasil dilakukan satu kali, bahasa Inggris memakai was/were able to (atau managed to). Di situ could terdengar janggal, bahkan bisa memberi kesan bahwa hal itu tidak benar-benar terjadi.
Dalam bahasa Indonesia keduanya sama-sama “bisa”, jadi perhatikan maknanya. “Nenek saya dulu bisa berbicara lima bahasa” adalah kemampuan umum → could. “Meskipun ada badai, mereka bisa mencapai puncak” sebenarnya berarti “berhasil” → were able to. Kalau “bisa” dalam kalimatmu dapat diganti dengan “berhasil”, pakai was/were able to atau managed to.
Ada dua pengecualian: dalam kalimat negatif, couldn't wajar juga untuk satu kejadian (“I couldn't open the door.”), begitu pula could dengan kata kerja pancaindra seperti see, hear, atau smell (“We could see the lake from the summit.”).
“Bisa” tidak berubah, tetapi can berubah. Untuk kemampuan di masa lalu pakai could.
Terjemahan kata per kata dari “Kami tidak akan bisa hadir”. Setelah will/won't tidak boleh ada can: pakai be able to.
“Ingin bisa” tidak menjadi “want to can”. Can tidak punya bentuk dengan to, jadi pakai to be able to.
Untuk sesuatu yang berlangsung dari titik tertentu sampai sekarang (“sejak Senin tidak bisa tidur”), bahasa Inggris memakai present perfect: haven't been able to.
Dalam bahasa Indonesia intonasi saja sudah cukup. Dalam bahasa Inggris, can pindah ke depan subjek, dan tidak memakai do: bukan Do you can drive?
Di sini “bisa” berarti “berhasil” satu kali. Untuk itu pakai was/were able to atau managed to, bukan could.
Setelah can, kata kerjanya selalu bentuk dasar: tanpa -s, juga untuk he, she, dan it.
“Bisa” tidak berubah menurut waktu: “Sekarang saya bisa berenang”, “Dulu saya bisa berenang”
Dalam bahasa Indonesia, waktu ditunjukkan oleh kata seperti “dulu” atau “waktu kecil”. Dalam bahasa Inggris, modalnya sendiri berubah: can untuk sekarang, could untuk masa lalu. “When I was young, I could run fast”, bukan “When I was young, I can run fast.”
“Bisa” bisa digabung dengan kata lain: “akan bisa”, “ingin bisa”, “sudah lama tidak bisa”
Can tidak bisa diletakkan setelah will, setelah to, atau dalam present perfect. Gantilah dengan be able to: “We won't be able to attend the meeting.” “I want to be able to speak English well.” “I haven't been able to sleep well this week.” Bentuk “will can”, “to can”, dan “haven't could” tidak ada.
“Bisa” sering berarti “berhasil”: “Akhirnya mereka bisa mencapai puncak”
Kalau artinya satu keberhasilan di masa lalu, bahasa Inggris memakai was/were able to atau managed to: “Despite the storm, they were able to reach the summit.” Could dipakai untuk kemampuan umum: “My grandmother could speak five languages.” Dalam kalimat negatif (couldn't) dan dengan see/hear, could juga wajar untuk satu kejadian.
Kalimat tanya bahasa Indonesia cukup memakai intonasi: “Kamu bisa menyetir?”
Dalam bahasa Inggris, can harus berpindah ke depan subjek: “Can you drive?” Tanpa do: “Do you can drive?” salah. Jawaban singkatnya juga memakai can: “Yes, I can” / “No, I can't”, mirip jawaban “Bisa” / “Tidak bisa”.
💡 Setelah can, langsung bentuk dasar: I can swim, she can swim. Tanpa to, tanpa -s.
💡 “Dulu bisa” → could. “Bisa” tidak berubah, can berubah.
💡 Setelah will, have/has, atau to, jangan can: pakai be able to (akan bisa → will be able to, ingin bisa → want to be able to).
💡 Kalau “bisa” berarti “berhasil” satu kali di masa lalu → was/were able to atau managed to.
"Can you drive?"
"Yes, I can — I've been driving for ten years."
"Could you drive when you were a teenager?"
"No, I couldn't — I learned much later."
Latihan 1 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence — present ability.
Latihan 2 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence — past ability.
Latihan 3 · Pilih bentuk negatif yang benar
Choose the correct negative.
Latihan 4 · Pilih pertanyaan yang benar
Choose the correct question.
Latihan 5 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence — future ability.
Latihan 6 · Pilih jawaban yang benar
Which phrase must you use where 'can' has no form available, such as after 'will'?
Latihan 7 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence for a specific past achievement (one completed event).
Latihan 8 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 9 · Lengkapi kalimatnya
Complete: 'My grandmother ___ (can/speak) five languages when she was younger.'
Latihan 10 · Lengkapi kalimatnya
Complete: 'I ___ (not/can/come) to the party tomorrow — I'm working.'
Latihan 11 · Kelompokkan: sekarang/masa depan atau masa lalu
0 / 6 dikelompokkan
Latihan 12 · Kesalahan umum: “ingin bisa” diterjemahkan kata per kata
Indonesian: “Saya ingin bisa berbicara bahasa Inggris dengan lancar.” Which English sentence is correct?
Lima pertanyaan singkat untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
Choose the correct sentence.
Kata kerja modal untuk izin
Meminta, memberi, dan menolak izin dalam bahasa Inggris dengan can, could, dan may, serta cara memilih nada santai atau formal yang tepat.
Keharusan dan larangan
Must dan have to untuk menyatakan keharusan, dan jebakan terbesarnya: mustn't (dilarang) tidak sama dengan don't have to (tidak perlu).
Meminta, menawarkan, dan mengajak
Belajar meminta tolong dengan sopan, menawarkan bantuan, dan mengajak orang lain dengan could, would, shall, can, dan let's dalam bahasa Inggris.
Must atau have to?
Must atau have to: must tidak pernah berubah bentuk, jadi have to dipakai untuk masa lalu, masa depan, dan kalimat tanya dengan do. Ini perbedaan utamanya.