If it rains, I'll bring an umbrella. Setelah if pakai present simple tanpa will, tetapi induk kalimatnya perlu will.
Yang akan kamu pelajari
First conditional menggambarkan sesuatu yang benar-benar bisa terjadi di masa depan dan akibatnya. Di anak kalimat dengan if dipakai present simple, dan di induk kalimat will + bentuk dasar kata kerja.
Bandingkan dengan bahasa Indonesia: “Kalau hujan, saya akan membawa payung.” Kita sering menghilangkan “akan” (“Kalau hujan, saya bawa payung”), tetapi bahasa Inggris memerlukan will atau bentuk singkatnya 'll di induk kalimat: “If it rains, I'll bring an umbrella.” Perhatikan juga subjek it: “hujan” tidak punya subjek, tetapi dalam bahasa Inggris harus “it rains”, bukan “if rains”.
Aturan terpenting: di anak kalimat dengan if pada first conditional tidak ada will, walaupun seluruh kalimat membicarakan masa depan. Kalau will kamu pahami sebagai “akan”, rasanya wajar memakainya di kedua bagian, tetapi itu salah. Di anak kalimat dengan if dipakai present simple (atau present continuous untuk kegiatan yang sedang berlangsung: I'll text you if I'm running late); will hanya di induk kalimat. Ini juga berlaku kalau induk kalimatnya di depan: “We'll miss the train if we don't hurry.” Selain will, induk kalimat bisa berupa kalimat perintah: “If she calls, tell her I'm out.” Ingat -s untuk he/she/it: if she calls, bukan if she call.
Sama halnya dengan when. Dalam bahasa Indonesia “kalau” bisa berarti if maupun when: “Nanti kalau sudah sampai rumah, saya telepon kamu.” Untuk sesuatu yang pasti terjadi, bahasa Inggris memakai when, juga dengan present simple: “When I get home, I'll call you”, bukan “When I will get home”.
Dua pengecualian yang akan kamu pelajari nanti: kalau if berarti “apakah” (whether), will boleh dipakai (I don't know if she'll come = Saya tidak tahu apakah dia akan datang). Dan dalam permintaan sopan, will berarti “bersedia” (If you'll wait here, I'll get the manager). Untuk syarat biasa: if + present simple.
Unless berarti “kecuali kalau” atau “kalau tidak”, dan aturannya sama: setelahnya present simple, tanpa will. “Unless you study, you won't pass.” Karena unless sudah mengandung makna negatif, jangan tambahkan not lagi. “Kalau kamu tidak belajar, kamu tidak akan lulus” adalah “Unless you study…” atau “If you don't study…”, tidak pernah “Unless you don't study…”.
Di induk kalimat, selain will bisa dipakai kata kerja modal lain, tergantung seberapa pasti hasilnya: can (bisa), could (bisa, sebagai usulan), might (mungkin). “If you're free tonight, we could grab dinner.”
Di anak kalimat dengan if dipakai present simple, walaupun maksudnya masa depan. Will hanya di induk kalimat.
Hanya induk kalimat yang memakai will. “Kalau saya ada waktu” adalah If I have time.
Setelah unless dipakai present simple, sama seperti setelah if.
Dalam bahasa Indonesia “saya telepon kamu” cukup, tetapi dalam bahasa Inggris akibat di masa depan memerlukan will, biasanya dalam bentuk singkat 'll.
Setelah when juga dipakai present simple, seperti setelah if, walaupun maksudnya masa depan.
“Kalau hujan” tidak punya subjek, tetapi dalam bahasa Inggris perlu it: if it rains.
Unless sudah berarti “kalau tidak”, jadi jangan tambahkan don't. Pilih salah satu: unless you study atau if you don't study.
Will sering dihafal sebagai “akan”, dan seluruh situasinya ada di masa depan: “Kalau besok hujan…”
Dalam bahasa Inggris, anak kalimat dengan if memakai present simple walaupun maknanya masa depan: “If it rains”, bukan “If it will rain”; “If I have time”, bukan “If I will have time”. Kata seperti tomorrow sudah cukup menunjukkan waktunya: “If it rains tomorrow, …”.
Dalam bahasa Indonesia “akan” sering dihilangkan di akibatnya: “Kalau besok saya ada waktu, saya telepon kamu”
Dalam bahasa Inggris, untuk akibat tertentu di masa depan induk kalimatnya memerlukan will (atau modal lain, atau kalimat perintah): “If I have time tomorrow, I'll call you.” Kalimat “If I have time tomorrow, I call you” terdengar seperti kebiasaan atau aturan tetap, bukan rencana untuk besok.
“Kalau” bisa berarti if atau when: “Kalau hujan…”, “Nanti kalau sudah sampai rumah…”
Bahasa Inggris memilih: if untuk sesuatu yang mungkin terjadi, when untuk sesuatu yang pasti terjadi. “If it rains, we'll stay inside”, tetapi “When I get home, I'll call you” (kamu pasti akan sampai di rumah). Setelah if, when, dan unless sama-sama dipakai present simple, tanpa will.
💡 Anak kalimat dengan if memakai present simple (If it rains), tetapi induk kalimatnya perlu will: I'll stay at home.
💡 “Nanti kalau sudah sampai rumah…” = When I get home… Setelah when, if, dan unless tidak pernah will.
💡 Unless sudah negatif: Unless you study, bukan Unless you don't study.
"Are we still on for the picnic tomorrow?"
"If it doesn't rain, definitely. If it does, we'll just reschedule."
"Sounds good. I'll text you in the morning if the forecast changes."
"Perfect — unless I hear otherwise, I'll see you at noon."
Latihan 1 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct first conditional sentence.
Latihan 2 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 3 · Pilih tense yang benar
Which tense goes in the if-clause of a first conditional?
Latihan 4 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 5 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence with 'unless.'
Latihan 6 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence with a modal instead of 'will' in the main clause.
Latihan 7 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence with the main clause first.
Latihan 8 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 9 · Lengkapi kalimatnya
Complete the first conditional: 'If you ___ (finish) early, we can watch a movie.'
Latihan 10 · Lengkapi kalimatnya
Complete the first conditional: 'If the weather is nice, we ___ (go) to the beach.'
Latihan 11 · Kelompokkan: benar atau salah
0 / 4 dikelompokkan
Latihan 12 · Kesalahan umum: tanpa will di induk kalimat
Indonesian: “Kalau besok saya ada waktu, saya telepon kamu.” Which English sentence is correct?
Lima pertanyaan singkat untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
Choose the correct sentence.
Zero conditional (kebenaran umum)
Pelajari zero conditional: present simple di kedua bagian kalimat untuk kebenaran umum, fakta ilmiah, dan kebiasaan, tanpa will setelah if.
Second conditional (pengandaian yang tidak nyata)
Second conditional: past simple setelah if dan would di induk kalimat untuk situasi yang tidak nyata. Plus kesalahan umum: would setelah if.
Third conditional (pengandaian tentang masa lalu)
Third conditional: past perfect setelah if dan would have + past participle untuk membayangkan masa lalu yang berbeda, tanpa jebakan “If I knew”.
Ungkapan syarat selain if
Provided that, as long as, on condition that, dan unless: cara lain menyatakan syarat, dan mengapa “selama” di sini bukan while atau during.