Setiap kalimat dibangun dari beberapa bagian: subjek, kata kerja, kadang objek, serta kelompok kata (phrase dan clause) yang menyatukan semuanya. Banyak di antaranya sudah kamu kenal dari pelajaran bahasa Indonesia di sekolah. Kalau kamu bisa mengenalinya dengan yakin dalam bahasa Inggris, tata bahasa selanjutnya akan jauh lebih mudah.
Yang akan kamu pelajari
Kalimat adalah kelompok kata yang menyampaikan satu gagasan lengkap: pendengar bisa memahaminya tanpa merasa ada yang kurang. Paling tidak, kalimat bahasa Inggris membutuhkan subjek (siapa atau apa yang dibicarakan) dan kata kerja (apa yang terjadi). Kalimat diawali huruf kapital dan diakhiri titik, tanda tanya, atau tanda seru. (Kalimat perintah seperti “Sit down.” adalah pengecualian: subjeknya, you, tidak diucapkan.)
Di sini ada perbedaan penting dengan bahasa Indonesia. Dalam bahasa Indonesia, predikat tidak harus kata kerja: “Dapurnya bersih” atau “Ayah saya dokter” sudah kalimat lengkap. Dalam bahasa Inggris, kalimat harus punya kata kerja, jadi untuk keadaan seperti ini dipakai be: “The kitchen is clean.” Lalu, tidak semua yang tampak seperti kalimat benar-benar kalimat. “Closed for lunch.” wajar di papan pengumuman toko, tetapi tidak punya subjek dan kata kerja; itu potongan kalimat, bukan kalimat lengkap. Tujuan pelajaran ini adalah melihat perbedaan seperti itu, bukan menghafal istilah.
Subjek adalah orang atau benda yang dibicarakan dalam kalimat, biasanya yang melakukan sesuatu atau yang diterangkan: “My manager called a meeting.” “The kitchen is clean.” Kata kerja menunjukkan apa yang terjadi: tindakan (“called”), keadaan (“is”), atau situasi. Setiap kalimat lengkap dalam bahasa Inggris membutuhkan keduanya, dan subjeknya harus diucapkan atau ditulis, walaupun dari konteks sudah jelas siapa yang dimaksud.
Subjek bisa satu kata (“She left.”) atau kelompok kata yang lebih panjang (“My upstairs neighbor left.”); tugasnya tetap sama, yaitu menjawab “siapa?” atau “apa?”. Untuk cuaca dan waktu, bahasa Indonesia sering tidak memakai subjek sama sekali (“Hujan lagi”, “Sudah malam”). Bahasa Inggris tetap membutuhkan subjek, jadi dipakai subjek “kosong” it: “It's raining again”, “It's late”, bukan “Is raining again”.
Beberapa kata kerja membutuhkan objek, yaitu sasaran tindakannya: “He wrote a long email.” Di sini, email adalah yang ditulis. Kata kerja lain tidak membutuhkan objek: “The baby slept.” Setelah slept tidak perlu apa-apa lagi, dan kalimatnya sudah lengkap. Ini sama dengan kalimat transitif dan intransitif dalam bahasa Indonesia.
Kabar baiknya, urutan dasar bahasa Indonesia sama dengan bahasa Inggris: subjek, lalu predikat, lalu objek (“Kakak saya membuat kue” → “My brother baked the cake”). Yang perlu diperhatikan: dalam bahasa Indonesia objek sering dipindah ke depan (“Kuenya dibuat kakak saya”, “Laporannya sudah saya kirim”). Dalam bahasa Inggris, yang berada tepat di depan kata kerja dianggap subjek, jadi tetap mulai dengan pelakunya: “I have already sent the report.” Trik: kalau kalimatnya terasa belum selesai tanpa sesuatu setelah kata kerja (“She fixed…” apa?), kemungkinan besar kata kerjanya butuh objek; kalau sudah terasa lengkap (“She smiled.”), tidak perlu.
Phrase adalah kelompok kata yang bergabung menjadi satu kesatuan, tetapi tidak punya subjek dan kata kerja sendiri: “the tall building”, “very carefully”, “before breakfast”. Dalam pelajaran bahasa Indonesia, ini disebut frasa. Clause punya subjek dan kata kerja: “because it was raining” punya subjek (it) dan kata kerja (was raining). Dalam bahasa Indonesia, ini disebut klausa. Namun, tidak semua clause bisa berdiri sendiri sebagai kalimat lengkap: “Because it was raining” terasa menggantung dan membutuhkan bagian utama: “Because it was raining, we stayed inside.”
Ini juga sudah kamu kenal: anak kalimat seperti “karena hujan turun” tidak bisa berdiri sendiri dalam tulisan dan membutuhkan induk kalimat. Clause dengan because, when, atau after bekerja dengan cara yang sama dalam bahasa Inggris. Ingat: phrase tidak pernah punya pasangan subjek dan kata kerja sendiri; clause punya, tetapi hanya sebagian clause yang bisa berdiri sendiri.
“Dapurnya bersih sekali hari ini” tidak butuh kata kerja, tetapi kalimat bahasa Inggris butuh: is.
“Hujan lagi” tidak punya subjek dalam bahasa Indonesia, tetapi bahasa Inggris membutuhkan subjek “kosong” it.
“Tadi ke toko” wajar dalam obrolan bahasa Indonesia. Dalam bahasa Inggris, kalimat lengkap membutuhkan subjek, walaupun sudah jelas siapa yang dimaksud.
Dalam bahasa lisan kita sering berkata “Kakak saya, dia…”. Dalam kalimat bahasa Inggris, subjek muncul satu kali saja.
Ini clause, bukan kalimat lengkap: ada subjek (the flight) dan kata kerja (was delayed), tetapi sama seperti anak kalimat “karena pesawatnya terlambat”, kalimat ini menggantung karena induk kalimatnya belum ada.
“Laporannya sudah saya kirim” meletakkan objek di depan. Dalam kalimat bahasa Inggris biasa, mulailah dengan subjek (I), lalu kata kerja, lalu objek.
Di sekolah kita belajar pola SPOK: subjek, predikat, objek, keterangan
Istilah ini sangat membantu, karena urutan dasarnya sama dengan bahasa Inggris: “Saya menulis email” → “I wrote an email”. Bedanya ada pada predikat. Dalam bahasa Indonesia predikat bisa kata sifat atau kata benda (“Dia lelah”, “Ayah saya dokter”), sedangkan dalam bahasa Inggris predikat selalu mengandung kata kerja: “She is tired”, “My father is a doctor”.
“Dapurnya bersih sekali hari ini”: kalimat bahasa Indonesia tanpa kata kerja
Bahasa Indonesia tidak membutuhkan kata seperti “adalah” di depan kata sifat, dan kalimatnya tetap lengkap. Bahasa Inggris membutuhkan be (am, is, are): “The kitchen is very clean today.” Kalimat “The kitchen very clean today” tidak punya kata kerja, jadi bukan kalimat lengkap.
Untuk cuaca dan waktu kita cukup berkata “Hujan lagi”, “Sudah malam”, “Dingin sekali”
Kalimat bahasa Inggris tidak bisa tanpa subjek, jadi dipakai it sebagai subjek “kosong”: “It's raining again”, “It's late”, “It's very cold”. “Is raining” atau “Already late” adalah kesalahan yang sangat umum.
Dalam obrolan dan pesan singkat kita sering menghilangkan subjek: “Tadi ke toko”, “Lagi di jalan”
Dalam bahasa Inggris, kalimat biasa membutuhkan subjek: “I went to the store”, “I'm on my way”. Penutur asli memang kadang menghilangkan subjek dalam catatan yang sangat singkat (“Took the trash out.”), tetapi dalam kalimat biasa atau tulisan resmi, tidak.
Dalam bahasa lisan kita sering menyebut topiknya dulu, lalu mengulanginya dengan “dia”: “Kakak saya, dia menelepon saya tadi malam”
Dalam kalimat bahasa Inggris subjeknya disebut satu kali saja: “My sister called me last night” atau “She called me last night”, bukan “My sister she called me”.
Bahasa Indonesia sering meletakkan objek di depan: “Laporannya sudah saya kirim”, “Kue itu dibuat kakak saya”
Dalam bahasa Inggris, posisi menentukan siapa melakukan apa: subjek di depan kata kerja, objek di belakangnya. “I have already sent the report”, “My brother baked the cake”. Kalau objek dipindah ke depan, maknanya berubah: “The dog bites the man” dan “The man bites the dog” artinya berlawanan.
💡 Ragu apakah kalimatnya lengkap? Cek apakah ada subjek dan kata kerja. Kalau salah satunya tidak ada, kemungkinan itu potongan kalimat atau phrase.
💡 Kalau kalimat bahasa Indonesianya tanpa subjek, dalam bahasa Inggris kamu harus menambahkannya: kata ganti (I, she, they) atau, untuk cuaca dan waktu, it.
💡 Kalau dalam bahasa Indonesia predikatnya kata sifat atau kata benda (“Dia lelah”), bahasa Inggris membutuhkan be: She is tired.
"Took the trash out. Ordered more coffee — should arrive Friday."
"Thanks! I'll grab the mail when I get home."
Latihan 1 · Tentukan subjeknya
In "My neighbor fixed the fence yesterday," what is the subject?
Latihan 2 · Tentukan kata kerjanya
In "The kids are watching a movie," what is the verb?
Latihan 3 · Tentukan objeknya
In "He wrote a long email," what is the object?
Latihan 4 · Temukan kalimat tanpa objek
Which sentence has no object?
Latihan 5 · Phrase atau clause?
Is "in the kitchen" a phrase or a clause?
Latihan 6 · Phrase atau clause?
Is "because she was late" a phrase or a clause?
Latihan 7 · Kelompokkan: phrase atau clause
0 / 6 dikelompokkan
Latihan 8 · Susun kata-katanya
Latihan 9 · Susun kata-katanya
Latihan 10 · Lengkapi dengan subjek yang tepat
Complete with the correct subject: "Maria is busy today. ___ has three meetings." (one word)
Latihan 11 · Lengkapi dengan kata kerja yang tepat
Complete with the missing verb: "The sun ___ in the east every morning." (one word — the opposite of "sets")
Latihan 12 · Perbaiki kesalahannya
Fix the mistake and type the correct sentence: "The kitchen very clean today."
Latihan 13 · Perbaiki kesalahannya
Fix the mistake and type the correct sentence: "My sister she called me last night."
Latihan 14 · Situasi nyata: catatan di kantor
You're writing a note at work. Which version is a complete sentence?
Latihan 15 · Kesalahan umum: kalimat tanpa subjek
Indonesian: “Hari ini hujan deras.” The Indonesian sentence has no subject. Which English sentence is correct?
Lima pertanyaan beragam untuk mengecek apa yang sudah kamu pelajari.
Pertanyaan 1 / 5
Skor: 0/0
In "The dog chased the ball," what is the object?
Kelas kata
Kelas kata dalam bahasa Inggris: kenali kata benda, kata kerja, kata sifat, kata keterangan, preposisi, dan lainnya dalam kalimat nyata, tanpa menghafal daftar.
Kesesuaian subjek dan kata kerja
Subject-verb agreement dalam present simple: bentuk dasar dengan I/you/we/they, -s dengan he/she/it, be, do/does, dan kesalahan umum penutur bahasa Indonesia.
Urutan kata: dasar-dasarnya
Pelajari urutan dasar kalimat bahasa Inggris (subjek, kata kerja, objek) serta posisi kata keterangan waktu, tempat, dan frekuensi.
Have dan has
Have atau has: have untuk I/you/we/they, has untuk he/she/it, kalimat tanya dan negatif dengan do/does, dan kesalahan umum penutur bahasa Indonesia.