Must dan have to sama-sama berarti “harus”, tetapi hanya have to yang bisa dipakai untuk masa lalu, masa depan, atau kalimat tanya dengan do.
Yang akan kamu pelajari
Must dan have to menyatakan bahwa sesuatu perlu atau wajib dilakukan. Bahasa Indonesia memakai satu kata saja, “harus”. Dalam kalimat positif artinya sangat mirip: must lebih terdengar seperti keyakinan pribadi atau aturan resmi yang tertulis, have to lebih seperti keharusan dari luar (atasan, hukum, tenggat). Dalam bahasa Inggris lisan Amerika, have to jauh lebih sering terdengar; dalam bahasa Inggris Britania informal ada juga have got to.
Perhatikan bentuk negatifnya, karena di sini terjemahan kata per kata menjebak. “Kamu tidak harus bayar” berarti tidak perlu: You don't have to pay. “Kamu tidak boleh merokok di sini” berarti dilarang: You mustn't smoke here. Jadi “tidak harus” bukan must not. Mustn't (must not) berarti larangan; don't have to berarti tidak perlu.
Must hanya punya satu bentuk untuk semua subjek: tanpa -s untuk he/she/it, tanpa bentuk to (to must tidak ada), dan yang paling penting, tanpa bentuk lampau. Dalam hal ini must mirip “harus”, yang juga tidak berubah. Bedanya, bahasa Indonesia cukup menambahkan “kemarin” atau “nanti”, sedangkan dalam bahasa Inggris must tidak bisa dipakai untuk masa lalu atau setelah will.
Karena must adalah kata kerja modal, setelahnya langsung bentuk dasar tanpa to: must leave, bukan must to leave. To hanya ada dalam have to.
Karena must tidak bisa berubah, have to dipakai setiap kali kamu perlu bentuk waktu lain atau kalimat tanya dengan do: masa lalu (had to), masa depan (will have to), dan kalimat tanya (Did you have to…?). Have to adalah kata kerja biasa, jadi menjadi has to untuk he/she/it dan memakai do/does/did dalam kalimat tanya dan negatif.
Dalam bahasa Indonesia “harus” tetap sama: “Kemarin saya harus…”, “Besok saya harus…”, “Dia harus…”. Dalam bahasa Inggris bentuknya berubah: “Yesterday, I had to…”, “Tomorrow I will have to…”, “She has to…”. “Apakah kamu harus menunggu lama?” (tentang kejadian yang sudah lewat) menjadi “Did you have to wait long?”, bukan “Did you must wait?”.
“Kemarin saya harus…” memakai had to. Must tidak punya bentuk lampau, dan “kemarin” saja tidak cukup.
“Akan harus” tidak menjadi will must: setelah will tidak boleh ada must. Pakai will have to.
Have to adalah kata kerja biasa, jadi untuk he/she/it menjadi has to, walaupun “harus” tidak berubah.
Must tidak bisa dipakai dengan do/did. Untuk kalimat tanya tentang masa lalu pakai Did you have to…?
“Tidak harus bayar” = tidak perlu = don't have to. Must not berarti “tidak boleh” (dilarang).
To hanya ada dalam have to. Setelah must langsung bentuk dasar: he must leave atau he has to leave, bukan must to.
“Harus” tidak berubah menurut waktu: “Kemarin saya harus…”, “Besok saya akan harus…”
Must juga tidak berubah, tetapi justru karena itu must tidak bisa dipakai untuk masa lalu atau setelah will. Untuk masa lalu pakai had to: “Yesterday, I had to work late.” Untuk masa depan pakai will have to: “We will have to reschedule the meeting.” “Musted” dan “will must” tidak ada.
Bahasa Indonesia hanya punya “harus” (dan “wajib” yang lebih resmi)
Bahasa Inggris punya dua bentuk. Dalam kalimat positif masa kini keduanya hampir sama: “I must finish this by Friday.” / “I have to finish this by Friday.” Must terdengar lebih seperti keputusan sendiri atau aturan tertulis, have to seperti keharusan dari luar. Have to adalah kata kerja biasa: has to untuk he/she/it (“He has to leave early today”) dan do/does/did dalam kalimat tanya.
“Tidak harus” (tidak perlu) dan “tidak boleh” (dilarang) artinya berbeda
Bahasa Inggris juga membedakannya, tetapi kata-katanya tidak bisa diterjemahkan satu per satu: “tidak harus” = don't have to (“You don't have to pay”), “tidak boleh” = mustn't (“You mustn't smoke here”). Kalau kamu menerjemahkan “tidak harus” menjadi must not, artinya berubah menjadi larangan.
💡 “Kemarin harus” = had to; “nanti harus” / “akan harus” = will have to. Must tidak punya bentuk itu.
💡 Must + bentuk dasar, tanpa to; have to menjadi has to untuk he/she/it.
💡 “Tidak harus” = don't have to; “tidak boleh” = mustn't.
"You look exhausted — what happened?"
"I had to work late every night this week."
"That sounds rough. Will you have to do the same next week?"
"I hope not — I must get some rest this weekend."
Latihan 1 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 2 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence — past obligation.
Latihan 3 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 4 · Pilih pertanyaan yang benar
Choose the correct question.
Latihan 5 · Pilih jawaban yang benar
Which of these has no past tense form of its own?
Latihan 6 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence for a rule that existed only in the past.
Latihan 7 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 8 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence — future obligation.
Latihan 9 · Lengkapi kalimatnya
Complete (past obligation): 'Last year, I ___ (have to) travel a lot for work.'
Latihan 10 · Lengkapi kalimatnya
Complete (future obligation): 'After the merger, employees ___ (have to) reapply for their jobs.'
Latihan 11 · Kelompokkan: masa kini atau masa lalu/masa depan
0 / 6 dikelompokkan
Latihan 12 · Kesalahan umum: must untuk masa lalu
Indonesian: “Kemarin saya harus bekerja sampai malam.” Which English sentence is correct?
Lima pertanyaan singkat untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
Choose the correct sentence.
Memberi saran: should, if I were you, why don't you
Pelajari cara paling berguna untuk memberi dan meminta saran dalam bahasa Inggris: should, if I were you, dan why don't you, tanpa terdengar memerintah.
Should, ought to, dan had better
Bandingkan tiga cara memberi saran dalam bahasa Inggris – should, ought to, dan had better – serta perbedaan tata bahasa dan kekuatannya.
Need, needn't, dan don't need to
Kenali dua “wajah” need dalam tata bahasa Inggris – sebagai kata kerja modal (needn't) dan kata kerja biasa (don't need to) – serta needn't have.
Meminta, menawarkan, dan mengajak
Belajar meminta tolong dengan sopan, menawarkan bantuan, dan mengajak orang lain dengan could, would, shall, can, dan let's dalam bahasa Inggris.