Dalam cerita tentang masa lalu, past perfect membawamu satu langkah lebih jauh ke belakang, ke hal yang “sudah” terjadi sebelumnya.
Yang akan kamu pelajari
Kamu menceritakan sesuatu dalam past simple, lalu perlu menyebut hal yang terjadi lebih dulu lagi. Untuk itu bahasa Inggris memakai past perfect. Dalam bahasa Indonesia kita cukup memakai “sudah” atau “telah”: “Waktu saya sampai, keretanya sudah berangkat” → “When I arrived, the train had already left.”
Bentuknya had + past participle, dan had sama untuk semua subjek: “the train had left”, “she had gone”, “I had been”. Yang perlu dihafalkan adalah past participle-nya, karena banyak kata kerja tidak beraturan (left, gone, eaten, seen). Setelah had tidak boleh ada bentuk past simple atau bentuk dasar: had eaten, bukan had ate atau had eat.
Kalimat negatif dan kalimat tanya dibentuk dengan had itu sendiri, tanpa did: “I hadn't seen that film before last night.” “Had you ever visited Rome before that trip?” Dalam kalimat tanya, had diletakkan sebelum subjek, padahal dalam bahasa Indonesia urutannya tetap (“Kamu sudah pernah ke Roma?”). “Belum pernah” menjadi had never + past participle, dan “belum” menjadi hadn't + past participle.
Kalau dua kejadian sama-sama dalam past simple, pendengar mengira keduanya terjadi berurutan atau bersamaan. Dengan when, maknanya bisa berubah total: “When I arrived, the train left” berarti keretanya berangkat waktu kamu datang atau tepat setelahnya. Kalau keretanya sudah pergi lebih dulu, kamu perlu past perfect.
Inilah jebakan yang paling sering: “sudah” diterjemahkan menjadi already saja atau menjadi present perfect. “When I arrived, the train already left” dan “When I arrived, the train has already left” sama-sama salah. Dalam cerita tentang masa lalu, hal yang “sudah” terjadi sebelumnya memerlukan had: “the train had already left”.
Kalau after atau before sudah memperjelas urutannya, past perfect biasanya boleh dipakai atau tidak, sama seperti “sebelum” dan “setelah” dalam bahasa Indonesia: “After I ate, I left” sama benarnya dengan “After I had eaten, I left”. Sebaliknya, tanpa saat lain di masa lalu sebagai acuan, had tidak diperlukan. “Saya sudah meneleponmu kemarin” cukup “I called you yesterday”.
Already (sudah), just (baru saja), dan never (belum pernah) sering dipakai dengan past perfect. Posisinya di antara had dan past participle: “had already left”, “had never seen”, “had just arrived”. “Dia baru saja pergi” waktu itu → “She had just left.”
By the time memperkenalkan saat acuan yang lebih kemudian, artinya “pada saat … (sudah)”: “Pada saat kami sampai di sana, toko-tokonya sudah tutup” → “By the time we got there, the shops had closed.” Jangan menerjemahkannya dengan until. “Sampai” dalam arti until menunjukkan sesuatu yang berlangsung terus hingga suatu titik: “Saya menunggu sampai jam enam” → “I waited until six”.
Dengan dua past simple, kesannya keretanya berangkat tepat waktu kamu datang. Kalau keretanya sudah pergi, had menunjukkan mana yang terjadi lebih dulu.
Ini terjemahan kata per kata dari “keretanya sudah berangkat”. Hal yang terjadi sebelum saat lain di masa lalu memerlukan had.
“Sudah lupa” dalam cerita tentang masa lalu bukan has forgotten. Karena realized sudah past simple, kejadian sebelumnya memakai had.
Kalimat negatifnya cukup dengan hadn't. Did dan had tidak pernah dipakai bersama.
Setelah had harus ada past participle (bentuk ketiga: see, saw, seen), bukan bentuk dasar.
Ate adalah past simple, past participle-nya eaten. Untuk kata kerja tidak beraturan, hafalkan ketiga bentuknya: eat, ate, eaten.
“Waktu saya sampai, keretanya sudah berangkat”: “sudah” menunjukkan bahwa sesuatu terjadi lebih dulu
Dalam bahasa Inggris tugas itu dipegang oleh had + past participle: “When I arrived, the train had already left.” Already boleh ditambahkan, tetapi tidak bisa menggantikan had. Has/have juga salah di sini, karena ceritanya tentang masa lalu: “has already left” hanya untuk hubungan dengan sekarang.
Kata kerja bahasa Indonesia tidak berubah: “makan”, “melihat”, “pergi” tetap sama untuk semua waktu
Dalam bahasa Inggris, setelah had harus ada past participle, yaitu bentuk ketiga kata kerja: eat – ate – eaten, see – saw – seen, go – went – gone. “He had never eaten sushi”, bukan “had never ate”; “I had never seen snow”, bukan “had never see”.
“Belum”, “belum pernah”, dan “baru saja” diletakkan di depan kata kerja: “saya belum selesai”, “dia belum pernah melihat”
Dalam bahasa Inggris never, already, dan just diletakkan di antara had dan past participle: “had never seen”, “had already left”, “had just arrived”. Bentuk negatifnya hadn't: “I hadn't finished” (atau “I had not finished”), bukan “I not yet finished” dan bukan “I didn't had finished”.
“Pada saat kami sampai, pestanya sudah mulai”: “sampai” di sini berarti tiba, bukan until
Pola “pada saat … sudah …” sama dengan by the time + past perfect: “By the time we arrived, the party had already started.” Jangan pakai until di sini. Until berarti sesuatu berlangsung terus hingga suatu titik: “I waited until six.”
💡 Kalau dalam cerita tentang masa lalu ada sesuatu yang “sudah” terjadi lebih dulu, pakai had + past participle.
💡 Already, never, dan just diletakkan di antara had dan past participle: had already left.
💡 Bentuk negatifnya hadn't + past participle, bukan didn't had.
💡 “Pada saat kami sampai, … sudah …” = By the time we arrived, … had …
"What happened at the airport?"
"By the time we got to the gate, the plane had already taken off."
"Oh no! Had you checked in online?"
"We had, but the traffic on the way there was terrible."
Latihan 1 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 2 · Mana yang terjadi lebih dulu?
Which action happened FIRST in this sentence: 'She had finished dinner when I called.'?
Latihan 3 · Pilih kalimat negatif yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 4 · Pilih pertanyaan yang benar
Choose the correct question.
Latihan 5 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 6 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 7 · Pilih jawaban yang benar
Which word often signals the need for past perfect?
Latihan 8 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 9 · Lengkapi kalimatnya dengan past perfect
Complete: 'They ___ (already/leave) when we got there.' (past perfect)
Latihan 10 · Lengkapi dengan bentuk negatif past perfect
Complete: 'I ___ (not/finish) my homework when my friend arrived.' (negative, past perfect)
Latihan 11 · Kelompokkan: past perfect atau past simple
0 / 6 dikelompokkan
Latihan 12 · Kesalahan umum: “sudah” di dalam cerita masa lalu
Indonesian: “Waktu saya sampai, keretanya sudah berangkat.” Which English sentence is correct?
Lima pertanyaan beragam untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
Choose the correct sentence.
Would untuk kebiasaan di masa lalu
Pelajari would untuk tindakan berulang di masa lalu (bukan keadaan), bedanya dengan used to, dan cara membedakannya dari would yang berarti “akan”.
Used to untuk kebiasaan di masa lalu
Used to untuk kebiasaan dan keadaan di masa lalu yang sekarang tidak berlaku lagi: kalimat positif, negatif dengan didn't use to, dan tanya dengan did… use to.
Past perfect continuous (had been + -ing)
Pelajari bentuk dan penggunaan past perfect continuous (had been + -ing) untuk menekankan berapa lama sesuatu berlangsung sampai saat tertentu di masa lalu.
Past continuous (was/were + -ing)
Past continuous (was/were + -ing): tindakan yang sedang berlangsung pada saat tertentu di masa lalu, latar cerita, dan tindakan yang terpotong.