Dengan must dan can't kamu menarik kesimpulan yang yakin dari apa yang kamu lihat: “pasti begitu” atau “tidak mungkin”.
Yang akan kamu pelajari
Must dan can't di sini bukan tebakan asal, melainkan kesimpulan logis dari petunjuk: kamu hampir yakin sesuatu benar, atau tidak mungkin benar. “The lights are off, so they must be asleep.” “He can't be at work — I just saw his car at home.”
Kamu mungkin mengenal must sebagai “harus”. Di pelajaran ini must punya arti kedua, yaitu “pasti”: “Lampunya mati, mereka pasti sudah tidur.” Lawannya adalah can't, yaitu “tidak mungkin”: “Dia tidak mungkin di kantor, saya baru saja melihat mobilnya di rumah.”
Kalau kamu kurang yakin, pakai might, may, atau could: “They might be asleep” hanya berarti “Mungkin mereka sudah tidur.” Must dan can't hampir 100% yakin; might/may/could hanya kemungkinan.
Must menarik kesimpulan positif yang yakin: pasti benar. Can't menarik kesimpulan negatif yang yakin: tidak mungkin benar. “This must be the wrong address.” = “Ini pasti alamat yang salah.” “That can't be right.” = “Itu tidak mungkin benar.”
Masalahnya muncul dengan “pasti tidak”: “Dia pasti tidak ada di rumah” terdengar wajar dalam bahasa Indonesia, tetapi mustn't dalam bahasa Inggris berarti “tidak boleh”, yaitu larangan (“You mustn't park here.”). “He mustn't be at work” terdengar seperti “Dia tidak boleh berada di kantor”. Untuk kesimpulan negatif, pakai can't (atau cannot).
Catatan bahasa Inggris Amerika: di sana juga terdengar must not (biasanya tidak disingkat) untuk kesimpulan negatif yang lebih lunak: “He must not be home — nobody's answering.” Namun untuk “tidak mungkin”, pilihan yang aman adalah can't, dan bentuk singkat mustn't jarang dipakai untuk menyimpulkan.
Setelah must dan can't selalu bentuk dasar, tanpa to dan tanpa -ing. Jangan lupa be sebelum kata sifat atau kata benda: “Kamu pasti capek” → “You must be tired”, bukan “You must tired”. “Ini pasti alamat yang salah” → “This must be the wrong address”.
Untuk kesimpulan yang yakin tentang sesuatu di masa lalu, pakai must have atau can't have + past participle: “She must have forgotten her keys.” “They can't have left yet — their car is still here.”
Dalam bahasa Indonesia, masa lalu cukup ditandai dengan “sudah” atau “tadi”: “Dia pasti sudah lupa kuncinya”, “Mereka tidak mungkin sudah pergi”. Kata kerjanya sendiri tidak berubah. Dalam bahasa Inggris, “sudah” di sini diwujudkan dengan have + past participle. “She must forget her keys” berarti sesuatu yang lain (“Dia harus lupa kuncinya”), dan “must forgot” atau “can't already leave” salah.
“Itu pasti tidak mudah” tentang sesuatu yang sudah terjadi menjadi “That can't have been easy.” (Bisa juga “That couldn't have been easy”, artinya sama.)
“Dia pasti tidak di kantor” bukan mustn't. Untuk kesimpulan negatif yang yakin pakai can't (“tidak mungkin”). Mustn't berarti “tidak boleh”.
“Itu pasti tidak mudah” tentang masa lalu: can't have + past participle, bukan mustn't.
“Dia pasti sudah lupa” adalah kesimpulan tentang masa lalu: must have + past participle. She must forget her keys berarti “Dia harus lupa kuncinya”.
“Kamu pasti capek” tidak punya kata kerja, tetapi dalam bahasa Inggris setelah must perlu be sebelum kata sifat.
“Tidak mungkin sudah pergi” → can't have + past participle. “Sudah” tidak diterjemahkan dengan already; artinya sudah ada dalam have left.
Kita menyimpulkan dengan “pasti” dan “tidak mungkin”: “Dia pasti di rumah”, “Dia tidak mungkin di rumah”
Bahasa Inggris membuat pasangan yang sama: must untuk “pasti”, can't untuk “tidak mungkin”. “He must be at home.” / “He can't be at home.” Untuk masa lalu juga sama: “Dia tidak mungkin sudah tahu” = “He can't have known that.”
Must biasanya dipelajari sebagai “harus”
Must punya dua arti. “You must wear a seatbelt” = harus (keharusan). “You must be tired” = pasti (kesimpulan). Konteks yang menentukan: kalau kalimatnya berarti “Saya yakin…”, itu kesimpulan. Bentuk negatifnya berbeda: untuk keharusan mustn't (“tidak boleh”), untuk kesimpulan can't (“tidak mungkin”).
“Dia pasti tidak ada di rumah”, “Itu pasti tidak mudah”: “pasti tidak” menyatakan kesimpulan negatif
Mustn't tidak bisa dipakai untuk itu, karena artinya “tidak boleh”. Pakai can't: “That can't have been easy.” Kalau maksudmu “mungkin tidak”, pakai might not: “He might not be at home.” (Dalam bahasa Inggris Amerika ada juga must not dengan arti ini, tetapi tidak disingkat dan lebih lunak.)
“Dia pasti sudah lupa kuncinya”: masa lalu ditandai dengan “sudah”, kata kerjanya tetap
Dalam bahasa Inggris, kesimpulan tentang masa lalu selalu must have / can't have + past participle: “She must have forgotten her keys”, “He must have missed the train.” Tanpa have, kalimatnya berbicara tentang sekarang atau berubah arti.
“Kamu pasti capek”, “Itu pasti salah”: tidak ada kata kerja di antara “pasti” dan kata sifatnya
Dalam bahasa Inggris, setelah must atau can't harus ada kata kerja, dan sebelum kata sifat atau kata benda itu adalah be: “You must be exhausted after that flight”, “That can't be right.”
💡 “Pasti” → must; “tidak mungkin” → can't. Jangan mustn't, karena artinya “tidak boleh”.
💡 “Pasti tidak…” untuk kesimpulan → can't (atau might not kalau kurang yakin).
💡 Masa lalu (“pasti sudah…”): must have / can't have + past participle.
💡 Sebelum kata sifat jangan lupa be: You must be tired, That can't be right.
"The door's unlocked but no one's answering."
"They must have just stepped out for a minute."
"Maybe. Their bags are still here, though."
"True — they can't have gone far, then."
Latihan 1 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence — a confident positive conclusion from evidence.
Latihan 2 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence — a confident negative conclusion.
Latihan 3 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence — deduction about the past.
Latihan 4 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence — confident negative deduction about the past.
Latihan 5 · Pilih jawaban yang benar
Which modal signals a confident, logical certainty (positive conclusion)?
Latihan 6 · Pilih jawaban yang benar
Which modal signals a confident, logical certainty (negative conclusion)?
Latihan 7 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence.
Latihan 8 · Pilih kalimat yang benar
Choose the correct sentence — deduction about the past, negative.
Latihan 9 · Lengkapi kalimatnya
Complete: 'You ___ (must/be) exhausted after that flight.'
Latihan 10 · Lengkapi kalimatnya
Complete (negative deduction, past): 'She ___ (can't/have/known) about the surprise.'
Latihan 11 · Kelompokkan: must atau can't
0 / 6 dikelompokkan
Latihan 12 · Kesalahan umum: “pasti tidak” → mustn't
Indonesian: “Dia pasti tidak di kantor – mobilnya ada di rumah.” Which English sentence is correct?
Lima pertanyaan beragam untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
Choose the correct sentence.
Modal perfect: should have, could have, would have
Should have, could have, dan would have untuk penyesalan, kritik, kesempatan yang terlewat, dan hasil yang dibayangkan: “seharusnya”, “sebenarnya bisa”.
Kata kerja modal untuk kemungkinan
Belajar menyatakan kemungkinan dalam bahasa Inggris dengan may, might, dan could – untuk sekarang, nanti, dan masa lalu – serta beda maybe dan may be.
Need, needn't, dan don't need to
Kenali dua “wajah” need dalam tata bahasa Inggris – sebagai kata kerja modal (needn't) dan kata kerja biasa (don't need to) – serta needn't have.
Should, ought to, dan had better
Bandingkan tiga cara memberi saran dalam bahasa Inggris – should, ought to, dan had better – serta perbedaan tata bahasa dan kekuatannya.