I'd rather stay home. I'd rather you left. “Saya lebih suka di rumah” dan “Saya lebih suka kalau kamu pergi”: dua struktur yang berbeda.
Yang akan kamu pelajari
Would rather menyatakan apa yang lebih kamu sukai. Apa yang muncul setelahnya bergantung pada siapa yang melakukan tindakan itu: kamu sendiri atau orang lain. Dalam bahasa Indonesia bedanya kecil: “Saya lebih suka tinggal di rumah” dan “Saya lebih suka kalau kamu pergi sekarang”. Dalam bahasa Inggris strukturnya berbeda.
Dalam “I'd rather”, I'd adalah I would. Jangan tertukar dengan “I'd better” (= I had better, “sebaiknya saya…”). Karena “lebih baik” dalam bahasa Indonesia bisa berarti keduanya, kesalahan ini cukup sering terjadi.
Kalau kamu membicarakan tindakanmu sendiri, setelah would rather muncul kata kerja dalam bentuk dasar: tanpa to dan tanpa -ing.
Ini mirip bahasa Indonesia, di mana kata kerja langsung mengikuti “lebih suka”: “Saya lebih suka tinggal di rumah malam ini” → “I'd rather stay home tonight.” “Dia lebih suka bekerja dari rumah” → “She'd rather work from home.” Jangan terjemahkan “lebih suka” kata per kata menjadi “more like”, dan jangan tambahkan to walaupun kita kadang berkata “lebih suka untuk…”. Prefer memang memakai to atau -ing (“I prefer to stay”, “I prefer working”), tetapi would rather tidak: “I'd rather to stay” dan “She'd rather working” salah. Untuk kesukaan yang umum dan tetap, prefer juga cocok: “I prefer tea.”
Bentuk negatif: not langsung setelah rather, tanpa do: “I'd rather not go to the party.” (“Saya lebih baik tidak ikut ke pesta.”) Bukan “I'd rather don't go”.
Kalau kamu membicarakan apa yang lebih kamu sukai untuk dilakukan orang lain, muncul subjek baru dan kata kerjanya past simple, walaupun maknanya sekarang atau masa depan, bukan masa lalu. Ini “past yang tidak nyata” yang sama seperti setelah wish atau it's time.
Dalam bahasa Indonesia kata kerjanya tidak berubah: “Saya lebih suka kalau kamu pergi sekarang.” Dalam bahasa Inggris: “I'd rather you left now.” “Kalau” tidak diterjemahkan, dan pola want (“I'd rather you to leave”) serta would kedua (“I'd rather you would leave”) tidak dipakai. Bentuk negatifnya dengan didn't: “I'd rather you didn't tell anyone.” (“Saya lebih suka kalau kamu tidak memberi tahu siapa pun.”)
Perlu diketahui: dalam percakapan santai kadang terdengar present (“I'd rather you don't…”), dan dalam bahasa Inggris Amerika juga ada bentuk dasar (“I'd rather you leave”). Namun, past simple benar di mana saja dan merupakan bentuk baku, jadi dengan bentuk itu kamu selalu aman.
Untuk membandingkan dua pilihan secara langsung, pakai would rather + pilihan pertama, lalu than + pilihan kedua, keduanya dalam bentuk dasar.
Polanya sama dengan “lebih suka … daripada …”: “Saya lebih suka jalan kaki daripada naik mobil” → “I'd rather walk than drive.” “Daripada” = than. Setelah than tidak ada to dan tidak ada -ing: bukan “than to drive” dan bukan “than driving”.
Untuk pilihanmu sendiri, pakai bentuk dasar tanpa to, walaupun kita kadang berkata “lebih suka untuk…”. To milik prefer, bukan would rather.
Untuk tindakan orang lain, bahasa Inggris baku memakai past simple, walaupun “pergi” dalam bahasa Indonesia tidak berubah. Dalam bahasa Inggris Amerika bentuk dasar juga terdengar, tetapi past simple benar di mana saja.
Setelah would rather dipakai bentuk dasar, bukan bentuk -ing (itu untuk prefer: “She prefers working from home”).
Jangan pakai pola “I want you to…”: dengan would rather, pakai subjek + past simple.
“Lebih suka” tidak diterjemahkan kata per kata. Untuk pilihan saat ini, pakai I'd rather + bentuk dasar.
“Lebih baik tidak ikut”: not langsung setelah rather, tanpa do.
“Saya lebih suka tinggal di rumah.”: setelah “lebih suka” kata kerja langsung muncul, tanpa kata penghubung
Ini membantu: would rather bekerja dengan cara yang sama untuk pilihanmu sendiri. “I'd rather stay home.”, tanpa to. Masalahnya, “lebih suka” sering diterjemahkan kata per kata menjadi “I more like…”, atau dicampur dengan prefer to. Dalam bahasa Inggris, “lebih suka” + kata kerja paling wajar menjadi I'd rather + bentuk dasar.
“Lebih baik” dipakai untuk pilihan (“Lebih baik saya di rumah saja”) dan untuk nasihat (“Lebih baik kamu pulang sekarang”)
Bahasa Inggris membedakannya: I'd rather = I would rather (pilihan: “I'd rather stay home”), I'd better = I had better (nasihat atau keharusan: “I'd better go now, or I'll miss the bus”). Kalau maksudmu “saya lebih suka”, pakai rather.
“Saya lebih suka kalau kamu menelepon saya dulu.”: untuk tindakan orang lain kita menambahkan “kalau”, kata kerjanya tetap
Dalam bahasa Inggris: would rather + subjek + past simple, tanpa if: “I'd rather you called me first.” Bukan “I'd rather you to call me first” dan bukan “I'd rather you would call me first”. Past simple di sini tidak berarti masa lalu, melainkan “itulah yang lebih saya sukai”.
“Saya lebih suka jalan kaki daripada naik mobil.”: perbandingan dengan “daripada”
“Daripada” = than: “I'd rather walk than drive.” Kedua kata kerja dalam bentuk dasar: bukan “than to drive” dan bukan “than driving”.
💡 Tanyakan: apakah ini tentang tindakanku sendiri (bentuk dasar) atau tindakan orang lain (subjek + past simple)?
💡 “Lebih suka tinggal” = I'd rather stay, tanpa to. “Daripada” = than, juga tanpa to.
💡 “Lebih suka kalau kamu pergi” = I'd rather you left: subjek + past simple, tanpa if, tanpa to, dan tanpa would kedua.
"Want to grab dinner out tonight?"
"Honestly, I'd rather stay in — I'm exhausted."
"That's fine. I'd rather you rested anyway."
"Thanks for understanding."
Latihan 1 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence (your own preference).
Latihan 2 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence (a preference about someone else's action).
Latihan 3 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence (comparing two options).
Latihan 4 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence (own preference).
Latihan 5 · Pilih kalimat yang baku
Choose the standard sentence (preference about someone else).
Latihan 6 · Pilih struktur yang benar
Which structure is used for talking about YOUR OWN preference?
Latihan 7 · Pilih struktur yang benar
Which structure is used for a preference about SOMEONE ELSE's action?
Latihan 8 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 9 · Tulis ulang dengan “would rather”
Rewrite as your own preference: 'I prefer to eat at home rather than eat out.'
Latihan 10 · Tulis ulang dengan “would rather”
Rewrite as a preference about someone else's action: 'I want you to call me first.'
Latihan 11 · Kelompokkan: pilihan sendiri atau tentang orang lain
0 / 4 dikelompokkan
Latihan 12 · Kesalahan umum: “lebih suka kalau kamu…” diterjemahkan kata per kata
Indonesian: “Saya lebih suka kalau kamu menelepon saya dulu.” Which English sentence is correct?
Lima pertanyaan beragam untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
Choose the correct sentence.
It's time (“Sudah waktunya…”)
It's time + subjek + past simple, walaupun yang dibicarakan adalah sekarang: mengapa begitu, dan kapan memakai alternatifnya, it's time for someone to.
As if / as though (seolah-olah)
As if dan as though menggeser kata kerja satu langkah ke masa lalu untuk perbandingan yang tidak nyata, padanan “seolah-olah” atau “seakan-akan”.
If only: seruan “Andai saja…!”
If only memakai tense yang sama dengan wish, tetapi terdengar lebih kuat dan emosional, biasanya sebagai seruan tersendiri, seperti “Andai saja…!”.
Wish: keinginan dan penyesalan
Wish untuk keinginan tentang sekarang, penyesalan tentang masa lalu, dan keluhan tentang orang lain, serta mengapa “semoga kamu datang” bukan wish.