Enough berarti “cukup”. Artinya mudah, yang sulit adalah posisinya dalam kalimat.
Yang akan kamu pelajari
Enough berarti “cukup”: sebanyak yang diperlukan, tidak kurang dan tidak harus lebih. Artinya sederhana. Yang perlu diperhatikan adalah urutan katanya, dan di sini kebiasaan bahasa Indonesia sering membawa kita ke arah yang salah.
Kalau enough menerangkan kata benda, letaknya di depan, sama seperti quantifier lain, misalnya some atau a lot of.
“We have enough time.” – enough sebelum time, seperti “cukup waktu”.
“There isn't enough food for everyone.” – enough sebelum food.
Jebakannya: dalam bahasa Indonesia kita juga berkata “waktu yang cukup” atau “uang yang cukup”. Dalam bahasa Inggris modern, “time enough” atau “money enough” terdengar kuno atau sastrawi. Sehari-hari, enough selalu di depan kata benda. Jangan lupa juga bentuk jamaknya: “tidak cukup kursi” adalah “not enough chairs”, dengan -s pada chairs. Enough sendiri tidak pernah berubah bentuk.
Dengan kata sifat dan kata keterangan, urutannya terbalik: enough ada DI BELAKANG kata tersebut. Di sini bahasa Indonesia tidak membantu, karena kita berkata “cukup tinggi”, “cukup cepat”, dengan “cukup” di depan. Bahasa Inggris justru sebaliknya.
“Is she old enough to vote?” – old enough, bukan enough old, walaupun dalam bahasa Indonesia “cukup umur” atau “cukup tua”.
“He didn't run fast enough to win.” – fast enough, bukan enough fast.
Ingat kontrasnya: enough + kata benda, tetapi kata sifat + enough. Kedua urutan itu berlawanan arah. Hati-hati juga dengan “cukup” yang berarti “lumayan”: “Hotelnya cukup mahal” biasanya “The hotel was quite expensive” atau “pretty expensive”, bukan “expensive enough” (cukup mahal untuk tujuan tertentu).
Kalau dalam bahasa Indonesia kamu berkata “cukup … untuk + kata kerja”, dalam bahasa Inggris cukup pakai to + kata kerja, tanpa for.
“It's warm enough to swim.” – “cuacanya cukup hangat untuk berenang”.
“We don't have enough money to buy a car.” – “kami tidak punya cukup uang untuk membeli mobil”.
“Untuk” sering diterjemahkan menjadi for, tetapi for hanya dipakai di depan kata benda atau kata ganti (“big enough for all this food”), tidak pernah di depan kata kerja: bukan “for go”, melainkan “to go”.
Walaupun dalam bahasa Indonesia “cukup” ada di depan, dalam bahasa Inggris enough ada di belakang kata sifat.
Aturannya sama: “cukup besar” → big enough, bukan enough big.
“Uang yang cukup” wajar dalam bahasa Indonesia, tetapi dalam bahasa Inggris modern enough ada di depan kata benda.
“Cukup … untuk + kata kerja” → enough + to + kata kerja. For hanya dipakai di depan kata benda atau kata ganti, tidak pernah di depan kata kerja.
Kalau “cukup” berarti “lumayan”, dalam bahasa Inggris pakai quite atau pretty. Expensive enough berarti “sudah cukup mahal (untuk sesuatu)”, dan itu tidak cocok di sini.
“Tidak cukup kursi” tidak memakai penanda jamak, tetapi setelah enough kata benda yang dapat dihitung harus jamak: chairs.
Dengan kata sifat, “cukup” ada di depan: “cukup tinggi”, “cukup besar”, “cukup cepat”
Dalam bahasa Inggris, enough ada di belakang kata sifat atau kata keterangan: “tall enough”, “big enough”, “fast enough”. “Enough tall” adalah kesalahan paling umum penutur bahasa Indonesia dalam pelajaran ini. (Kata lain seperti very atau quite memang ada di depan: “very tall”, “quite tall”. Enough adalah pengecualiannya.)
“Cukup” bisa berarti “sebanyak yang diperlukan” dan juga “lumayan”: “Gajinya cukup.” / “Harganya cukup mahal.”
Bahasa Inggris membedakan keduanya. “Uang saya cukup (untuk perjalanan ini)” → “I have enough money”. “Harganya cukup mahal” (= lumayan mahal) → “It's quite expensive” atau “It's pretty expensive”, bukan “It's expensive enough”, yang berarti “sudah cukup mahal (untuk suatu tujuan)”.
Dengan kata benda, kita bisa berkata “cukup waktu” atau “waktu yang cukup”
Dalam bahasa Inggris modern, enough ada di depan kata benda: “enough time”, “enough money”. “Time enough” memang ada dalam teks lama dan beberapa ungkapan tetap, tetapi sehari-hari terdengar aneh. Jadikan “cukup waktu” sebagai pola, dan ingat bentuk jamak untuk kata benda yang dapat dihitung: enough chairs, enough seats.
“cukup umur untuk memilih”, “cukup kuat untuk mengangkatnya”: “untuk” + kata kerja
“Cukup umur untuk memilih” adalah “old enough to vote”: hanya to, tanpa for. For dipakai dengan kata benda atau kata ganti: “enough food for everyone”, “big enough for me”. Dan seruan “Cukup!” atau “Sudah cukup!” adalah “That's enough!”.
💡 Dengan kata benda: enough di depan, seperti “cukup waktu” → enough time.
💡 Dengan kata sifat atau kata keterangan: enough di belakang, kebalikan dari “cukup tinggi” → tall enough.
💡 “Untuk + kata kerja” setelah enough adalah to + kata kerja, bukan for + kata kerja.
"Do we have enough gas to make it to the next town?"
"I think so, but let's stop just to be safe — I'm not sure it's enough."
"Good idea. Is the cooler big enough for all this food?"
"Barely! We packed enough snacks for a week, not a weekend."
Latihan 1 · Pilih urutan yang benar
We don't have ___ to finish this today.
Latihan 2 · Pilih urutan yang benar
Is she old ___ to vote?
Latihan 3 · Pilih urutan yang benar
He didn't run ___ to win the race.
Latihan 4 · Pilih kata yang benar
There aren't ___ chairs for everyone.
Latihan 5 · Pilih kata yang benar
I have ___ money to buy the tickets.
Latihan 6 · Pilih urutan yang benar
This coffee isn't ___ to keep me awake.
Latihan 7 · Perbaiki kesalahannya
Fix the mistake:
Latihan 8 · Lengkapi kalimatnya
Complete: We don't have ___ information to decide yet. (one word)
Latihan 9 · Lengkapi kalimatnya
Complete: She's not old ___ to drive yet. (one word)
Latihan 10 · Susun kata-katanya
Latihan 11 · Pilih urutan yang benar
Which word order is correct?
Latihan 12 · Kesalahan umum: “cukup tinggi untuk…”
Indonesian: “Dia tidak cukup tinggi untuk meraih rak itu.” Which English sentence is correct?
Lima pertanyaan beragam untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
Are you ___ to ride this rollercoaster?
Both, either, dan neither
Pelajari both, either, dan neither untuk tepat dua orang atau benda: keduanya, salah satu dari keduanya, atau tidak satu pun dari keduanya.
All, every, dan each
Perbedaan all, every, dan each: all + bentuk jamak, every dan each + bentuk tunggal. Plus kesalahan umum seperti every of us dan every people.
Few dan little
Few/a few dan little/a little: kapan memakai masing-masing, dan bagaimana huruf “a” yang kecil mengubah nada kalimat dari negatif menjadi positif.
No, none, dan none of
No, none, dan none of: di depan kata benda, berdiri sendiri, atau dengan kelompok tertentu. Plus padanan yang tepat untuk “tidak ada” dan “tidak satu pun”.