Well, I'm not sure. Anyway, back to my point. I mean, it's complicated. Inilah rambu-rambu lalu lintas dalam percakapan.
Yang akan kamu pelajari
Penanda wacana tidak menambah informasi ke dalam kalimat. Kata-kata ini mengarahkan percakapan itu sendiri, seperti rambu lalu lintas: memberi tahu pendengar kapan seseorang ragu, menjelaskan sesuatu, pindah topik, atau kembali ke hal sebelumnya. Tanpa penanda wacana, informasinya tetap sama, tetapi percakapan terdengar kaku dan ketus.
Prinsip ini sudah kamu kenal dari bahasa Indonesia lisan: “Hmm, gimana ya…”, “Maksud saya, bukan masalah besar”, “Nah, jadi begini…”, “Ya sudah, balik lagi ke yang tadi.” Kesulitannya bukan pada konsepnya, melainkan pada memilih kata bahasa Inggris yang tepat untuk setiap fungsi.
“Well” memberi pembicara sedikit waktu sebelum jawaban yang ragu atau diperhalus, terutama kalau ia tidak setuju. Fungsinya mirip “Hmm…” atau “Ya…” di awal jawaban, bukan “baik” atau “sumur”. “I mean” mengantar penjelasan: kalimat sebelumnya dirumuskan ulang dengan lebih tepat atau lebih jujur, seperti “maksud saya” atau “maksudnya”.
“You know” masuk keluarga yang sama: melibatkan pendengar dan sering mengantar pikiran pribadi, mirip “tahu enggak” atau “kan” dalam obrolan. Ini bukan pertanyaan sungguhan yang menunggu jawaban: “You know, I've been thinking about this a lot.”
“Anyway” di awal kalimat menandai bahwa kamu kembali ke topik semula setelah melantur, seperti “ya sudah, balik lagi ke yang tadi”. “Right, so” membawa percakapan ke poin berikutnya, seperti “oke, jadi…” atau “nah, sekarang…”. Di sini right tidak berarti “benar”. “Actually” menandai koreksi atau kontras dengan apa yang diharapkan atau dikatakan sebelumnya, seperti “sebenarnya” atau “justru”.
Hati-hati dengan “anyway” di akhir kalimat: artinya “bagaimanapun juga” atau “tetap saja” (“I'll go anyway.” = “Saya tetap akan pergi.”). Hanya di awal kalimat, diikuti koma, anyway menjadi penanda untuk kembali ke topik. Jangan tertukar dengan “by the way” (“omong-omong”), yang membuka hal baru atau sampingan.
Kalau satu penanda diulang terus (terutama “you know” atau “like”), kamu tidak terdengar natural, malah terdengar gugup, seperti kalimat bahasa Indonesia yang penuh “jadi…”, “gitu”, atau “kayak”.
Penanda wacana adalah ciri bahasa lisan. Tulisan formal langsung ke pokok, tanpa “hmm”, “kan”, atau “maksudnya”, baik dalam bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia.
Kebiasaan “btw” untuk segala perpindahan topik. By the way membuka hal baru; untuk kembali ke topik semula pakai anyway.
Terjemahan kata per kata dari “Terus gimana, rencana besok?” Then how bukan penanda wacana dalam bahasa Inggris. Untuk maju ke poin berikutnya pakai “Right, so…”, “Okay, so…”, atau cukup “So…”.
Terjemahan kata per kata dari “Maksudnya, bukan masalah besar”. Untuk menjelaskan ucapanmu sendiri, bahasa Inggris memakai “I mean”.
“Hmm / ya…”, “maksud saya”, “tahu enggak / kan”, “nah, jadi”, “sebenarnya”, “ya sudah”, “omong-omong” dan padanannya
Banyak penanda wacana bahasa Indonesia punya padanan yang baik: “Hmm… / ya…” di awal jawaban ≈ “well”, “maksud saya / maksudnya” ≈ “I mean”, “tahu enggak / kan” ≈ “you know”, “oke, jadi / nah” ≈ “right, so”, “sebenarnya / justru” ≈ “actually”, “ya sudah, balik lagi ke tadi” ≈ “anyway”, “omong-omong” ≈ “by the way”. Terjemahkan fungsinya, bukan katanya: “maksudnya” bukan “the meaning is”, dan “terus gimana?” bukan “then how?”
Dalam obrolan dan chat, “btw” sering dipakai untuk hampir semua perpindahan topik
Dalam bahasa Inggris, “by the way” hanya membuka hal baru atau sampingan: “By the way, did you see Rina's message?” Untuk kembali ke topik utama setelah melantur, pakai “anyway”: “Anyway, back to what I was saying.” Kalau kamu berkata “By the way, back to what I was saying”, kedua sinyalnya bertabrakan.
“Sebenarnya” cocok dengan actually, tetapi “aktual” tidak sama dengan actual
“Actually” = “sebenarnya / justru”: menandai koreksi atau kejutan (“Actually, I changed my mind.”). Pakai dengan sadar, karena actually di awal kalimat terdengar seperti kamu mengoreksi sesuatu. Hati-hati juga dengan kata sifatnya: “aktual” dalam bahasa Indonesia berarti hangat atau sedang dibicarakan (berita aktual = current news / the latest news), sedangkan “actual” dalam bahasa Inggris berarti nyata atau sesungguhnya (the actual cost = biaya sesungguhnya).
💡 “Btw / omong-omong” → by the way (hal baru); “ya sudah, balik lagi ke tadi” → anyway.
💡 “Hmm / ya…” → Well; “maksud saya” → I mean; “sebenarnya” → Actually.
💡 “Right, so” untuk maju ke poin berikutnya: di sini right tidak berarti “benar”.
"So, how was the trip? Actually, wait, tell me about work first."
"Well, work has been kind of crazy, honestly."
"Yeah, I mean, that sounds stressful. Anyway, go on."
"Right, so, the trip was amazing, actually — way better than I expected."
Latihan 1 · Tentukan fungsinya
'Well, I'm not sure that's true.' 'Well' here mainly signals...
Latihan 2 · Tentukan fungsinya
'You know, I've been thinking about this a lot.' 'You know' here functions to...
Latihan 3 · Tentukan fungsinya
'I mean, it's not a big deal, but still.' 'I mean' here signals...
Latihan 4 · Tentukan fungsinya
'Anyway, back to what I was saying...' 'Anyway' signals...
Latihan 5 · Tentukan fungsinya
'Right, so what's the plan for tomorrow?' 'Right, so' here signals...
Latihan 6 · Pilih penanda wacana yang tepat
Which discourse marker most naturally signals a topic shift back after going off track?
Latihan 7 · Tentukan fungsinya
'Actually, I changed my mind.' 'Actually' here signals...
Latihan 8 · Pilih penjelasan yang benar
Discourse markers like 'well,' 'you know,' and 'I mean' mainly help to...
Latihan 9 · Lengkapi penanda wacananya
Complete a natural discourse marker signaling hesitation before a possibly unwelcome answer: '___, I'm not sure I agree.'
Latihan 10 · Lengkapi penanda wacananya
Complete a discourse marker returning to an earlier topic after a digression: '___, back to what I was saying.'
Latihan 11 · Kelompokkan
0 / 8 dikelompokkan
Latihan 12 · Kesalahan umum: “btw” untuk kembali ke topik
Indonesian: “Ya sudah, balik lagi ke yang tadi saya bilang.” Which English sentence is correct?
Lima pertanyaan singkat untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
'So, anyway, what do you think?' combines two discourse markers to...
Headers dan tails (dislokasi kiri dan kanan)
Headers dan tails dalam bahasa Inggris lisan: menyebut topik sebelum kalimat atau memperjelasnya setelahnya, dihubungkan dengan kata ganti.
Vague language (sengaja tidak tepat)
Bahasa yang sengaja tidak tepat: stuff, or something, and so on, around, give or take. Wajar dalam obrolan santai, tetapi tidak dalam teks formal.
Downtoners (melemahkan satu kata)
Downtoners dalam bahasa Inggris: slightly, a bit, rather, somewhat, dan fairly menurunkan kadar kata sifat atau kata kerja. Apa bedanya dengan hedges?
Hedges (ungkapan untuk memperhalus)
Hedges dalam bahasa Inggris: I think, I guess, sort of, dan probably memperhalus pernyataan saat beropini, mengkritik, membantah, atau mengusulkan sesuatu.