Kata ganti subjek dan objek

A1 · PemulaKata ganti

Orang yang sama bisa menjadi I dalam satu kalimat dan me dalam kalimat berikutnya: bentuknya bergantung pada fungsinya, bukan pada siapa orangnya.

Yang akan kamu pelajari

  • Cara memilih antara kata ganti subjek (I, he, she, we, they) dan kata ganti objek (me, him, her, us, them)
  • Mengapa kata ganti subjek ada di depan kata kerja dan kata ganti objek di belakangnya
  • Mengapa setelah preposisi (with, for, to) selalu dipakai bentuk objek, walaupun dalam bahasa Indonesia kita berkata “dengan dia” atau “untuk mereka”
  • Kata ganti mana, yaitu you dan it, yang tidak berubah dalam fungsi apa pun

Ide utamanya

Dalam bahasa Inggris, bentuk kata ganti berubah sesuai fungsinya dalam kalimat. Kalau kamu yang melakukan tindakan, kamu adalah I (I called Anna); kalau kamu yang menerima tindakan, kamu adalah me (Anna called me). Orangnya sama; hanya fungsinya yang berubah.

Ini hal baru bagi penutur bahasa Indonesia. Kita berkata “Saya menelepon Anna” dan “Anna menelepon saya”: “saya” tetap “saya”. Begitu juga “dia”, “kami”, dan “mereka”. Untungnya, bahasa Inggris hanya punya dua fungsi. Subjek melakukan tindakan; objek menerima tindakan atau datang setelah kata pendek seperti with, for, to. Kalau kamu tahu fungsinya, kamu tahu bentuknya.

Posisi subjek: di depan kata kerja

Pakai bentuk subjek, yaitu I, he, she, we, they, di depan kata kerja, karena subjek adalah yang melakukan tindakan. He answers emails every morning. They live two blocks from the station.

You dan it tidak berubah antara subjek dan objek, jadi aturan ini terutama penting untuk I/me, he/him, she/her, we/us, dan they/them. Ingat juga bahwa dalam bahasa Inggris subjek tidak boleh dihilangkan. Dalam bahasa Indonesia kita sering cukup berkata “Lagi di jalan” atau “Setiap pagi membalas email”, tetapi dalam bahasa Inggris kamu memerlukan subjeknya: I'm on my way, He answers emails every morning.

Posisi objek: setelah kata kerja

Pakai bentuk objek, yaitu me, him, her, us, them, tepat setelah kata kerja, karena objek menerima tindakan. The dentist checked me first. My neighbor drove us to the airport.

Kabar baiknya, urutan katanya sama dengan bahasa Indonesia: “Dokter gigi memeriksa saya lebih dulu”, “Tetangga saya mengantar kami ke bandara”. Yang berbeda hanya bentuknya: “saya” di posisi objek menjadi me, bukan I, dan “kami” menjadi us, bukan we. Perhatikan juga “dia”: satu kata ini bisa menjadi he, she, him, atau her. Untuk “Saya melihat dia kemarin”, tentukan dulu laki-laki atau perempuan, lalu pakai bentuk objek: I saw him / I saw her yesterday. Bentuk “-nya” (“Saya melihatnya”) juga menjadi him, her, atau it, tergantung siapa atau apa yang dimaksud.

Setelah preposisi

Setelah preposisi, yaitu kata seperti with, for, to, from, about, near, selalu dipakai bentuk objek, tidak pernah bentuk subjek. Ini juga berlaku kalau ada dua orang: with her, for us, to them, about him, dan “between you and me” (bukan “between you and I”, walaupun kadang terdengar).

Inilah jebakan yang paling umum bagi penutur bahasa Indonesia: setelah preposisi kita memakai kata ganti yang sama seperti untuk subjek: “dengan dia”, “untuk kami”, “dari mereka”, “kepada saya”. Kalau diterjemahkan kata per kata, muncul “with she”, “for we”, “from they”, “to I”. Dalam bahasa Inggris tidak ada pengecualian: with her, for us, from them, to me. Tense dan jenis kalimat tidak mengubah apa pun: tepat setelah preposisi, pakai bentuk objek.

Ringkasan cepat: subjek → objek

I → me, he → him, she → her, we → us, they → them.

You dan it sama dalam kedua fungsi: you di depan kata kerja dan you di belakangnya; it di depan kata kerja dan it di belakangnya. Hati-hati dengan “-nya” atau “itu” kalau yang dimaksud benda: dalam bahasa Inggris pakai it, bukan him atau her. Them dipakai untuk orang maupun benda, sedangkan “mereka” biasanya hanya untuk orang.

Contoh bahasa Inggris sehari-hari

"He usually takes the 8 o'clock train, but today I saw him on the later one."
"We invited them to the housewarming, and they brought us a plant."
"She emailed me the schedule, so I forwarded it to her assistant."
"The landlord left a note for us on the door."

Perhatikan

✗This gift is for she.
✓This gift is for her.

Dalam bahasa Indonesia kita berkata “untuk dia”, dengan bentuk yang sama seperti subjek. Dalam bahasa Inggris, setelah preposisi selalu dipakai bentuk objek: for her, with him, from us, with them.

✗She gave the book to I.
✓She gave the book to me.

To adalah preposisi, dan setelah preposisi apa pun dipakai bentuk objek: me, bukan I. “Kepada saya” tetap “saya”, tetapi dalam bahasa Inggris menjadi to me.

✗I saw she at the supermarket yesterday.
✓I saw her at the supermarket yesterday.

“Saya melihat dia”: “dia” di sini objek, jadi bentuknya her (atau him), bukan she.

✗Me and him went to the store.
✓He and I went to the store.

Kedua kata ganti adalah subjek went, jadi keduanya memakai bentuk subjek: he and I. Sebut dirimu terakhir.

✗I and my friend went to the cinema.
✓My friend and I went to the cinema.

“Saya dan teman saya” wajar dalam bahasa Indonesia, tetapi dalam bahasa Inggris I biasanya disebut terakhir.

✗Him is my brother.
✓He is my brother.

Kata ganti ini ada tepat di depan kata kerja is, jadi kamu memerlukan bentuk subjek: he, bukan him.

✗Us are meeting at six.
✓We are meeting at six.

Kata ganti ini adalah subjek are meeting, jadi bentuknya subjek: we, bukan us. Bentuk jamak tidak mengubah aturannya.

Perbandingan dengan bahasamu

Kata ganti bahasa Indonesia tidak berubah menurut posisinya: “Saya menelepon dia”, “Dia menelepon saya”, “dengan saya”, “untuk mereka”.

Bahasa Inggris memakai dua bentuk: subjek di depan kata kerja (I, he, she, we, they) dan objek setelah kata kerja atau preposisi (me, him, her, us, them). Karena itu “She called I”, “with she”, dan “for we” salah, walaupun persis mengikuti “menelepon saya”, “dengan dia”, dan “untuk kami”.

“Dia” dipakai untuk laki-laki dan perempuan, sebagai subjek maupun objek; “-nya” juga bisa berarti orang atau benda.

Dalam bahasa Inggris, “dia” bisa menjadi empat kata: he atau she (subjek), him atau her (objek). Jadi kamu perlu dua keputusan: laki-laki atau perempuan, lalu subjek atau objek. “Dia membantunya” bisa menjadi “He helped her”, “She helped him”, dan seterusnya. Untuk benda, “-nya” adalah it: “Saya membelinya” → I bought it.

Dalam bahasa Indonesia wajar menyebut diri sendiri lebih dulu: “Saya dan teman saya pergi ke bioskop”, “Saya dan dia sudah datang”.

Dalam bahasa Inggris, demi kesopanan, I biasanya disebut terakhir, dan kedua bagian subjek memakai bentuk subjek: “My friend and I went to the cinema”, “He and I went to the store”. “I and my friend…” terdengar janggal, dan “Me and him went…” memang terdengar dalam percakapan santai, tetapi dianggap salah dalam bahasa Inggris baku.

Kita berkata “Ini saya” atau “Itu dia!” tanpa mengubah kata gantinya.

Dalam bahasa Inggris lisan, setelah be dalam ungkapan pendek seperti ini biasanya dipakai bentuk objek: It's me, That was her, That's him! “It is I” atau “That was she” sekarang terdengar kaku dan kuno.

💡 “Dengan dia”, “untuk kami”, “dari mereka” → with him/her, for us, from them: setelah preposisi selalu bentuk objek.

💡 “Dia” → he/she di depan kata kerja, him/her setelah kata kerja atau preposisi.

💡 “-nya” untuk orang → him atau her; untuk benda → it.

💡 “Saya dan teman saya” → My friend and I; “Ini saya” → It's me.

Situasi nyata: membagi tagihan di restoran

"Okay, who had the pasta?" "That was her — she ordered the pasta, and I had the salad."

"And the appetizer we all shared — should I split that three ways, between you, him, and me?"

"Sounds fair. He can cover the appetizer, and I'll pay for the drinks for us."

"Perfect. I'll send the total to them so everyone knows their share."

Latihan

Latihan 1 · Pilih kalimat yang benar

Which sentence uses the correct pronoun before the verb?

Latihan 2 · Pilih kalimat yang benar

Which sentence uses the correct pronoun after the verb?

Latihan 3 · Lengkapi kalimatnya

Complete the sentence: Can you sit with ___ during the flight?

Latihan 4 · Pilih kalimat yang benar

Which sentence is correct?

Latihan 5 · Pilih kalimat yang benar

Which sentence is correct?

Latihan 6 · Pilih kalimat yang benar

Which sentence is correct?

Latihan 7 · Kelompokkan: bentuk subjek atau objek

he
him
we
us
they
them
I
me

0 / 8 dikelompokkan

Latihan 8 · Susun kata-katanya

?????

Latihan 9 · Susun kata-katanya

??????

Latihan 10 · Susun kata-katanya

?????

Latihan 11 · Lengkapi kalimatnya

Complete the sentence with the correct pronoun: ___ is running late for the meeting. (about your coworker Daniel)

Latihan 12 · Lengkapi kalimatnya

Complete the sentence with the correct pronoun: Could you send the invoice to ___? (about your two clients, Mr. and Mrs. Lee)

Latihan 13 · Lengkapi kalimatnya

Complete the sentence with the correct pronoun: The teacher sat next to ___ during the exam. (about yourself)

Latihan 14 · Perbaiki kesalahannya

Fix the mistake and type the correct sentence: "Us are going to the concert tonight."

Latihan 15 · Perbaiki kesalahannya

Fix the mistake and type the correct sentence: "Please wait for we outside the office."

Latihan 16 · Situasi nyata

You and your friend are splitting a restaurant bill. The waiter asks who ordered the salad. Which reply uses the correct pronoun?

Latihan 17 · Kesalahan umum: “dengan dia”, “untuk dia”

Indonesian: “Saya pergi ke bioskop dengan dia.” (dia = your sister) In Indonesian, “dia” does not change after “dengan”, but in English every preposition takes the object form. Which English sentence is correct?

Kuis singkat

Lima pertanyaan singkat untuk memilih antara kata ganti subjek dan objek.

Pertanyaan 1 / 5

Skor: 0/0

Which sentence is correct?

Yang sudah kamu pelajari

  • Bentuk kata ganti bergantung pada fungsinya dalam kalimat, bukan pada siapa orangnya.
  • Bentuk subjek (I, he, she, we, they) ada di depan kata kerja: subjeklah yang melakukan tindakan. Subjek tidak boleh dihilangkan.
  • Bentuk objek (me, him, her, us, them) ada tepat setelah kata kerja: objek menerima tindakan. Urutannya sama dengan bahasa Indonesia, tetapi bentuknya berubah.
  • Setelah preposisi (with, for, to) selalu bentuk objek: with her, for us, to them, walaupun dalam bahasa Indonesia kita berkata “dengan dia” atau “untuk kami”.
  • You dan it tidak berubah; yang berubah hanya I/me, he/him, she/her, we/us, dan they/them. “Dia” bisa menjadi he, she, him, atau her.
  • “Ini saya” → It's me; “Saya dan dia pergi” → He and I went.
Lihat semua pelajaran di kategori ini