You can borrow my car, provided that you fill up the tank. Pengganti “if”, seperti “asalkan”, “selama”, dan “kecuali kalau”, masing-masing dengan ragam bahasanya.
Yang akan kamu pelajari
Selain “if” dan “unless”, bahasa Inggris punya ungkapan lain untuk menyatakan syarat. Arti dasarnya sama, tetapi masing-masing cocok untuk ragam bahasa yang berbeda: ada yang terdengar formal dan resmi, ada yang wajar dalam percakapan sehari-hari. Kamu sudah mengenalnya dari bahasa Indonesia: “dengan syarat bahwa” terdengar seperti kontrak, sedangkan “asalkan” atau “selama” terdengar seperti obrolan dengan teman.
Unless sama dengan “kecuali kalau” atau “kalau tidak”: “I won't go unless you come with me.” = “Saya tidak akan pergi kecuali kalau kamu ikut.” Setelah unless kalimatnya positif, karena makna negatifnya sudah ada di unless: “unless you come”, bukan “unless you don't come”.
Hati-hati juga dengan in case. Di kamus kadang diberi arti “jika”, tetapi in case terutama berarti “untuk berjaga-jaga kalau”: “Take an umbrella in case it rains.” (“Bawa payung, untuk berjaga-jaga kalau hujan.”) Untuk syarat biasa pakai if: “If it rains, the match will be cancelled.” (Dalam bahasa Inggris Amerika kadang terdengar in case dengan arti if, misalnya “In case you need help, call me”, tetapi dengan if kamu tidak akan salah.)
Ketiganya hampir bersinonim dan khas untuk kontrak, perjanjian, dan teks formal. Semuanya berarti “if”, tetapi terdengar lebih resmi, seperti “asalkan”, “dengan ketentuan bahwa”, atau “dengan syarat bahwa”. Setelah provided dan providing, “that” boleh dihilangkan: provided you fill up the tank.
Hati-hati dengan terjemahan kata per kata: “dengan syarat bahwa” adalah “on condition that” atau “on the condition that” (keduanya umum), bukan “with the condition that” atau “with condition that”.
Aturan tense-nya sama dengan if: syaratnya memakai present simple, walaupun tentang masa depan. Jangan menambahkan will hanya karena dalam bahasa Indonesia bisa ada “nanti” atau “akan”: “We'll finish on time, providing nothing goes wrong.”, bukan “will go wrong”.
“As long as” artinya sama, tetapi wajar dalam percakapan santai; nadanya tidak seresmi ungkapan lainnya. Padanannya cukup tepat: “asalkan” atau “selama” dengan makna syarat.
Hati-hati dengan “selama”: “Kamu boleh pulang malam selama kamu berhati-hati” adalah syarat, jadi dalam bahasa Inggris “as long as you're careful”, bukan “while you're careful” atau “during you're careful”. While membicarakan waktu atau perbandingan, bukan syarat, dan during hanya diikuti kata benda (during the meeting). “As” di awal adalah bagian dari ungkapannya: jangan hanya “long as”. Ada juga “so long as”, yang terdengar sedikit lebih formal.
Ungkapan ini mengikuti aturan yang sama dengan “if”: present simple untuk syarat yang nyata, tidak pernah will.
Secara tata bahasa tidak salah, tetapi di sini terdengar jauh kurang wajar: “on condition that” terlalu formal untuk bantuan kecil antarteman, seperti “dengan syarat bahwa” dalam bahasa Indonesia. Simpan untuk kontrak dan perjanjian resmi.
Setelah “as long as” syaratnya memakai present simple, bukan will, walaupun tentang masa depan: “selama tidak hujan”.
“Selama kamu berhati-hati” adalah syarat, jadi as long as. While dan during bukan ungkapan syarat.
“Dengan syarat bahwa” dalam bahasa Inggris memakai on: on (the) condition that, bukan with the condition that.
“Selama” bisa berarti syarat: “Selama tidak hujan, acaranya tetap jalan”
Dalam bahasa Inggris, while dan during tidak punya makna syarat. Pakai as long as: “As long as it doesn't rain, the event will go ahead.” Kalau kamu berkata “While it doesn't rain…”, orang memahaminya sebagai waktu (“sementara itu”), bukan syarat. “During it doesn't rain” salah, karena during hanya dipakai dengan kata benda.
Dalam teks resmi kita menulis “dengan syarat bahwa” atau “dengan ketentuan bahwa”
Padanan bahasa Inggrisnya memakai on, bukan with: “on condition that” atau “on the condition that”. “The contract is valid on condition that payment is received.” Untuk teks yang sama formalnya, provided (that) juga sangat umum: “You'll get a refund, provided that you keep the receipt.”
“Asalkan”, “selama”, dan “kecuali kalau” bisa diikuti “nanti” atau “akan” kalau syaratnya di masa depan
Dalam bahasa Inggris syaratnya tetap memakai present simple, seperti setelah if: “You can borrow my car, provided that you fill up the tank.” Will hanya ada di induk kalimat (akibatnya), tidak setelah provided that, providing, on condition that, as long as, atau unless.
💡 Asalkan / dengan ketentuan → provided (that), providing; dengan syarat bahwa → on condition that; asalkan / selama → as long as; kecuali kalau → unless.
💡 “Selama” yang berarti syarat adalah as long as, bukan while atau during; “dengan syarat” adalah on condition, bukan with condition.
💡 Syaratnya selalu present simple, tidak pernah will, walaupun dalam bahasa Indonesia ada “nanti” atau “akan”.
"Can I borrow your camera for the trip?"
"Sure, as long as you're careful with it."
"Of course! And I'll bring it back Sunday, provided that the flight isn't delayed."
"Sounds good — just keep me posted."
Latihan 1 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence with 'provided that.'
Latihan 2 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence with 'as long as.'
Latihan 3 · Pilih ungkapan yang lebih formal
Choose the more formal way to say 'if.'
Latihan 4 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence with 'unless.'
Latihan 5 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence with 'providing.'
Latihan 6 · Pilih ragam bahasa yang tepat
Which register is 'provided that' most associated with?
Latihan 7 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence with 'on condition that.'
Latihan 8 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 9 · Tulis ulang dengan “provided that”
Rewrite using 'provided that': 'You can join the team if you attend every practice.'
Latihan 10 · Tulis ulang dengan “as long as”
Rewrite using 'as long as': 'You can use my laptop if you're careful with it.'
Latihan 11 · Kelompokkan: lebih formal atau lebih sehari-hari
0 / 4 dikelompokkan
Latihan 12 · Kesalahan umum: “selama” = while?
Indonesian: “Kamu boleh pulang malam selama kamu berhati-hati.” Which English sentence is correct?
Lima pertanyaan singkat untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
Choose the correct sentence.
Third conditional (pengandaian tentang masa lalu)
Third conditional: past perfect setelah if dan would have + past participle untuk membayangkan masa lalu yang berbeda, tanpa jebakan “If I knew”.
Mixed conditionals
Mixed conditional dalam bahasa Inggris: syarat di masa lalu dengan akibat sekarang, atau syarat sekarang dengan akibat di masa lalu, dengan contoh jelas.
Second conditional (pengandaian yang tidak nyata)
Second conditional: past simple setelah if dan would di induk kalimat untuk situasi yang tidak nyata. Plus kesalahan umum: would setelah if.
First conditional
Pelajari first conditional (present simple setelah if dan will di induk kalimat) untuk kemungkinan nyata di masa depan, plus jebakan “kalau” dan “akan”.