Kata kerja bantu (auxiliary verbs)

B1 · MenengahKata kerja

Be, do, dan have bisa menjadi kata kerja utama atau kata kerja bantu. Bahasa Indonesia memakai kata seperti “sedang”, “sudah”, dan awalan “di-” untuk tugas yang sama.

Yang akan kamu pelajari

  • Be sebagai kata kerja bantu: bentuk continuous (is working), mirip “sedang bekerja”, dan kalimat pasif (was eaten), mirip awalan “di-” (“dimakan”)
  • Do sebagai kata kerja bantu: pertanyaan dan kalimat negatif dalam present simple dan past simple (Does she like…? / doesn't like)
  • Have sebagai kata kerja bantu: bentuk perfect (has finished, have eaten), sering sepadan dengan “sudah”
  • Kata yang sama bisa menjadi kata kerja utama dengan artinya sendiri (have a car = punya mobil, be a doctor = menjadi dokter)
  • Do bisa menegaskan sebuah pernyataan, seperti “memang” dalam “Aku memang suka lagu ini”: I do like this song

Kata kerja bantu atau kata kerja utama?

Be, do, dan have termasuk kata kerja yang paling sering dipakai dalam bahasa Inggris, dan masing-masing bisa punya dua peran: kata kerja utama dengan artinya sendiri (“punya”, “adalah/berada”, “melakukan”), atau kata kerja bantu (auxiliary verb) yang membantu kata kerja lain membentuk struktur tata bahasa.

Dalam bahasa Indonesia kedua peran have memakai kata yang berbeda: “Saya punya dua saudara” (kepemilikan) dan “Saya sudah selesai” (sesuatu yang sudah terjadi). Dalam bahasa Inggris keduanya have, jadi kamu harus melihat konteksnya: kalau diikuti past participle, have adalah kata kerja bantu; kalau diikuti kata benda, biasanya kata kerja utama.

"I have a car. (kata kerja utama: punya)"
"I have finished. (kata kerja bantu: bentuk perfect)"

Be: bentuk continuous dan kalimat pasif

Be + bentuk -ing membentuk tense continuous, untuk sesuatu yang sedang terjadi sekarang atau bersifat sementara. Fungsinya mirip “sedang”: “Dia sedang bekerja hari ini” = “She is working today.” Bedanya, “sedang” bisa dihilangkan dalam bahasa Indonesia (“Hari ini dia kerja”), tetapi dalam bahasa Inggris is tidak boleh hilang: “She working today” salah, begitu juga “She is work today”.

Be + past participle membentuk kalimat pasif: subjeknya tidak melakukan tindakan, tetapi dikenai tindakan. Kabar baiknya, bahasa Indonesia sangat sering memakai pasif dengan awalan “di-” (“Kuenya dimakan dengan cepat”), jadi idenya sudah akrab. Yang perlu diingat: awalan “di-” cukup satu kata, sedangkan bahasa Inggris memerlukan dua bagian, be + past participle: “The cake was eaten quickly”, bukan “The cake eaten quickly”.

"She is working today. (continuous, “sedang”)"
"The cake was eaten quickly. (pasif, “di-”)"

Do: pertanyaan, kalimat negatif, dan penegasan

Do (does/did) membentuk pertanyaan dan kalimat negatif dalam present simple dan past simple, karena tense itu tidak punya kata kerja bantu lain. Dalam bahasa Indonesia cukup “tidak” dan “apakah” (atau intonasi), tetapi bahasa Inggris memerlukan do: “Does she like tea?”, “They don't live here anymore.” Akhiran -s dan bentuk lampau pindah ke kata kerja bantunya, jadi kata kerja utamanya kembali ke bentuk dasar: does she like, bukan does she likes.

Banyak penutur bahasa Indonesia memakai be sebagai pengganti “apakah” atau “tidak”: “Are you like coffee?”, “She isn't like the movie.” Ini salah. Like adalah kata kerja biasa, jadi memakai do: “Do you like coffee?”, “She doesn't like the movie.” Sebaliknya, be membentuk pertanyaan dan kalimat negatifnya sendiri, tanpa do: “Are you ready?”, “She isn't here.”

Do juga bisa menegaskan sebuah pernyataan, seperti “memang” atau “kok” dalam “Aku memang suka lagu ini”. Kata kerja utamanya dalam bentuk dasar, dan hanya ada satu kata kerja bantu: “I do like this song — I just don't own it.”

"Does she like tea?"
"They don't live here anymore."
"I do like this song — I just don't own it."

Have: bentuk perfect

Have (has/had) + past participle membentuk tense perfect (present perfect, past perfect) dan menghubungkan tindakan di masa lalu dengan saat setelahnya, sering dengan sekarang.

Di sini “sudah” bisa membantu: “Dia sudah pergi” = “She has already left”, “Mereka sudah datang” = “They have arrived.” Tetapi have saja tidak cukup: kata kerja setelahnya harus past participle, jadi “They have arrived”, bukan “They have arrive”. Untuk kalimat negatif, kata negasinya menempel pada have: “They haven't arrived yet” (“Mereka belum datang”), bukan “They don't have arrived”. Ingat juga, “sudah” tidak selalu present perfect: dengan keterangan waktu yang sudah selesai (yesterday, last week, in 2020) bahasa Inggris memakai past simple: “I saw her yesterday”, bukan “I have seen her yesterday”. Sebaliknya, pertanyaan sehari-hari “Kamu sudah makan?” sangat sering memakai present perfect: “Have you eaten yet?”

"They have arrived."
"She has already left."
"We had finished before you called."

Contoh bahasa Inggris sehari-hari

"I haven't decided yet."
"Are you working this weekend?"
"The report was written by the whole team."
"You've met her before, haven't you?"

Perhatikan

✗Are you like pizza?
✓Do you like pizza?

Be bukan terjemahan “apakah”. Like adalah kata kerja biasa, jadi pertanyaannya memakai do/does.

✗She isn't like the movie.
✓She doesn't like the movie.

Be bukan terjemahan “tidak”. Like adalah kata kerja biasa, jadi negatifnya doesn't, bukan isn't.

✗Does she likes tea?
✓Does she like tea?

Akhiran -s sudah ada pada does; kata kerja utamanya kembali ke bentuk dasar.

✗She working today.
✓She is working today.

“Dia (sedang) bekerja” tidak memerlukan kata tambahan dalam bahasa Indonesia, tetapi bentuk continuous selalu memerlukan be: is working.

✗The cake eaten quickly.
✓The cake was eaten quickly.

Awalan “di-” (“dimakan”) cukup satu kata, tetapi pasif bahasa Inggris memerlukan be + past participle: was eaten.

✗You've met her before, isn't it?
✓You've met her before, haven't you?

Question tag bukan “kan?” yang selalu sama: harus cocok dengan kata kerja bantu dan subjek kalimatnya. Dengan have dan you: haven't you?

✗Yes, I like.
✓Yes, I do.

Dalam bahasa Indonesia kita menjawab “Ya, suka”, tetapi jawaban singkat bahasa Inggris mengulang kata kerja bantu dari pertanyaan, bukan kata kerja utamanya.

Perbandingan dengan bahasamu

“Sedang”, “sudah”, dan awalan “di-” punya tugas yang mirip dengan kata kerja bantu bahasa Inggris

“Sedang bekerja” ≈ is working, “sudah selesai” ≈ have finished, “ditulis” ≈ was written. Kamu bisa memakainya sebagai jembatan. Bedanya, dalam bahasa Indonesia kata-kata itu sering boleh dihilangkan (“Dia kerja hari ini”), sedangkan dalam bahasa Inggris kata kerja bantunya wajib ada dan kata kerja utamanya harus berubah bentuk: is working, have finished, was written.

Bahasa Indonesia memakai dua kata: “punya” (kepemilikan) dan “sudah” (sesuatu yang sudah terjadi)

Dalam bahasa Inggris keduanya have. “I have a new bike” adalah kata kerja utama (punya); “I have finished my homework” adalah kata kerja bantu (sudah). Karena itu kalimat negatif present perfect adalah “They haven't arrived”, bukan “They don't have arrived”: have sebagai kata kerja bantu membentuk negatifnya sendiri.

Bahasa Indonesia menyangkal dengan “tidak” dan bertanya dengan “apakah” atau intonasi: “Apakah dia suka teh?”, “Dia tidak suka filmnya”

“Apakah” dan “tidak” tidak sama dengan be. Kata kerja biasa dalam bahasa Inggris memerlukan do/does/did: “Does she like tea?”, “She doesn't like the movie.” Hanya be dan kata kerja bantu lain yang bertanya dan menyangkal sendiri: “Are you ready?”, “She isn't here.” Jadi “Are you like coffee?” dan “She isn't like the movie” salah.

Dalam bahasa Indonesia penutup “…, kan?” selalu sama, dan jawaban singkat mengulang kata kerjanya: “Ya, suka.”

Dalam bahasa Inggris, question tag dan jawaban singkat mengulang kata kerja bantu dari kalimatnya: “You've met her before, haven't you?” (have dalam kalimat, haven't dalam tag). Pertanyaan “Do you like pizza?” dijawab “Yes, I do.”, bukan “Yes, I like.”

💡 Have + past participle ≈ “sudah”: I have finished. Have + kata benda = punya.

💡 Kata kerja biasa bertanya dan menyangkal dengan do/does/did, bukan dengan be: Do you like…?, She doesn't like…

💡 Question tag dan jawaban singkat mengulang kata kerja bantu: have → haven't, do → don't, be → isn't.

Situasi nyata: menanyakan perkembangan proyek

"Have you finished the report yet?"

"Not quite — I'm still working on the last section."

"Does the client need it today?"

"No, it was moved to Friday."

Latihan

Latihan 1 · Pilih jawaban yang benar

Which sentence uses 'have' as an auxiliary verb, not a main verb?

Latihan 2 · Pilih jawaban yang benar

Which sentence uses 'be' as an auxiliary verb?

Latihan 3 · Pilih pertanyaan yang benar

Choose the correct question.

Latihan 4 · Pilih bentuk negatif yang benar

Choose the correct negative.

Latihan 5 · Pilih jawaban yang benar

Which sentence uses 'be' to form the passive voice?

Latihan 6 · Pilih jawaban singkat yang benar

Choose the correct short answer to 'Do you like pizza?'

Latihan 7 · Pilih question tag yang benar

Choose the correct question tag: 'You've met her before, ___?'

Latihan 8 · Pilih kalimat yang benar

Choose the correct sentence for emphasis.

Latihan 9 · Lengkapi kalimatnya

Complete: 'They ___ finished the project yet.' (negative, present perfect)

Latihan 10 · Lengkapi kalimatnya

Complete: '___ you like coffee?' (present simple question)

Latihan 11 · Kelompokkan: kata kerja bantu atau kata kerja utama

is working
has a car
does like
have eaten
am running
has finished

0 / 6 dikelompokkan

Latihan 12 · Kesalahan umum: “Ya, suka” sebagai jawaban singkat

Indonesian: “Kamu suka pizza?” – “Ya, suka.” Which English short answer is correct?

Kuis singkat

Lima pertanyaan singkat untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.

Pertanyaan 1 / 5

Skor: 0/0

In 'She has already left', is 'has' auxiliary or main verb?

Yang sudah kamu pelajari

  • Be, do, dan have bisa menjadi kata kerja utama atau kata kerja bantu: konteksnya menunjukkan perannya.
  • Be membentuk continuous (is working, “sedang”) dan kalimat pasif (was eaten, “di-”); be tidak boleh hilang.
  • Do membentuk pertanyaan dan kalimat negatif kata kerja biasa, dan bisa menegaskan seperti “memang”; be bukan pengganti “apakah” atau “tidak”.
  • Have membentuk semua tense perfect, sering sepadan dengan “sudah”: She has left = Dia sudah pergi.
  • Question tag dan jawaban singkat mengulang kata kerja bantu kalimatnya: haven't you?, Yes, I do.
Lihat semua pelajaran di kategori ini